MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 11 Juli 2019 12:42
Warga yang Tewas saat Penggerebekan, Beredar Isu Salah Sasaran

PROKAL.CO, KAMPUNG BAQA. Keluarga Radaliansyah alias Ancah (35), masih berduka. Namun kegelisahan masih mengusik pikiran mereka. Tak habis pikir, mengapa penggerebekan polisi ini sampai menyasar hingga menewaskan anak ke-5 dari 9 beraudara itu. Peristiwa yang terjadi Minggu (7/7) malam lalu di depan rumah ketua RT 13, Jalan Bung Tomo, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang ini membuat pihak keluarga dan warga heran serta kebingungan. Selama ini mereka mengenal Ancah sebagai motoris speed boat di salah satu perusahaan dekat rumahnya. Namun di malam nahas itu dia dicap sebagai pengedar, bahkan bandar narkoba.

Isu tak sedap pun beredar di masyarakat sekitar. Warga yang mengetahui benar bagaimana sifat dan prilaku Ancah, yang tewas karena diberondong peluru itu, merupakan korban salah sasaran.

Dugaan itu bukan tanpa alasan. Kabar yang dihimpun media ini, polisi diyakini menarget WD yang ketika itu sempat nongkrong di “Meja Bundar” sebelum Ancah dan dua pemuda lain datang dan duduk di bangku pinggir jalan itu.

"Banyak warga yang melihat kakak saya (Ancah, Red) datang setelah orang yang ditarget polisi itu pergi. Mereka selisihan. Setelah itu baru datang polisi," tutur Ramadan (20), adik kandung Ancah. Saat ini, keluarga Ancah sedang mempersiapkan bukti-bukti yang selanjutnya dijadikan dasar pelaporannya ke Seksi Propam Polresta Samarinda.

Nama WD memang tidak asing lagi bagi warga sekitar. Karena itu warga meyakini dialah yang sebenarnya dicari sehingga memicu isu yang semakin berkembang.

"Karena itu saya heran juga kenapa kakak saya yang menjadi sasaran. Mungkin kakak saya ketika itu kabur karena sadar membawa pisau di pinggang. Dan kalau memang kakak saya itu target penangkapan, saya sudah tanyakan bukti seperti surat penangkapan, tapi polisi tidak bisa menunjukkan," ucap Ramadan.

Berkaitan dengan beredarnya isu tersebut, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, melalui Kasubag Humas, Iptu Danovan menegaskan bahwa Ancah memang merupakan target operasi (TO).

"Saya sudah konfirmasi ke Kasat Resnarkoba, Kompol Markus bahwa pelaku (Ancah, Red) memang target operasi. Ada barang buktinya. 10 poket sabu," tutur Danovan.

Namun Danovan tidak dapat menjelaskan detail mengenai apa yang menjadi dasar awal penangkapan tersebut serta dimana barang bukti itu ditemukan karena Ketua RT 13, Ipan Gajali maupun warga sebelumnya menyatakan tidak ada yang melihat barang bukti yang ditemukan polisi ketika menggeledah tubuh Ancah yang sudah tak berdaya.

"Itu yang bisa menjelaskannya Kasat Narkoba. Yang pasti pelaku memang target dan ada barang buktinya," tegas Danovan.

Sementara itu Danovan juga memberikan penjelasan terkait tindakan terukur yang dilakukan polisi khususnya Satresnarkoba Polresta Samarinda dalam penggerebekan itu. Dia kembali menegaskan tindakan polisi sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Sesuai Perkap Nomor 1 Tahun 2009. Ada 6 fase yang arus dilakukan sebelum mengambil tindakan tegas terukur. Itu semua sudah dilakukan personel di lapangan," jelas Danovan.

Selain itu Danovan menerangkan, tindakan melumpuhkan Ancah itu dilakukan karena Ancah membahayakan bagi anggota yang hendak melakukan penangkapan.

"Melakukan perlawanan denga sajam dan mengejar petugas itu yang membahayakan. Tindakan tegas itu diambil karena pelaku tidak mengindahkan peringatan-peringatan sebelumnya. Kita berkaca dari kasus pembunuhan di wilayah Sungai Kunjang. Seorang pria membunuh istri dan tetangganya. Karena sudah sangat membahayakan maka tindakan tegas pun diambil untuk menghentikan," pungkasnya.

Sebelumnya, rumah Ketua RT 13, Ipan Gajali baru saja selesai menggelar acara selamatan. Istrinya, Aas Amelia dan beberapa anak serta keponakannya masih terjaga sementara Ipan memilih istirahat di kamar tidur, Minggu malam (7/7) lalu pukul 22.30 Wita.

Tiga menit berlalu mendadak tidur Ipan yang belum begitu pulas terusik dengan suara gaduh di dalam rumahnya. Dia menyangka terjadi kebakaran sehingga Ipan pun bergegas bangun dan keluar kamar.

Dia terkejut karena di dapur rumahnya tak jauh dari kamar tidurnya ada beberapa pria tak dikenalnya terlibat cekcok mulut dengan pria lain yang bersembunyi di kamar mandi. Belakangan Ipan tahu pria tak dikenal itu adalah polisi dan yang bersembunyi itu ialah Radaliansyah alias Ancah, yang tak lain dan bukan warga setempat.

Ancah tewas dalam penggerebekan yang dilakukan polisi dari Satreskoba Polresta Samarinda. Ancah meregang nyawa karena diberondong peluru dari pistol polisi.

Akibat tembakan yang dilepaskan polisi terdapat sejumlah luka tembak yakni di tangan kiri, ketiak kiri dan di belakang kepala yang disebut polisi luka robek akibat jatuh terbentur, tapi keluarga Ancah meragukannya dan meyakini luka itupun merupakan luka tembak yang pelurunya telah diambil. (oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 30 Agustus 2019 11:45

Auuuuu..!! Waria dan PSK Digaruk Satpol, Ehh Ada Dua yang Terindikasi HIV

CITRA NIAGA. Komplek Citra Niaga yang telah ditata masih saja…

Kamis, 29 Agustus 2019 17:12

ABG Layani Pria Hidung Belang

  TANJUNG REDEB. Polres Berau berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak…

Kamis, 29 Agustus 2019 17:10

Curi Mobil untuk Jual Bensin

SAMARINDA KOTA. Polisi memastikan Zainal bukan spesialis atau orang yang…

Rabu, 28 Agustus 2019 17:34

Tambun, Pencuri Mobil Gagal Kabur

SAMARINDA KOTA. Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mungkin sudah sangat…

Rabu, 28 Agustus 2019 17:30

Anggaran Hilang Misterius

TENGGARONG. Sejak 2018 lalu jalan penghubung antara Kecamatan Sebulu dengan…

Selasa, 27 Agustus 2019 15:00

Polisi Bongkar Septic Tank, Ternyata Ada...

TANAH MERAH. Memberantas jaringan gelap narkoba tak hanya berhadapan dengan…

Selasa, 27 Agustus 2019 14:57

Tunggu Pembeli Sabu Sambil Berjudi, Ya Ditangkap..!!

KARANG ASAM. Hampir setiap malam sekelompok pemuda menganggu waktu istirahat…

Senin, 26 Agustus 2019 16:37

Jenazah Pemuda Terapung di Mahakam

TENGGARONG. Minggu (25/8) pagi, sekira pukul 07.00 Wita, warga Desa…

Senin, 26 Agustus 2019 12:13

Angkut Koral, Tugboat Mendadak Miring dan Karam, 1 ABK Hilang

TENGGARONG. Naas menimpa Tugboat atau kapal tarik Lius Perkasa yang…

Senin, 26 Agustus 2019 12:12

Maling Mobil Melawan, Menikam Polisi Pakai Gunting, Doorrrr...!! Terkapar

SAMARINDA KOTA. Rasa sakit harus dua kali dirasakan Meswanto alias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*