MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 13 Juli 2017 12:02
TAJIR..!! Tambak Undang Sekali Panen Rp 1,5 M

Pertama di Kaltim Budidaya Vaname

PERTAMA DI KALTIM. Kadis Perikanan Fuadi (baju merah) dan Nasir Junaid saat meninjau lokasi tambak kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Budidaya perikanan di Kaltim memang masih kecil dalam menyumbang produksi. Di saat masyarakat mencibir pola budidaya perikanan, salah satu pengusaha budidaya udang jenis vaname, M Nasir Junaid di Berau, Mantaritip Kecamatan Sambaliung, terbukti bisa menghasilan sedikitnya Rp 1 miliar dalam 90 hari.

Bahkan menurut Kepala Dinas Perikanan Berau, Fuadi pola budidaya ini mampu menghasilakn lebih banyak pendapatan dibandingkan tangkap langsung. Tambak dengan metode ramah lingkungan dan tergolong modern ini diklaim menjadi pilot project pertama di Kaltim. “Selama ini kan budidaya itu memang tidak terlalu diminati masyarakat nelayanan karena modal dan harus menunggu, dibandingkan dengan pola tangkap langsung. Tetapi tambak yang di Mantaritip ini menjadi contoh keberhasilan budidaya undang,” jelasnya, Rabu (12/7) kemarin.

Menurut Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih,  tambak M Nasir Junaid yang sudah sempat sekali panen menjadi percontohan tambak udang modern di Kaltim. Dimana mulai dari pelepasan benur (benih) hingga panen menggunakan metode dan alat non tradisional. “Memang yang pertama di Kaltim dan semoga ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat nelayan untuk merangsang minat budidaya,” ungkapnya.

Sementara itu, pendamping dari Dinas Perikanan Jen Muhammad yang ditemui dilokasi tambak menyebutkan, tambak intensif sebenarnya sudah ada. “Tetapi metode tambak super intensif seperti yang diterapkan di sini (Mantaritip, Red) baru yang pertama di Kaltim dan sudah terbukti berhasil sangat baik,” jelasnya.
Jenis udang yang dibudidayakan berasal dari Panama dan diberi nama vaname yang memiliki keunggulan tahan terhadap penyakit dan lebih cepat besar dibandingkan udang jenis lain.

Diterangkannya, metode penggunaan air payau di sekitar tambak melalui dua kali proses treatment dengan mengukur pH air secara akurat. Penggunaan kincir air untuk menghasilkan oxygen termasuk dengan penggunaan alat lebih canggih untuk menghembuskan oxygen murni ke dalam kolam dilakukan.

Pemilik tambak, Nasir Junaid menjelaskan sengaja membuka tambak dan mengambil lokasi yang lebih dekat dengan laut dengan alasan mencari air yang paling cocok untuk udang jenis vaname ini.

Dalam panen perdana dari empat kotak tambak miliknya menghasilkan 25 ton udang atau dengan nilai jual mencapai Rp 1,5 miliar baru-baru ini. “Masih terus membangun, rencananya mau tambah lagi menjadi tiga belas,” ungkapnya.

Dirinya mengaku menyiapkan tambak miliknya sebagai pilot project bekerja sama dengan Dinas Perikanan Berau untuk menjadi sekolah bagi nelayan yang ingin berguru. “Kami siap bekerjasama membantu warga nelayan yang ingin belajar metode yang kita terapkan,” sebutnya.

Bahkan dirinya berencana membuka peluang invenstasi bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan menyiapkan kotak-kotak tambak baru yang masih dalam proses permbuatan. (as/sal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 15:49

Imigrasi Awasi 106 WNA

TANJUNG REDEB. Meningkatkan hubungan kerja dengan negara-negara lain dalam pembangunan nasional, dikemas…

Rabu, 17 Januari 2018 15:41

36 Item Proyek Multiyears Dikawal Kejari

SANGATTA. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta tahun ini akan kerja keras melakukan pendampingan terhadap…

Senin, 15 Januari 2018 01:08

Defisit, Tak Sanggup Tangani Bujangga

TANJUNG REDEB. Jalur jalan Gatot Subroto khususnya di kawasan Bujangga telah dibuka untuk roda 2 dan…

Senin, 15 Januari 2018 01:04

Nasib Honorer K2 Ngambang

SANGATTA. Nasib sekitar 150 orang honorer K2 di Kutim, belum jelas. Meskipun sesuai aturan PP 48 mereka…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:47

Gaji PNS dan TK2D Aman untuk 6 Bulan

SANGATTA. Gaji untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kutim dipastikan…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:44

Kontainer Diminta Tak Lewat Jalan H Isa III

TANJUNG REDEB. Jalan H Isa III, Kecamatan Tanjung Redeb, kini dalam kondisi rusak. Kerusakan tersebut…

Jumat, 12 Januari 2018 17:17

Komisi III Lakukan Evaluasi

TANJUNG REDEB. Memasuki tahun anggaran 2018, Komisi III DPRD Berau mulai  melakukan evaluasi terhadap…

Jumat, 12 Januari 2018 17:15

Terancam Copot Jabatan

SANGATTA. Pesta Demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mulai ramai. Apalagi setelah keempat…

Kamis, 11 Januari 2018 18:00

Pemkab Siap Berutang

TANJUNG REDEB. Untuk pembiayaan proyek-proyek Besar, Pemkab Berau siap berutang ke pemerintah pusat.…

Kamis, 11 Januari 2018 17:58

Proses Panjang, Lahan Belum Siap

SANGATTA.  Meskipun pembangunan Bandara Sangkima telah dianggarkan dalam proyek tahun jamak, namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .