MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 19 Juli 2019 10:35
Operasi Senyap Illegal Logging

Polhut Amankan Belasan Kayu Gelondong

Kayu hasil pembalakan di Tahura Bukit Soeharto.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Petugas Polisi Hutan (Polhut) UPTD Dinas Kehutanan, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) mengamankan belasan kayu gelondong jenis ulin dan meranti. Pengungkapan itu berawal dari informasi warga tentang adanya aktivitas penebangan liar di hutan Lindung Desa Kraitan, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur.

Kayu yang memiliki kualitas sangat baik tersebut ternyata tak bertuan saat ditemukan oleh tim gabungan. Petugas menegaskan, di kawasan hutan sekitar desa itu tidak ada izin pengolahan kayu. Namun laporan yang muncul, marak terjadi pembalakan liar di daerah tersebut. Bahkan praktik ini sudah berlangsung beberapa lama.

"Kami sempat heran saat dilakukan operasi melihat banyak kayu campuran di hutan ini. Padahal ini kan kawasan hutan lindung. Otomatis lah pemiliknya tidak ada, mungkin dia sudah tahu kalau mau ada operasi," ungkap Kepala Seksi Pengendali Kerusakan dan Pengaman Hutan, Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Shahar Al Haqq, Kamis (18/7).

Di lokasi penemuan sendiri terlihat sebagian kayu tersebut tersusun rapi. Sementara lainnya berserakan hingga ke sisi jurang. Melihat hal tersebut, anggota Polhut langsung melakukan pencarian terhadap pelaku penebangan liar tersebut. Namun hasilnya nihil.

Petugas selanjutnya membawa belasan kubik kayu itu menuju kantor Dinas Kehutanan Kaltim di Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda Kota.

“Dari temuan tersebut, kita berhasil mengamankan kayu olahan jenis ulin dan meranti dengan rata-rata panjang 4 meter dan berdiameter antara 30 cm hingga 1 meter sebanyak 14 batang, total sekitar 16 kubik. Kayu tersebut kita amankan sebagai barang bukti,” kata Shahar.

Untuk mencegah agar barang bukti tidak hilang itulah, pihaknya langsung membawa 14 kubik kayu ke Samarinda menggunakan truk.

Untuk selanjutnya, Pihak Dinas Kehutanan akan membuat berita acara dan langsung berkoordinasi dengan Polres Kutim kayu ilegal tersebut.

Dinas Kehutanan sendiri juga akan melakukan proses hukum. Dan jika tidak ada juga yang mengakui, maka dianggap temuan tidak bertuan.

“Kita akan kembangkan kasus ini. Dan memang modus pembalakan liar ini tidak bisa dibiarkan, sebab merugikan negara juga merusak lingkungan. Dan Jika dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, kayu ulin dan meranti ini akan kita lelang susuai dengan aturan kehutanan. Pastinya, jika ada tersangka maupun tidak ada, lelang akan tetap kita lakukan, dan hasil lelang yang ada akan kita serahkan ke negara uangnya,” jelasnya.

 

KERAP BOCOR PASANG TAKTIK SENYAP

 

 

Dalam menjalankan operasinya, kerap kali petugas mendapati temuan yang tanpa ada satupun tersangka. Hal ini diduga operasi tersebut sudah dibocorkan, bahkan dicurigai dilakukan oleh orang dalam, alias sesama petugas.

Shahar sendiri mengakui hal itu. Untuk menyiasatinya, dirinya mengaku kerap melakukan operasi tanpa memberitahukannya kepada bawahan dan juga petugas keamanan lainnya. Shahar mengatakan, cara itu terbukti ampuh. Bahkan ia pernah pergi ke lokasi hanya berdua dengan orang kepercayaannya untuk memantau situasi aktivitas ilegal logging yang akan disergap.

“Operasinya sekarang ini tidak bisa terlalu vulgar, kita beroperasi secara senyap saja dengan tim yang lebih kecil, agar tidak ada kebocoran informasi di lapangan. Nah pas sudah ketangkap, baru biasanya kami meminta bantuan kepada kepolisian dan aparat keamanan lainnya untuk membawa barang bukti,” ujar Shahar.

Dirinya pun kerap tidak memakai seragam ketika masuk kedalam hutan, bahkan untuk keluar daerah dirinya juga tidak mengatakan tujuannya kepada teman satu kantornya.

“Kita kalau operasi jarang pakai seragam, kadang kita juga nyamar jadi warga sekitar, bahkan kalau saya berangkat keluar daerah pasti banyak yang bertanya. Sekarang kalau berangkat saya diam-diam saja, pimpinan yang tahu,” ungkap Shahar. (kis/rm-1/beb)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Agustus 2019 10:53

Sempat Dicueki, Setelah Jenazah Diinapkan di Kantor, Tuntutan Buruh Sawit Itu Dikabulkan

SAMARINDA ULU. Duka mendalam dirasakan Mundu Seran. Pria 37 tahun…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:48

Buntut Kisruh Sekprov, APBD Kaltim Terancam Ditolak Kemendgari

SAMARINDA. Adu ngotot Gubernur Kaltim Isran Noor dengan Kementerian Dalam…

Rabu, 21 Agustus 2019 15:11

Penyekap IRT Terancam Lama Dibui

SAMARINDA KOTA. Ulah Sagit Kurniawan (40) mengantarkannya ke jeruji besi.…

Rabu, 21 Agustus 2019 15:09

Sekamar, 14 ABG Dikeler

SUNGAI PINANG. Cuaca lembab seharian kemarin (20/8) di Kota Samarinda.…

Selasa, 20 Agustus 2019 15:42

Hapal Situasi, Residis Ajak Teman Mencuri

SUNGAI PINANG. Usia TF terbilang muda, namun jejak kriminalnya sudah…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:27

Muadzin Tewas Tersengat Listrik

SENGKOTEK. Nahas menimpa Muadzin, pekerja pemasangan baliho. Pria 34 tahun…

Selasa, 20 Agustus 2019 13:26

IRT Disekap lalu Digigit, Tubuh Didekap, Pelaku Bawa Badik

SAMARINDA KOTA. Entah apa yang ada di benak Sagit Kurniawan.…

Jumat, 16 Agustus 2019 17:14

Gagal Memperkosa, Kuli Pelabuhan Diamuk Massa

SAMARINDA KOTA. Minuman keras (miras) membuat Adrianus Nung Tomy kehilangan…

Jumat, 16 Agustus 2019 17:12

YAKIN..!! Ibukota Hampir 100 Persen di Kaltim

SAMARINDA KOTA. Hari-hari yang ditunggu akhirnya datang juga. Teka-teki lokasi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:10

“Jadi Ikam Bar… aiii Bujur-bujur Kerja", Gubernur Minta Istri Barkati Jaga Suami

SAMARINDA KOTA. Beberapa kali Gubernur Kaltim Isran Noor menyelipkan pantun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*