MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

OLAHRAGA

Rabu, 12 Juli 2017 15:12
Berkat Gol Sepak Takraw

1 Borneo FC vs Mitra Kukar 0

PROKAL.CO, SAMARINDA. Laga Derby Mahakam di Stadion Segiri sore kemarin menjadi milik Borneo FC. Kemenangan yang diraih dengan susah payah itu terjadi berkat gol Lerby Eliandri dengan gol layaknya teknik sepak takraw. Gol yang membuat Pusamania bersorak itu terjadi satu jam setelah laga dimulai.
Kedua tim sebenarnya tampil berimbang, tapi peluang pertama justru didapat Mitra Kukar. Akselerasi Andre Agustiar Prakoso di menit 5 berhasil menerobos pertahanan Pesut Etam. Sayang saat berhadapan dengan Kiper M Ridho, tendangannya melambung jauh.
Sebagai tuan rumah, Borneo FC langsung membalas. Kali ini umpan Shane Smeltz ke Lerby yang sudah berhasil melewati Kiper Mitra Kukar Joko Ribowo di menit 12 masih digagalkan Jorge Gotor. Selanjutnya, justru tim berjuluk Naga Mekes itu yang banyak menekan. Sementara anak asuh Dragan Djukanovic lebih banyak salah umpan. Tapi tak ada gol yang tercipta sampai jeda turun minum.
Memulai babak kedua, Borneo FC langsung menyerang, tapi Mitra Kukar juga tampil terbuka. Hasilnya jual beli serangan pun terjadi sepanjang paruh kedua ini. Dragan menarik Smeltz digantikan Patrich Wanggai dan Dody Alfayed mengganti Sultan Samma.
Akhirnya di menit 61 Stadion Segiri bergemuruh oleh sorakan pendukung tim berjuluk Pesut Etam. Proses gol ke-8 Lerby ini juga terbilang spektakuler sebab dihasilkan melalui tendangan yang menyerupai teknik sepak takraw.
Berawal dari penetrasi Leonard Tupamahu di sayap kanan, umpan yang dilepaskan mengarah kepada Ponaryo Astaman. Coba mengontrol bola, tapi justru bola itu melambung ke atas menuju Lerby. Posisinya yang di depan bola, membuat pemain bernomor punggung 12 memilih melakukan tendangan salto.
Usai itu pemain Mitra Kukar sempat mogok akibat mengganggap Lerby sudah berada dalam posisi offside. Namun, akhirnya laga kembali berlanjut meskipun keputusan wasit Abdul Rahman Salasa ini dipertanyakan pemain Naga Mekes.
Ingin mengejar ketertinggalan, Oh In-kyun diganti Anindito Wahyu. Hasilnya serangan Mitra jadi menggigit. Tapi peluang baru datang di menit 74, usaha Marclei Santos yang melepaskan bola lambung melewati M Ridho, tapi digagalkan mistar gawang. Pesut Etam terus mencoba keluar dari tekanan, tapi Mitra terus mengurung pertahanan Borneo FC. Masuknya Monieaga Bagus Suwardi pun tak mengubah kedudukan hingga menit akhir.
Atas hasil ini, Pelatih Borneo FC Dragan Djukanovic kali ini sangat mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Bahkan ia menyebut jika seluruh tim tampil dengan mengeluarkan 100 persen kemampuan mereka. “Saya memberikan selamat kepada seluruh pemain saya. Saya tahu ini laga sulit dan ini derby, apalagi waktu istirahat yang mepet,” ucap Dragan.
Ditanya terkait keberhasilan mempertahankan rekor sempurna di laga kandang, pelatih asal Montenegro ini mengatakan jika sudah selayaknya tim ini bagus di tiap laga. Hanya sejauh ini yang berhasil dimaksimalkan adalah laga kandang. “Ini luar biasa bagi kami, karena hanya kami dan PSM Makassar yang sapu bersih laga kandang. Jika melihat komposisi tim sudah selayaknya itu bisa diraih,” sebutnya.
Terpisah pelatih Mitra Kukar, Jafri Sastra menilai jika timnya kali ini benar-benar dirugikan dengan keputusan wasit. Menurutnya, protes pemainnya memang karena posisi Lerby sebelum mencetak gol sudah offside. “Selamat untuk Borneo yang menang, tapi tentu dengan susah payah. Setelah itu saya juga apresiasi semangat pemain. Sayang permainan ini ternoda keputusan wasit,” ucapnya.
Hanya ketika tayangan ulang di televisi, terlihat jika masih ada bek kiri Mitra Kukar Saiful Ramadhan yang terlambat maju. Atas dasar itu pula mungkin yang membuat wasit Abdul Rahman Salasa yang memimpin laga mengesahkan gol Lerby. (hfz/nin)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 11:31

BENAHI KEKUATAN FISIK

SAMARINDA. Borneo FC punya kans besar mendulang tiga angka lagi, saat menjamu Perseru Serui  di…

Rabu, 19 Juli 2017 12:00

TENGAH KIAN SOLID

SAMARINDA. Lini tengah Borneo FC dipastikan bakal lebih solid dan variatif untuk opsi pemain yang akan…

Selasa, 18 Juli 2017 01:33

UBAH TEMPO BERMAIN

SAMARINDA. Skuad Borneo FC tak langsung balik ke Kota Tepian usai laga melawan Persija Jakarta Minggu…

Selasa, 18 Juli 2017 01:32

Pendekatan Khusus ke Smeltz

PERGANTIAN pelatih di tubuh tim Borneo FC dari Dragan Djukanovic ke Ricky Nelson, masih perlu beberapa…

Senin, 17 Juli 2017 14:59

Ricky Perlu Waktu

SAMARINDA. Debut Ricky Nelson sebagai pelatih tim senior Borneo FC di kompetisi resmi harus tercoreng.…

Minggu, 16 Juli 2017 22:05

Persija Jakarta v Borneo FC

SAMARINDA. Pertandingan berat dilakoni Borneo FC kala bertemu Persija Jakarta sore ini di Stadion Patriot…

Sabtu, 15 Juli 2017 11:25

DRAGAN RESMI DIDEPAK

SAMARINDA. Usai sudah petualangan Dragan Djukanovic bersama Borneo FC untuk mengarungi Liga 1 musim…

Jumat, 14 Juli 2017 15:08

Dragan Dipecat, Ricky Nelson Pimpin Latihan Pesut Etam

SAMARINDA. Kunihiro Yamashita, Asri Akbar dan Wahyudi Hamisi tampak begitu akrab dengan sosok satu ini…

Kamis, 13 Juli 2017 12:05

Pusamania Tetap Atraktif

SAMARINDA. Laga Derby Mahakam antara Borneo FC versus Mitra Kukar lalu rupanya masih menyisakan berbagai…

Rabu, 12 Juli 2017 15:12

Berkat Gol Sepak Takraw

SAMARINDA. Laga Derby Mahakam di Stadion Segiri sore kemarin menjadi milik Borneo FC. Kemenangan yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .