MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Jumat, 14 Juli 2017 15:02
Longsoran Tengkawang Tutupi Jalan

Pengembang Mengaku Tak Punya Biaya

BELUM ADA REALISASI. Janji developer perumahan untuk menangani longsor yang berasa dari limbah pengembangan mereka yang menimpa rumah Rudi dan Intan pada April lalu belum terealisasi hingga saat ini. (dok)

PROKAL.CO, SAMARINDA. Masih ingat longsor yang terjadi, Rabu (12/4) lalu, di Jalan Tengkawang, Gang Kelapa Gading, Blok A, Poros 3, RT 15, Kelurahan Karang Anyar, Sungai Kunjang, yang mengenai rumah milik Rudi dan Intan. Kini longsoran sudah melebar ke jalan.
Longsoran itu berasal dari lahan pembangunan perumahan, yang tampaknya tak dilanjutkan lagi. Bahkan pihak pengembang dikabarkan sudah tak memiliki biaya lagi.
Meski beberapa waktu lalu, kecamatan sudah melakukan mediasi dengan menghadirkan pemilik rumah, pemilik tanah, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kecamatan dan Kelurahan, namun hingga saat ini, nampaknya belum ada pertanggungjawaban dari pihak developer.
“Pihak developer masih ada. Cuma ketika kami kunjungi ternyata kondisi mereka memang sudah tidak memungkinkan (tidak mampu, Red) untuk dapat membantu. Jadi beberapa bulan ini dari pihak kelurahan dan kecamatan yang berupaya membantu,” jelas Lurah Karang Anyar, Dinvy Kurniadi kepada Sapos kemarin (13/7).
Dinvy mengungkapkan, saat ini tanah longsoran tersebut hampir menutupi dua bangunan tersebut. Bahkan tanah sudah melebar hingga ke jalan. Sehingga untuk mengantisipasinya bersama warga mereka mengangkut tanah dengan peralatan seadanya.
“Kami sudah melakukan pertemuan lagi dengan Sekkot, DLH, BPBD, dan kecamatan. Nah, sekkot mengatakan akan dibantu agar PU Kota bisa membantu alat berat untuk menangani limpur tersebut,” lanjut Dinvy.
Lurah humoris ini mengaku, pihaknya dan kecamatan juga tidak bisa membantu dalam kurun waktu lama. Sehingga pertanggung jawaban developer tetap dinantikan.
Dia juga menyebut pihak pengembang tersebut masih memiliki aset di luar kota yang akan dijual untuk menanggulangi dampak perumahannya tersebut.
“Harapan kami bisa cepat terealisasi. Karena kemampuan kami juga terbatas. Bahkan jika tidak ada titik terang dan pihak pemilik rumah merasa keberatan dan dirugikan, kemungkinan mereka akan melapor ke aparat kepolisian. Dengan begitu pasti akan solusi terbaik dan tidak berkepanjangan seperti ini. Kami dari pemerintahan juga ingin yang terbaik bagi warga kami,” tegasnya. (rm-1/ama)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:46

Kelurahan Bandara Antisipasi Obat PCC

SAMARINDA. Tanggung jawab keamanan dan ketertiban lingkungan memang tak bisa sepenuhnya dipasrahkan…

Rabu, 20 September 2017 16:45

Sering Tergenang Rumah Warga Cepat Lapuk

SAMARINDA. Genangan air yang merendam sejumlah rumah warga di Jalan Kemangi setiap kali hujan deras…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Warga Bantuas Dukung Jalan Tol, Pemilik 38 Bidang Tanah Setuju Hasil Pengukuran

SAMARINDA. Penuntasan persoalan kelanjutan pengerjaan jalan tol segmen Palaran terus dilakukan. Bahkan…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Samarinda Seberang Antisipasi Bonus Demografi

SAMARINDA. Sebagai daerah berkembang, masalah kependudukan wajib mendapat perhatian di Samarinda Seberang.…

Selasa, 19 September 2017 02:04

KABAR BAIK..!! Anggrek Hitam Bisa Dibudidayakan, Bisa Dikomersilkan?

TENGGARONG. Meski termasuk tanaman yang dilindungi dan diawasi secara ketat, tak menutup kemungkinan…

Senin, 18 September 2017 00:17

Harga Elpiji Berangsur Normal

SAMARINDA. Berbagai langkah dilakukan untuk menanggulangi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Samarinda.…

Senin, 18 September 2017 00:15

Anggaran Minim, Kerja Jalan Terus

SAMARINDA. Kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) kurang sehat, tak jadi penghalang Tim Dinas Perumahan…

Jumat, 15 September 2017 17:30

Di Samarinda, Tak Boleh Beli Dua 2 Tabung Gas

SAMARINDA. Tak hanya mengawal distribusi gas elpiji 3 Kg agar tepat sasaran, jumlah pembelian juga dibatasi.…

Jumat, 15 September 2017 17:28

Jalan Ini Rawan Kecelakaan dan Biang Macet

SAMARINDA. Sebagian lubang di Jalan Pramuka, perbatasan Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda…

Kamis, 14 September 2017 17:17

Peredaran “Melon” Dipantau Intens

SAMARINDA. Untuk memastikan distribusi gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran, pengawasan terus ditingkatkan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .