MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 13 Juli 2017 12:02
TAJIR..!! Tambak Undang Sekali Panen Rp 1,5 M

Pertama di Kaltim Budidaya Vaname

PERTAMA DI KALTIM. Kadis Perikanan Fuadi (baju merah) dan Nasir Junaid saat meninjau lokasi tambak kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB. Budidaya perikanan di Kaltim memang masih kecil dalam menyumbang produksi. Di saat masyarakat mencibir pola budidaya perikanan, salah satu pengusaha budidaya udang jenis vaname, M Nasir Junaid di Berau, Mantaritip Kecamatan Sambaliung, terbukti bisa menghasilan sedikitnya Rp 1 miliar dalam 90 hari.

Bahkan menurut Kepala Dinas Perikanan Berau, Fuadi pola budidaya ini mampu menghasilakn lebih banyak pendapatan dibandingkan tangkap langsung. Tambak dengan metode ramah lingkungan dan tergolong modern ini diklaim menjadi pilot project pertama di Kaltim. “Selama ini kan budidaya itu memang tidak terlalu diminati masyarakat nelayanan karena modal dan harus menunggu, dibandingkan dengan pola tangkap langsung. Tetapi tambak yang di Mantaritip ini menjadi contoh keberhasilan budidaya undang,” jelasnya, Rabu (12/7) kemarin.

Menurut Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih,  tambak M Nasir Junaid yang sudah sempat sekali panen menjadi percontohan tambak udang modern di Kaltim. Dimana mulai dari pelepasan benur (benih) hingga panen menggunakan metode dan alat non tradisional. “Memang yang pertama di Kaltim dan semoga ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat nelayan untuk merangsang minat budidaya,” ungkapnya.

Sementara itu, pendamping dari Dinas Perikanan Jen Muhammad yang ditemui dilokasi tambak menyebutkan, tambak intensif sebenarnya sudah ada. “Tetapi metode tambak super intensif seperti yang diterapkan di sini (Mantaritip, Red) baru yang pertama di Kaltim dan sudah terbukti berhasil sangat baik,” jelasnya.
Jenis udang yang dibudidayakan berasal dari Panama dan diberi nama vaname yang memiliki keunggulan tahan terhadap penyakit dan lebih cepat besar dibandingkan udang jenis lain.

Diterangkannya, metode penggunaan air payau di sekitar tambak melalui dua kali proses treatment dengan mengukur pH air secara akurat. Penggunaan kincir air untuk menghasilkan oxygen termasuk dengan penggunaan alat lebih canggih untuk menghembuskan oxygen murni ke dalam kolam dilakukan.

Pemilik tambak, Nasir Junaid menjelaskan sengaja membuka tambak dan mengambil lokasi yang lebih dekat dengan laut dengan alasan mencari air yang paling cocok untuk udang jenis vaname ini.

Dalam panen perdana dari empat kotak tambak miliknya menghasilkan 25 ton udang atau dengan nilai jual mencapai Rp 1,5 miliar baru-baru ini. “Masih terus membangun, rencananya mau tambah lagi menjadi tiga belas,” ungkapnya.

Dirinya mengaku menyiapkan tambak miliknya sebagai pilot project bekerja sama dengan Dinas Perikanan Berau untuk menjadi sekolah bagi nelayan yang ingin berguru. “Kami siap bekerjasama membantu warga nelayan yang ingin belajar metode yang kita terapkan,” sebutnya.

Bahkan dirinya berencana membuka peluang invenstasi bagi siapa saja yang ingin bergabung dengan menyiapkan kotak-kotak tambak baru yang masih dalam proses permbuatan. (as/sal)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:44

Izin Galian C, tapi Kok Keruk Batubara...?

TANJUNG REDEB. Aktivitas pematangan lahan di jalan Gatot Subroto menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya…

Rabu, 20 September 2017 16:50

Jawaban Pengawas Bikin Legislator Sewot

TANJUNG REDEB. Sidak 3 anggota DPRD Berau di proyek Jalan Milono, Tanjung Redeb, Senin (18/9) lalu,…

Rabu, 20 September 2017 16:48

ASTAGA..!! Ada 44 Toko Obat Tak Kantongi Izin

BONTANG. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang memastikan jika saat ini terdapat…

Selasa, 19 September 2017 02:09

Gedung Olahraga Dijadikan Tempat "Main Kuda-Kudaan"

BONTANG. Gedung Sport Center Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, kini diduga juga menjadi tempat…

Selasa, 19 September 2017 02:08

Bakal Bangun Rusunwa Lagi

BONTANG. Setelah realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kelurahan Api-api yang…

Selasa, 19 September 2017 02:07

WADUH..!! APBD Kutim Defisit Rp 250 Miliar

SANGATTA.  Kekhawatiran akan  defisit  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kutim…

Selasa, 19 September 2017 02:07

Polisi Geruduk Apotek

BONTANG. Antisipasi dini dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang, terkait penyalahgunaan…

Senin, 18 September 2017 00:21

Dampak Negatif Kebijakan Pusat

TANJUNG REDEB. Kebijakan pemerintah pusat melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan…

Senin, 18 September 2017 00:19

Mobil Jalan Sendiri Nyaris Bikin Celaka

BONTANG. Ini peringatan untuk kita semua untuk tidak meninggalkan anak seorang diri dalam ruang kemudi…

Sabtu, 16 September 2017 14:12

Rp 500 Juta untuk Bangun Tandon

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) membangun tandon air untuk warga Desa Pangadan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .