MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Jumat, 14 Juli 2017 15:06
Perum Korpri Berau Bermasalah

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Perumahan Korpri di Jalan Murjani 3, Kecamatan Tanjung Redeb, menjadi sorotan sejumlah pihak. Pasalnya ada beberapa penghuni yang diketahui bukan PNS dan ada juga yang dikontrakan. Sejumlah dugaan muncul bahwa ada akad jual beli juga sewa dan kontrak dari penerima dengan pihak lain.
Sekretaris Korpri Berau Kamarudin menyebutkan, ada dua tahap pengadaan perumahan Korpri, yang ditahap pertama memang bermasalah sampai saat ini. Dugaan ada “main” dalam penerima perumahan korpri saat ini menyeruak setelah sejumlah temuan penghuni di luar nama pegawai. Termasuk penghuni yang mengontrak. Kamarudin mengaku sudah mengimbau untuk tidak mengontrakan rumah PNS tersebut.
Akan tetapi tindakan tegas dari Korpri bagi yang tidak mengindahkan imbauan tersebut memang tidak ada, kecuali teguran yang sampai saat ini tidak memberikan dampak apa-apa.  “Kita kan tidak mungkin langsung mengusir, kita menegur agar tidak dikontrakan itu sudah kita lakukan,” ujarnya.
Cek penghuni Perum Korpri juga dinilai tidak akurat, kendati diakui sudah pernah melakukaan pendataan selama sebulan. Pihak Korpri beralasan tidak ada keterbukaan dari penghuni maupun ketua RT yang ada. “Ada ketua RT kalau kita tanya mereka tidak mengaku, tidak ada keterbukaan, kami tidak tahu kalau mereka tidak lapor. Masak kami tiap hari harus ke sana memantau,” kata Kamarudin lagi.
Tetapi, diakui ada persoalan yang memang sampai saat ini belum tuntas. Yakni pembangunan perum Korpri tahap pertama. Tahap pertama dimulai antara 2004-2005 dan mulai dibangun 2006 saat dirinya belum menjabat Sekretaris Korpri.
Berkali-kali Kamarudin menekankan pada pekerjaan tahap kedua yang diklaimnya tidak main-main dalam pelaksanaannya. “Tetapi kami tidak lepas tangan terhadap persoalan di pembangunan tahap pertama, tetap kita carikan solusi,” tegasnya.
Dijelaskan, dipembangunan tahap pertama diselaraskan dengan 1 juta rumah program presiden dan dilakukan MoU dengan Pertindo yayasan pengembang rumah dari pusat kemudian kerjasama dengan Pemkab Berau. Ada dua kategori berbeda di dalam pembangunan tahap pertama. Untuk bangunan yang berada tepat di sisi jalan poros Murjani III tidak disubsidi karena masuk ketegori rumah mewah. “Persyaratannya waktu itu minimal 10 tahun baru bisa dijadikan hak milik, sejalan dengan perkembangan muncul aturan-aturan baru sementara mereka (penghuni, Red) sudah menuntut tetapi belum ada kejelasan hak miliknya, sampai muncul lagi aturan nomor 19 tentang aset tambah. Susah lagi dilepaskan jadi hak milik,” terangnya.
Sebab yang masuk dalam hitungan baru nilai bangunan bukan nilai tanah atau lahan yang harganya kini jauh lebih mahal perhitungannya dibandingkan harga bangunannya. Hal ini sudah dijelaskan kepada anggota Korpri yang mendapat perumahan tersebut. “Ini rumahkan dibeli, dicicil artinya ada hak anggota di sana paling tidak bangunannya, ini yang sampai saat ini masih kita upayakan mencari jalan keluarnya termasuk dengan komunikasi dengan Kementrian Dalam Negeri yang mengeluarkan aturan itu difasilitasi perumnas,” tandasnya. (as/sal)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:44

Izin Galian C, tapi Kok Keruk Batubara...?

TANJUNG REDEB. Aktivitas pematangan lahan di jalan Gatot Subroto menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya…

Rabu, 20 September 2017 16:50

Jawaban Pengawas Bikin Legislator Sewot

TANJUNG REDEB. Sidak 3 anggota DPRD Berau di proyek Jalan Milono, Tanjung Redeb, Senin (18/9) lalu,…

Rabu, 20 September 2017 16:48

ASTAGA..!! Ada 44 Toko Obat Tak Kantongi Izin

BONTANG. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang memastikan jika saat ini terdapat…

Selasa, 19 September 2017 02:09

Gedung Olahraga Dijadikan Tempat "Main Kuda-Kudaan"

BONTANG. Gedung Sport Center Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, kini diduga juga menjadi tempat…

Selasa, 19 September 2017 02:08

Bakal Bangun Rusunwa Lagi

BONTANG. Setelah realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kelurahan Api-api yang…

Selasa, 19 September 2017 02:07

WADUH..!! APBD Kutim Defisit Rp 250 Miliar

SANGATTA.  Kekhawatiran akan  defisit  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kutim…

Selasa, 19 September 2017 02:07

Polisi Geruduk Apotek

BONTANG. Antisipasi dini dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang, terkait penyalahgunaan…

Senin, 18 September 2017 00:21

Dampak Negatif Kebijakan Pusat

TANJUNG REDEB. Kebijakan pemerintah pusat melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan…

Senin, 18 September 2017 00:19

Mobil Jalan Sendiri Nyaris Bikin Celaka

BONTANG. Ini peringatan untuk kita semua untuk tidak meninggalkan anak seorang diri dalam ruang kemudi…

Sabtu, 16 September 2017 14:12

Rp 500 Juta untuk Bangun Tandon

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) membangun tandon air untuk warga Desa Pangadan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .