MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Jumat, 14 Juli 2017 15:22
Tabung LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran
Hah…! Pertamina Sebut Kebocoran Valve Tabung

Atau Kesalahan Dalam Pengisian, Klaim Pengawasan Ketat

PROKAL.CO, MESKIPUN hasil inspeksi mendadak (sidak) banyak ditemukan tabung elpiji 3 kg yang tak sesuai takaran. Pihak PT Pertamina tetap mengklaim jika pengawasan mereka berjalan.
Diketahui, sidak berjalan akibatnya banyaknya temuan di tingkat pengecer jika tabung elpiji yang kerap disebut tabung melon ini jauh dari takaran sebenarnya. Akhirnya, tim Pemkot Samarinda yang dipimpin Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail mendatangi stasiun pengisian elpiji untuk memastikan besaran volume takaran.

Saat rombongan masuk ke dalam Stasiun Pengisian elpiji resmi, bisa dilihat bahwa proses pengisian ini yang terdiri dari beberapa tahapan. Mulai dari tahap visualisasi, pengisian, penghitungan sampai melihat tingkat kebocoran gas pada tiap tabung. “Sehingga masyarakat pun bisa melihat bagaimana proses tabung sebelum diterima dan digunakan,” ujar Muhajir, Sales Eksekutif Depo Pertamina Samarinda.

Terkait dengan pengawasan, Muhajir menyebut jika pihaknya terus menjalankan hal itu. Bahkan tak sekedar pengawasan internal, auditor dari luar perusahaan pun dilibatkan untuk memastikan barang yang diproduksi tak ada cacatnya. “Secara berkala selalu dilakukan pengecekan. Baik sisi administrasi, prosedur pengisian sampai safety para pekerja,” tuturnya.

Temuan dari Pemkot Samarinda soal banyaknya tabung gas yang tak sesuai takaran pun perlu dilihat kembali pihaknya. Lantaran, tak sesuainya takaran tabung melon tersebut bisa saja disebabkan kebocoran valve tabung atau memang benar ada kesalahan dalam pengisian. “Kalau bocor biasanya tabung kami perbaiki melalui bengkel yang sudah bekerja sama dengan kami,” beber Muhajir.

Selain itu, pihaknya juga siap melakukan pengecekan pada seluruh pengecer gas elpiji 3 Kg ini. Terutama pada titik yang sudah jadi temuan pada hasil sidak kemarin. “Baik itu di titik pengecer, agen maupun titik pengisian kami. Tentu akan kami lihat apa saja persoalannya sampai terjadi seperti itu,” kata Muhajir yang juga mengikuti proses sidak sejak awal.

Pria berkacamata ini menambahkan, jika memang masih ada barang-barang yang tak sesuai, konsumen berhak untuk mengembalikan. Walaupun hal itu sangat sulit terlaksana di lapangan, karena warga biasanya membutuhkan untuk waktu yang cepat. “Kami juga punya standar, jika terjadi kekurangan hal itu bisa dikembalikan di pangkalan atau agen,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan harga jual, Pertamina memastikan pada tingkatan agen sudah mengikuti aturan harga tertinggi yang ditetapkan Pemkot Samarinda. Saat ini telah ditetapkan jika harga eceran tertinggi sebesar Rp 18 ribu. Hanya hal itu baru sampai pada tingkatan agen saja. “Untuk di tingkat pengecer yang sampai Rp 20 ribu dan Rp 25 ribu kami tak bisa mengawasinya. Karena jalur kami hanya bisa sampai di tingkat pangkalan,” pungkasnya. (hfz/nha)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 11:06

Dikeluhkan, UKT Tetap Jalan

SAMARINDA. Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Ya, pihak Universitas Mulawarman (Unmul) masih bersikeras…

Kamis, 20 Juli 2017 10:53

KPK Belum Bentuk Perwakilan

SAMARINDA. Keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membangun perwakilan di daerah belum bisa terpenuhi…

Kamis, 20 Juli 2017 10:51

DLH Selidiki Jalan Longsor

SAMARINDA. Rusaknya Jalan Kadrie Oening diakibatkan longsoran tanah. Nah, kemudian tanah longsor itu…

Kamis, 20 Juli 2017 10:47

Melawan Terorisme dengan Kekuatan Media

Perkembangan media semakin pesat beberapa tahun terakhir. Beragam informasi dengan mudah didapat melalui…

Rabu, 19 Juli 2017 11:43

Jalan Rusak, Warga Konflik

SAMARINDA. Berniat menolong warga, Dahlan justru menjadi bulan-bulan oleh tetangganya. Dahlan bermukim…

Rabu, 19 Juli 2017 11:37

Deadlock, Ancam Aksi Besar-besaran

SAMARINDA. Tidak ada titik temu. Pertemuan antara mahasiswa dengan pihak Rektorat Unmul terkait polemik…

Selasa, 18 Juli 2017 01:22

Lulus Harus Banyak Fulus

Betapa ribetnya mendapatkan pendidikan saat ini. Termasuk saat duduk di jenjang perguruan tinggi dengan…

Selasa, 18 Juli 2017 01:21

Tak Ada Pelonco saat MOS

SAMARINDA. Masa Orientasi siswa (MOS) untuk SMP sedang berlangung. Dinas Pendidikan (Dsidik) Samarinda…

Selasa, 18 Juli 2017 01:21

Beradaptasi dan Cari Teman Baru

SUASANA hari pertama masuk sekolah memang bukan hal yang biasa. Terutama bagi mereka yang baru duduk…

Selasa, 18 Juli 2017 01:19

Jaang Berang Lihat Drainase di Flyover

Keberadaa Flyover Air Hitam justru dianggap jadi titik banjir baru. Itu sebabnya Wali Kota Samarinda,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .