MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Selasa, 11 Juli 2017 02:16
Wali Kota Bontang Masuk Nominasi

Program Smart City Dapat Pengakuan Tingkat Nasional

PROKAL.CO, BONTANG. Komitmen Pemkot Bontang untuk mewujudkan Bontang sebagai Green City mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan masuknya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, menjadi salah satu dari 104 nominasi penerima penghargaan Nirwasita Tantra 2016-2017 yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Penghargaan Nirwasita Tantra ini adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kepada kepala daerah yang dinilai bisa merumuskan dan menerapkan kebijakan, serta program kerja berbasis pembangunan yang berkelanjutan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerahnya masing-masing.
Penilaian penghargaan ini dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya dengan presentasi dan penilaian dengan melibatkan masyarakat. Sehingga penerima penghargaan ini program kerjanya benar-benar nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam presentase Neni mengangkat tiga isu. Yaitu isu potensi pencemaran air laut, kedua isu potensi pencemaran udara dan yang ketiga adalah isu kebutuhan air bersih yang semakin meningkat.
Respon yang dilakukan terkait isu pertama adalah dengan melakukan rehabilitasi terumbu karang, pembangunan IPAL di wilayah Pesisir serta pemantauan secara rutin kualitas air laut yang dilakukan pada 5 titik sampel, yaitu Pelabuhan Loktuan, Pelabuhan Tanjung Limau, Perairan Bontang Kuala, Muara Kanal Sekangat, Water Intake PT Indominco Mandiri.
Untuk isu kedua respons yang dilakukan adalah Pemkot Bontang melakukan upaya pemantauan kualitas emisi sumber tidak bergerak dan pemantauan kualitas udara ambient, yang rutin dilakukan setiap tahunnya.
“Yang paling penting saya sebagai Wali Kota Bontang mengimbau kepada pejabat eselon II dan III, agar setiap hari Senin menggunakan bus yang telah disediakan oleh pemkot. Sebagai sarana transportasi menuju ke kantor, karena dengan menggunakan bus sebagai sarana transportasi pegawai dapat dilakukan pengurangan emisi CO2 sebesar 0,99 ton per hari,” terang Neni.
Sedangkan respons untuk isu ketiga yaitu isu kebutuhan air bersih yang semakin meningkat. Neni menjelaskan bahwa sejauh ini Pemkot Bontang telah melakukan reboisasi dengan luas total 250 hektare, jumlah pohon 218.000 dan penghijauan dengan menggandeng pihak swasta, LSM dan masyarakat tahun 2012 – 2016 seluas 1.111,74 hektare dan 3.375.236 pohon serta Pemkot Bontang berupaya meningkatkan luasan kawasan lindung. Hingga 2016 telah dibangun 31 ruang terbuka hijau, taman dan hutan kota dengan total luasan mencapai 499,03 hektare. Dengan RTH Kota Bontang dengan target sesuai RTRW 2012-2032, yaitu 38,37 persen dari luas wilayah. Pada tahun 2016 RTH Kota Bontang telah mencapai 32,67 persen.
“Mohon doa dan dukungan seluruh lapisan masyarakat Kota Bontang. Bukan penghargaan yang dikejar, tetapi dengan masuk nominasi penerima penghargaan Nirwasita Tantra, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menandakan program dan visi misi Pemkot khususnya dalam bidang lingkungan hidup, sudah on the right track. Mengingat Kota Bontang yang ditetapkan sebagai kota industri dan kondesat, sangat rentan dengan degradasi lingkungannya besar. Ayo terus kita jaga dan lestarikan lingkungan kita. Save our earth dari Bontang, untukmu Indonesiaku,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, untuk pelestarian lingkungan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat Kota Bontang melalui penanaman pohon, Neni juga mengeluarkan Instruksi Wali Kota Bontang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penanaman Pohon Bagi Calon Pengantin serta Instruksi Wali Kota Bontang Nomor 9 tentang penanaman pohon bagi CPNS yang diangkat menjadi PNS, kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan tanda kehormatan setyalancana karya satya PNS. (ivr/adv/rin)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…

Kamis, 16 November 2017 17:43

Best Airport Kado UPBU Untuk Pemkab Berau

TANJUNG REDEB. Untuk kesekian kalinya, Bandara Kalimarau, Berau mampu menorehkan nama dalam daftar peraih…

Kamis, 16 November 2017 17:39

Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun

SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan.…

Rabu, 15 November 2017 16:13

All Out Tata Sektor Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB. Program pengembangan sektor pariwisata masuk dalam salah satu kebijakan Pemkab Berau…

Rabu, 15 November 2017 16:11

Ikan Kutim Banyak Dinikmati Bontang

SANGATTA. Kutim dengan garis pantai yang memanjang hingga 150 kilometer, seharusnya jadi modal untuk…

Senin, 13 November 2017 00:21

Lindungi Tenaga Kerja Lokal Melalui Perda

TANJUNG REDEB. Jumlah putra-putri daerah Kabupaten Berau yang belum terserap lapangan pekerjaan masih…

Senin, 13 November 2017 00:18

Sampai Jabatan Bupati Berakhir

SANGATTA.  Utang Pemkab Kutim hingga 2021, khususnya untuk proyek multiyears akan menelan biaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .