MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 11 Juli 2017 01:58
Pilihan Dilematis untuk Jembatan Kembar, Adendum atau Evaluasi Anggaran

PROKAL.CO, Anggaran mega proyek Jembatan Kembar bisa dievaluasi. Hal itu karena dewan mengaku kecewa lantaran kontraktor selalu mengeluh kekurangan uang, namun pekerjaan mereka masih jauh dari harapan.
 
ANGGOTA Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin menerangkan evaluasi terhadap Jembatan Kembar bisa saja terjadi. Syaratnya harus ada kebijakan dari dewan baik rekomendasi atau lewat regulasi. “Kalau prinsipnya sepakat saja ditegaskan dibatasi atau disetop. Tapi harus melalui kajian dulu dari DPRD,” katanya, kemarin.

Ia menegaskan anggaran yang digelontorkan untuk jembatan kembar memang cukup besar. Terlebih banyak temuan di lapangan ketika pansus LKPj melakukan peninjauan lapangan belum lama ini. Selain menemukan perencanaan tiang yang berubah jaraknya, pansus juga melihat adanya penyempitan drainase di Jalan Slamet Riyadi, hingga pembangunan jalan yang dianggap sembarangan dalam mengerjakannya.  

“Nanti kalau sudah terbentuk pansus MYC, semua hal mulai dari audit teknis, penganggaran, semua akan dievaluasi. Itu kenapa saya sarankan semua MYC untuk dievaluasi,” tegas Politikus PKB ini.  

Hal senada juga diungkap anggota komisi III lainnya, Sapto Setyo Pramono. “Kami akan pantau terus karena harus sesuai dengan schedule (rencana, Red) yang sudah direncanakan,” katanya. Target penyelesaian itu antara lain rampungnya akses pendekat Samarinda kota pada Desember, kemudian Juli tahun depan sudah bisa open taffic atau bisa digunakan untuk lalu lintas.

Jembatan kembar sendiri merupakan satu dari beberapa proyek unggulan Pemprov Kaltim yang dianggarkan melalui skema MYC. Pengerjaan Jembatan Kembar sendiri terbagi alam tiga seksi yaitu akses pendekat sisi Samarinda kota dan sisi seberang, serta bentang tengah.

Pembangunan bentang tengah sendiri dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dengan nilai kontrak Rp 160,6 miliar, dimulai 15 September 2016 hingga 31 Desember 2017. Dalam pengerjannya sendiri terjadi deviasi -13,35 persen. Sedangkan akses pendekat sisi Samarinda Kota dikerjakan PT Waskita dan KSO dengan nilai kontrak Rp 225 miliar, dengan masa pengerjaan 19 Agustus 2016 hingga 16 Desember 2017. Adapun sisi Samarinda Seberang dikerjakan Jaya Konstruksi dengan nilai kontrak Rp 225 miliar, dengan masa pengerjaan 19 Agustus 2016 hingga 16 Desember 2017.

“Kita lihat saya kenyataannya seperti apa. Kalau memang on the track, masih memungkinkan didukung, kalau tidak, ya akan dievaluasi,” tegas Sapto.
Quantity Surveyor (QS) PT PP (Persero), Basilus Agung menegaskan, kontrak pekerjaan berakhir tahun ini. Saat ditanya apakah memungkinkan dilakukan adendum 50 hari pasca kontrak berakhir? Dia pun belum bisa memastikan hal itu. “Kita lihat saja ke depan. Kalau memungkinkan adendum dan sebagainya,” jelasnya.

Basilus pun enggan disebut gagal dalam pengerjaan bentang tengah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sungai Kunjang dan Samarinda Seberang tersebut. “Kami masih optmistis dengan pengajuan maupun kualitas beton serta rangka pelengkung. Saat ini memang baru 14 persen hanya untuk lantai jembatan, makanya masih butuh tambahan dana,” jelasnya. (cyn/aya)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 21:28
Darurat Digital, Pelajar Samarinda Dimotivasi

Berburu Laba dari Dunia Maya

SAMARINDA. Perkembangan zaman menuntut setiap manusia beradaptasi dengan kondisi. Termasuk dalam dunia…

Jumat, 08 Desember 2017 15:12

Al Faruq Aspirasi Siapa?

SAMARINDA. Aksi ngotot Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak membangun masjid di Lapangan Kinibalu menuai…

Jumat, 08 Desember 2017 15:09

IMB Transmart Belum Jelas

SAMARINDA. Membangun Transmart di Jalan Bhayangkara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Keberadaan…

Kamis, 07 Desember 2017 16:11

KERAS KEPALA..!! 14 Kitab Kuning Tak Goyangkan Awang

SAMARINDA. Apapun dalilnya, Gubernur Kaltim Awang Farok Ishak tetap betahan dengan niatannya membangun…

Kamis, 07 Desember 2017 16:04

Fachruddin Japri dan Kolega Menolak

SAMARINDA. Proyek pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu, Samarinda Ulu, juga ditolak tokoh…

Rabu, 06 Desember 2017 17:57

Hujan Merata, Banjir pun Banjir Merata

SAMARINDA. Hujan deras melanda Kota Samarinda seharian kemarin (5/12). Sejak pagi hingga menjelang sore…

Rabu, 06 Desember 2017 17:56

Rawan Tersangkut Masalah

SAMARINDA. Kegiatan fisik yang dikerjakan pemkot selepas APBD Perubahan (APBD-P) 2017 disahkan nampaknya…

Senin, 04 Desember 2017 00:16

Cagub "Impor" Ancam Putra Daerah

SAMARINDA. Gagasan menolak calon gubernur (Cagub) dari luar Kaltim kian menguat. Andaikata hal itu terjadi,…

Senin, 04 Desember 2017 00:13

Al Faruq Dibangun Tiga Lantai

SAMARINDA. Pembangunan Masjid Al Faruq tidak akan mengadopsi desain dari luar negeri. Pengerjaan pun…

Senin, 04 Desember 2017 00:10

Warna Bisa Diubah Sesuai Momentum

Proyek Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II sudah selesai. Hanya beberapa bagian saja yang perlu penambahan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .