MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Jumat, 14 Juli 2017 15:22
Tabung LPG 3 Kg Tak Sesuai Takaran
Hah…! Pertamina Sebut Kebocoran Valve Tabung

Atau Kesalahan Dalam Pengisian, Klaim Pengawasan Ketat

PROKAL.CO, MESKIPUN hasil inspeksi mendadak (sidak) banyak ditemukan tabung elpiji 3 kg yang tak sesuai takaran. Pihak PT Pertamina tetap mengklaim jika pengawasan mereka berjalan.
Diketahui, sidak berjalan akibatnya banyaknya temuan di tingkat pengecer jika tabung elpiji yang kerap disebut tabung melon ini jauh dari takaran sebenarnya. Akhirnya, tim Pemkot Samarinda yang dipimpin Wakil Wali Kota Nusyirwan Ismail mendatangi stasiun pengisian elpiji untuk memastikan besaran volume takaran.

Saat rombongan masuk ke dalam Stasiun Pengisian elpiji resmi, bisa dilihat bahwa proses pengisian ini yang terdiri dari beberapa tahapan. Mulai dari tahap visualisasi, pengisian, penghitungan sampai melihat tingkat kebocoran gas pada tiap tabung. “Sehingga masyarakat pun bisa melihat bagaimana proses tabung sebelum diterima dan digunakan,” ujar Muhajir, Sales Eksekutif Depo Pertamina Samarinda.

Terkait dengan pengawasan, Muhajir menyebut jika pihaknya terus menjalankan hal itu. Bahkan tak sekedar pengawasan internal, auditor dari luar perusahaan pun dilibatkan untuk memastikan barang yang diproduksi tak ada cacatnya. “Secara berkala selalu dilakukan pengecekan. Baik sisi administrasi, prosedur pengisian sampai safety para pekerja,” tuturnya.

Temuan dari Pemkot Samarinda soal banyaknya tabung gas yang tak sesuai takaran pun perlu dilihat kembali pihaknya. Lantaran, tak sesuainya takaran tabung melon tersebut bisa saja disebabkan kebocoran valve tabung atau memang benar ada kesalahan dalam pengisian. “Kalau bocor biasanya tabung kami perbaiki melalui bengkel yang sudah bekerja sama dengan kami,” beber Muhajir.

Selain itu, pihaknya juga siap melakukan pengecekan pada seluruh pengecer gas elpiji 3 Kg ini. Terutama pada titik yang sudah jadi temuan pada hasil sidak kemarin. “Baik itu di titik pengecer, agen maupun titik pengisian kami. Tentu akan kami lihat apa saja persoalannya sampai terjadi seperti itu,” kata Muhajir yang juga mengikuti proses sidak sejak awal.

Pria berkacamata ini menambahkan, jika memang masih ada barang-barang yang tak sesuai, konsumen berhak untuk mengembalikan. Walaupun hal itu sangat sulit terlaksana di lapangan, karena warga biasanya membutuhkan untuk waktu yang cepat. “Kami juga punya standar, jika terjadi kekurangan hal itu bisa dikembalikan di pangkalan atau agen,” ungkapnya.

Disinggung terkait dengan harga jual, Pertamina memastikan pada tingkatan agen sudah mengikuti aturan harga tertinggi yang ditetapkan Pemkot Samarinda. Saat ini telah ditetapkan jika harga eceran tertinggi sebesar Rp 18 ribu. Hanya hal itu baru sampai pada tingkatan agen saja. “Untuk di tingkat pengecer yang sampai Rp 20 ribu dan Rp 25 ribu kami tak bisa mengawasinya. Karena jalur kami hanya bisa sampai di tingkat pangkalan,” pungkasnya. (hfz/nha)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:50

PAD Meleset, OPD Harus Dievaluasi

SAMARINDA. DPRD Samarinda meminta agar semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang tak mencapai target…

Rabu, 20 September 2017 16:43

Bulan Depan, SKM Steril

SAMARINDA. Rencana relokasi warga bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) terus dikebut. Pemkot Samarinda…

Rabu, 20 September 2017 16:42

Birokrasi Repot, Proyek Tersendat

“Kami dapat laporan kontraktor mau urus uang muka fisik saja hampir satu minggu lebih. Jadi memang…

Selasa, 19 September 2017 02:02

RUU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah Tak Berpihak ke Kaltim

SAMARINDA. Rancangan Undang Undang (RUU) Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (HKPD) mendekati babak akhir.…

Selasa, 19 September 2017 02:02

DPRD Minta Duduk Bersama

SAMARINDA. Rencana penanganan banjir di Kota Tepian yang menitik beratkan kepada perawatan drainase…

Selasa, 19 September 2017 02:01

DAK Terancam Tak Cair

SAMARINDA. Tak ingin mendapat sanksi dari pusat, pemkot terus mengejar serapan Dana Alokasi Khusus (DAK)…

Selasa, 19 September 2017 02:01

Wanita Perlu Wadah Kembangkan Bakat

Tingkat perceraian di Kota Tepian tahun lalu menembus angka 2.259 perkara. Hal ini tentu jadi persoalan…

Senin, 18 September 2017 00:13

Empat Perda Bakal Disahkan

SAMARINDA. DPRD Samarinda terus mengejar penyelesaian produk Peraturan Daerah (Perda). Ada sekitar 4…

Senin, 18 September 2017 00:12

1.336 Peserta CPNS Tereleminasi

SAMARINDA. Berdasarkan hasil verifikasi berkas dan pengukuran tinggi badan yang dilakukan panitia rekrutmen…

Senin, 18 September 2017 00:10

Atasi Banjir Tak Melulu Soal Uang

Penanganan banjir yang dilakukan Pemkot Samarinda kembali mendapat sorotan. Karena besarnya biaya yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .