MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Sabtu, 15 Juli 2017 11:14
Isi Tabung Elpiji Disunat

Pengecer dan Konsumen Merasa Dibodohi

DISUNAT. Jupri mengaku tidak mengetahui isi tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang dijualnya selama ini kurang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meluasnya kabar ketidaksesuaian isi elpiji ukuran 3 kilogram rupanya belum diketahui pengecer. Hal ini terbukti saat awak media ini melakukan penelusuran terhadap para pedagang gas berbentuk melon ini di beberapa kawasan. Salah satunya di Samarinda Seberang. Dari beberapa kali penelusuran yang Sapos lakukan, para pedagang justru tidak mengetahui adanya kekurangan isi tabung.
“Kita kan hanya  memesan dan menerima. Kami tidak mengutak-atik atau menimbang ulang beratnya. Jadi soal isu itu, kami tidak tahu. Soal harga pun  kami menyesuaikan dengan stok yang ada. Karena ada pengurangan jatah,” ucap salah seorang pedagang di bilangan Jalan Pattimura, yang namanya enggan dikorankan.
Hal senada juga disampaikan Jupri. Pedagang tabung elpiji 3 kilogram di Jalan Pattimura ini juga mengaku tidak tahu soal berkurangnya isi tabung hijau tersebut. Yang dia tahu hanya adanya pengurangan jatah tabung belakangan ini.
“Biasanya kita bisa ambil 8 rit tabung per bulan. Tapi sejak sebelum Lebaran saya dan para pengecer (tabung gas elpiji, Red) lainnya hanya dijatah 4 rit per bulan. Alasannya juga tidak tahu. Tapi karena merata, berarti memang sudah jadi kebijakan,” ucapnya pria berperawakan ceking itu.
Soal harga, pria 69 tahun itu mengaku memang ada selisih harga per tabung, ,mulai Rp 500 hingga Rp 1000. “Jadi dari harga Rp 17 ribu (per tabung, Red), sekarang dijual Rp 18 ribu,” ungkapnya.
Jupri berharap ketersediaan tabung elpiji 3 kilogram bisa terpenuhi secepatnya. Karena menurutnya hal itu menjadi bagian kebutuhan warga pada umumnya. “Kasihan kalau habis, orang harus ke sana sini mencari. Kalau punya kendaraan yang mudah saja, tapi bagaimana mereka yang jalan kaki?,” tutupnya.
Sementara itu, beberapa ibu rumah tangga di wilayah Samarinda Seberang mengaku geram dengan terbongkarnya fakta berkurangnya isi tabung elpiji 3 kilogram. Apalagi hal itu diakibatkan adanya kecurangan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kecewa sekali. Kadang (harganya, Red) sampai Rp 23 ribu, tapi isinya ternyata kurang. Kita mana tahu, kan tahunya memakai saja,” ucap Ika (40), warga Jalan Manunggal, Rapak Dalam, Loa Janan Ilir.
Begitupun Debora (35). Selama ini dia mengaku mengetahui adanya ketidaksesuaian isi tabung gas berwarna hijau tersebut. Hanya saja dia mengira kekurangan tersebut karena sebuah kebijakan.
“Tapi ternyata memang curang. Jelas itu pelanggaran hak konsumen. Pengawasannya bagaimana? Tolonglah pemerintah dan instansi terkait lebih bijak dan teliti dalam masalah ini,” ucap wanita yang tinggal di RT 35, Kelurahan Mangkupalas itu. (rm-1/aya)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 11:15

PKL Mahkota II Kian Menjamur

SAMARINDA. Banyaknya pedagang kaki lima (PKL) di jalan pendekat Jembatan Mahkota II, Kelurahan Sungai…

Kamis, 20 Juli 2017 11:13

Anjal dan Gepeng Betah di Samarinda

SAMARINDA. Semakin dikejar, semakin bermunculan. Begitulah gambaran yang cocok diberikan kepada para…

Rabu, 19 Juli 2017 11:53

Warga Ikhlas, Aktivitas Kembali Normal

SAMARINDA. Peristiwa hewan ternak berupa kambing yang mati secara misterius di Kelurahan Lempake sudah…

Rabu, 19 Juli 2017 11:51

Jalan Bhayangkara Bahayakan Pengendara

SAMARINDA. Lantaran tidak adanya rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan di Jalan Bhayangkara,…

Rabu, 19 Juli 2017 11:48

Penanggulangan Sia-sia

SAMARINDA. Kerja bakti dengan mengerahkan warga serta melibatkan perusahaan berulang kali telah dilakukan…

Selasa, 18 Juli 2017 01:18

Pelajar Baru SMPN 20 Disambut Banjir

SAMARINDA. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Palaran, menyebabkan air parit meluap dan memicu…

Selasa, 18 Juli 2017 01:17

Pemilik Lahan Juga Tak Beri Izin

SAMARINDA. Tak hanya Kecamatan Loa Janan Ilir, dan Kelurahan Sengkotek yang menegaskan, tidak pernah…

Selasa, 18 Juli 2017 01:17

Satpol PP Beri Dukungan

SAMARINDA. Larangan pasar malam kembali digelar di badan Jalan APT Pranoto, dan Jalan KH Harun Nafsi…

Senin, 17 Juli 2017 14:46

Akses Menuju BSB Disorot

SAMARINDA. Anggota komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin  meminta akses menuju Bandara Samarinda Baru…

Senin, 17 Juli 2017 14:43

Kasus Pencurian Helm Marak

SAMARINDA. Dengan tertangkapnya Rahmat (30) yang nekat mencuri helm di Mapolresta Samarinda, Kamis (13/7)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .