MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 12 Juli 2017 15:07
Wisata Pulau Pangempang Terkendala Infrastruktur

Jalan Rusak Masih Rusak

WISATA KUKAR. Salah seorang pengunjung menikmati fasilitas di pantai di Pulau Pangempang.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Meski telah menjadi tujuan wisatawan dari berbagai daerah, pengembangan objek wisata Pulau Pangempang di Kecamatan Muara Badak masih terkendala akses jalan yang tidak memadai. Kondisi tersebut dikeluhkan pihak pengelola pantai lantaran khawatir pengujung yang sudah pernah datang tidak mau kembali datang, imbas tidak nyaman dengan jalan yang rusak.

Pengelola Pantai Padritalopi Ahmad mengatakan, pihaknya bersama beberapa warga setempat telah menginventarisir kerusakan jalan yang ternyata berjumlah 33 titik. Sebagian besar jalan berlubang karena aspal dan batu yang telah tekikis.  
Sejak lama tidak pernah ada pengaspalan di jalur menuju Pulau Pangempang. Kondisi itu sangat disesalkan, di tengah tingginya kunjungan wisatawan. Meski masih dikelola secara perorangan, jumlah pengujung Pulau Pengempang ditaksir mencapai belasan ribu saat musim libur.
"Total kita hitung 33 titik yang rusah, bahkan ada beberapa yang lubangnya sangat dalam sehingga mobil pengunjung sampai sangkut," ujar Ahmad.

Sembari menunggu perbaikan dari pemerintah, warga setempat sudah melakukan upaya penambalan seadaanya. Namun karena keterbatasan biaya dan tenaga, baru tujuh lubang yang berhasil ditambal. Dengan begitu masih ada 24 titik kerusakan jalan yang harus diperbaiki.
"Saya dan beberapa warga di sini mau tidak mau patungan beli batu untuk menambal jalan-jalan yang rusak. Saat kunjungan pak Sekkab saya sudah sampaikan ini, semoga bisa segara diperbaiki," harap Ahmad.

Saat ini, di sepanjang Jalur Poros Muara Badak-Marangkayu yang menjadi satu-satunya akses masuk Pulau Pangempang terdapat tiga jembatan yang membutuhkan perbaikan, disamping kondisi jalan yang juga rusak dan membahayakan. Saat musim hujan, bayak pengendara sepeda motor yang jatuh akibat tergelincir di lubang. Terlebih saat malam, jalur poros tersebut juga minim penerangan sehingga rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.
"Kalau anak-anak SMP dan SMA pulang sekolah sering itu jatuh, kasihan kita liatnya," tuturnya.

Hal senada diterangkan seorang pengunjung bernama Ramadan. Warga asal Balikpapan itu sangat menyayangkan objek wisata seindah Pulau Pangempang tidak ditunjang dengan fasilitas dan akses jalan yang memadai. Ramadan yang datang bersama belasan anggota club motornya, mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan yang berlubang dan membahayakan.
"Kami sudah datang jauh-jauh ketemu jalan rusak jelas tak nyaman. Apalagi kalau sampi ada yang jatuh atau motor rusak gara-gara terperosok lubang," ungkapnya.(man/rin)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…

Kamis, 16 November 2017 17:43

Best Airport Kado UPBU Untuk Pemkab Berau

TANJUNG REDEB. Untuk kesekian kalinya, Bandara Kalimarau, Berau mampu menorehkan nama dalam daftar peraih…

Kamis, 16 November 2017 17:39

Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun

SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan.…

Rabu, 15 November 2017 16:13

All Out Tata Sektor Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB. Program pengembangan sektor pariwisata masuk dalam salah satu kebijakan Pemkab Berau…

Rabu, 15 November 2017 16:11

Ikan Kutim Banyak Dinikmati Bontang

SANGATTA. Kutim dengan garis pantai yang memanjang hingga 150 kilometer, seharusnya jadi modal untuk…

Senin, 13 November 2017 00:21

Lindungi Tenaga Kerja Lokal Melalui Perda

TANJUNG REDEB. Jumlah putra-putri daerah Kabupaten Berau yang belum terserap lapangan pekerjaan masih…

Senin, 13 November 2017 00:18

Sampai Jabatan Bupati Berakhir

SANGATTA.  Utang Pemkab Kutim hingga 2021, khususnya untuk proyek multiyears akan menelan biaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .