MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

OLAHRAGA

Jumat, 16 Juni 2017 17:28
Saatnya Jadi Milik Eropa

PROKAL.CO, ST PETERSBURG. Valentin Ivanov orang Rusia yang beruntung bisa menjadi saksi di balik sukses Prancis menjuarai Piala Konfederasi 2003. Karena, itu kali terakhir negara Eropa dapat menjuarai Piala Konfederasi. Ivanov yang jadi wasitnya. Nah setelah 14 tahun berlalu, Ivanov yang sudah pensiun sebagai wasit itu berpeluang melihatnya lagi.
    Dan, itu akan terjadi di negaranya sendiri, Rusia. Ivanov kini menjabat sebagai Komite Perwasitan di Federasi Sepak Bola Rusia RFU. Ya, dalam edisi kedelapan di Piala Konfederasi yang mulai berlangsung di Rusia mulai besok (17/6), kans negara Eropa berpesta terbuka kembali.
    Apalagi, dari delapan kontestan Piala Konfederasi kali ini, tiga di antaranya negara dari benua biru Eropa. Selain tuan rumah Rusia, dua lainnya adalah Jerman sebagai negara juara di Piala Dunia 2014 dan Portugal yang menjuarai Euro 2016. Ingat, ini untuk pertama kali dalam sejarah satu konfederasi bisa mengirim tiga wakil sekaligus di ajang ini.
    Sehingga, ada banyak opsi negara Eropa yang mampu melangkah ke final, lalu menjadi juara. ''Ini akan jadi kompetisi yang sangat sulit, tapi Portugal tetap akan jadi penantang juara,'' koar Fernando Santos, treinador (pelatih) timnas Portugal, dalam konferensi persnya di Lisbon, Senin lalu waktu setempat sebelum berangkat ke Rusia.
    Portugal datang sebagai debutan. Meski debutan, dari wajah-wajah yang diusung Santos ke Rusia kali ini, 15 di antaranya merupakan skuad juara Euro 2016 lalu. Atau, 65 persen lebih komposisi yang dipertahankan Santos. Termasuk lima pemain yang punya jam terbang turun di major tournament.
    Lima pemain itu antara lain Bruno Alves, Pepe, Joao Moutinho, Cristiano Ronaldo, serta Ricardo Quaresma. Dengan modal kedalaman skuad, Seleccao das Quinas – julukan Portugal – pun selalu sempurna dalam lima laga kompetitif terakhirnya pada Kualifikasi Piala Dunia 2018. ''Menjalani tiap laga dengan kemenangan itu tanggung jawab kami,'' lanjutnya.
    Santos menolak anggapan bahwa timnya dilabeli favorit juara bersama Die Mannschaft – julukan Jerman. Sama seperti saat mengawali Euro 2016 lalu. ''Setahun lalu saya berkata tim ini berangkat ke Euro 2016 untuk memenanginya. Saya (ketika itu) berkata kami bukan favorit, tapi kami mampu jadi kandidat juara. Saya jaga konfidensi itu hari ini,'' koar Santos.
    Bersaing dengan Rusia, Meksiko dan Selandia Baru di Grup A, Ronaldo dkk di atas kertas bisa menyegel posisi juara grup. Sementara di Grup B, Jerman bisa saja lolos babak semifinal dengan status juara grup. Kalau sudah seperti itu, maka Portugal berpeluang melawan Cile atau Kamerun sebagai kandidat runner up Grup B.
    Walaupun, dengan komposisi skuad bukan yang terbaik dan menuai kritik, peluang anak asuhan Joachim Loew ini gagal jadi juara grup masih terbuka. Der Panser hanya menyisakan 3 pemain dari skuad di Brasil 2014 lalu, Matthias Ginter, Julian Draxler, plus Shkodran Mustafi. Bahkan, hanya enam pemain sisa Euro 2016. Sisanya? Pemain caps-nya tak lebih dari 30 kali.
    Tak ada Manuel Neuer, Toni Kroos, Sami Khedira, Thomas Mueller, atau Mesut Oezil di dalamnya. Komposisi pilihan Loew pun sudah menuai kritikan. ''Saya paham itu, tanpa banyak pemain dunia dan dengan nama besar, tak ada daya tarik musim panas ini. Tapi saya katakan ke fans yang sangat tertarik belajar untuk generasi berikutnya,'' kata Loew kepada Bild.
    Dibandingkan Cile yang jadi pesaingnya di Grup B, Draxler dkk memang lebih fresh di sisi komposisi skuadnya. Meski demikian, Jogi – sapaan akrab Loew – tetap percaya diri skuad asuhannya tidak akan menjadi penggembira seperti ketika berlaga di Piala Konfederasi 1999 di Meksiko. Jerman hanya finish di fase grup.
    ''Kami menempatkan skuad yang perspektif dengan pemain-pemain muda yang punya gairah dan mereka nothing to lose. Saya yakin mereka akan mematangkan permaiannya pada Piala Konfederasi ini,'' tambah Loew. Niklas Suele, Julian Brandt, dan Timo Werner jadi tiga pemain muda yang dibawa Loew.
    Terlebih, Meksiko siap menyulitkan laju anak muda Jerman ini dengan skuadnya yang matang. Jika dirata-rata, usia pemain El Tri – julukan Meksiko – di Piala Konfederasi kali ini sekitar 27,9 tahun. Ada 15 pemain di antaranya yang usianya berada di rentang antara 25 dan 30 tahun.
    Rata-rata, mereka skuad yang dimainkan di Piala Dunia 2014. ''Sebagai pemain, kami sudah paham dengan kualitas yang kami miliki, dan bisa ditawarkan dari skuad ini. Sekarang tinggal bagaimana kami mengejar trofi juara ini dengan pemain yang punya kualitas dan juga talenta ini,'' tutur penjaga gawang senior Meksiko, Guillermo Ochoa, dikutip Four Four Two. (ren/jpnn/upi)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 23:03

Waspadai Semua Pemain Persipura

SAMARINDA. Borneo FC terus melakukan persiapan jelang laga pekan ke-20 Liga-1 menghadapi Persipura Jayapura…

Minggu, 20 Agustus 2017 23:02

Pesut Muda Kuasai Derby Mahakam

TIM Borneo FC U-19 tak mau kalah dengan seniornya kala melakoni Derby Mahakam menghadapi Mitra Kukar…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:25

MATANGKAN COUNTER ATTACK

SAMARINDA. Laga super sulit akan dilakoni anak-anak Borneo FC di pekan ke-20, dalam lanjutan kompetisi…

Jumat, 18 Agustus 2017 18:03

ASAH TRANSISI PERMAINAN

SAMARINDA. Iwan Setiawan sudah langsung memegang kendali latihan penggawa Borneo FC, kemarin sore. Dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:54

LATIHAN TERGANJAL HUJAN

SAMARINDA. Program awal pelatih baru Borneo FC dalam latihan kemarin sore terpaksa berantakan. Latihan…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:04

TOLAK BICARA TARGET

SAMARINDA. Sejak kemarin Borneo FC resmi mengikat kerja sama dengan pelatih baru, Iwan Setiawan. Pelatih…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:02

Manajemen Berharap Dukungan

KEDATANGAN Iwan Setiawan ke Borneo FC,  menimbulkan berbagai respon dari publik terkait nasib tim…

Selasa, 15 Agustus 2017 02:11

ANYAR RASA LAWAS

SAMARINDA. Nyaris sebulan ditangani karteker, akhirnya Borneo FC memastikan siapa pelatih kepala. Pilihan…

Selasa, 15 Agustus 2017 02:10

Ricky Terganjal Lisensi

PERGANTIAN pelatih yang dilakukan Borneo FC dari Ricky Nelson yang menjabat sebagai pelatih karteker…

Selasa, 15 Agustus 2017 02:10

Patrich: Kami Berjuang Sama-sama

PERJALANAN Borneo FC musim ini masih terasa sangat terjal. Sejak awal musim klub berjuluk Pesut Etam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .