MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Jumat, 16 Juni 2017 17:27
Dishub Periksa Nakhoda Tugboat

Insiden Tumpukan Batu Bara Tabrak Jembatan Terus Berlanjut

PENABRAK JEMBATAN. Sebuah tongkang pengangkut batu bara yang menabrak Jembatan Martadipura sempat diamankan Dishub Kukar.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar mengamankan seorang nakhoda kapal tugboat penarik tongkang batu bara yang menabrak bentang Jembatan Matadipura, Kamis (15/6) kemarin. Setelah menjalani pemeriksaan yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), nakhoda bernama Andi Irvan (35) dipersilahkan melanjutkan pelayaran.
Ditemui usai proses BAP, Kasi Teknik Sarana dan Prasarana ASDP Dishub Kukar Siminto menerangkan, begitu mendapat informasi tentang insiden benturan tumpukan batu bara, petugas langsung melakukan pencarian terhadap kapal yang bersangkutan hingga akhirnya kemarin tugboat dan tongkang ditemukan sedang tambat di Pelabuhan Tanjung Batu. Tongkang batu bara bernama BG Diamond yang ditarik Tugboat Cleavent.
"Begitu kapal yang bersangkutan kita temukan, salah satu nakhodanya beranama Andi kita bawa untuk dimintai keterangan," ungkap Suminto.
Total 28 pertanyaan dituangkan dalam BAP yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut. Andi mengakui, dirinya dan ABK lainya melihat tumpukan batu bara membentur bentang jembatan. Namun kapal tetap melaju dengan kecepatan normal. Andi mengaku tidak pernah mendapat sosialisasi dari KSOP tentang maksimum ketinggian, bila ingin melintas di bawah Jembatan Martadipura saat air pasang.
"Tidak pernah sekalipun ada petugas KSOP yang menginformasikan ke kami, kita sudah berusaha memangkas gunungan batu bara namun ternyata masih sangkut," ujarnya.
Saat kejadian Andi mengaku batu bara yang diangkut mencapai 5.400 metrik ton. Berlayar sejak Selasa (12/6) sekitar pukul 14.50 Wita, dari PT Binas Insan Sukses Mandiri (BISM) Desa Lingan Marimun, Kutai Barat (Kubar). Keesokan harinya sekitar pukul 11.00 Wita, tugboat dan tongkang melintas di bawah bentang jembatan Martadipura, Kota Bangun.
"Sejuah ini kami masih mengumpulkan data-data dan alat bukti. Bila memang instruksi dari pimpinan untuk melaporkan, semua sudah siap," tegas Suminto.
Sebelumnya, Camat Kota Bangun Mawardi menegaskan, terus berlanjutnya tumpukan batu bara yang menabrak bentang Jembatan Martadipura memicu kemarahan warga di kawasan hulu seperti Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang. Ironisnya pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) belum bisa melakukan tindakan apapun, lantaran belum ada istruksi dari Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) ataupun KSOP selaku pihak yang berwenang tentang kesyahbandaran.(man/rin)



BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:36

"Korupsi Akibat PNS Bergaya Selebritis"

TANJUNG REDEB. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur, Fadil Zumhana mengatakan tindak pidana…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:34

Pendemo Dibayar Rp 100 Ribu?

BONTANG. Lima orang perwakilan massa yang mengatasnamakan Kelompok Tani Gunung Kempeng, mengaku mendapat…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:54

Bupati Jamin TRC Tak Serobot Dinas Lain

TANJUNG REDEB. Pemkab Berau telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:53

Ratusan Petani Demo PKT

BONTANG. Ratusan massa yang mengatasnamakan diri Petani Gunung Kempeng, mendatangi kantor PT Pupuk Kaltim…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:15

Draf APBD-P Akhirnya Diserahkan

TANJUNG REDEB. Setelah lama menunggu, akhirnya draf AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah Perubahan…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:10

Gudang Material Disorot Dewan

BONTANG. Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kanaan kembali mendapat sorotan.…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:48

Pabrik Semen Dibungkam Aturan

SANGATTA. Pabrik semen PT Kobexindo yang berada di Pegunungan Sekerat Kecamatan Bengalon dan Kaliorang…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:47

Pemkab Akan Bangun Monumen Tambang

SANGATTA. Sumber daya alam seperti batu bara maupun minyak dan gas (migas) suatu saat pasti akan habis.…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:46

Bidik Duit PBB, Buka Layanan Kelurahan

BONTANG. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Bontang akan melakukan upaya maksimal mengerek…

Senin, 16 Oktober 2017 19:46

Ngelem Jadi “Gerbang” Narkoba

TANJUNG REDEB. Tingkat kenakalan remaja di kabupaten Berau kian memprihatinkan. Aktivitas mengisap lem…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .