MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Selasa, 10 Oktober 2017 03:07
HOROR..!! Tersenggol Truk, Tewas Terlindas, Kepala Remuk Tak Berbentuk
Korban saat di ruang jenazah.

SAMARINDA. Muhammad Zakiyuddin (17) harus menemui ajal dengan cara yang sangat mengenaskan. Kepalanya remuk dan isinya berhamburan di aspal. Alhasil, wajah warga Jalan Mugirejo, Gang Manunggal I, Sungai Pinang itu tak dapat dikenali lagi. Remaja itu tewas setelah dilindas truk di Jalan DI Panjaitan, Sungai Pinang, Senin (9/10) pagi.

Kejadian bermula Ahmad, sapaan akrabnya, hendak pulang ke rumahnya. Ia baru saja menyelesaikan tugasnya mengantar kue ke sejumlah pedagang di Jalan PM Noor, Samarinda Utara, pukul 06.30 Wita.

Dengan bersemangat, Ahmad memacu motor Vario KT 2611 MT menuju pulang. Hingga di pertengahan jalan, di kawasan Jalan DI Panjaitan, laju kendaraannya terhalang truk pengangkut air mineral.  

Di depan Gang Tri Dharma, Ahmad berniat mendahului truk KT 8711 MW yang dikemudikan Budiono (30). Saat hendak menyalip dari sisi kiri truk, Ahmad kaget melihat di depannya sebuah kontainer sampah berada di depannya. Remaja itu pun tak mampu menguasai laju motornya dan akhirnya bersenggolan dengan truk roda 6 itu.

Motor pun oleng, Ahmad langsung terjatuh bersama tunggangannya. Nahas posisi jatuhnya justru masuk ke kolong truk. Budiono tidak menyadari ada pengendaa jatuh. Sopir truk itu baru berhenti setelah ban sebelah kirinya kendaraannya melindas kepala Ahmad. Meskipun sudah mengenakan helm, beban truk membuat helm seperti tidak berfungsi. Kepala Ahmad remuk dan seluruh isinya terburai ke jalan.

"Korban terjatuh setelah besenggolan dengan truk dan masuk ke dalam kolongnya. Saat kami dekati kondisina sangat mengenaskan, kepalayna penyok dengan hampir tidak bisa dikenali wajahnya,” ucap saksi mata bernama Dian (29).

Warga yang menyaksikan kejadian mengerikan itu langsung berdatangan. Mereka menahan truk dan sopirnya, sementara warga lain segera menutupi tubuh Ahmad agar tidak menjadi tontonan.

Budiono mengaku berencana mengantar air mineral dalam kemasan galon menuju Kota bontang setelah memuat dari kawasan Pergudangan Jalan Ir Sutami.

“Saya jalan pelan saja dan tiba-tiba terdengar suara benturan dari samping kiri, selanjutnya ban belakang terasa ada gundukan yang saya lintasi, baru saya berhenti,” kata Budiono.

Selanjutyna tubuh Ahmad  dievakuasi warga menggunakan ambulans milik Masjid Babul Hafazah, tak jauh dari tempat kejadian. Jasad remaja malang itu untuk dibawa menuju RSUD AW Sjahranie untuk proses visum.
Kasus kecelakaan tersebut kini ditangai Unit Lakalantas Polresta Samarinda.

BEKERJA DEMI ORANGTUA YANG SEDANG SAKIT

Raut kesedihan terpancar di wajah Ramlah (42). Baru beberapa malam lalu berjumpa dengan Ahmad, namun kini dirinya harus berjumpa dengan jasad keponakannya itu yang sudah terbujur kaku.

Kepada Sapos, Ramlah mengatakan, setiap pagi Ahmad bekeja sebagai pengantar kue di sekitar Pasar Jalan PM Noor. Pagi itu dirinya tak menyangka menjadi hari terakhir bagi Ahmad.

“Anaknya rajin bekerja, setiap pagi mengantar kue dan setiap hari singgah di rumah saya di Gunung Lingai dan pagi tadi setelah mengantar kue, Ahmad menyempatkan membeli singkong di pasar Arum,” kata Ramlah.

Ditambahkan Ramlah, selama ini Ahmad tinggal bersama kedua orangtuanya yang tengah sakit di Mugirejo. Setelah kejadian ini dirinya belum berani mengabarkan kepada orangtua kandung Ahmad. ”Takutnya langsung syok, terlebih Ahmad ini satu-satunya anak mereka,” tambah Ramlah.

Mengingat kondisi tersebut, Ramlah bersama keluarga lainnya bersepakat, setelah dilakukan visum dan dimandikan di ruang jenazah rumah sakit, jenazah Ahmad akan langsung disalatkan di Masjid Babul Hafazah. Selanjutnya dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Jalan DI Panjaitan. (kis/beb)


BACA JUGA

Senin, 18 Oktober 2021 15:05

Perencanaan Bontang Technopark Belum Matang, Bapelitbang Koordinasi Pusat Terkait Kewenangan

Konsep Bontang Technopark masih samar-samar. Sejauh ini belum ada perencanaan…

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:40

Gelombang Kedua Pandemi Pengaruhi Keuangan Daerah

JAKARTA - Performa keuangan daerah tahun ini merosot. Penyebabnya, rata-rata…

Jumat, 15 Oktober 2021 13:32

Tersulut Emosi saat Timbang Muatan, Sopir Truk CPO Tikam Rekan Kerja

BONTANG – Peristiwa berdarah terjadi di kawasan PT Energi Unggul…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:43

Perampok Ini Ternyata Residivis Pembunuhan

BONTANG – Ketika azan berkumandang, Sukri berjalan pelan memasuki Toko…

Rabu, 13 Oktober 2021 14:37

Mengenang Perjuangan Tim Sebelas dalam Pendirian Kota Bontang

Medio 1994-1997, Tim Sebelas mulai berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:47

Kawal Pemindahan Ibu Kota Negara dengan Hukum

Ide atau gagasan pemindahan ibu kota telah terdengar sejak 3…

Selasa, 12 Oktober 2021 11:45

Proyek Bendungan Sepaku Masuk Proyek Strategis Nasional Dukung IKN

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:08

HARUS TEGAS, TERTIBKAN..!! Para Pendatang Bikin Hunian Liar di Bawah Jembatan

SUNGAI DAMA - Camat Samarinda Kota Anis Siswantini melakukan teguran…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:06
Petugas Rutin Lakukan Operasi Yustisi Covid-19

Tak Pakai Masker, Warga Dibuat Berkeringat

Level PPKM telah diturunkan, tapi masyarakat tetap harus disiplin terhadap…

Selasa, 12 Oktober 2021 10:04

SABAR..!! Anggaran Tak Cukup, Semenisasi Jalan Dwikora Bertahap

PENINGKATAN badan Jalan Dwikora telah mengemuka sejak Desember tahun lalu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers