MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Sabtu, 15 Juli 2017 11:14
Isi Tabung Elpiji Disunat

Pengecer dan Konsumen Merasa Dibodohi

DISUNAT. Jupri mengaku tidak mengetahui isi tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang dijualnya selama ini kurang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meluasnya kabar ketidaksesuaian isi elpiji ukuran 3 kilogram rupanya belum diketahui pengecer. Hal ini terbukti saat awak media ini melakukan penelusuran terhadap para pedagang gas berbentuk melon ini di beberapa kawasan. Salah satunya di Samarinda Seberang. Dari beberapa kali penelusuran yang Sapos lakukan, para pedagang justru tidak mengetahui adanya kekurangan isi tabung.
“Kita kan hanya  memesan dan menerima. Kami tidak mengutak-atik atau menimbang ulang beratnya. Jadi soal isu itu, kami tidak tahu. Soal harga pun  kami menyesuaikan dengan stok yang ada. Karena ada pengurangan jatah,” ucap salah seorang pedagang di bilangan Jalan Pattimura, yang namanya enggan dikorankan.
Hal senada juga disampaikan Jupri. Pedagang tabung elpiji 3 kilogram di Jalan Pattimura ini juga mengaku tidak tahu soal berkurangnya isi tabung hijau tersebut. Yang dia tahu hanya adanya pengurangan jatah tabung belakangan ini.
“Biasanya kita bisa ambil 8 rit tabung per bulan. Tapi sejak sebelum Lebaran saya dan para pengecer (tabung gas elpiji, Red) lainnya hanya dijatah 4 rit per bulan. Alasannya juga tidak tahu. Tapi karena merata, berarti memang sudah jadi kebijakan,” ucapnya pria berperawakan ceking itu.
Soal harga, pria 69 tahun itu mengaku memang ada selisih harga per tabung, ,mulai Rp 500 hingga Rp 1000. “Jadi dari harga Rp 17 ribu (per tabung, Red), sekarang dijual Rp 18 ribu,” ungkapnya.
Jupri berharap ketersediaan tabung elpiji 3 kilogram bisa terpenuhi secepatnya. Karena menurutnya hal itu menjadi bagian kebutuhan warga pada umumnya. “Kasihan kalau habis, orang harus ke sana sini mencari. Kalau punya kendaraan yang mudah saja, tapi bagaimana mereka yang jalan kaki?,” tutupnya.
Sementara itu, beberapa ibu rumah tangga di wilayah Samarinda Seberang mengaku geram dengan terbongkarnya fakta berkurangnya isi tabung elpiji 3 kilogram. Apalagi hal itu diakibatkan adanya kecurangan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kecewa sekali. Kadang (harganya, Red) sampai Rp 23 ribu, tapi isinya ternyata kurang. Kita mana tahu, kan tahunya memakai saja,” ucap Ika (40), warga Jalan Manunggal, Rapak Dalam, Loa Janan Ilir.
Begitupun Debora (35). Selama ini dia mengaku mengetahui adanya ketidaksesuaian isi tabung gas berwarna hijau tersebut. Hanya saja dia mengira kekurangan tersebut karena sebuah kebijakan.
“Tapi ternyata memang curang. Jelas itu pelanggaran hak konsumen. Pengawasannya bagaimana? Tolonglah pemerintah dan instansi terkait lebih bijak dan teliti dalam masalah ini,” ucap wanita yang tinggal di RT 35, Kelurahan Mangkupalas itu. (rm-1/aya)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:34

Jalan dan Drainase Diperbaiki

SAMARINDA. Jelang akhir tahun, Pemkot Samarinda melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) kian…

Kamis, 23 November 2017 14:32

PARAHNYA..!! Ada Kasur di Gorong-gorong, Sampah Menumpuk

SAMARINDA. Sejak pagi  tim Hantu Banyu berjumlah 32 orang bercebur di parit dan gorong-gorong di…

Rabu, 22 November 2017 16:28

Cuaca Ekstrem, Pohon Timpa Rumah Warga

SAMARINDA. Dalam tiga hari terakhir, cuaca ektrim menerpa sejumlah kawasan di Kota Samarinda. Hujan…

Rabu, 22 November 2017 16:26

Banjir Pergudangan Wajib Ditangani

SAMARINDA. Permasalahan banjir di kawasan pergudangan Jalan Ir Sutami masih saja belum tertuntaskan.…

Selasa, 21 November 2017 01:51

Musim Hujan, Warga Dekat Lubang Galian Tambang Was-was

SAMARINDA. Hujan beberapa hari terakhir jadi perhatian penduduk di RT 23 dan RT 24, Kelurahan Harapan…

Selasa, 21 November 2017 01:50

Idealnya Tuntas Lebih Cepat

SAMARINDA. Pembebasan lahan sering kali jadi hambatan Pemkot Samarinda untuk menjalankan program pembangunan.…

Selasa, 21 November 2017 01:50

Daftar Tunggu SR Tembus 700 Pemohon

SAMARINDA. Rencana PDAM Tirta Kencana Samarinda memaksimalkan layanan di kawasan pinggiran, disambut…

Senin, 20 November 2017 00:41

Jalan Rusak, Perumahan Disebut Jadi Biang

SAMARINDA. Jalan poros Kelurahan Lempake, Samarinda Utara dikeluhkan warga. Pasalnya saat hujan datang…

Senin, 20 November 2017 00:39

TLG Dirusak, Disperkim Geram

SAMARINDA. Kondisi Taman Lampion Garden (TLG) di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir (TLI)…

Senin, 20 November 2017 00:36

Cuaca Ekstrem, Waspada Bencana Alam

SAMARINDA. Beberapa hari terakhir cuaca di Kota Tepian kurang bersahabat. Perubahan cuaca ekstrem membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .