MANAGED BY:
KAMIS
18 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 13 Juli 2017 11:46
LOH KOK BISA..!! Mi Mengandung Babi Ini Masih Beredar

Empat Produk Dipastikan Mengandung DNA Babi

PROKAL.CO, Mi Samyang asal Korea Selatan yang sempat dilarang beredar karena mengandung DNA babi, nyatanya masih dijual di pasaran. Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda pun membenarkan hal itu.

KEPALA BPOM Samarinda, Fanani Mahmud mengaku tidak semua produk Mi Samyang ditarik dari pasaran. Yang dilarang dijualbelikan adalah Samyang Mi Instan U-Dong dengan nomor register BPOM RI ML 231509497014, dan Samyang Rasa Kimci dengan nomor ML 231509448014. Perintah penarikan produk tersebut didasarkan pada surat edaran BPOM RI dengan  nomor IN.08.04.532.06.17.2432 per 15 Juni lalu.

 “Jadi dari empat jenis Mi Samyang, yang dua sudah dilarang beredar sesuai dengan edaran BPOM pusat. Nah, berarti hanya dua yang dinilai layak beredar dan sekarang ada dijual,” jelas Fanani belum lama ini.

Dia pun menerangkan proses pengambilan sampling Mi Samyang di beberapa daerah, seperti Samarinda, Balikpapan, Paser, Bontang hingga Kaltara. Total 98 sarana perbelanjaan yang dikunjungi BPOM bersama OPD terkait kala itu. “Dan tidak ditemukan mi (asal, Red) Korea yang mengandung babi. Mi Samyang Korea-nya ada, tapi bukan yang jenis dilarang tadi,” ulas Fanani.

Uniknya empat jenis Mi Samyang tersebut sama-sama mendapat nomor register dari BPOM. Fanani juga membeber semula keempatnya dalam proses pendaftaran lalu analisis produk, tidak menemukan adanya kandungan babi dalam dokumen. Alhasil, Mi Samyang dinyatakan lulus oleh BPOM pusat, sehingga berhak mendapat nomor registrasi.

“Ternyata setelah di cek lapangan oleh tim di pusat, kok ternyata ada kandungan babinbya. Maka dua jenis yang ada babinya itu yang dicabut nomor registernya,” tegas Fanani.

Lantas, apa kerugian produk yang dicabut nomor registernya oleh BPOM? Konsekuensinya produk tersebut dilarang beredar.  
Kontroversi mi samyang tidak hanya pada kandungannya yang terdapat DNA babi. Beberapa produk mi samyang bahkan sempat mencantumkan logo halal pada kemasan. Buruknya, logo halal tersebut bukan didapat melalui izin lembaga Lembaga Pengkajian Pangan dan Obat-obatan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

“Kalau membuat logo halal sendiri semua juga bisa. MUI punya standar yaitu logo halal disertai 14 digit nomor,” ujar Songko sapaan akrabnya.  
Songko menambahkan semua makanan, minuman dan kosmetik yang beredar semestinya mengikuti ketentuan sesuai UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). “Perlu sekali. Karena disitu untuk produk yang halal harus ada sertifikasinya. Kecuali untuk yang tidak halal, harus dilampirkan kandungannya secara jelas,” jelasnya.

Sayangnya pengawasan barang impor seperti itu lanjutnya merupakan kewenangan dari LP-POM MUI Pusat, bukan di daerah. “Tapi dilihat juga kalau di kemasannya ada tulisan ML, berarti itu resmi,” terangnya. ML sendiri artinya makanan luar negeri. Jika makanan diproduksi secara domestik akan dicap MD (makan dalam negeri, Red). Simbol resmi itu dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sementara untuk kehalalan produk dikeluarkan LP-POM MUI. (cyn/aya)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 16:08

201 Pegawai Pemkot Terima Penghargaan

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kembali menganugerahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada para…

Rabu, 17 Januari 2018 16:04

Targetkan Selesai Oktober

SAMARINDA. Tiga kontraktor yakni PT Waskita, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Jaya Konstruksi yang…

Senin, 15 Januari 2018 00:54

PSK Masih “Jajah” Ibu Kota

SAMARINDA. Ratusan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) dari lokalisasi masih tertahan di Kaltim. Beberapa…

Senin, 15 Januari 2018 00:52

Warga Bongkar Rumahnya Sendiri

SAMARINDA. Sebanyak 16 warga Sungai Siring, Samarinda Utara, yang rumahnya masuk dalam lahan Bandara…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:34

Lubang Jalan A Yani Mengancam

SAMARINDA. Para pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di RT 34, Kelurahan Temindung…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:29

Material Proyek Jadi Sorotan

SAMARINDA. Meski pembangunan saluran air di Jalan Wahid Hasyim II, Samarinda Utara sudah selesai sejak…

Jumat, 12 Januari 2018 17:10

Sengketa Lahan BSB Berakhir

SAMARINDA. Penyelesaian sengketa jalan masuk ke Bandara APT Pranoto atau yang lebih dikenal dengan Bandara…

Kamis, 11 Januari 2018 17:53

Rusmadi Resmi Mundur

SAMARINDA. Sekprov Kaltim Rusmadi akhirnya menanggalkan jabatannya karena ikut menjadi peserta Pilgub…

Rabu, 10 Januari 2018 18:18

Samarinda Krisis Truk Pengangkut Sampah

SAMARINDA. Aktifitas truk pengangkut sampah di Kota Tepian dikeluhkan. Pasalnya, pengangkutan dilakukan…

Rabu, 10 Januari 2018 18:15

Maret Test Landing

SAMARINDA. Proyek pembangunan Bandrara Samarinda Baru yang berganti nama menjadi Bandara Aji Pangeran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .