MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 15 Juli 2017 10:48
JUMAT KERAMAT..!! Mantan Sekkot Samarinda Dijebloskan ke Penjara

Dijebloskan ke Penjara untuk 6 Tahun Masa Tahanan

Fadly Illa

PROKAL.CO, SAMARINDA. Jumat keramat juga berlaku di Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda. Satu lagi mantan pejabat Pemkot Samarinda yang dijebloskan ke penjar pada hari Jumat. Kemarin (17/7) giliran mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Fadly Illa yang dieksekusi. Mengenakan kemeja abu-abu dipadu celana kain berwarna hitam, Fadly keluar meninggalkan ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda, Jumat (14/7) sekitar pukul 09.35 Wita.

Fadly meninggalkan gedung Kejari didampingi kuasa hukumnya, Yosef. Selain itu ada juga Kasi Pidsus Darwis Burhansyah dan sejumlah petugas kejaksaan yang kemudian menuju mobil Toyota Kijang Innova warna hitam yang sudah disiapkan di teras kantor. Fadly langsung masuk dan duduk di bangku barisan tengah. Mobil pun bergerak menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jalan Jenderal Sudirman.

"Kami hari ini (kemarin, Red) memang melakukan eksekusi terhadap yang bersangkutan (Fadly, Red)," ujar Darwis. Dasar eksekusi Fadly adalah hasil salinan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) Nomor: 2088 K/ Pid.Sus/2014 tanggal 9 September 2015.  “Hari ini baru dilaksanakan eksekusinya. Yang bersangkutan langsung kami serahkan ke lapas untuk dilakukan penahanan di sana, sesuai putusan kasasi," tegas Darwis.

Putusan kasasi menegaskan jika Fadly harus menjalani masa hukuman selama 6 tahun penjara. Fadly dijerat pasal Pasal 2 UU Tipikor dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara.
Hukuman tersebut merupakan hasil putusan banding atas putusan pengadilan tingkat I di Pengadilan Tipikor Samarinda Nomor: 01/Pid.Tipikor/2013/PN.Smda tanggal 5 September 2013, yang menjatuhi hukuman 2 tahun penjara terhadap Fadly.

“Kami baru menerima rilisnya 5 Juli 2017,” beber Darwis.  Kasus korupsi yang membelenggu Fadly adalah perkara Kaveling Tanah Matang (KTM) Perumahan Korpri di kawasan Pelita 7, Kecamatan Sambutan, senilai Rp 43,5 miliar dalam anggaran tahun 2008.

Ulah Fadly bersama terpidana lain, yaitu Direktur PT Davindo Jaya David Efendi dan mantan Sekretaris Korpri Samarinda Yusradiansyah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 18 miliar. David dihukum 7 tahun penjara.  (rin/beb)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:43

"Main Tanah", Lurah Jadi Tersangka

SAMARINDA. Kasus yang menimpa Lurah Gunung Lingai, Sungai Pinang, Saripudin La Bario (sebelumnya ditulis…

Jumat, 17 November 2017 13:56

Lengan Putus, Ayah Tewas

SAMARINDA. Begitu perih dan hancur perasaan Yontri. Pemuda 23 tahun itu menyaksikan ayahnya, Yabun (67)…

Jumat, 17 November 2017 13:52

Kekurangan Komputer Bukan Alasan Pungutan

SAMARINDA. Hampir semua sekolah setingkat SMP di Kota Tepian didera kekurangan perangkat komputer jelang…

Jumat, 17 November 2017 13:47

Triniti Cangkok Daging Di Tiongkok Cina

Empat hari lalu (13/11) genap satu tahun peristiwa bom di Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Kamis, 16 November 2017 16:51

Bongkar Aib Playboy, Video Hot Tersebar

SAMARINDA. Luka akibat dikhianati sahabat jauh lebih menyakitkan daripada disakiti oleh musuh. Rasa…

Kamis, 16 November 2017 16:13

Pungutan Sukarela, tapi Nominal Ditentukan

Dugaan pungutan liar (Pungli) kembali menyeruak di lingkungan sekolah negeri. Isu itu berhembus di MTs…

Kamis, 16 November 2017 16:10

Tetap Semangat Meski Saraf Terancam Lumpuh

Di usia yang masih dini, Riska Devi harus menghadapi kenyataan pahit. Bocah usia 6 tahun asal Anggana,…

Rabu, 15 November 2017 15:35

Duar!!! Pasutri Terbakar

SAMARINDA. Arbani alias Bajau (45) langsung bergidik ketika kompor yang digunakannya memasak bumbu nasi…

Rabu, 15 November 2017 15:34

ADA APA..?? Pemkot Digugat Wakil Rakyat Rp 18,7 Miliar

Chairil Usman, anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, kembali bersinggungan dengan Pemkot Samarinda.…

Senin, 13 November 2017 01:06

Karyawati Cantik Diperkosa Teman Sekantor

TANJUNG REDEB. Nafsu tak memandang jabatan dan status. Seorang oknum pekerja di salah satu perusahaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .