MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 15 Juni 2017 19:24
Perampok Sadis “Membusuk” di Penjara

Rencanakan Pembunuhan, Dihukum Seumur Hidup

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua perampok sekaligus pembunuh sadis menerima ganjarannya. Mereka adalah Badarudin alias Badar (20) dan Samsul (23), keduanya warga Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dua sekawan ini menghabisi nyawa Manrafi (25), kasir toko sembako di kawasan AM Sangaji (eks Jalan Belibis), Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, 27 Desember 2016.
Selain membunuh, keduanya juga menggasak uang hasil dagang sebesar Rp 103 juta yang dibawa Manrafi. Oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang dipimpin Rustam, keduanya secara sah dan meyakinkan bersalah karena melakukan pembunuhan berencana.

Badar divonis kurungan penjara seumur hidup, sesuai tuntutan kurungan penjara yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kamin. Sementara Samsul lebih beruntung, dia dituntut JPU kurungan penjara 20 tahun. Tapi majelis hakim menjatuhkan vonis “hanya” kurungan penjara 14 tahun.

Hukuman Samsul lebih ringan, karena dia berperan hanya membantu mengantarkan Badar selaku eksekutor. Namun yang memberatkan Samsul juga ikut menikmati uang hasil rampokan yang diambil paksa dari tangan Manrafi.

Rustam menerangkan, selain melakukan pembuhan berencana terhadap Manrafi, cara Badar membunuh warga Palaran itu terbilang sadis. Sembilan tikaman di wajah Manrafi, serta puluhan tikaman lain di sekujur tubuhnya yang lain. Bahkan saat Manrafi tak bergerak lagi, tetap saja Badar menghunjamkan pisau dapur yang dibeli di pasar malam ke arah Manrafi yang sudah tergeletak tak bersimbah darah.

“Terdakwa membawa pisau, kemudian ada rentang waktu hingga akhirnya bertemu dengan korban (Manrafi, Red) di lorong di bangunan di Jalan AM Sangaji. Korban dan terdakwa sempat bertegur sapa. Kemudian korban di serang. Ini menguatkan jika memang ada kesengajaan untuk membunuh korban,” ujar Rustam.

Atas vonis tersebut, Badar maupun Samsul memilih menerimanya. Sama halnya dengan Kamin, juga mengaku menerima putusan majelis hakim tersebut.
“Kami menerima putusan ini yang mulia (hakin, Red),” beber Kamin.

Saat berjalan dari sel titipan di PN Samarinda menuju ruang sidang dengan dikawal petugas kejaksaan, Badar dan Samsul masih sempat bersenda gurau. Namun saat memasuki ruang sidang, wajah keduanya langsung tegang.

Selama pembacaan petikan putusan, baik Badar maupun Samsul yang duduk di depan persidangan serta sama-sama mengenakan peci terlihat tegang. Keduanya sama-sama menatap tajam ke arah majelis hakim. Sejumlah keluarga Manrafi juga terlihat menghadiri ruang sidang. Seorang saudara perempuan Manrafi terus menangis dan sibuk menyeka air mata, mendengarkan majelis hakim membacakan petikan putusan.

Usai sidang, seorang saudara laki-laki Manrafi yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui Sapos mengatakan, kecewa dengan putusan majelis hakim. “Harusnya hukuman mati. Ini kan jelas-jelas pembunuhan berencana dan caranya juga sangat sadis,” tutur saudara Manrafi.

Sementara Kamin yang ditemui Sapos mengaku putusan tersebut sudah sesuai tuntutannya. “Untuk terdawa utama (Badar, Red) pantas dipenjara seumur hidup. Sementara rekannya (Samsul, Red) turut membantu, meski tak ikut langsung. Awalnya rekannya juga sebenarnya tak tahu niat terdakwa utama untuk merampok dan membunuh,” kata Kamin.
Namun karena perlu uang untuk membayar utang orangtuanya, ditambah perlu biaya membayar sekolah adiknya, makanya Samsul menuruti saja ajakan Badar. (rin/nha)



loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 23:35

Beli Sayur, Dijebloskan ke Penjara

SAMARINDA. Seorang pemuda bernama Wawan (27), warga Kecamatan Sambutan, dijebloskan polisi ke penjara.…

Sabtu, 21 April 2018 23:01

Polsek Loa Janan “Panen” Miras Ilegal

TENGGARONG. Seakan tidak mau tertinggal dengan Polsek lainnya di jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar),…

Kamis, 19 April 2018 23:51

Dua Warung Digeledah Polisi

SAMARINDA. Belasan anggota Polsekta Samarinda Ulu menyambangi sejumlah warung kelontongan yang dicurigai…

Rabu, 18 April 2018 23:48

Maling Apes, Kembali Demi Motor

SAMARINDA. Tak sadar aksinya terekam closed camera television (CCTV), seorang maling motor berinisial…

Rabu, 18 April 2018 00:07

Akibat Bawang Masuk Penjara

SAMARINDA. Sebenarnya niat seorang pria berinisial AD (30) ingin berdagang sudah benar. AD coba mencari…

Selasa, 17 April 2018 00:13

Disandari Pengamen, Kaca ATM Pecah

SAMARINDA. Aksi pengrusakan anjungan tunai mandiri (ATM) kembali terjadi. kali ini sebuah ATM milik…

Senin, 16 April 2018 00:43

Tubuh Meledak, Nyaris Terpanggang

SAMARINDA. Sembari menunggu azan Magrib berkumandang, Darmawi berbaring. Dia tengah asyik menonton siaran…

Minggu, 15 April 2018 00:01

Oknum Honorer Sodomi Tiga Bocah

SAMARINDA. Sungguh biadab apa yang dilakukan Raden Bintar Jaya. Pria 32 tahun ini tega melampiaskan…

Sabtu, 14 April 2018 00:41

“Penunggu” Kuburan Tewas

SAMARINDA. Warga dan peziarah di sekitar Kuburan Muslimin Jalan Abul Hasan, Gang Kubur RT 13, Kelurahan…

Kamis, 12 April 2018 23:39

Tewas, Jasad Dikerumuni Semut

TENGGARONG. Malam memang belum larut, baru sekitar pukul 20.00 Wita. Tapi kondisi Desa Prian, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .