MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Sabtu, 17 Juni 2017 12:30
Pencuri Sapi Bersenjata Api Diringkus

Ngaku Berburu Burung untuk Kelabui Polisi

DITANGKAP POLISI. Polisi membeber penangkapan maling sapi yang membawa senpi. Polisi menunjukkan senpi yang diamankan.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Dua anggota kawanan pencuri hewan ternak bersenjata api berhasil diringkus dua angggota polisi yang sedang berpatroli. Para pelaku diringkus saat beraksi di kawasan peternakan sapi di RT 15, Desa Kertabuana, Kecamatan Tenggarong Seberang, Jumat (16/6) sekitar pukul 01.00 dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sapos, sapi yang menjadi sasaran para pelaku merupakan milik warga setempat bernama I Nyoman Nurita (45). Dua maling yang diringkus bernama Ridni (21), warga Desa Beloro, RT 08, Kecamatan Sebulu, Kukar dan Edi Susilo (38), warga RT 09, Desa Sebulu Moderen, Kecamatan Sebulu.
"Sebelumnya kasus pencurian sapi telah terjadi dan dilaporkan ke Mapolsek pada 11 Juni 2017," tutur Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subag Humas Iptu Sabar.
Sejak menerima laporan warga, polisi menggiatkan patroli, terlebih di kawasan peternakan sapi warga. Puncaknya saat sedang berpatroli mendapati satu unit motor parkir di tepi jalan tanpa ada pemiliknya.
Polisi sempat mencari ke kawasan kandang sapi namun tidak menemukan pemilik motor. Polisi yang curiga sengaja menunggu di dekat motor tersebut.
"Saat petugas menunggu sempat terdengar suara letusan senjata dan beberapa saat ke dua pelaku keluar menuju motor," kata Sabar.
Saat ditanya oleh anggota Polsek, Ridni dan Edi mengaku sedang berburu burung. Namun petugas tak percaya begitu saja dan melakukan penggeledahan. Benar saja petugas menemukan sepucuk senjata api lengkap dengan empat butir peluru tajam. Para pelaku yang tak dapat mengelak hingga akhirnya mengaku usai menembak sapi milik warga.
"Total barang bukti yang diamankan berupa sebuah tas ransel, satu pucuk senjata api rakitan, sebilah pisau, dua karung, batu asahan, senter kepala, empat peluru tajam aktif, satu selongsong peluru, sebuah dompet berisi uang tunai Rp 500 ribu dan satu unit motor merek Yamaha KT 289 CZ," beber Sabar.
Dari lokasi penangkapan, Ridni beserta Edi dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Tenggarong Seberang. Atas kepemilikan senjata api ilegal keduanya dijerat pasal 1 dan pasal 2 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951. Ridni dan Edi juga dijerat Pasal 363 ayat 1e, 3e,4e KUHP tentang pencurian.
"Pelaku telah ditahan dan terancam hukuman di atas lima tahun penjara," pungkas Sabar.(man/rin)








BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:33

Ada Kekurangan Item, Tetap Diserahterimakan

SAMARINDA. Setelah menyidangkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Cipta Karya saat itu,…

Rabu, 21 Juni 2017 16:25

WUIHH..!! Kasus Dugaan Korupsi SPAM Sungai Kapih, Dakwaan Sebut Pejabat Lain

SAMARINDA. Sidang perdana dugaan korupsi Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sungai Kapih 2013 lalu,…

Selasa, 20 Juni 2017 01:30

Mahasiswa Ini Santai Saja Ketika Dituntut 8 Bulan Penjara

SAMARINDA. Seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Samarinda berstatus terdakwa,…

Selasa, 20 Juni 2017 01:29

Berawal dari Youtube, Berakhir di Pengadilan

SAMARINDA. Masih ingat kasus perampokan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KPC) Pangeran…

Selasa, 20 Juni 2017 01:28

Dihunjam 20 Tusukan di Dada

SANGATTA.  Kasus pembunuhan terhadap Vicky Sayudi (19), warga Desa Senyiur, Muara Ancalong, Kutim,…

Senin, 19 Juni 2017 01:26

Jelang Lebaran, Waspadai Penjahat Jalanan

SAMARINDA. Jelang Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, anggota Polsekta Samarinda Ulu meningkatkan…

Minggu, 18 Juni 2017 23:06

Keluarga Korban Tolak Autopsi

SAMARINDA. Muhammad Febri, bocah 9 tahun yang tersengat aliran listrik di taman Masjid Baitul Muttaqin…

Jumat, 16 Juni 2017 17:19

Penjual Miras Dihukum Percobaan

SAMARINDA. Tiga orang pemilik warung, masing-masing Ardiansyah (37), warga Jalan DI Pandjaitan, Haris…

Kamis, 15 Juni 2017 19:28

Residivis Divonis Tujuh Tahun

SAMARINDA. Bagi Meidy Noor alias Memet (51), warga Jalan Marsda A Saleh (eks Jalan Kehewanan), Kelurahan…

Rabu, 14 Juni 2017 13:00

Culik Anak Kandung, Dipenjara 5 Bulan

SAMARINDA. Sayang anak. Demi si buah hati, Ahmad Yani alias Deni (30) rela merasakan hidup di balik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .