MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Jumat, 16 Juni 2017 17:27
Dishub Periksa Nakhoda Tugboat

Insiden Tumpukan Batu Bara Tabrak Jembatan Terus Berlanjut

PENABRAK JEMBATAN. Sebuah tongkang pengangkut batu bara yang menabrak Jembatan Martadipura sempat diamankan Dishub Kukar.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar mengamankan seorang nakhoda kapal tugboat penarik tongkang batu bara yang menabrak bentang Jembatan Matadipura, Kamis (15/6) kemarin. Setelah menjalani pemeriksaan yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), nakhoda bernama Andi Irvan (35) dipersilahkan melanjutkan pelayaran.
Ditemui usai proses BAP, Kasi Teknik Sarana dan Prasarana ASDP Dishub Kukar Siminto menerangkan, begitu mendapat informasi tentang insiden benturan tumpukan batu bara, petugas langsung melakukan pencarian terhadap kapal yang bersangkutan hingga akhirnya kemarin tugboat dan tongkang ditemukan sedang tambat di Pelabuhan Tanjung Batu. Tongkang batu bara bernama BG Diamond yang ditarik Tugboat Cleavent.
"Begitu kapal yang bersangkutan kita temukan, salah satu nakhodanya beranama Andi kita bawa untuk dimintai keterangan," ungkap Suminto.
Total 28 pertanyaan dituangkan dalam BAP yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut. Andi mengakui, dirinya dan ABK lainya melihat tumpukan batu bara membentur bentang jembatan. Namun kapal tetap melaju dengan kecepatan normal. Andi mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi dari KSOP tentang maksimum ketinggian, bila ingin melintas di bawah Jembatan Martadipura saat air pasang.
"Tidak pernah sekalipun ada petugas KSOP yang menginformasikan ke kami, kita sudah berusaha memangkas gunungan batu bara namun ternyata masih sangkut," ujarnya.
Saat kejadian Andi mengaku batu bara yang diangkut mencapai 5.400 metrik ton. Berlayar sejak Selasa (12/6) sekitar pukul 14.50 Wita, dari PT Binas Insan Sukses Mandiri (BISM) Desa Lingan Marimun, Kutai Barat (Kubar). Keesokan harinya sekitar pukul 11.00 Wita, tugboat dan tongkang melintas di bawah bentang jembatan Martadipura, Kota Bangun.
"Sejuah ini kami masih mengumpulkan data-data dan alat bukti. Bila memang instruksi dari pimpinan untuk melaporkan, semua sudah siap," tegas Suminto.
Sebelumnya, Camat Kota Bangun Mawardi menegaskan, terus berlanjutnya tumpukan batu bara yang menabrak bentang Jembatan Martadipura memicu kemarahan warga di kawasan hulu seperti Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang. Ironisnya pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) belum bisa melakukan tindakan apapun, lantaran belum ada istruksi dari Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) ataupun KSOP selaku pihak yang berwenang tentang kesyahbandaran.(man/rin)


loading...

BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 21:15

Dewan Tak Pernah Bahas

TANJUNG REDEB. Rencana pembangunan tugu lampion di perempatan dalam kota Tanjung Redeb makin menimbulkan…

Rabu, 21 Februari 2018 21:13

Didampingi agar Tak Salah Kelola

TANJUNG REDEB. Tahun ini kucuran dana desa meningkat cukup drastis dibanding tahun sebelumnya. Dari…

Rabu, 21 Februari 2018 01:46

Sangatta Peduli Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Anak Bidang Pemenuhan Hak Anak, Dr Imaculata Umiyati mengapresiasi…

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 21:43

Kesadaran Masyarakat Meningkat

SANGATTA. Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), ternyata cukup memberikan efek positif…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .