MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 12 Juli 2017 15:07
Wisata Pulau Pangempang Terkendala Infrastruktur

Jalan Rusak Masih Rusak

WISATA KUKAR. Salah seorang pengunjung menikmati fasilitas di pantai di Pulau Pangempang.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Meski telah menjadi tujuan wisatawan dari berbagai daerah, pengembangan objek wisata Pulau Pangempang di Kecamatan Muara Badak masih terkendala akses jalan yang tidak memadai. Kondisi tersebut dikeluhkan pihak pengelola pantai lantaran khawatir pengujung yang sudah pernah datang tidak mau kembali datang, imbas tidak nyaman dengan jalan yang rusak.

Pengelola Pantai Padritalopi Ahmad mengatakan, pihaknya bersama beberapa warga setempat telah menginventarisir kerusakan jalan yang ternyata berjumlah 33 titik. Sebagian besar jalan berlubang karena aspal dan batu yang telah tekikis.  
Sejak lama tidak pernah ada pengaspalan di jalur menuju Pulau Pangempang. Kondisi itu sangat disesalkan, di tengah tingginya kunjungan wisatawan. Meski masih dikelola secara perorangan, jumlah pengujung Pulau Pengempang ditaksir mencapai belasan ribu saat musim libur.
"Total kita hitung 33 titik yang rusah, bahkan ada beberapa yang lubangnya sangat dalam sehingga mobil pengunjung sampai sangkut," ujar Ahmad.

Sembari menunggu perbaikan dari pemerintah, warga setempat sudah melakukan upaya penambalan seadaanya. Namun karena keterbatasan biaya dan tenaga, baru tujuh lubang yang berhasil ditambal. Dengan begitu masih ada 24 titik kerusakan jalan yang harus diperbaiki.
"Saya dan beberapa warga di sini mau tidak mau patungan beli batu untuk menambal jalan-jalan yang rusak. Saat kunjungan pak Sekkab saya sudah sampaikan ini, semoga bisa segara diperbaiki," harap Ahmad.

Saat ini, di sepanjang Jalur Poros Muara Badak-Marangkayu yang menjadi satu-satunya akses masuk Pulau Pangempang terdapat tiga jembatan yang membutuhkan perbaikan, disamping kondisi jalan yang juga rusak dan membahayakan. Saat musim hujan, bayak pengendara sepeda motor yang jatuh akibat tergelincir di lubang. Terlebih saat malam, jalur poros tersebut juga minim penerangan sehingga rawan kecelakaan dan tindak kejahatan.
"Kalau anak-anak SMP dan SMA pulang sekolah sering itu jatuh, kasihan kita liatnya," tuturnya.

Hal senada diterangkan seorang pengunjung bernama Ramadan. Warga asal Balikpapan itu sangat menyayangkan objek wisata seindah Pulau Pangempang tidak ditunjang dengan fasilitas dan akses jalan yang memadai. Ramadan yang datang bersama belasan anggota club motornya, mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan yang berlubang dan membahayakan.
"Kami sudah datang jauh-jauh ketemu jalan rusak jelas tak nyaman. Apalagi kalau sampi ada yang jatuh atau motor rusak gara-gara terperosok lubang," ungkapnya.(man/rin)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:44

Izin Galian C, tapi Kok Keruk Batubara...?

TANJUNG REDEB. Aktivitas pematangan lahan di jalan Gatot Subroto menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya…

Rabu, 20 September 2017 16:50

Jawaban Pengawas Bikin Legislator Sewot

TANJUNG REDEB. Sidak 3 anggota DPRD Berau di proyek Jalan Milono, Tanjung Redeb, Senin (18/9) lalu,…

Rabu, 20 September 2017 16:48

ASTAGA..!! Ada 44 Toko Obat Tak Kantongi Izin

BONTANG. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang memastikan jika saat ini terdapat…

Selasa, 19 September 2017 02:09

Gedung Olahraga Dijadikan Tempat "Main Kuda-Kudaan"

BONTANG. Gedung Sport Center Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, kini diduga juga menjadi tempat…

Selasa, 19 September 2017 02:08

Bakal Bangun Rusunwa Lagi

BONTANG. Setelah realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kelurahan Api-api yang…

Selasa, 19 September 2017 02:07

WADUH..!! APBD Kutim Defisit Rp 250 Miliar

SANGATTA.  Kekhawatiran akan  defisit  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kutim…

Selasa, 19 September 2017 02:07

Polisi Geruduk Apotek

BONTANG. Antisipasi dini dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang, terkait penyalahgunaan…

Senin, 18 September 2017 00:21

Dampak Negatif Kebijakan Pusat

TANJUNG REDEB. Kebijakan pemerintah pusat melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan…

Senin, 18 September 2017 00:19

Mobil Jalan Sendiri Nyaris Bikin Celaka

BONTANG. Ini peringatan untuk kita semua untuk tidak meninggalkan anak seorang diri dalam ruang kemudi…

Sabtu, 16 September 2017 14:12

Rp 500 Juta untuk Bangun Tandon

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) membangun tandon air untuk warga Desa Pangadan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .