MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Kamis, 15 Juni 2017 19:40
Warga Marah, Batu Bara Hantam Jembatan

Tunggu Instruksi, Muspika Hanya Lakukan Pemantauan

BIKIN RUSAK. Alat berat yang diangkut menggunakan ponton melintas di bawah Jembatan Martadipura, Kota Bangun. Posisi alat berat rawan menyebabkan gesekan dengan bentang jembatan.

PROKAL.CO, TENGGARONG.  Camat Kota Bangun Mawardi menegaskan, terus berlanjutnya kejadian gundukan batu bara yang diangkut menggunakan ponton dan mengakibatkan gesekan dengan bentang Jembatan Martadipura, memicu kemarahan warga di kawasan Hulu seperti Kota Bangun, Kenohan, Kembang Janggut hingga Tabang.
Ironisnya pihak musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) belum bisa melakukan tindakan apapun, lantaran belum ada instruksi dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) ataupun KSOP selaku pihak yang berwenang tentang kesyahbandaran.
Menurut Mawardi, sejauh ini pihak muspika sudah melakukan rapat, namun hasilnya mentok dalam hal kewenangan. Bila melaporkan secara resmi, muspika khawatir akan dilaporkan balik oleh pihak perushaan lantaran tidak memiliki kewenangan.
Untuk aset jembatan kewenangan berada di Pemkab Kukar, khususnya Dinas Perhubungan. Sementara untuk lalu lintas sungai berada di KSOP.
"Seandainya ada instruksi dari pemkab apakah tertulis atau secara lisan, kami muspika bisa bergerak bersama masyarakat. Tapi ini belum ada," ungkap Mawardi saat memantau pergerakan kapal di bawah Jembatan Martadipura, Rabu (14/6) kemarin.
Berdasarkan pantauan Mawardi, lalu lalang ponton pengangkut batu bara terus terjadi di bawah Jembatan Martadipura dan hampir seluruhnya gundukan batu bara menghantam bentang jembatan. Kondisi tersebut membuat warga kawasan hulu marah, lantaran jembatan tersebut adalah aset satu-satunya yang menjadi jalur transportasi mereka.
"Tadi saya telepon Dinas perhubungan Bu Ismi belum diangkat. Kalau pak sekkab sudah kami laporkan bahwa kondisinya terus berlanjut," terang Mawardi.
Maraknya gundukan batu bara yang nyangkut dan terjadi gesekan di bentang Jembatan Martadipura, mendapat reaksi keras dari Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas) yang menuding ada indikasi pembiaran baik oleh pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten. Hal itu ditegaskan Ketua Jatamnas Merah Johansyah
Menurutnya, masalah tersebut bukan kali ini saja terjadi melainkan sudah lama namun belum ada sanksi yang dijatuhkan. Di level pemerintah pusat dapat memberikan sanksi melalui Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan di Indonesia (KSOP) yang mengeluarkan izin gerak kapal. Di level provinsi penindakan dapat dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang 23/2014. Pemprov memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan pertambangan di Kaltim. Di level kabupaten, penindakan berdasarkan dugaan pelanggaran pidana lingkungan, karena berpotensi terjadi pencemaran sungai serta kawasan sekitarnya.
"Ini ada apa, patut dipertanyakan. Kenapa dari sekian banyak kewenangan hingga kini belum ada yang berani memberi sanksi," tuturnya.(man/rin)




BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:36

"Korupsi Akibat PNS Bergaya Selebritis"

TANJUNG REDEB. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur, Fadil Zumhana mengatakan tindak pidana…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:34

Pendemo Dibayar Rp 100 Ribu?

BONTANG. Lima orang perwakilan massa yang mengatasnamakan Kelompok Tani Gunung Kempeng, mengaku mendapat…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:54

Bupati Jamin TRC Tak Serobot Dinas Lain

TANJUNG REDEB. Pemkab Berau telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:53

Ratusan Petani Demo PKT

BONTANG. Ratusan massa yang mengatasnamakan diri Petani Gunung Kempeng, mendatangi kantor PT Pupuk Kaltim…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:15

Draf APBD-P Akhirnya Diserahkan

TANJUNG REDEB. Setelah lama menunggu, akhirnya draf AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah Perubahan…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:10

Gudang Material Disorot Dewan

BONTANG. Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kanaan kembali mendapat sorotan.…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:48

Pabrik Semen Dibungkam Aturan

SANGATTA. Pabrik semen PT Kobexindo yang berada di Pegunungan Sekerat Kecamatan Bengalon dan Kaliorang…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:47

Pemkab Akan Bangun Monumen Tambang

SANGATTA. Sumber daya alam seperti batu bara maupun minyak dan gas (migas) suatu saat pasti akan habis.…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:46

Bidik Duit PBB, Buka Layanan Kelurahan

BONTANG. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Bontang akan melakukan upaya maksimal mengerek…

Senin, 16 Oktober 2017 19:46

Ngelem Jadi “Gerbang” Narkoba

TANJUNG REDEB. Tingkat kenakalan remaja di kabupaten Berau kian memprihatinkan. Aktivitas mengisap lem…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .