MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:27
JREETTTT...!! Bocah Tewas di Taman Islamic Center
TEMPAT KEJADIAN. Petugas keamanan Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center menunjukkan lokasi tubuh M Febri yang tewas tersengat listrik.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Innalillahi wa innailaihi raji'un. Nahas menimpa murid SD bernama Muhammad Febri. Bocah 9 tahun itu ditemukan tak bernyawa di taman Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Jumat (16/6) pukul 21.00 Wita.

Ketika ditemukan bocah warga Jalan Cendana 15, Gang Lorong, RT 41, Kelurahan Teluk Lerong Ulu (TLU), Sungai Kunjang itu tergeletak di tanah dengan mulut berbusa.
Jasad bocah malang itu diduga tersengat aliran listrik dari salah satu lampu taman yang ada di jalur salah satu pintu masuk dari arah Jalan Anggi.

Informasi yang dihimpun Sapos, kabar tewasnya bocah malang itu diketahui dari salah seorang teman Febri yang ketika itu melapor ke petugas keamanan masjid. Melihat kondisi korban sudah tak bergerak, petugas keamanan masjid langsung membopong tubuh tak bernyawa Febri ke Klinik Islamic Center.

Sayangnya ketika tiba di ruang Poli Paru, petugas medis menyatakan Febri sudah tak bernyawa. Kabar meninggalnya Febri itupun langsung disampaikan kepada keluarganya yang selanjutnya datang untuk melihat jasad bocah malang itu. Tangis histeris seorang wanita yang merupakan ibu Febri pecah. Ayah Febri pun menangis menyaksikan tubuh putranya terbujur kaku di kasur perawatan.

"Korban (Febri, Red) memang sering datang ke sini (Islamic Center) untuk membantu pengurus masjid terutama menjelang waktu berbuka puasa," tutur Koordinator Keamanan Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Surata.

Surata yang mengetahui perilaku Febri, mengaku merasa kehilangan bocah kreatif yang gemar datang ke masjid untuk membantu. "Saya sering bertemu dengan anak itu. Dia memang rajin. Tanpa disuruh dia membantu," ujar Surata. Mengenai apa yang dialami bocah kreatif itu, Surata mengatakan tak mengetahui persis. Ia cuma mendapat laporan dari keamanan masjid lainnya setelah salat tarawih memasuki rakaat kedelapan.

"Anak itu sering datang ke masjid bersama tiga temannya. Informasinya setelah rakaat kedelapan, anak itu pulang bersama teman-temannya dan tidak lama saya mendapat laporan peristiwa ini," ucap Surata.

Setelah sempat dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas klinik. Jasad Febri selanjutnya dibawa pulang keluarganya untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kapolsekta Sungai Kunjang, Kompol Apri Fajar Hermanto, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Suyanto mengatakan, untuk sementara berdasarkan keterangan keluarga Febri dan kedua temannya memang hendak menuju pulang setelah melaksanakan tarawih delapan rakaat.

"Kami masih melakukan penyelidikan, untuk lebih memastikan apa yang menyebabkan korban (Febri, Red) meninggal dunia. Apakah benar karena tersengat aliran listrik atau ada penyebab lain," terangnya singkat. (oke/beb)      


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:10

Bayi Membusuk dalam Kresek

SAMARINDA. Bau busuk menyengat memancing kerumunan lalat pada plastik merah di semak-semak eks Hotel…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:05

LKP, Modus “Mencuri” Dana Hibah

SAMARINDA. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda terus menggencarkan dugaan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:03

Angkot dan Angkutan Berbasis Aplikasi Harusnya Harmonis

Polemik industri transportasi umum antara angkutan konvensional dan angkutan berbasis aplikasi online…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:29

Padamkan Api dengan Air Galon

SAMARINDA. Warga di Jalan Gerilya, Sungai Pinang mendadak gempar. Sebuah pikap terbakar di bengkel las…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:26

Kurang 10 Menit, Rp 200 Juta Raib

SAMARINDA. Raut wajah Muhammad Kusaeri (45) yang semula ceria mendadak muram. Bagaimana tidak, dirinya…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:57

Korupsi Dana Hibah, 2 Pemuda Ditangkap

SAMARINDA. Di usia yang masih muda,  dua pria berinisial DNN (24), dan AY (26) sudah meraih sukses.…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:55

Maut di Jembatan Mahulu, ABG Tewas “Tanduk” Trotoar Jembatan

SAMARINDA. Sepinya lalu lintas kendaraan di Jembatan Mahakam Hulu (Mahulu) membuat siapa saja yang melintas…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:52

Retribusi Sampah Jadi Temuan

SAMARINDA. Sektor retribusi sampah rupanya dapat memberikan pemasukan bagi kas daerah yang cukup besar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .