MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Minggu, 18 Juni 2017 23:02
Anak Terlempar, Kepala Ibu Dilindas

Dua Kecelakaan dalam Sehari, Satu Tewas

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dalam waktu hampir bersamaan, 8 warga harus dirawat di RSUD AW Sjahranie, akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di dua tempat berbeda, Sabtu (17/6) kemarin. Nahas, satu orang korban dinyatakan tewas.
Lakalantas pertama terjadi di bawah Flyover Air Hitam, tepatnya di turunan Jalan Letjen Suprapto, sekitar pukul 10.00 Wita.
Saat itu kondisi arus lalu lintas sedang padat. Deretan kendaraan antre menunggu antrean lampu lalu lintas. Nah, saat itu sebuah truk sampah  Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda  turut berjajar di antara antrean kendaraan.
Dari arah belakang truk, muncul angkot Trayek A yang dikemudiakan Iram. Tanpa diduga mobil KT 8511 BZ tersebut terus meluncur ke arah truk. Dan Braaak!! benturan keras terjadi menyebabkan bagian depan angkot rusak berat.
Tak hanya itu, Iram bahkan terjepit bagian depan mobil. Tak hanya sopir, 3 penumpang yang saat kejadian berada di dalam angkot turut menjadi korban luka.
“Rencana saya mengantar penumpang ke Jalan Antasari, setelah turunan Jalan Pembangunan (Jalan Letjen Suprapto, Red), tiba-tiba rem saya blong. Saya sudah berusaha gunakan rem tangan tapi tetap saja tidak berfungsi, hingga menabrak truk sampah itu,” kata Iram saat ditemui di rumah sakit.
Salah satu penumpang wanita menyebutkan dirinya berada di dalam angkot bersama dua anaknya. Dia mengaku terkejut dan sempat berteriak histeris mengetahui angkot yang ditumpanginya menabrak truk.
“Kami bertiga duduk di belakang mobil angkot, saat terjadi benturan kami terbanting ke depan supir. Dan kami sekeluarga mengalami luka memar dan robek di beberapa bagian tubuh,” terang penumpang yang enggan namanya dikorankan.
Tak berlangsung lama kecelakaan lalu lintas kembali terdengar menimpa dua unit motor, dengan nopol KT 2959 OJ yang dikemudikan Salbiah berboncengan dengan kedua anaknya dan nopol KT 2102 OZ yang dikemudikan Mahyudin
Kejadian bermula, saat mobil Daihatsu Ayla dengan nopol KT 1443 CU yang dikemudikan Merry Olivia Pio melaju dari arah Jalan P Suryanata menuju Tenggarong. Saat di turunan jalan Bukit Pinang tiba-tiba mobil yang dikemudikannya mengalami rem blong, sehingga tabrakan pun tidak bisa dihindari.
“Saya dari arah Samarinda setelah menjemput anak, saat turunan dan menikung kiri, rem saya blong dan akhirnya menabrak pengendara di depan,” kata Merry yang menceritakan dengan tersedu-sedu.
Setelah menabrak, Merry lantas membawa semua korban menuju rumah sakit SMC, namun saat tiba di rumah sakit, pihak rumah sakit menolak setelah melihat kondisi korban Salbiah kritis. Akhirnya dia pun melanjutkan perjalanan menuju RSUD AW Sjahranie untuk mendapatkan pertolongan.
“Tadi saya bawa ke SMC, tapi ditolak dengan alasan luka yang diderita Salbiah cukup parah dan diminta menuju RSUD AW Sjahranie saat itu. Dan saya kaget ternyata nyawa Salbiah tak tertolong,” terang Merry.
Korban lain Mahyudin mengatakan, saat kejadian dirinya hendak menuju Tenggarong, tiba-tiba dari arah belakang sempat melihat mobil putih melaju kencang ke arahnya dari kaca spion. Melihat hal itu Mahyudi mencoba menghindar ke kanan namun tetap saja tertabrak hingga dirinya tersungkur ke aspal.
“Ibu yang bergonceng tiga itu yang paling parah. Ibu itu langsung terkapar bersimbah darah dan tak sadarkan diri, sedangkan ke dua anaknya terlempar. Ada dugaan ibu itu tergilas mobil karena kepalanya robek,” ungkapnya
Kanit lakalantas Satlantas Polresta Samarinda Ipda Heru Utomo membenarkan terjadinya lakalantas pagi tersebut, dan untuk kendaraan sudah diamankan sebagai barang bukti. ”Untuk seluruh korban sedang menjalani perawatan akibat luka yang di derita, sedangkan satu korban dinyatakan tewas. Selanjutnya kami masih melakukan penyelidikan pada kasus tersebut,” terang Heru. (kis/beb)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 18:10

KOK BISA..? Tambang Siluman Bebas Beroperasi

SAMARINDA.  Kekhawatiran Pemkot Samarinda soal penyalahgunaan izin pematangan lahan ternyata terbukti.…

Rabu, 20 September 2017 16:21

Anaknya Masih Hidup, Sejoli Ini Malah Panik

SAMARINDA. Unit Reskrim Polsekta Samarinda Utara menggelar rekonstruksi kasus aborsi di Mapolsekta Samainda…

Rabu, 20 September 2017 16:20

Jambret Pasutri, Mahasiswa Ini Ditembak

BONTANG. Oknum mahasiswa berinisial MAW (23) terpaksa ditembak aparat kepolisian. Warga Jalan Selat…

Selasa, 19 September 2017 01:54
Teror Buaya Muara Jawa

Jenazah Pawang Buaya “Dikembalikan” Utuh

TENGGARONG. Jenazah Supriyanto (38), warga RT 18 Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kutai…

Selasa, 19 September 2017 01:53

Teror Buaya Muara Jawa, Disebut Buaya Siluman

JASAD Supriyanto akhirnya ditemukan masih dalam kondisi utuh. Sama halnya dengan jasad Arjuna (16),…

Selasa, 19 September 2017 01:53

Bila Membahayakan, Buaya Boleh Dibunuh

SERANGAN buaya yang menewaskan dua warga di Kecamatan Muara Jawa mendapat perhatian Badan Konservasi…

Selasa, 19 September 2017 01:53
Stroke Kambuh, Dirawat di ICU

Wakil Gubernur Kaltim Itu Masih Berjuang

SAMARINDA. Rumor terkait berpulangnya Wakil Gubernur Kaltim, Mukmin Faisyal dibantah sejumlah pihak.…

Selasa, 19 September 2017 01:52

Wali Kota Bersaksi untuk Abun, Ini yang Diakuinya...

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang didudukkan di ruang persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda,…

Senin, 18 September 2017 00:44
Teror Buaya Muara Jawa

Disebut Ulah Pencari Tumbal?

SAMARINDA. Pemandangan tak wajar tampak pada jasad Arjuna (16) yang disambar buaya di Sungai TB, terletak…

Senin, 18 September 2017 00:43

YAELA..!! Ganteng-ganteng Jadi Maling

SAMARINDA. Menyandang status sebagai calon sarjana tak ada artinya lagi bagi KM, salah seorang mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .