MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Jumat, 14 Juli 2017 14:59
Camat Kerahkan Massa

Atasi Lumpur dari Lokasi TPU

SULIT DIATASI. Mencarikan solusi agar persaolan lumpur dari lokasi makam di Jalan KH Harun Nafsi masih terus dilakukan.OKE/SAPOS

PROKAL.CO, SAMARINDA. Hampir setiap hari, terutama setelah hujan reda, Camat Loa Janan Ilir, Syahrudins mengecek langsung kondisi lingkungan di RT 16, Jalan KH Harun Nafsi, Kelurahan Rapak Dalam.
Pengecekan dilakukan Syahrudins guna memastikan sejauh mana dampak luapan lumpur dari lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di perbukitan.
Berbagai cara mengantisipasi agar lumpur tidak meluber ke jalan, serta ke rumah-rumah warga telah dilakukan, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Akibat lumpur yang sulit diatasi, Lurah Rapak Dalam, Sapran bahkan beberapa waktu lalu menyatakan, kehabisan akal untuk menangani persoalan tersebut.
"Banyak sudah yang dilakukan lurah, serta saran yang saya berikan. Mulai dari upaya penanaman, serta membuat saluran parit sudah dilakukan, namun masih belum maksimal," tutur Syahrudins.
Walau beberapa usaha itu belum membuahkan hasil, Syahrudins tetap berupaya mencari jalan keluar membantu Kelurahan Rapak Dalam.
"Rencana ke depan yang akan saya lakukan di sekitar lokasi makam itu, yakni mengerahkan massa dalam skala besar untuk melaksanakan gotong royong. Artinya banyak pihak yang akan dilibatkan, karena kegiatan itu merupakan kerja bakti massal tingkat kecamatan," jelas mantan sekretaris camat (Sekcam) Samarinda Kota itu.
Dengan melibatkan banyak tenaga, Syahrudins berencana membuat wadah penampungan, seperti parit di sekitar jalan masuk makam. Wadah penampungan itulah yang nantinya menampung lumpur dari makam.
"Kami akan lihat nanti di lapangan, apakah dengan cara seperti itu bisa mengurangi, bahkan sampai menghentikan luapan lumpur ke jalan," tandasnya.(oke/ama)  


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:46

Kelurahan Bandara Antisipasi Obat PCC

SAMARINDA. Tanggung jawab keamanan dan ketertiban lingkungan memang tak bisa sepenuhnya dipasrahkan…

Rabu, 20 September 2017 16:45

Sering Tergenang Rumah Warga Cepat Lapuk

SAMARINDA. Genangan air yang merendam sejumlah rumah warga di Jalan Kemangi setiap kali hujan deras…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Warga Bantuas Dukung Jalan Tol, Pemilik 38 Bidang Tanah Setuju Hasil Pengukuran

SAMARINDA. Penuntasan persoalan kelanjutan pengerjaan jalan tol segmen Palaran terus dilakukan. Bahkan…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Samarinda Seberang Antisipasi Bonus Demografi

SAMARINDA. Sebagai daerah berkembang, masalah kependudukan wajib mendapat perhatian di Samarinda Seberang.…

Selasa, 19 September 2017 02:04

KABAR BAIK..!! Anggrek Hitam Bisa Dibudidayakan, Bisa Dikomersilkan?

TENGGARONG. Meski termasuk tanaman yang dilindungi dan diawasi secara ketat, tak menutup kemungkinan…

Senin, 18 September 2017 00:17

Harga Elpiji Berangsur Normal

SAMARINDA. Berbagai langkah dilakukan untuk menanggulangi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Samarinda.…

Senin, 18 September 2017 00:15

Anggaran Minim, Kerja Jalan Terus

SAMARINDA. Kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) kurang sehat, tak jadi penghalang Tim Dinas Perumahan…

Jumat, 15 September 2017 17:30

Di Samarinda, Tak Boleh Beli Dua 2 Tabung Gas

SAMARINDA. Tak hanya mengawal distribusi gas elpiji 3 Kg agar tepat sasaran, jumlah pembelian juga dibatasi.…

Jumat, 15 September 2017 17:28

Jalan Ini Rawan Kecelakaan dan Biang Macet

SAMARINDA. Sebagian lubang di Jalan Pramuka, perbatasan Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda…

Kamis, 14 September 2017 17:17

Peredaran “Melon” Dipantau Intens

SAMARINDA. Untuk memastikan distribusi gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran, pengawasan terus ditingkatkan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .