MANAGED BY:
JUMAT
22 NOVEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Kamis, 16 Mei 2019 15:56
Diujung Perceraian, ASN Gantung Diri

Akhiri Hidup di Bawah Tangga Rumah Paman

DITEMUKAN TEWAS. Diduga mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri, MK didapati tewas tergantung di bawah tangga rumah kerabatnya di kawasan Pangeran Suryanata, Samarinda Ulu, Selasa (14/5). (kis/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sejak beberapa hari terakhir, MK, aparatur sipil negara (ASN) yang berstatus honorer Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Diparpora) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) berada di Samarinda.
Pemuda 24 tahun itu berada di Samarinda bersama empat temannya dalam rangka kerja. Selama beberapa hari, MK menginap di rumah pamannya di daerah Jalan P Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu.
Tak ada gelagat yang aneh diperlihatkan pemuda yang beralamat di Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu itu. Tapi semua terkejut ketika mendapati tubuh MK sudah tergantung, Selasa (14/5) malam lalu.
Kontan seluruh penghuni rumah geger dan warga sekitar yang mengetahuinya terkejut dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan MK.
Tubuh MK yang sudah tak bernyawa, tergantung di bawah tangga rumah pamannya. Jasad MK tergantung masih mengenakan pakaian lengkap. Dia mengenakan baju kaos putih dan celana panjang jeans hitam. MK mengakhiri hidup menggunakan tali nilon bekas.
Tak ada yang tahu pasti apa yang memicu MK mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar. Diduga gantung itu dilakukan MK karena masalah rumah tangganya yang kini berada di ujung perceraian.
"Ada beberapa saksi yang menyebutkan pelaku (MK, Red) melakukan gantung diri karena memiliki masalah dengan kekasihnya. Pelaku memang sudah menikah, tapi sedang dalam proses perceraian," beber Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Arifin Renel.
Jasad MK ditemukan pada pukul 23.30 Wita. Sebelumnya beberapa teman MK pergi keluar rumah, sedangkan MK tinggal sendirian sambil duduk di ruang tamu.
"Sepulangnya teman-temannya,  dia (MK, Red) ditemukan telah tergantung," ujar Renel.
Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) langsung mengidentifikasi jasad MK. Renel memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh MK.
"Tanda penganiayaan tidak kita temukan, ini murni bunuh diri dengan cara gantung diri," tutur Renel.
Sebagai bukti bunuh diri, tali yang digunakan MK gantung diri disita polisi. Sejumlah saksi juga dibawa untuk dimintai keterangan.
"Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie," pungkasnya.(oke/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 10 Oktober 2015 08:15

Parit Baru 800 Meter di Bayur

<p>SAMARINDA. Jalan Padat Karya kawasan Bayur kini memiliki parit baru. Saat ini pembuatan parit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*