MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA

METROPOLIS

Selasa, 11 Juli 2017 01:57
Jembatan Itu Pasti Molor dan Tambah Biaya
Jembatan Mahakam III atau jembatan kembar akan molor penyelesaiannya karena berubah konstruksi.

PROKAL.CO, PEMBANGUNAN Jembatan Kembar yang dikerjakan Pemprov Kaltim ditarget bakal selesai 2018 mendatang. Tetapi akibat ada perubahan konstruksi tiang pancang, maka target yang dicanangkan dipastikan molor. Tak hanya itu diperkirakan ada tambahan dana yang harus dianggarkan ulang untuk merampungkan proyek yang dimulai 2012 lalu.

Pendapat seperti itu diucapkan Ketua Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Samarinda, Gulman. Menurutnya, mega proyek seperti Jembatan Kembar ini tak seharusnya terjadi perubahan. Jika ada perubahan, berarti perencanaan yang dibuat tak matang. “Sebenarnya proyek besar mesti matang perencanaannya harus matang,” ucapnya.

Semua sisi pelaksanaan harusnya sudah dicanangkan dengan matang dan presisi. Baik itu soal kekuatan konstruksi, jarak dengan jembatan lama dan juga sisi darat perlu diperhitungkan dengan benar. “Nah jika ada perubahan tentu saat perencanaan tak matang. Terkait apa yang diubah, tentu pihak terkait yang mengetahui detail pastinya,” imbuhnya.

Dengan adanya perubahan ini, ia pun berani memastikan jika target yang dipatok Pemprov Kaltim pasti molor. Begitu juga dengan dana yang disiapkan, sudah barang tentu bakal membengkak. “Berubah konstruksinya, tentu akan dihitung ulang, pasti tambah duit lagi. Waktu pekerjaan juga pasti bakal bertambah, karena perencanaan harus dibuat kembali,” beber Gulman.

Ia pun mengaku bingung dengan adanya perubahan pemancangan tiang pada bentang tengah itu. Dirinya meyakini jika hal itu tentu disebabkan hal yang sangat mendesak dan penting. Tetapi seharusnya hal itu bisa dihitung sejak awal perencanaan. “Aneh sekali kalau ada perubahan, apalagi proyek besar. Tentu seharusnya jangan ada salah perhitungan seperti ini. Sebab jangka waktu penyelesaian yang dimakan,” tuturnya.

Terkait dengan langkah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim yang berencana mau berkonsultasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal itu dianggapnya memang sudah seharusnya begitu. “Bukan langkah tepat, tapi memang harus seperti itu. Agar hasil perubahan itu bisa terpantau dan sesuai,” sebut Gulman.

Dengan konsultasi yang dijalankan itu, sudah barang tentu bakal menghasilkan rekomendasi dari Kementerian PUPR. Hal ini mengingat fasilitas publik ini berisiko tinggi dan perlu perencanaan jangka panjang.

Ia pun meminta agar Dinas PU Kaltim, saat berkonsultasi langsung minta saran secara keseluruhan soal pembangunan proyek itu. Sehingga nanti tidak ada lagi perubahan konstruksi terulang, sekaligus memastikan jika perencanaan proyek menjadi lebih matang. “Jangan saat pekerjaan berlangsung tiba-tiba diubah kembali desainnya. Harus ada jaminan soal ini dari Dinas PU, sehingga target pun bisa dipastikan tak meleset,” tandasnya.

Sekadar informasi, pembangunan Jembatan Kembar ini untuk menopang beban Jembatan Mahakam yang sekarang masih menjadi jalur utama di tengah kota. Terutama untuk mengurai kemacetan yang terjadi.

Jembatan Mahakam dibangun pada 1987 yang kala itu kepadatan Kota Samarinda belum sepadat sekarang. Maka setelah 30 tahun dengan perkembangan dan makin banyaknya kendaraan, membuat Jembatan Mahakam tak sanggup menampung arus lalu lintas. Sehingga dibutuhkan jembatan pendamping beserta akses pendekatnya. (hfz/aya)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 00:22

Menghambat Proyek Terancam Dipidana

SAMARINDA. Proyek tol tak boleh berhenti hanya karena persoalan lahan. Jika masih terganjal lahan, target…

Senin, 23 April 2018 22:32

Dishub Tunggu Sertifikat Kementerian

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim masih menanti keluarnya Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari…

Minggu, 22 April 2018 23:05

Pentas Sandima Gairahkan Citra Niaga

Pentas kesenian Sandiwara Mamanda (Sandima) yang diprakarsai Pemkot Samarinda melalui Dinas Komunikasi…

Sabtu, 21 April 2018 23:01

Akses Warga Dialihkan

SAMARINDA. Warga yang bermukim di sekitar proyek jalan tol Balikpapan - Samarinda segmen Palaran terpaksa…

Jumat, 20 April 2018 22:31

Citra Niaga Harus Dikemas Modern

SAMARINDA. Rencana Pemkot Samarinda untuk menggairahkan kembali ekonomi di Citra Niaga, sudah tak bisa…

Kamis, 19 April 2018 23:06

Kejar SBU Kelayakan Bandara

SAMARINDA. Bandara APT Pranoto ditargetkan beroperasi pada 24 Mei mendatang. Namun bandara yang berada…

Rabu, 18 April 2018 23:21

Pemberitahuan Diabaikan, Lapak Dibongkar Paksa

SAMARINDA. Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan menuju Jembatan Achmad Amins atau…

Selasa, 17 April 2018 23:24

“Enggak Sulit Urus Dokumen”

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kerap digugat warganya sendiri terkait kepemilikan lahan. Kondisi ini merupakan…

Senin, 16 April 2018 23:48

420 Peserta Ikuti MTQ Kota

SAMARINDA. Sebanyak 420 peserta dari 10 kecamatan se-Samarinda dipastikan tampil dalam ajang Musabaqah…

Senin, 16 April 2018 23:47

Sarosa Ketua Umum, Zairin Ketua Harian

SAMARINDA. Setelah dilakukan Musyawarah Provinsi beberapa waktu lalu, akhirnya kepengurusan anyar DPD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .