MANAGED BY:
RABU
20 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Sabtu, 15 Juli 2017 11:14
Isi Tabung Elpiji Disunat

Pengecer dan Konsumen Merasa Dibodohi

DISUNAT. Jupri mengaku tidak mengetahui isi tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang dijualnya selama ini kurang.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Meluasnya kabar ketidaksesuaian isi elpiji ukuran 3 kilogram rupanya belum diketahui pengecer. Hal ini terbukti saat awak media ini melakukan penelusuran terhadap para pedagang gas berbentuk melon ini di beberapa kawasan. Salah satunya di Samarinda Seberang. Dari beberapa kali penelusuran yang Sapos lakukan, para pedagang justru tidak mengetahui adanya kekurangan isi tabung.
“Kita kan hanya  memesan dan menerima. Kami tidak mengutak-atik atau menimbang ulang beratnya. Jadi soal isu itu, kami tidak tahu. Soal harga pun  kami menyesuaikan dengan stok yang ada. Karena ada pengurangan jatah,” ucap salah seorang pedagang di bilangan Jalan Pattimura, yang namanya enggan dikorankan.
Hal senada juga disampaikan Jupri. Pedagang tabung elpiji 3 kilogram di Jalan Pattimura ini juga mengaku tidak tahu soal berkurangnya isi tabung hijau tersebut. Yang dia tahu hanya adanya pengurangan jatah tabung belakangan ini.
“Biasanya kita bisa ambil 8 rit tabung per bulan. Tapi sejak sebelum Lebaran saya dan para pengecer (tabung gas elpiji, Red) lainnya hanya dijatah 4 rit per bulan. Alasannya juga tidak tahu. Tapi karena merata, berarti memang sudah jadi kebijakan,” ucapnya pria berperawakan ceking itu.
Soal harga, pria 69 tahun itu mengaku memang ada selisih harga per tabung, ,mulai Rp 500 hingga Rp 1000. “Jadi dari harga Rp 17 ribu (per tabung, Red), sekarang dijual Rp 18 ribu,” ungkapnya.
Jupri berharap ketersediaan tabung elpiji 3 kilogram bisa terpenuhi secepatnya. Karena menurutnya hal itu menjadi bagian kebutuhan warga pada umumnya. “Kasihan kalau habis, orang harus ke sana sini mencari. Kalau punya kendaraan yang mudah saja, tapi bagaimana mereka yang jalan kaki?,” tutupnya.
Sementara itu, beberapa ibu rumah tangga di wilayah Samarinda Seberang mengaku geram dengan terbongkarnya fakta berkurangnya isi tabung elpiji 3 kilogram. Apalagi hal itu diakibatkan adanya kecurangan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kecewa sekali. Kadang (harganya, Red) sampai Rp 23 ribu, tapi isinya ternyata kurang. Kita mana tahu, kan tahunya memakai saja,” ucap Ika (40), warga Jalan Manunggal, Rapak Dalam, Loa Janan Ilir.
Begitupun Debora (35). Selama ini dia mengaku mengetahui adanya ketidaksesuaian isi tabung gas berwarna hijau tersebut. Hanya saja dia mengira kekurangan tersebut karena sebuah kebijakan.
“Tapi ternyata memang curang. Jelas itu pelanggaran hak konsumen. Pengawasannya bagaimana? Tolonglah pemerintah dan instansi terkait lebih bijak dan teliti dalam masalah ini,” ucap wanita yang tinggal di RT 35, Kelurahan Mangkupalas itu. (rm-1/aya)


BACA JUGA

Selasa, 19 September 2017 02:05

Warga Bantuas Dukung Jalan Tol, Pemilik 38 Bidang Tanah Setuju Hasil Pengukuran

SAMARINDA. Penuntasan persoalan kelanjutan pengerjaan jalan tol segmen Palaran terus dilakukan. Bahkan…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Samarinda Seberang Antisipasi Bonus Demografi

SAMARINDA. Sebagai daerah berkembang, masalah kependudukan wajib mendapat perhatian di Samarinda Seberang.…

Selasa, 19 September 2017 02:04

KABAR BAIK..!! Anggrek Hitam Bisa Dibudidayakan, Bisa Dikomersilkan?

TENGGARONG. Meski termasuk tanaman yang dilindungi dan diawasi secara ketat, tak menutup kemungkinan…

Senin, 18 September 2017 00:17

Harga Elpiji Berangsur Normal

SAMARINDA. Berbagai langkah dilakukan untuk menanggulangi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Samarinda.…

Senin, 18 September 2017 00:15

Anggaran Minim, Kerja Jalan Terus

SAMARINDA. Kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) kurang sehat, tak jadi penghalang Tim Dinas Perumahan…

Jumat, 15 September 2017 17:30

Di Samarinda, Tak Boleh Beli Dua 2 Tabung Gas

SAMARINDA. Tak hanya mengawal distribusi gas elpiji 3 Kg agar tepat sasaran, jumlah pembelian juga dibatasi.…

Jumat, 15 September 2017 17:28

Jalan Ini Rawan Kecelakaan dan Biang Macet

SAMARINDA. Sebagian lubang di Jalan Pramuka, perbatasan Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda…

Kamis, 14 September 2017 17:17

Peredaran “Melon” Dipantau Intens

SAMARINDA. Untuk memastikan distribusi gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran, pengawasan terus ditingkatkan.…

Kamis, 14 September 2017 17:15

NAH KENAPA INI..? Warga Sekitar Eks Islamic Takut

SAMARINDA. Warga sekitar eks Islamic Center Subulussalam di Jalan P Suryanata mengaku resah. Pasalnya,…

Rabu, 13 September 2017 16:49

DPRD: Pemkot Kurang Pengawasan

SAMARINDA. Penggunaan gas elpiji 3 kilogram yang tidak tepat sasaran, menjadi salah satu penyebab kelangkaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .