MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 15 Juni 2017 19:40
Warga Marah, Batu Bara Hantam Jembatan

Tunggu Instruksi, Muspika Hanya Lakukan Pemantauan

BIKIN RUSAK. Alat berat yang diangkut menggunakan ponton melintas di bawah Jembatan Martadipura, Kota Bangun. Posisi alat berat rawan menyebabkan gesekan dengan bentang jembatan.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Camat Kota Bangun Mawardi menegaskan, terus berlanjutnya kejadian gundukan batu bara yang diangkut menggunakan ponton dan mengakibatkan gesekan dengan bentang Jembatan Martadipura, memicu kemarahan warga di kawasan Hulu seperti Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang.
Ironisnya pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) belum bisa melakukan tindakan apapun, lantaran belum ada instruksi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) ataupun KSOP selaku pihak yang berwenang tentang kesyahbandaran.
Menurut Mawardi, sejauh ini pihak muspika sudah melakukan rapat, namun hasilnya mentok dalam hal kewenangan. Bila melaporkan secara resmi, muspika khawatir akan dilaporkan balik oleh pihak perushaan lantaran tidak memiliki kewenangan.
Untuk aset jembatan kewenangan berada di Pemkab Kukar, khususnya Dinas Perhubungan. Sementara untuk lalu lintas sungai berada di KSOP.
"Seandainya ada instruksi dari pemkab apakah tertulis atau secara lisan, kami muspika bisa bergerak bersama masyarakat. Tapi ini belum ada," ungkap Mawardi saat memantau pergerakan kapal di bawah Jembatan Martadipura, Rabu (14/6) kemarin.
Berdasarkan pantauan Mawardi, lalu lalang ponton pengangkut batu bara terus terjadi di bawah Jembatan Martadipura dan hampir seluruhnya gundukan batu bara menghantam bentang jembatan. Kondisi tersebut membuat warga kawasan hulu marah, lantaran jembatan tersebut adalah aset satu-satunya yang menjadi jalur transportasi mereka.
"Tadi saya telepon Dinas perhubungan Bu Ismi belum diangkat. Kalau pak sekkab sudah kami laporkan bahwa kondisinya terus berlanjut," terang Mawardi.
Maraknya gundukan batu bara yang nyangkut dan terjadi gesekan di bentang Jembatan Martadipura, mendapat reaksi keras dari Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas) yang menuding ada indikasi pembiaran baik oleh pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten. Hal itu ditegaskan Ketua Jatamnas Merah Johansyah
Menurutnya, masalah tersebut bukan kali ini saja terjadi melainkan sudah lama namun belum ada sanksi yang dijatuhkan. Di level pemerintah pusat dapat memberikan sanksi melalui Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan di Indonesia (KSOP) yang mengeluarkan izin gerak kapal. Di level provinsi penindakan dapat dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang 23/2014. Pemprov memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan pertambangan di Kaltim. Di level kabupaten, penindakan berdasarkan dugaan pelanggaran pidana lingkungan, karena berpotensi terjadi pencemaran sungai serta kawasan sekitarnya.
"Ini ada apa, patut dipertanyakan. Kenapa dari sekian banyak kewenangan hingga kini belum ada yang berani memberi sanksi," tuturnya.(man/rin)



loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

Kurikulum untuk Anak Berkebutuhan Khusus

SANGATTA. Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK), Pagi ini (19/2), pakar…

Senin, 19 Februari 2018 20:46

Guru Honerer Diangkat Jadi PNS

BONTANG. Para guru honorer di Bontang tahun ini bakal naik status. Pasalnya dari informasi yang diterima…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:47

Menunggu Hasil Lelang

SENDAWAR. Pemkab Kutai Barat (Kubar), akan memprioritaskan pembangunan yang berkenaan langsung dengan…

Jumat, 16 Februari 2018 19:46

Petugas Bersihkan Algaka di Kota Raja

TENGGARONG. Sesuai jadwal tahanan Pilgub Kaltim 2018, Rabu (14/2) sore, petugas gabungan dikoordinir…

Kamis, 15 Februari 2018 16:38

Isran-Hadi Apresiasi Relawan dan Panggung Seni Hiburan

SAMARINDA. Kader terbaik Partai Gerindra Kaltim Isran Noor mengaku bangga dengan Satuan Relawan Indonesia…

Kamis, 15 Februari 2018 16:30

Dulu Dipecah, Kini Digabung Lagi

SANGATTA. Akibat perubahan jumlah penduduk yang kini  berkurang dibanding 2014 lalu saat pemilihan…

Rabu, 14 Februari 2018 21:43

Kesadaran Masyarakat Meningkat

SANGATTA. Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), ternyata cukup memberikan efek positif…

Selasa, 13 Februari 2018 11:46

Tiga Jembatan di Tiga Kecamatan

SANGATTA. Pemkab Kutai Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim, akan membangun tiga jembatan.…

Selasa, 13 Februari 2018 11:37

Lebihi Kapasitas, Didenda Rp 2 Juta

TANJUNG REDEB. Kerusakan badan jalan khususnya di jalan poros antarkecamatan kerap menjadi keluhan masyarakat…

Senin, 12 Februari 2018 11:21

Dandim Minta Masyarakat Bersatu

SANGATTA. Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha meminta masyarakat bersatu. Permintaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .