MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Minggu, 18 Juni 2017 23:02
Anak Terlempar, Kepala Ibu Dilindas

Dua Kecelakaan dalam Sehari, Satu Tewas

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dalam waktu hampir bersamaan, 8 warga harus dirawat di RSUD AW Sjahranie, akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di dua tempat berbeda, Sabtu (17/6) kemarin. Nahas, satu orang korban dinyatakan tewas.
Lakalantas pertama terjadi di bawah Flyover Air Hitam, tepatnya di turunan Jalan Letjen Suprapto, sekitar pukul 10.00 Wita.
Saat itu kondisi arus lalu lintas sedang padat. Deretan kendaraan antre menunggu antrean lampu lalu lintas. Nah, saat itu sebuah truk sampah  Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda  turut berjajar di antara antrean kendaraan.
Dari arah belakang truk, muncul angkot Trayek A yang dikemudiakan Iram. Tanpa diduga mobil KT 8511 BZ tersebut terus meluncur ke arah truk. Dan Braaak!! benturan keras terjadi menyebabkan bagian depan angkot rusak berat.
Tak hanya itu, Iram bahkan terjepit bagian depan mobil. Tak hanya sopir, 3 penumpang yang saat kejadian berada di dalam angkot turut menjadi korban luka.
“Rencana saya mengantar penumpang ke Jalan Antasari, setelah turunan Jalan Pembangunan (Jalan Letjen Suprapto, Red), tiba-tiba rem saya blong. Saya sudah berusaha gunakan rem tangan tapi tetap saja tidak berfungsi, hingga menabrak truk sampah itu,” kata Iram saat ditemui di rumah sakit.
Salah satu penumpang wanita menyebutkan dirinya berada di dalam angkot bersama dua anaknya. Dia mengaku terkejut dan sempat berteriak histeris mengetahui angkot yang ditumpanginya menabrak truk.
“Kami bertiga duduk di belakang mobil angkot, saat terjadi benturan kami terbanting ke depan supir. Dan kami sekeluarga mengalami luka memar dan robek di beberapa bagian tubuh,” terang penumpang yang enggan namanya dikorankan.
Tak berlangsung lama kecelakaan lalu lintas kembali terdengar menimpa dua unit motor, dengan nopol KT 2959 OJ yang dikemudikan Salbiah berboncengan dengan kedua anaknya dan nopol KT 2102 OZ yang dikemudikan Mahyudin
Kejadian bermula, saat mobil Daihatsu Ayla dengan nopol KT 1443 CU yang dikemudikan Merry Olivia Pio melaju dari arah Jalan P Suryanata menuju Tenggarong. Saat di turunan jalan Bukit Pinang tiba-tiba mobil yang dikemudikannya mengalami rem blong, sehingga tabrakan pun tidak bisa dihindari.
“Saya dari arah Samarinda setelah menjemput anak, saat turunan dan menikung kiri, rem saya blong dan akhirnya menabrak pengendara di depan,” kata Merry yang menceritakan dengan tersedu-sedu.
Setelah menabrak, Merry lantas membawa semua korban menuju rumah sakit SMC, namun saat tiba di rumah sakit, pihak rumah sakit menolak setelah melihat kondisi korban Salbiah kritis. Akhirnya dia pun melanjutkan perjalanan menuju RSUD AW Sjahranie untuk mendapatkan pertolongan.
“Tadi saya bawa ke SMC, tapi ditolak dengan alasan luka yang diderita Salbiah cukup parah dan diminta menuju RSUD AW Sjahranie saat itu. Dan saya kaget ternyata nyawa Salbiah tak tertolong,” terang Merry.
Korban lain Mahyudin mengatakan, saat kejadian dirinya hendak menuju Tenggarong, tiba-tiba dari arah belakang sempat melihat mobil putih melaju kencang ke arahnya dari kaca spion. Melihat hal itu Mahyudi mencoba menghindar ke kanan namun tetap saja tertabrak hingga dirinya tersungkur ke aspal.
“Ibu yang bergonceng tiga itu yang paling parah. Ibu itu langsung terkapar bersimbah darah dan tak sadarkan diri, sedangkan ke dua anaknya terlempar. Ada dugaan ibu itu tergilas mobil karena kepalanya robek,” ungkapnya
Kanit lakalantas Satlantas Polresta Samarinda Ipda Heru Utomo membenarkan terjadinya lakalantas pagi tersebut, dan untuk kendaraan sudah diamankan sebagai barang bukti. ”Untuk seluruh korban sedang menjalani perawatan akibat luka yang di derita, sedangkan satu korban dinyatakan tewas. Selanjutnya kami masih melakukan penyelidikan pada kasus tersebut,” terang Heru. (kis/beb)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 13:49

“Duarrr…!!!” Api Membara di Tengah Kota

SAMARINDA. Suara ledakan kontan mengejutkan Misyanti, yang hanya seorang diri di rumah. Ibu rumah tangga…

Jumat, 21 Juli 2017 13:46

Guru Minta Maaf ke Belasan Siswa

SAMARINDA. Satu persatu siswa siswi salah satu SMP di kawasan Loa Janan Ilir dihampiri Sofian Nanang…

Jumat, 21 Juli 2017 13:41

Soroti Tingginya Biaya Masuk

SAMARINDA. Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Vincero. Marwah, sang ibu juga terlihat begitu senang…

Jumat, 21 Juli 2017 13:38

Peneliti dan Pawang Beda Argumen

Lewat video berdurasi 5,9 menit yang menjadi viral di jagad maya, buaya dari Kampung Biatan Lempake,…

Kamis, 20 Juli 2017 10:29

Buaya Lempake Makan Manusia

TANJUNG REDEB. Nyali Syarifudin cukup tinggi. Dia sudah tahu kalau sungai di dekat rumahnya banyak dihuni…

Kamis, 20 Juli 2017 10:22

Sering Dibully, Bos Dibantai

SAMARINDA. Dorrr…. Letusan pistol polisi mengakhiri pelarian Irfan alias Asek. Dia adalah pembantai…

Kamis, 20 Juli 2017 10:19

Curhat, Ibu Vincero Menangis

SAMARINDA. David Saputo dan istrinya Marwah Baco duduk lesehan di teras gedung DPRD Kota Samarinda,…

Rabu, 19 Juli 2017 11:16

“Ngekos” di Kolong Jembatan Mahakam

SAMARINDA. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda belum berhenti membersihkan Jembatan…

Rabu, 19 Juli 2017 11:12

Pertanyakan Biaya, Ditolak Sekolah

Di saat sebagian bocah SD bersuka cita menyambut tahun ajaran baru, kisah pilu datang dari keluarga…

Rabu, 19 Juli 2017 11:10

Dinding Gosong, Poster Guru Sekumpul Tak Tersentuh Api

Selalu ada keajaiban dalam setiap musibah. Ada cerita lain dari kebakaran di Jalan Pangeran Suryanata,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .