MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Sabtu, 15 Juli 2017 11:21
Pemkot Mengaku Tidak Tahu

Soal Pembebasan Lahan Jembatan Kembar

MASALAH LAHAN. Pembangunan jalan pendekat Jembatan Kembar segmen Samarinda Seberang terkendala masalah lahan. Ini yang mengakibatkan progresnya sempat terhenti

PROKAL.CO, SAMARINDA. Persoalan lahan Jembatan Mahkota IV atau Jembatan Kembar ternyata belum sepenuhnya tuntas. Pemkot Samarinda mengklaim hanya membebaskan bagian sisi pendekat Samarinda Kota saja. Adapun sisi Samarinda Seberang, pemkot justru mengaku tidak tahu.
Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanahan, Samsul Qomari. Lahan akses pendekat di segmen Samarinda Kota yang sudah dibebaskan adalah taman yang bersampingan eks Kantor Patwal di Jalan Slamet Riyadi. Terkait sisi Samarinda Seberang yang belum dibebaskan karena berada di atas lahan Kompi B, ia mengaku tidak tahu. “Cuma yang di sisi kota saja, yang di seberang termasuk di Kodim itu belum ada koordinasi dengan kami,” ujarnya kemarin.
Samsul bahkan mengaku tidak tahu kalau pemprov berencana memberikan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. “Itu juga saya tidak tahu, karena untuk yang itu belum ada koordinasi dengan kami,” tambahnya.
Pemkot pun mengaku tidak ingin dituding sebagai penghambat pembangunan karena urusan pembebasan lahan yang belum kelir. Persoalannya sekarang, ia mengaku belum ada komunikasi lanjutan terkait hal itu. “Sejauh ini belum ada koordinasi lanjutan dengan kami,” tegas Samsul.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi membenarkan hal itu. Dijelaskannya, di sisi Samarinda Seberang kontraktor yang bekerja di Kompi B tidak bisa melakukan pekerjaannya. “Karena alasannya harus mendapat izin dari Pangdam. Sementara Pangdam berharap appraisal lagi di dekat jembatan,” katanya beberapa waktu lalu. Persoalan appraisal belum tuntas lantaran terjadi perubahan harga untuk tahun ini.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak hanya bisa menghela napas. Jika mengikuti kemauan Pangdam harus lakukan appraisal ulang, pemprov katanya tidak ada uang. Ia menegaskan tanah di bangunan Kompi adalah milik pemda.
“Saya minta sisakan sebagian saja digunakan untuk bangun jalan. Kalau pakai appraisal lagi, duitnya dari mana,” tegasnya.
Ia pu berinisiatif mengonsultasikan hal ini ke Dirjen Keuangan untuk dimintai pendapat. Apakah pemprov bile ganti rugi atau tidak. “Kita tunggu petunjuk negara dulu Pak Taufik. Kalau dipaksakan mau bayar, duitnya tegaga (tidak ada, Red),” ujar Awang bercanda. (cyn/aya)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 22:32

Dishub Tunggu Sertifikat Kementerian

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim masih menanti keluarnya Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari…

Minggu, 22 April 2018 23:05

Pentas Sandima Gairahkan Citra Niaga

Pentas kesenian Sandiwara Mamanda (Sandima) yang diprakarsai Pemkot Samarinda melalui Dinas Komunikasi…

Sabtu, 21 April 2018 23:01

Akses Warga Dialihkan

SAMARINDA. Warga yang bermukim di sekitar proyek jalan tol Balikpapan - Samarinda segmen Palaran terpaksa…

Jumat, 20 April 2018 22:31

Citra Niaga Harus Dikemas Modern

SAMARINDA. Rencana Pemkot Samarinda untuk menggairahkan kembali ekonomi di Citra Niaga, sudah tak bisa…

Kamis, 19 April 2018 23:06

Kejar SBU Kelayakan Bandara

SAMARINDA. Bandara APT Pranoto ditargetkan beroperasi pada 24 Mei mendatang. Namun bandara yang berada…

Rabu, 18 April 2018 23:21

Pemberitahuan Diabaikan, Lapak Dibongkar Paksa

SAMARINDA. Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan menuju Jembatan Achmad Amins atau…

Selasa, 17 April 2018 23:24

“Enggak Sulit Urus Dokumen”

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kerap digugat warganya sendiri terkait kepemilikan lahan. Kondisi ini merupakan…

Senin, 16 April 2018 23:48

420 Peserta Ikuti MTQ Kota

SAMARINDA. Sebanyak 420 peserta dari 10 kecamatan se-Samarinda dipastikan tampil dalam ajang Musabaqah…

Senin, 16 April 2018 23:47

Sarosa Ketua Umum, Zairin Ketua Harian

SAMARINDA. Setelah dilakukan Musyawarah Provinsi beberapa waktu lalu, akhirnya kepengurusan anyar DPD…

Senin, 16 April 2018 23:20

Mahasiswa Minta Polisi Buka Mata

SAMARINDA. Peredaran narkoba kini mulai merangsek ke daerah terpencil dan perbatasan, sebab pengawasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .