MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Kamis, 15 Juni 2017 19:24
Perampok Sadis “Membusuk” di Penjara

Rencanakan Pembunuhan, Dihukum Seumur Hidup

PROKAL.CO, SAMARINDA. Dua perampok sekaligus pembunuh sadis menerima ganjarannya. Mereka adalah Badarudin alias Badar (20) dan Samsul (23), keduanya warga Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dua sekawan ini menghabisi nyawa Manrafi (25), kasir toko sembako di kawasan AM Sangaji (eks Jalan Belibis), Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, 27 Desember 2016.
Selain membunuh, keduanya juga menggasak uang hasil dagang sebesar Rp 103 juta yang dibawa Manrafi. Oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang dipimpin Rustam, keduanya secara sah dan meyakinkan bersalah karena melakukan pembunuhan berencana.

Badar divonis kurungan penjara seumur hidup, sesuai tuntutan kurungan penjara yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kamin. Sementara Samsul lebih beruntung, dia dituntut JPU kurungan penjara 20 tahun. Tapi majelis hakim menjatuhkan vonis “hanya” kurungan penjara 14 tahun.

Hukuman Samsul lebih ringan, karena dia berperan hanya membantu mengantarkan Badar selaku eksekutor. Namun yang memberatkan Samsul juga ikut menikmati uang hasil rampokan yang diambil paksa dari tangan Manrafi.

Rustam menerangkan, selain melakukan pembuhan berencana terhadap Manrafi, cara Badar membunuh warga Palaran itu terbilang sadis. Sembilan tikaman di wajah Manrafi, serta puluhan tikaman lain di sekujur tubuhnya yang lain. Bahkan saat Manrafi tak bergerak lagi, tetap saja Badar menghunjamkan pisau dapur yang dibeli di pasar malam ke arah Manrafi yang sudah tergeletak tak bersimbah darah.

“Terdakwa membawa pisau, kemudian ada rentang waktu hingga akhirnya bertemu dengan korban (Manrafi, Red) di lorong di bangunan di Jalan AM Sangaji. Korban dan terdakwa sempat bertegur sapa. Kemudian korban di serang. Ini menguatkan jika memang ada kesengajaan untuk membunuh korban,” ujar Rustam.

Atas vonis tersebut, Badar maupun Samsul memilih menerimanya. Sama halnya dengan Kamin, juga mengaku menerima putusan majelis hakim tersebut.
“Kami menerima putusan ini yang mulia (hakin, Red),” beber Kamin.

Saat berjalan dari sel titipan di PN Samarinda menuju ruang sidang dengan dikawal petugas kejaksaan, Badar dan Samsul masih sempat bersenda gurau. Namun saat memasuki ruang sidang, wajah keduanya langsung tegang.

Selama pembacaan petikan putusan, baik Badar maupun Samsul yang duduk di depan persidangan serta sama-sama mengenakan peci terlihat tegang. Keduanya sama-sama menatap tajam ke arah majelis hakim. Sejumlah keluarga Manrafi juga terlihat menghadiri ruang sidang. Seorang saudara perempuan Manrafi terus menangis dan sibuk menyeka air mata, mendengarkan majelis hakim membacakan petikan putusan.

Usai sidang, seorang saudara laki-laki Manrafi yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui Sapos mengatakan, kecewa dengan putusan majelis hakim. “Harusnya hukuman mati. Ini kan jelas-jelas pembunuhan berencana dan caranya juga sangat sadis,” tutur saudara Manrafi.

Sementara Kamin yang ditemui Sapos mengaku putusan tersebut sudah sesuai tuntutannya. “Untuk terdawa utama (Badar, Red) pantas dipenjara seumur hidup. Sementara rekannya (Samsul, Red) turut membantu, meski tak ikut langsung. Awalnya rekannya juga sebenarnya tak tahu niat terdakwa utama untuk merampok dan membunuh,” kata Kamin.
Namun karena perlu uang untuk membayar utang orangtuanya, ditambah perlu biaya membayar sekolah adiknya, makanya Samsul menuruti saja ajakan Badar. (rin/nha)



loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Juni 2018 21:13

Dibegal Sejoli, Bocah Diseret

SAMARINDA. Ulah pelaku begal kini semakin beringas. Bahkan pelakunya bukan hanya pria, namun juga melibatkan…

Kamis, 07 Juni 2018 21:11

Perkosa Istri Sahabat

Apa artinya berteman…Di belakang kau menikam…Lirik lagu Pagar Makan Tanaman milik Mansyur…

Rabu, 06 Juni 2018 21:49

“Monster Jalanan” Ngamuk

SAMARINDA.  Kecalakaan lalu lintas di tanjakan Jalan Otto Iskandardinata, Samarinda Ilir, bukan…

Selasa, 05 Juni 2018 23:41

Jurnalis Radar Papua, Dihajar Massa saat Bertugas

MANOKWARI. Ancaman terhadap demokrasi, kebebasan pers, dan hak publik atas informasi dinilai makin tergerus.…

Selasa, 05 Juni 2018 19:59

Dicurangi Sahabat, Gagal Mudik

SAMARINDA. Angan-angan Nasir alias Aci berlebaran di kampung halaman seketika sirna. Langkah pria 31…

Senin, 04 Juni 2018 20:47

KASIHAN..!! Cuci Pakaian, Wanita Ditelan Mahakam

SAMARINDA. Malam semakin larut, Tajudin yang kala itu masih terjaga merasa gelisah. Keponakannya, Siti…

Senin, 04 Juni 2018 20:33

Mapolres Diserang, Polisi Terluka

SAMARINDA. Andi Kosasih belum menyerah usai diamankan polisi. Pria 32 tahun itu bahkan lebih beringas…

Jumat, 01 Juni 2018 20:22

Belatung Jatuh, Mayat Membusuk

SAMARINDA. Teriakan sekawanan remaja yang tengah mencari udang mengejutkan warga di Jalan Mangkupalas,…

Jumat, 01 Juni 2018 20:20

Lebih Murah, Sampai Lebih Lama

SAMARINDA. Jarak tempuh Samarinda menuju Surabaya dan Makassar melalui bandara APT Pranoto diyakini…

Jumat, 01 Juni 2018 20:17

Mobil Hancur, Kepala Robek

SAMARINDA. Seorang pengemudi mobil dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak truk yang sedang parkir.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .