MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 15 Juni 2017 19:40
Warga Marah, Batu Bara Hantam Jembatan

Tunggu Instruksi, Muspika Hanya Lakukan Pemantauan

BIKIN RUSAK. Alat berat yang diangkut menggunakan ponton melintas di bawah Jembatan Martadipura, Kota Bangun. Posisi alat berat rawan menyebabkan gesekan dengan bentang jembatan.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Camat Kota Bangun Mawardi menegaskan, terus berlanjutnya kejadian gundukan batu bara yang diangkut menggunakan ponton dan mengakibatkan gesekan dengan bentang Jembatan Martadipura, memicu kemarahan warga di kawasan Hulu seperti Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang.
Ironisnya pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) belum bisa melakukan tindakan apapun, lantaran belum ada instruksi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) ataupun KSOP selaku pihak yang berwenang tentang kesyahbandaran.
Menurut Mawardi, sejauh ini pihak muspika sudah melakukan rapat, namun hasilnya mentok dalam hal kewenangan. Bila melaporkan secara resmi, muspika khawatir akan dilaporkan balik oleh pihak perushaan lantaran tidak memiliki kewenangan.
Untuk aset jembatan kewenangan berada di Pemkab Kukar, khususnya Dinas Perhubungan. Sementara untuk lalu lintas sungai berada di KSOP.
"Seandainya ada instruksi dari pemkab apakah tertulis atau secara lisan, kami muspika bisa bergerak bersama masyarakat. Tapi ini belum ada," ungkap Mawardi saat memantau pergerakan kapal di bawah Jembatan Martadipura, Rabu (14/6) kemarin.
Berdasarkan pantauan Mawardi, lalu lalang ponton pengangkut batu bara terus terjadi di bawah Jembatan Martadipura dan hampir seluruhnya gundukan batu bara menghantam bentang jembatan. Kondisi tersebut membuat warga kawasan hulu marah, lantaran jembatan tersebut adalah aset satu-satunya yang menjadi jalur transportasi mereka.
"Tadi saya telepon Dinas perhubungan Bu Ismi belum diangkat. Kalau pak sekkab sudah kami laporkan bahwa kondisinya terus berlanjut," terang Mawardi.
Maraknya gundukan batu bara yang nyangkut dan terjadi gesekan di bentang Jembatan Martadipura, mendapat reaksi keras dari Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas) yang menuding ada indikasi pembiaran baik oleh pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten. Hal itu ditegaskan Ketua Jatamnas Merah Johansyah
Menurutnya, masalah tersebut bukan kali ini saja terjadi melainkan sudah lama namun belum ada sanksi yang dijatuhkan. Di level pemerintah pusat dapat memberikan sanksi melalui Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan di Indonesia (KSOP) yang mengeluarkan izin gerak kapal. Di level provinsi penindakan dapat dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang 23/2014. Pemprov memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan pertambangan di Kaltim. Di level kabupaten, penindakan berdasarkan dugaan pelanggaran pidana lingkungan, karena berpotensi terjadi pencemaran sungai serta kawasan sekitarnya.
"Ini ada apa, patut dipertanyakan. Kenapa dari sekian banyak kewenangan hingga kini belum ada yang berani memberi sanksi," tuturnya.(man/rin)




BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:41

Pengecekan Lahan Sengketa Berlangsung Tegang

TENGGARONG. Unit Tipiter Polres Kukar bersama BPN dan Bagian Pertahanan Setkab Kukar, melakukan pengecekan…

Rabu, 21 Juni 2017 16:39

Tiga Pemuda Pesta Miras Oplosan Siang Bolong

TENGGARONG. Saat umat muslim lainya sedang menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan, tiga pemuda di…

Selasa, 20 Juni 2017 01:24

Disperindagkop Segera Gelar Sidak

BONTANG. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia secara resmi telah menarik empat produk mi…

Selasa, 20 Juni 2017 01:23

Produksi Sampah Tembus 500 Ton per Hari

BONTANG. Jumlah pasokan sampah rumah tangga memasuki pekan terakhir bulan Ramadan ini terus meningkat.…

Selasa, 20 Juni 2017 01:22

Jelang Lebaran, Harga Komoditas Merangkak Naik

BONTANG. Menjelang Idulfitri, sejumlah harga kebutuhan pokok perlahan merangkak naik. Seperti yang terjadi…

Senin, 19 Juni 2017 00:53

Penumpang Serbu Pelabuhan Lhotuan

BONTANG. Arus mudik H-8 mulai terasa di Pelabuhan Lhoktuan, Bontang, Minggu (18/6), kemarin. Ribuan…

Minggu, 18 Juni 2017 23:08

Rusak Parah, Bisa Nginap di Jalan

SANGATTA. Ekstremnya cuaca dengan ditandai tingginya curah hujan di pedalaman Kutai Timur (Kutim) membuat…

Sabtu, 17 Juni 2017 12:33

CATAT..!! Jembatan Mahkota II Dibuka 21 Juni

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang memastikan Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II dapat segera…

Jumat, 16 Juni 2017 17:27

Dishub Periksa Nakhoda Tugboat

TENGGARONG.  Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar mengamankan seorang nakhoda kapal tugboat penarik…

Rabu, 14 Juni 2017 13:20

THR Dicairkan Lebih Cepat

BONTANG. Para pekerja di Kota Taman dipastikan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini 10…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .