MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Kamis, 15 Juni 2017 19:24
Perampok Sadis “Membusuk” di Penjara

Rencanakan Pembunuhan, Dihukum Seumur Hidup

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua perampok sekaligus pembunuh sadis menerima ganjarannya. Mereka adalah Badarudin alias Badar (20) dan Samsul (23), keduanya warga Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dua sekawan ini menghabisi nyawa Manrafi (25), kasir toko sembako di kawasan AM Sangaji (eks Jalan Belibis), Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, 27 Desember 2016.
Selain membunuh, keduanya juga menggasak uang hasil dagang sebesar Rp 103 juta yang dibawa Manrafi. Oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang dipimpin Rustam, keduanya secara sah dan meyakinkan bersalah karena melakukan pembunuhan berencana.

Badar divonis kurungan penjara seumur hidup, sesuai tuntutan kurungan penjara yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kamin. Sementara Samsul lebih beruntung, dia dituntut JPU kurungan penjara 20 tahun. Tapi majelis hakim menjatuhkan vonis “hanya” kurungan penjara 14 tahun.

Hukuman Samsul lebih ringan, karena dia berperan hanya membantu mengantarkan Badar selaku eksekutor. Namun yang memberatkan Samsul juga ikut menikmati uang hasil rampokan yang diambil paksa dari tangan Manrafi.

Rustam menerangkan, selain melakukan pembuhan berencana terhadap Manrafi, cara Badar membunuh warga Palaran itu terbilang sadis. Sembilan tikaman di wajah Manrafi, serta puluhan tikaman lain di sekujur tubuhnya yang lain. Bahkan saat Manrafi tak bergerak lagi, tetap saja Badar menghunjamkan pisau dapur yang dibeli di pasar malam ke arah Manrafi yang sudah tergeletak tak bersimbah darah.

“Terdakwa membawa pisau, kemudian ada rentang waktu hingga akhirnya bertemu dengan korban (Manrafi, Red) di lorong di bangunan di Jalan AM Sangaji. Korban dan terdakwa sempat bertegur sapa. Kemudian korban di serang. Ini menguatkan jika memang ada kesengajaan untuk membunuh korban,” ujar Rustam.

Atas vonis tersebut, Badar maupun Samsul memilih menerimanya. Sama halnya dengan Kamin, juga mengaku menerima putusan majelis hakim tersebut.
“Kami menerima putusan ini yang mulia (hakin, Red),” beber Kamin.

Saat berjalan dari sel titipan di PN Samarinda menuju ruang sidang dengan dikawal petugas kejaksaan, Badar dan Samsul masih sempat bersenda gurau. Namun saat memasuki ruang sidang, wajah keduanya langsung tegang.

Selama pembacaan petikan putusan, baik Badar maupun Samsul yang duduk di depan persidangan serta sama-sama mengenakan peci terlihat tegang. Keduanya sama-sama menatap tajam ke arah majelis hakim. Sejumlah keluarga Manrafi juga terlihat menghadiri ruang sidang. Seorang saudara perempuan Manrafi terus menangis dan sibuk menyeka air mata, mendengarkan majelis hakim membacakan petikan putusan.

Usai sidang, seorang saudara laki-laki Manrafi yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui Sapos mengatakan, kecewa dengan putusan majelis hakim. “Harusnya hukuman mati. Ini kan jelas-jelas pembunuhan berencana dan caranya juga sangat sadis,” tutur saudara Manrafi.

Sementara Kamin yang ditemui Sapos mengaku putusan tersebut sudah sesuai tuntutannya. “Untuk terdawa utama (Badar, Red) pantas dipenjara seumur hidup. Sementara rekannya (Samsul, Red) turut membantu, meski tak ikut langsung. Awalnya rekannya juga sebenarnya tak tahu niat terdakwa utama untuk merampok dan membunuh,” kata Kamin.
Namun karena perlu uang untuk membayar utang orangtuanya, ditambah perlu biaya membayar sekolah adiknya, makanya Samsul menuruti saja ajakan Badar. (rin/nha)




BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:04

DAR DER DOR..!! Sarang Curanmor Digerebek, 13 Motor Disita

SAMARINDA. Suasana pagi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang mendadak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:02

Klaim Dakwaan Jaksa Tak Penuhi Unsur Pidana

Tim kuasa hukum Ketua Komura Jafar Abdul Gaffar menilai surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:25

“Hujan Beton” Nyaris Kubur Sekeluarga

SAMARINDA. Lelah setelah berjuang menerobos banjir, Keluarga Hj Jarwadi lanjut dibuat terkejut oleh…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:22

Petaka Bisnis Gas

SAMARINDA. Bermodalkan seragam Pertamina, Aji Adi alias Rendi, mendatangi satu persatu pangkalan LPG…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:18

Basah-Basahan Peringati 17 Agustus

SAMARINDA. Nasionalisme terkadang lahir dari ruang-ruang kecil. Keterbatasan tidak menyurutkan semangat…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:48

Banjir, Pasien RSUD Diungsikan

SAMARINDA. Hujan deras sepanjang sore, Rabu (16/8), membuat sejumlah ruas jalan utama dan permukiman…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:47

Air Tercemar, Gagal Panen, Menderita Hepatitis B

Puluhan tahun tak menikmati listrik dan air bersih. Hidup jauh dari hiruk pikuk kota. Mereka adalah…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:18

WOW..!! Pungli TPK Palaran Tembus Rp 184 M..!!!

SAMARINDA. Sidang perdana kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran Samarinda…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:15

Kabin Ringsek Sopir Tak Luka

SAMARINDA. Suara benturan keras tiba-tiba terdengar dari bilangan Jalan APT Pranomo, Kelurahan Gunung…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:43

WADUH..!! Anjing Jadi-jadian Tebar Teror Lagi

SAMARINDA. Warga Lempake, Samarinda Utara, sepertinya kembali harus bersiaga penuh. Teror anjing siluman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .