MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 13 Juli 2017 12:02
TAJIR..!! Tambak Undang Sekali Panen Rp 1,5 M

Pertama di Kaltim Budidaya Vaname

PERTAMA DI KALTIM. Kadis Perikanan Fuadi (baju merah) dan Nasir Junaid saat meninjau lokasi tambak kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Budidaya perikanan di Kaltim memang masih kecil dalam menyumbang produksi. Di saat masyarakat mencibir pola budidaya perikanan, salah satu pengusaha budidaya udang jenis vaname, M Nasir Junaid di Berau, Mantaritip Kecamatan Sambaliung, terbukti bisa menghasilan sedikitnya Rp 1 miliar dalam 90 hari.

Bahkan menurut Kepala Dinas Perikanan Berau, Fuadi pola budidaya ini mampu menghasilakn lebih banyak pendapatan dibandingkan tangkap langsung. Tambak dengan metode ramah lingkungan dan tergolong modern ini diklaim menjadi pilot project pertama di Kaltim. “Selama ini kan budidaya itu memang tidak terlalu diminati masyarakat nelayanan karena modal dan harus menunggu, dibandingkan dengan pola tangkap langsung. Tetapi tambak yang di Mantaritip ini menjadi contoh keberhasilan budidaya undang,” jelasnya, Rabu (12/7) kemarin.

Menurut Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih,  tambak M Nasir Junaid yang sudah sempat sekali panen menjadi percontohan tambak udang modern di Kaltim. Dimana mulai dari pelepasan benur (benih) hingga panen menggunakan metode dan alat non tradisional. “Memang yang pertama di Kaltim dan semoga ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat nelayan untuk merangsang minat budidaya,” ungkapnya.

Sementara itu, pendamping dari Dinas Perikanan Jen Muhammad yang ditemui dilokasi tambak menyebutkan, tambak intensif sebenarnya sudah ada. “Tetapi metode tambak super intensif seperti yang diterapkan di sini (Mantaritip, Red) baru yang pertama di Kaltim dan sudah terbukti berhasil sangat baik,” jelasnya.
Jenis udang yang dibudidayakan berasal dari Panama dan diberi nama vaname yang memiliki keunggulan tahan terhadap penyakit dan lebih cepat besar dibandingkan udang jenis lain.

Diterangkannya, metode penggunaan air payau di sekitar tambak melalui dua kali proses treatment dengan mengukur pH air secara akurat. Penggunaan kincir air untuk menghasilkan oxygen termasuk dengan penggunaan alat lebih canggih untuk menghembuskan oxygen murni ke dalam kolam dilakukan.

Pemilik tambak, Nasir Junaid menjelaskan sengaja membuka tambak dan mengambil lokasi yang lebih dekat dengan laut dengan alasan mencari air yang paling cocok untuk udang jenis vaname ini.

Dalam panen perdana dari empat kotak tambak miliknya menghasilkan 25 ton udang atau dengan nilai jual mencapai Rp 1,5 miliar baru-baru ini. “Masih terus membangun, rencananya mau tambah lagi menjadi tiga belas,” ungkapnya.

Dirinya mengaku menyiapkan tambak miliknya sebagai pilot project bekerja sama dengan Dinas Perikanan Berau untuk menjadi sekolah bagi nelayan yang ingin berguru. “Kami siap bekerjasama membantu warga nelayan yang ingin belajar metode yang kita terapkan,” sebutnya.

Bahkan dirinya berencana membuka peluang invenstasi bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan menyiapkan kotak-kotak tambak baru yang masih dalam proses permbuatan. (as/sal)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…

Kamis, 16 November 2017 17:43

Best Airport Kado UPBU Untuk Pemkab Berau

TANJUNG REDEB. Untuk kesekian kalinya, Bandara Kalimarau, Berau mampu menorehkan nama dalam daftar peraih…

Kamis, 16 November 2017 17:39

Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun

SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan.…

Rabu, 15 November 2017 16:13

All Out Tata Sektor Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB. Program pengembangan sektor pariwisata masuk dalam salah satu kebijakan Pemkab Berau…

Rabu, 15 November 2017 16:11

Ikan Kutim Banyak Dinikmati Bontang

SANGATTA. Kutim dengan garis pantai yang memanjang hingga 150 kilometer, seharusnya jadi modal untuk…

Senin, 13 November 2017 00:21

Lindungi Tenaga Kerja Lokal Melalui Perda

TANJUNG REDEB. Jumlah putra-putri daerah Kabupaten Berau yang belum terserap lapangan pekerjaan masih…

Senin, 13 November 2017 00:18

Sampai Jabatan Bupati Berakhir

SANGATTA.  Utang Pemkab Kutim hingga 2021, khususnya untuk proyek multiyears akan menelan biaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .