MANAGED BY:
KAMIS
20 FEBRUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 18 Juli 2019 17:23
Oknum Petugas SPBU Bermain

Ditangkap, Pengetaap Solar Subsidi “Bernyanyi”

SOLAR SUBSIDI. Mobil pikap yang di dalamnya terdapat dua tandon berisi solar subsidi.

PROKAL.CO, BUKIT PINANG. Bukti adanya pengetap yang memicu kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dibongkar Polsek Samarinda Ulu. Ya, kepolisian berhasil meringkus salah seorang pengetap. Adalah Arif Mahmud (48) yang ditangkap sesaat setelah keluar dari SPBU di Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (13/7) lalu.

Arif merupakan warga Jalan Pangeran Suryanata, Gang Manunggal RT 17, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu. Dia yang mengemudikan pikap Mistubishi L300 dengan bak yang dibuat tetutup menyerupai boks. Di dalamnya terdapat 2 tandon air. Masing-masing tendon berkapasitas 1.000 liter.
Saat ditangkap, tak banyak solar yang ada di dalam kedua tandon itu. Hanya 300 liter. Solar itu didapat dari SPBU yang sama. Yakni di mana dirinya terakhir mengisi dan akhirnya ditangkap.
Arif tak ingin menanggung sendiri tuduhan itu. Dia yang kini mendekam di tahanan Polsek Samarinda Ulu akhirnya "bernyanyi." Dia membenarkan tuduhan adanya keterlibatan petugas SPBU untuk meloloskan bisnis ilegal itu. Buktinya Arif mengakui ada mark up harga per liter solar di SPBU tempat dia membeli solar khusus bagi pengetap.
"Saya beli per liter Rp 5.400. Kalau harga normalnya Rp 5.150. Saya tidak tahu kenapa. Dimintanya begitu dari petugasnya (operator SPBU)," kata Arif.
Dia menjelaskan di hari di mana dirinya tertangkap, sudah dua kali dirinya keluar masuk mengisi solar di SPBU itu.
"Pertamanya pagi sekitar jam 9 (pukul 09.00) saya isi. Masih sisa 100 liter. Siang pukul 12.00 saya kembali mengisi 200 liter," ujar Arif.
Lantas apakah petugas SPBU tidak mengetahui aktivitas pengetapan solar yang dilakukan Arif? "Pasti tahu lah. Semua tahu," tegasnya.
Arif melakoni bisnis mengetap solar sejak pertengahan Mei lalu. Dia mengaku menggantikan temannya yang sudah pulang ke Jawa.
"Itu mobil sendiri. Tidak ikut siapa-siapa. Saya menjualnya ke pengepul di Ring Road. Namanya Pak Jarwo, tapi katanya sekarang sudah tidak main lagi," tutur Arif.
Kepada Jarwo yang disebutnya sebagai pengepul atau penimbun solar dari sejumlah pengetap, Arif menjual solar per liter Rp 5.900.
"Sehari tidak menentu. Bisa dapat 200 liter sampai dengan 300 liter. Tidak pernah full," kata Arif lagi.
Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Arifin Renel membenarkan adanya penangkapan pengetap solar yang meresahkan di wilayahnya.
"Dari hasil penyelidikan, kami pun menangkap pelaku (Arif, Red) di depan SPBU ketika baru keluar usai melakukan pengisian," beber Arifin.
Pengembangan penyelidikan dari hasil pengungkapan itu tengah dilakukan. Polisi sedang mendalami adanya pengetap lainnya.
"Kami terus mendalami dan melakukan pengawasan di seluruh SPBU di wilayah kami," pungkasnya.
Upaya media ini untuk mendapatkan konfirmasi ke petugas SPBU yang dimaksud tak berhasil. Sejumlah petugas yang ditemui enggan memberikan komentar. (oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:00

Tragedi Gunung Manggah, Ini Kata Wali Kota Samarinda

SUNGAI DAMA. Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang beserta istri mengunjungi…

Sabtu, 01 Februari 2020 10:02

Tragedi Gunung Manggah Bukan Pertama Kali, Uji Kir Kendaraan Dipertanyakan

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan empat orang pengendara…

Jumat, 31 Januari 2020 14:24

Rem Blong, Truk Pasir Hantam Motor dan Pejalan Kaki, 4 Orang Tewas

SUNGAI DAMA. Diduga akibat rem blong, truk muatan pasir menabrak…

Jumat, 31 Januari 2020 14:22

Usulan Warga, Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

RAPAK DALAM. Kecamatan Loa Janan Ilir, telah selesai menggelar rapat…

Jumat, 31 Januari 2020 14:21

JANGAN MAIN-MAIN..!! Siswa Ketahuan Ngerokok Vaping, Langsung Dikeluarkan..!!

SAMARINDA KOTA. Bisnis vaping atau rokok elektrik di Samarinda kemungkinan…

Kamis, 30 Januari 2020 23:00

Tangan Ngga Bisa Diam..!! Baru Dipasang, Alat Lampu Hias Sudah Dirusak

KARANG ASAM. Keberadaan lampu hias yang dipasang di pohon yang…

Kamis, 30 Januari 2020 22:32

Pekerja Tambang Menghilang

TENGGARONG. Sejak Selasa (21/1) dini hari, Supakat (44), warga Desa…

Rabu, 29 Januari 2020 10:33

Rusuh di Rumah Kos, Penghuni Ditimpas, Bayi Tertimpa Lemari

TANI AMAN. Bentrokan berdarah terjadi di Jalan Tani Subur, Gang…

Rabu, 29 Januari 2020 10:31

Minta Maaf Tapi Dicuekin, Pacar "Disikat" Pakai Ikat Pinggang

GUNUNG KELUA. Gang Tikus di Jalan Mulawarman, sempat tenar karena…

Rabu, 29 Januari 2020 10:29

"Kalau Interpelasi Sebatas Ancaman, Ya Preman Kampung Juga Bisa"

SAMARINDA. Usulan menggunakan hak interpelasi kembali mencuat pasca banjir awal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers