MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Jumat, 09 November 2018 21:59
Ratusan Miliar Harta Komura Dirampas

Puluhan Hektare Tanah Turut Disita Negara

MILIK NEGARA. Miliaran uang yang diamankan di kantor Komura di Jalan Yos Soedarso beberapa waktu lalu. Sebagian besar harta milik petinggi koperasi terbesar di Samarinda tersebut kini disita.

SAMARINDA. Proses hukum kasus mega pungli yang menjerat Koperasi Samudera Usaha (Komura) sudah rampung. Ketua Komura Jafar Abdul Gafar menjalani hukuman penjara selama 12 tahun, sementara Sekretaris Komura Dwi Hari Winarno dijatuhi hukuman 10 tahun mendampingi Jafar.

Kedua petinggi koperasi terbesar itupun dieksekusi ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Samarinda. Selain melakukan eksekusi badan terhadap Jafar dan Dwi, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda juga mengeksekusi sejumlah aset Komura bernilai ratusan miliar. Selain aset berupa uang, pihak kejaksaan juga menyita puluhan hektare tanah milik Jafar.

“Total tanah yang dirampas untuk negara ada 21 item. Lokasinya berada di daerah Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar),” ujar Kajari Samarinda Nanang Ibrahim, melalui Kasi Pidum Kejari Samarinda Zainal kepada Sapos, kemarin. Zainal merincikan, tiap surat tanah yang disita menyebutkan jika luasan tanah tersebut berkisar antara 400 meter persegi hingga 20.000 meter persegi. Tanah-tanah tersebut selanjutnya ungkap Zainal akan mereka lelang, lalu hasil lelang dimasukan ke kas negara.

Selain tanah, pihak kejaksaan juga merampas uang sebanyak Rp 215.113.328.530. Uang ratusan miliar tersebut dalam bentuk deposito, tapi ada juga berbentuk uang cash. Termasuk uang Rp 6,1 miliar yang jadi barang bukti ketika penggerebekan di kantor Komura di Jalan Yos Sudarso dilakukan Tim Mabes Polri. “Sudah kami lakukan eksekusi juga,” tegas Zainal.

Namun ujar Zainal menambahkan, ada juga uang sebanyak Rp 54 miliar lebih dikembalikan ke pihak Komura. Uang tersebut dikembalikan dalam dua tahap. Zainal merincikan, tahap pertama pengembalian dilakukan lewat rekening Bankaltim sebesar Rp 4. 225.976.186,13. Sedangkan tahap kedua lewat Bank BRI sebesar Rp 50.500.000.000. Kejari juga sudah mengembalikan sejumlah dokumen milik Komura yang sempat dijadikan barang bukti di persidangan kepada pengurus.

“Uang tersebut kami kembalikan, karena sesuai dengan bunyi salinan putusan kasasi. Artinya tak ada kaitan dengan perkara yang diproses,” beber Zainal. Sementara untuk barang-barang yang disita dari Dwi, sudah dikembalikan dengan alasan tak terkait dengan perkara yang dijalaninya. Barang-barang milik Dwi yang dikembalikan termasuk rumah mewahnya di Jalan KH Harun Nafsi, Rapak Dalam, Loa Janan Ilir.

Selain rumah mewah, barang milik Dwi yang dikembalikan adalah dua unit mobil BMW, Honda Jazz dan Mini Cooper. Selain itu juga ada beberapa unit motor. “Jadi untuk perkara Komura sudah kami tuntaskan. Artinya eksekusi badan maupun barang kami lakukan. Dan yang memang tak ada kaitan dengan perkara kami kembalikan,” tutup Zainal. (sapos)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 15:05

Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi Pusat Terkait Kewenangan

Konsep Bontang Technopark masih samar-samar. Sejauh ini belum ada perencanaan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:40

Gelombang Kedua Pandemi Pengaruhi Keuangan Daerah

JAKARTA - Performa keuangan daerah tahun ini merosot. Penyebabnya, rata-rata…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:32

Tersulut Emosi saat Timbang Muatan, Sopir Truk CPO Tikam Rekan Kerja

BONTANG – Peristiwa berdarah terjadi di kawasan PT Energi Unggul…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:43

Perampok Ini Ternyata Residivis Pembunuhan

BONTANG – Ketika azan berkumandang, Sukri berjalan pelan memasuki Toko…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:37

Mengenang Perjuangan Tim Sebelas dalam Pendirian Kota Bontang

Medio 1994-1997, Tim Sebelas mulai berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:47

Kawal Pemindahan Ibu Kota Negara dengan Hukum

Ide atau gagasan pemindahan ibu kota telah terdengar sejak 3…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:45

Proyek Bendungan Sepaku Masuk Proyek Strategis Nasional Dukung IKN

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:08

HARUS TEGAS, TERTIBKAN..!! Para Pendatang Bikin Hunian Liar di Bawah Jembatan

SUNGAI DAMA - Camat Samarinda Kota Anis Siswantini melakukan teguran…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:06
Petugas Rutin Lakukan Operasi Yustisi Covid-19

Tak Pakai Masker, Warga Dibuat Berkeringat

Level PPKM telah diturunkan, tapi masyarakat tetap harus disiplin terhadap…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:04

SABAR..!! Anggaran Tak Cukup, Semenisasi Jalan Dwikora Bertahap

PENINGKATAN badan Jalan Dwikora telah mengemuka sejak Desember tahun lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers