MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Sabtu, 17 Juni 2017 12:23
Banci Dikejar Satpol PP, Lari Tunggang Langgang dan Tiarap di Kolong Mobil Warga

Waria Kocar-kacir Dikejar Satpol PP

BARU DATANG OM...: Total 12 pria cantik diamankan oleh Satpol PP.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Seperti biasa, kawasan Voorvo tak benar-benar sepi saat dini hari. Kompleks perumahan elit di jantung Kota Tepian ini digunakan para wanita pria (Waria) untuk mencari pelanggan. Namun usaha mereka mencari “nafkah” harus terhenti saat puluhan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda menyisir kawasan tersebut, Jumat (16/3), sekitar pukul 02.00 Wita.

Melihat kedatangan menggunakan beberapa mobil patroli, para “pria cantik” tersebut langsung berhamburan menyelamatkan diri dari sergapan. Ada yang langsung menghilang dengan “kuda besinya”, ada yang sembunyi di balik dinding bangunan rumah warga, bahkan ada yang nekat tiarap di kolong mobil warga yang terparkir tak jauh dari lokasi merekanya.

Tak semua sigap melihat kedatangan Satpol PP. Beberapa diantaranya gagal kabur dari sergapan aparat penegak peraturan daerah (Perda) setelah terlibat aksi kejar-kejaran sengit di sekitar kompleks perumahan itu. Alhasil, petugas pun berhasil mengamankan 7 waria yang gagal melarikan diri.   

Tak jarang para waria yang berhasil diamankan petugas berusaha mengelak tudingan bahwa mereka tengah “jual diri” di lokasi tersebut. Beberapa diantara mereka mengaku kebetulan lewat. Namun sayangnya, alibi tersebut mentah setelah petugas isi memeriksa tas yang mereka kenakan. Selain mendapatkan alat rias, mereka juga rata-rata selalu menyimpan alat kontrasepsi sebagai “pengaman” saat memberikan pelayanan kepada para pelanggannya.

Salah satunya Tania. Waria berusia 26 ini tak mampu berkutik setelah berhasil dibekuk petugas setelah melewati aksi kejar-kejaran yang cukup sengit. Dia mengaku sudah tiga tahun mangkal di kawasan tersebut. “Baru datang om, ini juga belum dapat pelanggan,” ucapnya dengan nada genit kepada petugas.

Ternyata razia bisnis prostitusi yang dilakukan Satpol PP juga berlangsung di kawasan Kompleks Citra Niaga. Di lokasi ini aparat berhasil mengamankan 5 orang waria. Sama seperti yang terjadi di kawasan Voorvo, kelima waria tersebut sempat lari tunggang langgang saat mengetahui mobil petugas datang.

Kasi Ops Satpol PP Samarinda, Teguh Setyawardana mengatakan, demi lolos dari petugas, sebagian waria ini bahkan nekat merayap di semak belukar, hingga kakinya lecet. Bahkan dia menyebut ada yang melompat pakar dan bersembunyi di bawah kolong. Meski rata-rata pakaian yang mereka gunakan seksi, Teguh menyebut, mereka terbilang cukup gesit. Aksi kejar-kejaran dengan waria menurutnya cukup melelahkan beberapa anggotanya.

"Penertiban ini kita lakukan karena mulai maraknya aktivitas yang melibatkan mereka (Waria) dan tidak memperdulikan bulan Ramadan. Terbukti, di sana cukup banyak yang diamankan, di mana hanya satu yang memiliki KTP, itu pun dari luar daerah dan hanya fotokopi," ungkap Teguh

Selanjutkan, 12 orang Waria dan dua wanita tulen ini akan didata petugas. Mereka juga terancam disanksi, lantaran melanggar Perda tentang administrasi kependudukan, berupa denda sebesar Rp50 ribu.  "Nanti kita juga akan lihat, apakah ada pelanggaran lainnya, itu bisa diberlakukan sanksi kurungan badan dan denda," tandasnya. (kis/aya)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:10

Bayi Membusuk dalam Kresek

SAMARINDA. Bau busuk menyengat memancing kerumunan lalat pada plastik merah di semak-semak eks Hotel…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:05

LKP, Modus “Mencuri” Dana Hibah

SAMARINDA. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda terus menggencarkan dugaan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:03

Angkot dan Angkutan Berbasis Aplikasi Harusnya Harmonis

Polemik industri transportasi umum antara angkutan konvensional dan angkutan berbasis aplikasi online…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:29

Padamkan Api dengan Air Galon

SAMARINDA. Warga di Jalan Gerilya, Sungai Pinang mendadak gempar. Sebuah pikap terbakar di bengkel las…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:26

Kurang 10 Menit, Rp 200 Juta Raib

SAMARINDA. Raut wajah Muhammad Kusaeri (45) yang semula ceria mendadak muram. Bagaimana tidak, dirinya…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:57

Korupsi Dana Hibah, 2 Pemuda Ditangkap

SAMARINDA. Di usia yang masih muda,  dua pria berinisial DNN (24), dan AY (26) sudah meraih sukses.…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:55

Maut di Jembatan Mahulu, ABG Tewas “Tanduk” Trotoar Jembatan

SAMARINDA. Sepinya lalu lintas kendaraan di Jembatan Mahakam Hulu (Mahulu) membuat siapa saja yang melintas…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:52

Retribusi Sampah Jadi Temuan

SAMARINDA. Sektor retribusi sampah rupanya dapat memberikan pemasukan bagi kas daerah yang cukup besar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .