MANAGED BY:
SENIN
27 SEPTEMBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

KRIMINAL

Kamis, 25 Januari 2018 11:42
Gelapkan Ratusan Tabung, Untung Rp 16 Juta

Gagal Menipu, Pengisian Gas Ditolak

TERCIDUK. Akibat menggelapkan puluhan tabung gas elpiji, Rudini harus berurusan dengan anggota Polsekta Samarinda Utara.

SAMARINDA. Hasrat untuk menikmati sabu yang tidak terbendung membuat Rudini (27) berpikir pendek. Meski sudah memiliki penghasilan sebagai supir pengantar tabung gas, Rudini merasa itu belum cukup. Jadilah ia menggelapkan puluhan tabung gas bernilai puluhan juta rupiah. Mirisnya, tabung gas yang ia gelapkan adalah milik tetangga di kampungnya sendiri.
Warga Lempake, Samarinda Utara ini pun harus berurusan dengan pihak kepolisian, lantaran para pemilik tabung gas tidak rela barang miliknya raib setelah dipercayakan kepada Rudini. Rudini ditangkap petugas dari Polsekta Samarinda Utara, saat berada di Jalan DI Panjaitan tak Jauh dari terminal Lempake, Selasa (23/1) lalu sekitar pukul 13.00 Wita.
Di hadapan petugas, Rudini mengaku nekat menggelapkan puluhan tabung gas karena terdesak hutang. Selain itu dirinya tak mampu membendung hasratnya untuk menikmati sabu. Sabu memang menjadi salah satu “menu” yang harus menemaninya saat bekerja sebagai supir.
Awalnya Rudini mengangkut 560 tabung gas ukuran 3 Kg kosong dari Berau untuk diisi di SPBE di Tanah Merah, Samarinda Utara. Teringat hutang dan niat ingin membeli sabu, diperjalanan dia menjual 160 tabung gas kepada warga sekitar yang daerahnya dilintasinya.
160 tabung gas kosong dijual Rudini kepada warga seharga Rp 100 ribu per tabung. Dari jumlah itu paling sedikit dirinya bisa mengantongi Rp 16 juta saat itu.
“Tidak dibayar semua tabung itu, hanya dijanjikan akan dibayar nanti,” ucap Rudini.
Awalnya Rudini senang dengan hasil penjualan tabung gas kosong yang ia lakukan. Namun permasalahan timbul di saat ia tiba di SPBE Tanah Merah. Pihak SPBE menolak permintaan Rudini yang membawa surat delivery order (DO) dari perusahaannya bekerja. Lantaran di surat DO tersebut tertera angka 560 tabung gas. Sedangkan yang dibawa Rudini saat itu hanya 400 tabung saja.
Di tengah kebingungan, terlintas dibenaknya untuk menipu beberapa warung yang menjual gas elpigi sejumlah warung yang ada dikenalnya. Modusnya akan mengisi kembali isi tabung gas yang telah kosong. Rudini berhasil membawa 83 tabung gas kosong dari tiga warung di kawasan Gunung Kapur, Lempake, Samarinda Utara.
“Pemilik warung semua saya kenal karena tetangga rumah. Makanya mereka percaya saat tabung-tabung itu saya bawa dengan alasan mau saya isi ulang,” imbuh Rudini.
Para pemilik warung berharap agar tabung gas yang telah diserahkan kepada Rudini akan diisi gas. Mereka pun baru menyadari menjadi korban penipuan setelah beberapa hari ditunggu tabung gas yang dimaksud tak kunjung datang.
Kesal dan jengkel membuat para pemilik warung tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian dari Polsekta Samarinda Utara.
Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Ervin Suryatna mengatakan, setelah mendapat pengaduan dari warga pihaknya lantas melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap Rudini yang saat itu berada tak jauh dari terminal Lempake.
”Awalnya Rudini membawa truk pengangkut tabung gas elpiji kosong dari Berau menuju Samarinda, pada 16 Januari lalu. Ditengah perjalanan Rudini menjual 160 tabung gas,” kata Ervin.
Nah, untuk menutupi kekurangan lantaran pihak SPBE menolak permintaan pengisian karena tidak sesuai DO itulah Rudini menipu beberapa warung dan membawa 83 tabung gas, pada 17 Januari lalu. Harapannya bisa memenuhi DO miliknya.
"Rudini telah mengakui perbuatanya. Saat ini kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut dan barang bukti tabung gas dan truk saat ini masih kita cari. Kami harapkan juga kepada warga lain yang sempat menjadi korbannya untuk melapor. Rudini sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan,” pungkas Ervin. (kis/nha)


loading...

BACA JUGA

Rabu, 08 September 2021 11:42

NEKAT..!! Mobil Polisi Dipreteli, Ya Selesai Kamu...

DS (37), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diringkus jajaran…

Senin, 06 September 2021 10:23

Kawanan Pencuri Berkedok Pemulung Dibekuk

SAMARINDA - Motor vario beserta gerobak menjadi alat utama TI…

Kamis, 02 September 2021 13:22

Dugaan Korupsi Jalan Bandara, Kerugian Ditaksir Rp 5 M, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

BONTANG – Kasus dugaan korupsi akses jalan lahan bandara perintis…

Kamis, 02 September 2021 13:22

Dugaan Korupsi Jalan Bandara, Kerugian Ditaksir Rp 5 M, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

BONTANG – Kasus dugaan korupsi akses jalan lahan bandara perintis…

Jumat, 13 Agustus 2021 12:12

Pembunuh Wanita di Linggang Bigung Dituntut Seumur Hidup

SENDAWAR-Masih ingat dengan kasus pembunuhan Medelin Sumual, perempuan asal Linggang…

Sabtu, 24 Juli 2021 12:30

Tiga Perkara, Kejari Bontang Selamatkan Rp 406 Juta

KEJARI Bontang berhasil menyelamatkan kerugian negara sejumlah Rp 406.902.398 dari…

Sabtu, 17 Juli 2021 11:36

Lanjutan Kasus Dugaan Korupsi BME, Kejari Segera Rilis Penetapan Tersangka

BONTANG – Kasus dugaan penyalahgunaan dana keuangan PT Bontang Migas…

Kamis, 08 Juli 2021 12:18

Besi Jembatan Kampung Masdarling Dicuri

BONTANG - Besi penyangga jembatan Kampung Masdarling di RT 26,…

Kamis, 01 Juli 2021 10:24

Sabu 1 Kg Gagal Edar di Balikpapan dan PPU

RENCANA pendistribusian satu kilogram sabu di Balikpapan dan Penajam Paser…

Selasa, 29 Juni 2021 23:42

Putus Sekolah, Salah Pergaulan, Ketagihan Curi Motor

Sempat duduk hingga bangku kelas 2 (VIII) SMP, seorang remaja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers