MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Selasa, 11 Juli 2017 02:16
Wali Kota Bontang Masuk Nominasi

Program Smart City Dapat Pengakuan Tingkat Nasional

PROKAL.CO, BONTANG. Komitmen Pemkot Bontang untuk mewujudkan Bontang sebagai Green City mendapat pengakuan di tingkat nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan masuknya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, menjadi salah satu dari 104 nominasi penerima penghargaan Nirwasita Tantra 2016-2017 yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Penghargaan Nirwasita Tantra ini adalah penghargaan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kepada kepala daerah yang dinilai bisa merumuskan dan menerapkan kebijakan, serta program kerja berbasis pembangunan yang berkelanjutan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerahnya masing-masing.
Penilaian penghargaan ini dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya dengan presentasi dan penilaian dengan melibatkan masyarakat. Sehingga penerima penghargaan ini program kerjanya benar-benar nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam presentase Neni mengangkat tiga isu. Yaitu isu potensi pencemaran air laut, kedua isu potensi pencemaran udara dan yang ketiga adalah isu kebutuhan air bersih yang semakin meningkat.
Respon yang dilakukan terkait isu pertama adalah dengan melakukan rehabilitasi terumbu karang, pembangunan IPAL di wilayah Pesisir serta pemantauan secara rutin kualitas air laut yang dilakukan pada 5 titik sampel, yaitu Pelabuhan Loktuan, Pelabuhan Tanjung Limau, Perairan Bontang Kuala, Muara Kanal Sekangat, Water Intake PT Indominco Mandiri.
Untuk isu kedua respons yang dilakukan adalah Pemkot Bontang melakukan upaya pemantauan kualitas emisi sumber tidak bergerak dan pemantauan kualitas udara ambient, yang rutin dilakukan setiap tahunnya.
“Yang paling penting saya sebagai Wali Kota Bontang mengimbau kepada pejabat eselon II dan III, agar setiap hari Senin menggunakan bus yang telah disediakan oleh pemkot. Sebagai sarana transportasi menuju ke kantor, karena dengan menggunakan bus sebagai sarana transportasi pegawai dapat dilakukan pengurangan emisi CO2 sebesar 0,99 ton per hari,” terang Neni.
Sedangkan respons untuk isu ketiga yaitu isu kebutuhan air bersih yang semakin meningkat. Neni menjelaskan bahwa sejauh ini Pemkot Bontang telah melakukan reboisasi dengan luas total 250 hektare, jumlah pohon 218.000 dan penghijauan dengan menggandeng pihak swasta, LSM dan masyarakat tahun 2012 – 2016 seluas 1.111,74 hektare dan 3.375.236 pohon serta Pemkot Bontang berupaya meningkatkan luasan kawasan lindung. Hingga 2016 telah dibangun 31 ruang terbuka hijau, taman dan hutan kota dengan total luasan mencapai 499,03 hektare. Dengan RTH Kota Bontang dengan target sesuai RTRW 2012-2032, yaitu 38,37 persen dari luas wilayah. Pada tahun 2016 RTH Kota Bontang telah mencapai 32,67 persen.
“Mohon doa dan dukungan seluruh lapisan masyarakat Kota Bontang. Bukan penghargaan yang dikejar, tetapi dengan masuk nominasi penerima penghargaan Nirwasita Tantra, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menandakan program dan visi misi Pemkot khususnya dalam bidang lingkungan hidup, sudah on the right track. Mengingat Kota Bontang yang ditetapkan sebagai kota industri dan kondesat, sangat rentan dengan degradasi lingkungannya besar. Ayo terus kita jaga dan lestarikan lingkungan kita. Save our earth dari Bontang, untukmu Indonesiaku,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, untuk pelestarian lingkungan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat Kota Bontang melalui penanaman pohon, Neni juga mengeluarkan Instruksi Wali Kota Bontang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penanaman Pohon Bagi Calon Pengantin serta Instruksi Wali Kota Bontang Nomor 9 tentang penanaman pohon bagi CPNS yang diangkat menjadi PNS, kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan tanda kehormatan setyalancana karya satya PNS. (ivr/adv/rin)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:44

Izin Galian C, tapi Kok Keruk Batubara...?

TANJUNG REDEB. Aktivitas pematangan lahan di jalan Gatot Subroto menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya…

Rabu, 20 September 2017 16:50

Jawaban Pengawas Bikin Legislator Sewot

TANJUNG REDEB. Sidak 3 anggota DPRD Berau di proyek Jalan Milono, Tanjung Redeb, Senin (18/9) lalu,…

Rabu, 20 September 2017 16:48

ASTAGA..!! Ada 44 Toko Obat Tak Kantongi Izin

BONTANG. Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang memastikan jika saat ini terdapat…

Selasa, 19 September 2017 02:09

Gedung Olahraga Dijadikan Tempat "Main Kuda-Kudaan"

BONTANG. Gedung Sport Center Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, kini diduga juga menjadi tempat…

Selasa, 19 September 2017 02:08

Bakal Bangun Rusunwa Lagi

BONTANG. Setelah realisasi pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kelurahan Api-api yang…

Selasa, 19 September 2017 02:07

WADUH..!! APBD Kutim Defisit Rp 250 Miliar

SANGATTA.  Kekhawatiran akan  defisit  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD ) Kutim…

Selasa, 19 September 2017 02:07

Polisi Geruduk Apotek

BONTANG. Antisipasi dini dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Sat Reskoba) Polres Bontang, terkait penyalahgunaan…

Senin, 18 September 2017 00:21

Dampak Negatif Kebijakan Pusat

TANJUNG REDEB. Kebijakan pemerintah pusat melalui Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan…

Senin, 18 September 2017 00:19

Mobil Jalan Sendiri Nyaris Bikin Celaka

BONTANG. Ini peringatan untuk kita semua untuk tidak meninggalkan anak seorang diri dalam ruang kemudi…

Sabtu, 16 September 2017 14:12

Rp 500 Juta untuk Bangun Tandon

SANGATTA. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) membangun tandon air untuk warga Desa Pangadan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .