MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Jumat, 14 Juli 2017 15:22
Tabung LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran
Hah…! Pertamina Sebut Kebocoran Valve Tabung

Atau Kesalahan Dalam Pengisian, Klaim Pengawasan Ketat

PROKAL.CO, MESKIPUN hasil inspeksi mendadak (sidak) banyak ditemukan tabung elpiji 3 kg yang tak sesuai takaran. Pihak PT Pertamina tetap mengklaim jika pengawasan mereka berjalan.
Diketahui, sidak berjalan akibatnya banyaknya temuan di tingkat pengecer jika tabung elpiji yang kerap disebut tabung melon ini jauh dari takaran sebenarnya. Akhirnya, tim Pemkot Samarinda yang dipimpin Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail mendatangi stasiun pengisian elpiji untuk memastikan besaran volume takaran.

Saat rombongan masuk ke dalam Stasiun Pengisian elpiji resmi, bisa dilihat bahwa proses pengisian ini yang terdiri dari beberapa tahapan. Mulai dari tahap visualisasi, pengisian, penghitungan sampai melihat tingkat kebocoran gas pada tiap tabung. “Sehingga masyarakat pun bisa melihat bagaimana proses tabung sebelum diterima dan digunakan,” ujar Muhajir, Sales Eksekutif Depo Pertamina Samarinda.

Terkait dengan pengawasan, Muhajir menyebut jika pihaknya terus menjalankan hal itu. Bahkan tak sekedar pengawasan internal, auditor dari luar perusahaan pun dilibatkan untuk memastikan barang yang diproduksi tak ada cacatnya. “Secara berkala selalu dilakukan pengecekan. Baik sisi administrasi, prosedur pengisian sampai safety para pekerja,” tuturnya.

Temuan dari Pemkot Samarinda soal banyaknya tabung gas yang tak sesuai takaran pun perlu dilihat kembali pihaknya. Lantaran, tak sesuainya takaran tabung melon tersebut bisa saja disebabkan kebocoran valve tabung atau memang benar ada kesalahan dalam pengisian. “Kalau bocor biasanya tabung kami perbaiki melalui bengkel yang sudah bekerja sama dengan kami,” beber Muhajir.

Selain itu, pihaknya juga siap melakukan pengecekan pada seluruh pengecer gas elpiji 3 Kg ini. Terutama pada titik yang sudah jadi temuan pada hasil sidak kemarin. “Baik itu di titik pengecer, agen maupun titik pengisian kami. Tentu akan kami lihat apa saja persoalannya sampai terjadi seperti itu,” kata Muhajir yang juga mengikuti proses sidak sejak awal.

Pria berkacamata ini menambahkan, jika memang masih ada barang-barang yang tak sesuai, konsumen berhak untuk mengembalikan. Walaupun hal itu sangat sulit terlaksana di lapangan, karena warga biasanya membutuhkan untuk waktu yang cepat. “Kami juga punya standar, jika terjadi kekurangan hal itu bisa dikembalikan di pangkalan atau agen,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan harga jual, Pertamina memastikan pada tingkatan agen sudah mengikuti aturan harga tertinggi yang ditetapkan Pemkot Samarinda. Saat ini telah ditetapkan jika harga eceran tertinggi sebesar Rp 18 ribu. Hanya hal itu baru sampai pada tingkatan agen saja. “Untuk di tingkat pengecer yang sampai Rp 20 ribu dan Rp 25 ribu kami tak bisa mengawasinya. Karena jalur kami hanya bisa sampai di tingkat pangkalan,” pungkasnya. (hfz/nha)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:51

Pengobatan Triniti dari Donatur

SAMARINDA. Setahun berlalu semenjak tragedi pengeboman Gereja Oikumene di Sengkotek, Samarinda Seberang…

Jumat, 17 November 2017 14:18

Baru Dibongkar, Warga Bangun Lagi WC Umum

BEBERAPA jam pasca dibongkar, warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM), khususnya di RT 14, Kelurahan…

Jumat, 17 November 2017 14:12

Aset Pemprov Belum Dimaksimalkan

SAMARINDA. Salah satu cara menghasilkan pundi-pundi rupiah bagi daerah adalah memaksimalkan pengelolaan…

Kamis, 16 November 2017 17:27

Pemkot “Impoten”, Tak Mampu Atur Pedagang Pasar Sungai Dama Baru

SAMARINDA. Persoalan pedagang di Pasar Sungai Dama Baru seakan menjadi cermin bahwa Pemkot Samarinda…

Kamis, 16 November 2017 17:25

Gratis untuk Warga Kurang Mampu

SAMARINDA. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tetap gratis bagi warga berekonomi menengah…

Kamis, 16 November 2017 17:23

Diubahnya PKP2B Secara Sepihak, Pemprov Disarankan Melawan

SAMARINDA. Pemprov Kaltim harus kembali menelan pil pahit. Ya, Sembilan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan…

Rabu, 15 November 2017 15:46

19 Warga Jadi Korban Pungli

SAMARINDA. Program pemerintah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) “dibobol” oknum…

Rabu, 15 November 2017 15:44

Kemen ESDM Ubah Kontrak PKP2B, Gubernur Tersinggung

SAMARINDA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) berencana mengamandemen kontrak 9…

Rabu, 15 November 2017 15:41

Pasar Sungai Dama Terancam Ditutup

SAMARINDA. Wibawa Pemkot Samarinda kembali diuji. Lagi-lagi soal kebijakan yang dianggap masih setengah…

Senin, 13 November 2017 00:10

3.000 Peserta Ramaikan Jalan Santai HKN Ke-53

RIBUAN warga antusias turut serta di kegiatan jalan santai dan senam dalam rangka puncak peringatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .