MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:27
JREETTTT...!! Bocah Tewas di Taman Islamic Center
TEMPAT KEJADIAN. Petugas keamanan Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center menunjukkan lokasi tubuh M Febri yang tewas tersengat listrik.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Innalillahi wa innailaihi raji'un. Nahas menimpa murid SD bernama Muhammad Febri. Bocah 9 tahun itu ditemukan tak bernyawa di taman Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Jumat (16/6) pukul 21.00 Wita.

Ketika ditemukan bocah warga Jalan Cendana 15, Gang Lorong, RT 41, Kelurahan Teluk Lerong Ulu (TLU), Sungai Kunjang itu tergeletak di tanah dengan mulut berbusa.
Jasad bocah malang itu diduga tersengat aliran listrik dari salah satu lampu taman yang ada di jalur salah satu pintu masuk dari arah Jalan Anggi.

Informasi yang dihimpun Sapos, kabar tewasnya bocah malang itu diketahui dari salah seorang teman Febri yang ketika itu melapor ke petugas keamanan masjid. Melihat kondisi korban sudah tak bergerak, petugas keamanan masjid langsung membopong tubuh tak bernyawa Febri ke Klinik Islamic Center.

Sayangnya ketika tiba di ruang Poli Paru, petugas medis menyatakan Febri sudah tak bernyawa. Kabar meninggalnya Febri itupun langsung disampaikan kepada keluarganya yang selanjutnya datang untuk melihat jasad bocah malang itu. Tangis histeris seorang wanita yang merupakan ibu Febri pecah. Ayah Febri pun menangis menyaksikan tubuh putranya terbujur kaku di kasur perawatan.

"Korban (Febri, Red) memang sering datang ke sini (Islamic Center) untuk membantu pengurus masjid terutama menjelang waktu berbuka puasa," tutur Koordinator Keamanan Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Surata.

Surata yang mengetahui perilaku Febri, mengaku merasa kehilangan bocah kreatif yang gemar datang ke masjid untuk membantu. "Saya sering bertemu dengan anak itu. Dia memang rajin. Tanpa disuruh dia membantu," ujar Surata. Mengenai apa yang dialami bocah kreatif itu, Surata mengatakan tak mengetahui persis. Ia cuma mendapat laporan dari keamanan masjid lainnya setelah salat tarawih memasuki rakaat kedelapan.

"Anak itu sering datang ke masjid bersama tiga temannya. Informasinya setelah rakaat kedelapan, anak itu pulang bersama teman-temannya dan tidak lama saya mendapat laporan peristiwa ini," ucap Surata.

Setelah sempat dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas klinik. Jasad Febri selanjutnya dibawa pulang keluarganya untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kapolsekta Sungai Kunjang, Kompol Apri Fajar Hermanto, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Suyanto mengatakan, untuk sementara berdasarkan keterangan keluarga Febri dan kedua temannya memang hendak menuju pulang setelah melaksanakan tarawih delapan rakaat.

"Kami masih melakukan penyelidikan, untuk lebih memastikan apa yang menyebabkan korban (Febri, Red) meninggal dunia. Apakah benar karena tersengat aliran listrik atau ada penyebab lain," terangnya singkat. (oke/beb)      


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:30

Banjir Bandang Serang Gerilya

SAMARINDA. Banjir bandang kembali menerjang pemukiman warga. Kali ini terjadi di Jalan Gerilya Dalam,…

Kamis, 22 Juni 2017 15:29

Saling Hantam di Poros Balikpapan-Samarinda, Sopir Terjepit

TENGGARONG. Jalur Samarinda-Balikpapan merupakan ruas terdapat selama arus mudik. Tingginya mobilitas…

Rabu, 21 Juni 2017 16:22

Buka Puasa, Sekeluarga Nyaris Tertimbun

SAMARINDA. Musibah demi musibah menghantui warga Samarinda jelang Lebaran. Setelah banjir yang mengepung…

Rabu, 21 Juni 2017 16:20

Perampokan Rp 1,1 M Perlahan Terungkap

SAMARINDA. Aksi perampokan dengan jumlah besar seperti siklus. Terjadi hampr setiap tahun. Momennya…

Rabu, 21 Juni 2017 16:19
Ormas Islam Tolak Pelarangan Takbiran Keliling

Bagian dari Budaya, Tuntut Perusak Momen Ditertibkan

Takbir keliling tahun ini terancam dilarang pemerintah. Pro dan kontra menyelimuti. Ada yang sepakat…

Selasa, 20 Juni 2017 01:54

Giliran Mobil Polisi Ditembak

SAMARINDA. Pelaku penembakan di Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda Kota, Minggu (18/6)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:53

Wanita Berjilbab Pink Membusuk di Bukit

TANJUNG REDEB. Sambil menunggu waktu berbuka, sekelompok anak-anak tengah bermain di salah satu bukit.…

Selasa, 20 Juni 2017 01:52

Lima Longsor dalam Sehari

SAMARINDA. Dalam sehari, lima musibah tanah longsor terjadi di lima tempat berbeda di Kota Tepian, Senin…

Selasa, 20 Juni 2017 01:51

Nagih Utang, Tetangga Disiram Air Panas

SAMARINDA. Rusmi Widyasari (45) dan NR (42), dua ibu rumah tangga (IRT) yang berdekatan rumah. Meski…

Senin, 19 Juni 2017 01:28

Balap Liar Diberondong Tembakan

SAMARINDA. Suasana dini hari pukul 02.00 Wita di kawasan Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .