MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Sabtu, 15 Juli 2017 11:21
Pemkot Mengaku Tidak Tahu

Soal Pembebasan Lahan Jembatan Kembar

MASALAH LAHAN. Pembangunan jalan pendekat Jembatan Kembar segmen Samarinda Seberang terkendala masalah lahan. Ini yang mengakibatkan progresnya sempat terhenti

PROKAL.CO, SAMARINDA. Persoalan lahan Jembatan Mahkota IV atau Jembatan Kembar ternyata belum sepenuhnya tuntas. Pemkot Samarinda mengklaim hanya membebaskan bagian sisi pendekat Samarinda Kota saja. Adapun sisi Samarinda Seberang, pemkot justru mengaku tidak tahu.
Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanahan, Samsul Qomari. Lahan akses pendekat di segmen Samarinda Kota yang sudah dibebaskan adalah taman yang bersampingan eks Kantor Patwal di Jalan Slamet Riyadi. Terkait sisi Samarinda Seberang yang belum dibebaskan karena berada di atas lahan Kompi B, ia mengaku tidak tahu. “Cuma yang di sisi kota saja, yang di seberang termasuk di Kodim itu belum ada koordinasi dengan kami,” ujarnya kemarin.
Samsul bahkan mengaku tidak tahu kalau pemprov berencana memberikan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. “Itu juga saya tidak tahu, karena untuk yang itu belum ada koordinasi dengan kami,” tambahnya.
Pemkot pun mengaku tidak ingin dituding sebagai penghambat pembangunan karena urusan pembebasan lahan yang belum kelir. Persoalannya sekarang, ia mengaku belum ada komunikasi lanjutan terkait hal itu. “Sejauh ini belum ada koordinasi lanjutan dengan kami,” tegas Samsul.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi membenarkan hal itu. Dijelaskannya, di sisi Samarinda Seberang kontraktor yang bekerja di Kompi B tidak bisa melakukan pekerjaannya. “Karena alasannya harus mendapat izin dari Pangdam. Sementara Pangdam berharap appraisal lagi di dekat jembatan,” katanya beberapa waktu lalu. Persoalan appraisal belum tuntas lantaran terjadi perubahan harga untuk tahun ini.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak hanya bisa menghela napas. Jika mengikuti kemauan Pangdam harus lakukan appraisal ulang, pemprov katanya tidak ada uang. Ia menegaskan tanah di bangunan Kompi adalah milik pemda.
“Saya minta sisakan sebagian saja digunakan untuk bangun jalan. Kalau pakai appraisal lagi, duitnya dari mana,” tegasnya.
Ia pu berinisiatif mengonsultasikan hal ini ke Dirjen Keuangan untuk dimintai pendapat. Apakah pemprov bile ganti rugi atau tidak. “Kita tunggu petunjuk negara dulu Pak Taufik. Kalau dipaksakan mau bayar, duitnya tegaga (tidak ada, Red),” ujar Awang bercanda. (cyn/aya)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 11:06

Dikeluhkan, UKT Tetap Jalan

SAMARINDA. Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Ya, pihak Universitas Mulawarman (Unmul) masih bersikeras…

Kamis, 20 Juli 2017 10:53

KPK Belum Bentuk Perwakilan

SAMARINDA. Keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membangun perwakilan di daerah belum bisa terpenuhi…

Kamis, 20 Juli 2017 10:51

DLH Selidiki Jalan Longsor

SAMARINDA. Rusaknya Jalan Kadrie Oening diakibatkan longsoran tanah. Nah, kemudian tanah longsor itu…

Kamis, 20 Juli 2017 10:47

Melawan Terorisme dengan Kekuatan Media

Perkembangan media semakin pesat beberapa tahun terakhir. Beragam informasi dengan mudah didapat melalui…

Rabu, 19 Juli 2017 11:43

Jalan Rusak, Warga Konflik

SAMARINDA. Berniat menolong warga, Dahlan justru menjadi bulan-bulan oleh tetangganya. Dahlan bermukim…

Rabu, 19 Juli 2017 11:37

Deadlock, Ancam Aksi Besar-besaran

SAMARINDA. Tidak ada titik temu. Pertemuan antara mahasiswa dengan pihak Rektorat Unmul terkait polemik…

Selasa, 18 Juli 2017 01:22

Lulus Harus Banyak Fulus

Betapa ribetnya mendapatkan pendidikan saat ini. Termasuk saat duduk di jenjang perguruan tinggi dengan…

Selasa, 18 Juli 2017 01:21

Tak Ada Pelonco saat MOS

SAMARINDA. Masa Orientasi siswa (MOS) untuk SMP sedang berlangung. Dinas Pendidikan (Dsidik) Samarinda…

Selasa, 18 Juli 2017 01:21

Beradaptasi dan Cari Teman Baru

SUASANA hari pertama masuk sekolah memang bukan hal yang biasa. Terutama bagi mereka yang baru duduk…

Selasa, 18 Juli 2017 01:19

Jaang Berang Lihat Drainase di Flyover

Keberadaa Flyover Air Hitam justru dianggap jadi titik banjir baru. Itu sebabnya Wali Kota Samarinda,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .