MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Jumat, 14 Juli 2017 15:29
WAH PARAH..!! Di Samarinda, Ada Tabung Elpiji 3 Kg Tak Sesuai Takaran

Ancam Hentikan Operasi Pengisian

SIDAK. Nusyirwan Ismail terlihat begitu serius saat meninjau proses pengisian tabung gas elpiji 3 Kg, kemarin (13/7).

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tabung elpiji ukuran 3 kg memang menjadi primadona. Namun sayangnya saat ini banyak tabung gas berwarna hijau terang ini tak sesuai takaran. Bahkan beratnya jauh dari ambang batas toleransi yang ditentukan.

Selain murah, tabung melon ini pemakaiannya disebut-sebut lebih hemat. Hanya saja ada beberapa warga yang mengadu ke Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail jika tabung melon yang beredar di pasaran kini terasa lebih ringan. Selain itu, warga merasa dengan pemakaian yang sama elpiji 3 kg ini lebih cepat habis. Ingin membuktikan langsung, maka Pemkot Samarinda pun akhirnya turun ke lapangan.

Hasilnya, terbukti saat ditimbang terjadi pengurangan berat yang jauh dari standar. Total berat tabung kosong adalah 5 kg, jika ditambah berat gas dengan volume 3 kg maka total berat menjadi 8 kg per tabung. Nyatanya, ada berat tabung yang hanya 7,6 kg saja.

Padahal Peraturan Menteri (Permen) Perdagangan No. 31/2011 tentang Barang Dalam Kemasan Terbungkus memberikan toleransi pengurangan isi sebanyak 1,5 persen saja. Rombongan Pemkot yang dipimpin Nusyirwan Ismail kemarin pagi (13/7), pertama melihat ketersedian tabung melon di tingkat pengecer. Meski ada kekosongan, tetapi dipastikan jika stok barang akan terisi pada sore harinya.

Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran berat tabung. Hasilnya sangat jarang tabung yang terisi tepat 8 kg. Rata-rata yang ditemukan adalah 7,68 kg. Bahkan yang paling kecil ditemukan tabung dengan berat 7,1 kg. Artinya hampir satu kilogram gas hilang dalam tabung tersebut. “Itu yang kami temukan di tingkat pengecer,” ucap Nusyirwan.

Karena itu didapati di pengecer, rombongan pemkot langsung bergerak mencari agen dari elpiji melon ini. Hasil yang didapat pun sama. Berat yang timbang rata-rata masih tak sesuai 8 kg per tabungnya. “Ini sudah keluar dari toleransi berat. Anehnya tak ada ditemukan yang lebih berat. Semuanya kurang. Kami menghitung dengan toleransi volume nett,” urainya.

Akhirnya kami mendatangi salah satu pengisian elpiji 3 kg di Jalan HM Ardans. Saat coba diisi dari tabung yang benar-benar kosong, memang tabung yang ada masih sesuai toleransi. Namun, saat dicoba pada tabung yang siap diedarkan justru berat yang terhitung hanya 7,6 kg saja. “Tapi ini hanya sampel kecil. Tapi sudah menujukkan jika proses pengisian masih ada perbedaan,” tegas Nusyirwan.

Diakui orang nomor dua di Samarinda ini, jika sebenarnya hasil sidak tersebut belum memakai sampel standar. Namun nanti, pihak Metrologi Dinas Perdagangan Samarinda akan kembali mengambil sampel yang benar. “Satu truk ada 500 tabung, jika dihitung 50 tabungnya beratnya diluar toleransi. Maka kami ambil tindakan tegas. Operasi pengisian bisa saja kami hentikan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Adriyani memastikan jika pihaknya siap untuk melakukan penghitungan ulang. Bahkan jika penghitungan dilakukan tiap bulan pun tak akan jadi masalah bagi UPTD Metrologi yang ada dibawah intansinya. “Kami selalu siap, walau pengawasan ini tak mudah. Tapi arahan dari pak wakil wali kota (Nusyirwan Ismail, Red) akan dijalankan. Apalagi kami juga tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah,” ujar Adriyani. (hfz/nha)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 16:08

201 Pegawai Pemkot Terima Penghargaan

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kembali menganugerahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada para…

Rabu, 17 Januari 2018 16:04

Targetkan Selesai Oktober

SAMARINDA. Tiga kontraktor yakni PT Waskita, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Jaya Konstruksi yang…

Senin, 15 Januari 2018 00:54

PSK Masih “Jajah” Ibu Kota

SAMARINDA. Ratusan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) dari lokalisasi masih tertahan di Kaltim. Beberapa…

Senin, 15 Januari 2018 00:52

Warga Bongkar Rumahnya Sendiri

SAMARINDA. Sebanyak 16 warga Sungai Siring, Samarinda Utara, yang rumahnya masuk dalam lahan Bandara…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:34

Lubang Jalan A Yani Mengancam

SAMARINDA. Para pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di RT 34, Kelurahan Temindung…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:29

Material Proyek Jadi Sorotan

SAMARINDA. Meski pembangunan saluran air di Jalan Wahid Hasyim II, Samarinda Utara sudah selesai sejak…

Jumat, 12 Januari 2018 17:10

Sengketa Lahan BSB Berakhir

SAMARINDA. Penyelesaian sengketa jalan masuk ke Bandara APT Pranoto atau yang lebih dikenal dengan Bandara…

Kamis, 11 Januari 2018 17:53

Rusmadi Resmi Mundur

SAMARINDA. Sekprov Kaltim Rusmadi akhirnya menanggalkan jabatannya karena ikut menjadi peserta Pilgub…

Rabu, 10 Januari 2018 18:18

Samarinda Krisis Truk Pengangkut Sampah

SAMARINDA. Aktifitas truk pengangkut sampah di Kota Tepian dikeluhkan. Pasalnya, pengangkutan dilakukan…

Rabu, 10 Januari 2018 18:15

Maret Test Landing

SAMARINDA. Proyek pembangunan Bandrara Samarinda Baru yang berganti nama menjadi Bandara Aji Pangeran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .