MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Sabtu, 15 Juli 2017 11:21
Pemkot Mengaku Tidak Tahu

Soal Pembebasan Lahan Jembatan Kembar

MASALAH LAHAN. Pembangunan jalan pendekat Jembatan Kembar segmen Samarinda Seberang terkendala masalah lahan. Ini yang mengakibatkan progresnya sempat terhenti

PROKAL.CO, SAMARINDA. Persoalan lahan Jembatan Mahkota IV atau Jembatan Kembar ternyata belum sepenuhnya tuntas. Pemkot Samarinda mengklaim hanya membebaskan bagian sisi pendekat Samarinda Kota saja. Adapun sisi Samarinda Seberang, pemkot justru mengaku tidak tahu.
Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanahan, Samsul Qomari. Lahan akses pendekat di segmen Samarinda Kota yang sudah dibebaskan adalah taman yang bersampingan eks Kantor Patwal di Jalan Slamet Riyadi. Terkait sisi Samarinda Seberang yang belum dibebaskan karena berada di atas lahan Kompi B, ia mengaku tidak tahu. “Cuma yang di sisi kota saja, yang di seberang termasuk di Kodim itu belum ada koordinasi dengan kami,” ujarnya kemarin.
Samsul bahkan mengaku tidak tahu kalau pemprov berencana memberikan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. “Itu juga saya tidak tahu, karena untuk yang itu belum ada koordinasi dengan kami,” tambahnya.
Pemkot pun mengaku tidak ingin dituding sebagai penghambat pembangunan karena urusan pembebasan lahan yang belum kelir. Persoalannya sekarang, ia mengaku belum ada komunikasi lanjutan terkait hal itu. “Sejauh ini belum ada koordinasi lanjutan dengan kami,” tegas Samsul.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi membenarkan hal itu. Dijelaskannya, di sisi Samarinda Seberang kontraktor yang bekerja di Kompi B tidak bisa melakukan pekerjaannya. “Karena alasannya harus mendapat izin dari Pangdam. Sementara Pangdam berharap appraisal lagi di dekat jembatan,” katanya beberapa waktu lalu. Persoalan appraisal belum tuntas lantaran terjadi perubahan harga untuk tahun ini.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak hanya bisa menghela napas. Jika mengikuti kemauan Pangdam harus lakukan appraisal ulang, pemprov katanya tidak ada uang. Ia menegaskan tanah di bangunan Kompi adalah milik pemda.
“Saya minta sisakan sebagian saja digunakan untuk bangun jalan. Kalau pakai appraisal lagi, duitnya dari mana,” tegasnya.
Ia pu berinisiatif mengonsultasikan hal ini ke Dirjen Keuangan untuk dimintai pendapat. Apakah pemprov bile ganti rugi atau tidak. “Kita tunggu petunjuk negara dulu Pak Taufik. Kalau dipaksakan mau bayar, duitnya tegaga (tidak ada, Red),” ujar Awang bercanda. (cyn/aya)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 16:16

Buruh Tagih Gaji Rp 60 Miliar

SAMARINDA. Ratusan karyawan PT Mahakam Sawit Platations Grup menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor…

Kamis, 22 Februari 2018 21:16

29 Taksi Online Terjaring Razia

SAMARINDA. Untuk kesekian kalinya Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim menemukan angkutan online yang beroperasi…

Rabu, 21 Februari 2018 21:07

"SAMA-SAMA ENGGAK PENTING!”

SAMARINDA. Wacana Daerah Otonomi Baru (DOB) Samarinda Seberang hingga pembentukkan ibu kota negara tidak…

Selasa, 20 Februari 2018 17:00

"Tutup Dulu Lubang Tambangnya"

Lahan bekas lubang tambang kembali jadi sorotan seiring Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 20:47

Bangun Dulu, Izin Menyusul, LOH KOK ???

SAMARINDA. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Transmart di Jalan Bhayangkara tak kunjung terbit. Gubernur…

Minggu, 18 Februari 2018 15:44

IMB Transmart Terkatung-katung

SAMARINDA. Sudah berbulan-bulan izin pembangunan Transmart tak kunjung terbit. Prosesnya masih terkatung-katung.…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .