MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Senin, 15 Juli 2019 14:15
Hari Ini Normalisasi SKM Dimulai

Ekskavator Sudah Siap, Bakal Disaksikan Gubernur

MASUK SUNGAI. Satu unit ekskavator amfibi “diceburkan” ke Sungai Karang Mumus (SKM) tepatnya di kawasan sekitar Jembatan Perniagaan, sejakMinggu (14/7) kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Setelah sempat tertunda, kegiatan normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) akhirnya benar-benar akan dilaksanakan. Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengkonfirmasi, pengerukan sedimentasi pada SKM akan dimulai hari ini. 

"Ya besok (hari ini, Red) dimulai. Yang mengerjakan dari swakelola pemprov," ujar Sugeng.
Pemulihan fungsi aliran SKM seharusnya berjalan sejak pekan lalu, tepatnya Senin (8/7) lalu. Namun lantaran mengalami kendala teknis, normalisasi tertunda hingga sepekan dan benar-benar akan dijalankan hari ini.
Bahkan satu unit ekskavator swamp telah diturunkan sejak Minggu (14/7) kemarin. Lurah Sidodadi Tri Andarmo mengatakan, alat berat amfibi tersebut ditempatkan di SKM, tepatnya sekitar Gang Nibung-Jembatan perniagaan, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu. "Hari ini (kemarin, Red) alat baru saja turun, rencana besok akan dilakukan normalisasi," ujar Tri saat dihubungi Samarinda Pos, Minggu (14/7).
Untuk diketahui, proyek normalisasi Gang Nibung-Perniagaan merupakan kegiatan yang dijalankan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPPUPR) Kaltim.
Informasi yang dihimpun, permulaan normalisasi akan diagendakan secara resmi. Bahkan telah disiapkan panggung khusus di kawasan Gang Nibung.
"Insya Allah pak Gubernur juga akan hadir. Rencananya kegiatan dimulai jam 14.00 Wita," ungkap Tri.
Sebelumnya pada Kamis (11/7), Pemkot Samarinda telah membagikan surat edaran kedua kepada seluruh warga terdampak di Kelurahan Sidodadi, tepatnya yang bermukim di sekitar Pasar Segiri. Warga ditenggat hingga akhir Juli untuk mengosongkan kawasan tersebut.
Dalam edaran tersebut sudah dijelaskan bahwa bangunan yang jaraknya 30 meter kanan dan kiri sungai harus bersih.
"Surat edaran sudah kami bagikan sebelum kegiatan berjalan bersama satpol dan kepolisian. Kami harap masyarakat sudah bisa memahami," jelas Tri.
Proses relokasi sebelumnya sempat tersendat. Warga bernama Nadira dari RT 27 mengaku tak ingin menentang kebijakan pemerintah. Namun ia meminta agar diberikan dana untuk sewa rumah sebagai kompensasi.
"Semua warga di sini saya yakin tidak ada yang mau menentang pemerintahnya, asalkan kami diperlakukan selayaknya manusia. Jangan asal main gusur saja. Dulu juga ada relokasi diberi uang dan rumah, kenapa sekarang kami tidak begitu," keluh Nadira saat menerima edaran kedua dari Kelurahan Sidodadi. (hun/beb)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 21 Agustus 2019 22:16

Wali Kota Tinjau RPU Tanah Merah

KEBUTUHAN daging ayam di kalangan masyarakat kota Samarinda cukup banyak.…

Selasa, 20 Agustus 2019 15:50

Direlokasi, Pedagang Keluhkan Sempit dan Kotor

SIDODADI. Para pedagang daging di Pasar Segiri mengeluh karena mereka…

Kamis, 15 Agustus 2019 15:48

Pemkot Ambil Alih 4 Pasar

SAMARINDA KOTA. Sejumlah pasar kini menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan…

Rabu, 14 Agustus 2019 16:36

Akses ke Jembatan Mahakam IV Ditutup, Ini Alasannya...

KARANG ASAM. Dinas PUPR-PERA Kaltim akhirnya bereaksi terhadap aksi sejumlah…

Selasa, 13 Agustus 2019 15:18

Plang Larangan Jembatan Kembar Diterobos

KARANG ASAM. Keselamatan tak lagi dipedulikan warga. Mereka yang tak…

Selasa, 13 Agustus 2019 15:15

SKM Timbulkan Bau Tak Sedap

SUNGAI DAMA. Musim kemarau membuat air Sungai Karang Mumus (SKM)…

Senin, 12 Agustus 2019 15:11

Penjualan Hewan Kurban Meningkat

SAMARINDA. Penjualan hewan kurban di Kalim tahun ini meningkat. Bahkan…

Jumat, 09 Agustus 2019 13:08

Waspada! 131 Titik Panas di Kaltim

SAMARINDA KOTA. Memasuki puncak musim panas di Agustus ini, Badan…

Kamis, 08 Agustus 2019 17:21

Nasib Museum Samarinda, Belum Beroperasi, Mulai Rusak

Sejumlah proyek di Samarinda terkesan dieksekusi tanpa perencanaan yang matang.…

Selasa, 06 Agustus 2019 16:27

Soroti soal Keluhan Pelanggan

BALAI KOTA. Keluhan pelanggan menjadi fokus utama Tim Evaluasi Perusda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*