MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:27
JREETTTT...!! Bocah Tewas di Taman Islamic Center
TEMPAT KEJADIAN. Petugas keamanan Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center menunjukkan lokasi tubuh M Febri yang tewas tersengat listrik.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Innalillahi wa innailaihi raji'un. Nahas menimpa murid SD bernama Muhammad Febri. Bocah 9 tahun itu ditemukan tak bernyawa di taman Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Jumat (16/6) pukul 21.00 Wita.

Ketika ditemukan bocah warga Jalan Cendana 15, Gang Lorong, RT 41, Kelurahan Teluk Lerong Ulu (TLU), Sungai Kunjang itu tergeletak di tanah dengan mulut berbusa.
Jasad bocah malang itu diduga tersengat aliran listrik dari salah satu lampu taman yang ada di jalur salah satu pintu masuk dari arah Jalan Anggi.

Informasi yang dihimpun Sapos, kabar tewasnya bocah malang itu diketahui dari salah seorang teman Febri yang ketika itu melapor ke petugas keamanan masjid. Melihat kondisi korban sudah tak bergerak, petugas keamanan masjid langsung membopong tubuh tak bernyawa Febri ke Klinik Islamic Center.

Sayangnya ketika tiba di ruang Poli Paru, petugas medis menyatakan Febri sudah tak bernyawa. Kabar meninggalnya Febri itupun langsung disampaikan kepada keluarganya yang selanjutnya datang untuk melihat jasad bocah malang itu. Tangis histeris seorang wanita yang merupakan ibu Febri pecah. Ayah Febri pun menangis menyaksikan tubuh putranya terbujur kaku di kasur perawatan.

"Korban (Febri, Red) memang sering datang ke sini (Islamic Center) untuk membantu pengurus masjid terutama menjelang waktu berbuka puasa," tutur Koordinator Keamanan Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Surata.

Surata yang mengetahui perilaku Febri, mengaku merasa kehilangan bocah kreatif yang gemar datang ke masjid untuk membantu. "Saya sering bertemu dengan anak itu. Dia memang rajin. Tanpa disuruh dia membantu," ujar Surata. Mengenai apa yang dialami bocah kreatif itu, Surata mengatakan tak mengetahui persis. Ia cuma mendapat laporan dari keamanan masjid lainnya setelah salat tarawih memasuki rakaat kedelapan.

"Anak itu sering datang ke masjid bersama tiga temannya. Informasinya setelah rakaat kedelapan, anak itu pulang bersama teman-temannya dan tidak lama saya mendapat laporan peristiwa ini," ucap Surata.

Setelah sempat dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas klinik. Jasad Febri selanjutnya dibawa pulang keluarganya untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kapolsekta Sungai Kunjang, Kompol Apri Fajar Hermanto, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Suyanto mengatakan, untuk sementara berdasarkan keterangan keluarga Febri dan kedua temannya memang hendak menuju pulang setelah melaksanakan tarawih delapan rakaat.

"Kami masih melakukan penyelidikan, untuk lebih memastikan apa yang menyebabkan korban (Febri, Red) meninggal dunia. Apakah benar karena tersengat aliran listrik atau ada penyebab lain," terangnya singkat. (oke/beb)      


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 01:23

Bocah Terseret di Sisi Jamban

SAMARINDA. Tatapan mata Aisyah tampak kosong. Bocah 8 tahun itu hanya termenung di pangkuan ayahnya.…

Selasa, 12 Desember 2017 01:22

Karyawan Larikan Rp 320 Juta

SAMARINDA. Postingan warganet dengan nama akun Hendrik Dwi Susilo “meledak” di dunia maya,…

Selasa, 12 Desember 2017 01:20

Cobaan Terberat saat Air Pasang

Watermaster, alat yang digadang-gadang mampu mengurangi banjir di Kota Samarinda. Harganya selangit.…

Senin, 11 Desember 2017 20:59

Lulusan Luar Jadi Bos, Sarjana Unmul Tak Laku

SAMARINDA. Setiap tahun Unmul menambah ribuan sarjana. Tiap tahun pula persoalan rutin terjadi. Jumlah…

Senin, 11 Desember 2017 20:55

Ditelanjangi, Beraksi dari Kamar Mayat

SAMARINDA. Matahari pagi terus meninggi menandakan hari sudah siang. Suasana RSUD AW Sjahranie, jalan…

Minggu, 10 Desember 2017 21:15
Tujuh Bersaudara yang Mengubah Takdir Lewat Gulat

Dulu Dihina Tetangga, Kini Dipuji

Proses tak pernah membohongi hasil. Hal inilah yang dialami tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup…

Minggu, 10 Desember 2017 20:42

Beasiswa Macam-macam Ringankan Beban Orangtua

Kalau anak pejabat lulus di universitas luar negeri dengan hasil memuaskan mungkin hal biasa. Karena…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:26

Terabaikan karena Perebutan Kawasan

Kaya dengan batu bara belum tentu membawa kesejahteraan. Di Kampung Berambai dengan potensi emas hitam…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:23

Mengerikan, 6 Kasus Difteri di Kaltim

SAMARINDA. Penyakit difteri mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini. Infeksi yang disebabkan bakteri…

Jumat, 08 Desember 2017 15:03

Satu Bangunan, Tiga Guru, Enam Kelas

Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .