MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Sabtu, 15 Juli 2017 11:21
Pemkot Mengaku Tidak Tahu

Soal Pembebasan Lahan Jembatan Kembar

MASALAH LAHAN. Pembangunan jalan pendekat Jembatan Kembar segmen Samarinda Seberang terkendala masalah lahan. Ini yang mengakibatkan progresnya sempat terhenti

PROKAL.CO, SAMARINDA. Persoalan lahan Jembatan Mahkota IV atau Jembatan Kembar ternyata belum sepenuhnya tuntas. Pemkot Samarinda mengklaim hanya membebaskan bagian sisi pendekat Samarinda Kota saja. Adapun sisi Samarinda Seberang, pemkot justru mengaku tidak tahu.
Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pertanahan, Samsul Qomari. Lahan akses pendekat di segmen Samarinda Kota yang sudah dibebaskan adalah taman yang bersampingan eks Kantor Patwal di Jalan Slamet Riyadi. Terkait sisi Samarinda Seberang yang belum dibebaskan karena berada di atas lahan Kompi B, ia mengaku tidak tahu. “Cuma yang di sisi kota saja, yang di seberang termasuk di Kodim itu belum ada koordinasi dengan kami,” ujarnya kemarin.
Samsul bahkan mengaku tidak tahu kalau pemprov berencana memberikan anggaran sekitar Rp 20 miliar untuk pembebasan lahan tersebut. “Itu juga saya tidak tahu, karena untuk yang itu belum ada koordinasi dengan kami,” tambahnya.
Pemkot pun mengaku tidak ingin dituding sebagai penghambat pembangunan karena urusan pembebasan lahan yang belum kelir. Persoalannya sekarang, ia mengaku belum ada komunikasi lanjutan terkait hal itu. “Sejauh ini belum ada koordinasi lanjutan dengan kami,” tegas Samsul.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, M Taufik Fauzi membenarkan hal itu. Dijelaskannya, di sisi Samarinda Seberang kontraktor yang bekerja di Kompi B tidak bisa melakukan pekerjaannya. “Karena alasannya harus mendapat izin dari Pangdam. Sementara Pangdam berharap appraisal lagi di dekat jembatan,” katanya beberapa waktu lalu. Persoalan appraisal belum tuntas lantaran terjadi perubahan harga untuk tahun ini.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak hanya bisa menghela napas. Jika mengikuti kemauan Pangdam harus lakukan appraisal ulang, pemprov katanya tidak ada uang. Ia menegaskan tanah di bangunan Kompi adalah milik pemda.
“Saya minta sisakan sebagian saja digunakan untuk bangun jalan. Kalau pakai appraisal lagi, duitnya dari mana,” tegasnya.
Ia pu berinisiatif mengonsultasikan hal ini ke Dirjen Keuangan untuk dimintai pendapat. Apakah pemprov bile ganti rugi atau tidak. “Kita tunggu petunjuk negara dulu Pak Taufik. Kalau dipaksakan mau bayar, duitnya tegaga (tidak ada, Red),” ujar Awang bercanda. (cyn/aya)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:30

WUUIIIHH...BERANINYA ..!! Pria Ini Nyebut Pemkot Tak Kerja

SAMARINDA. APBD 2018 masih dalam pembahasan. Pemkot Samarinda mengeluarkan wacana jika duit untuk belanja…

Kamis, 23 November 2017 14:28

Terancam Tak Capai Target

SAMARINDA. Cobaan untuk Bandara Samarinda Baru (BSB) belum usai. Setelah menghadapi gugatan dari tujuh…

Kamis, 23 November 2017 14:26

Peluk dan Ciuman Terakhir Ternyata Isyarat

Camat Samarinda Kota H Wiwiwek Rossevelt wafat di usia 49 tahun, Rabu (22/11) pukul 01.30 Wita. Pria…

Rabu, 22 November 2017 16:23

Pemkot Kurang Lobi Pusat

SAMARINDA. Puluhan proyek mangkrak milik Pemkot Samarinda tahun depan dipastikan kembali molor. Sebab…

Rabu, 22 November 2017 16:22

Bantu Bangun Palaran dan Sambutan

SAMARINDA. Wacana soal pengembangan Kota Tepian sudah disiapkan, seperti dengan menetapkan fungsi pada…

Rabu, 22 November 2017 16:20

ASTAGA..!! Lagi-Lagi Lahan BSB Disoal

SAMARINDA. Ada-ada saja persoalan yang menghinggapi Bandara Samarinda Baru (BSB) di Sungai Siring, Samarinda…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Kontrak Dua Mega Proyek Dievaluasi

SAMARINDA. Dua proyek Multi Years Contract (MYC) Pemprov Kaltim di Samarinda mendapat perhatian DPRD…

Selasa, 21 November 2017 01:47

Buah dari Pemimpin yang Perhatikan Rakyat

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden RI…

Senin, 20 November 2017 00:32

Upah Minim, Tanpa BPJS

SAMARINDA. Nasib buruh di Kaltim belum sepenuhnya sejahtera. Hal demikian disorot Serikat Buruh Seluruh…

Senin, 20 November 2017 00:31

Gubernur Beri Selamat, Sarosa Sebut Prestasi Sulit

Tepat di Hari Pahlawan 10 November lalu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menerima penghargaan Parasamya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .