MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

OLAHRAGA

Rabu, 14 Juni 2017 13:25
Angka Lima Tim Melli

2 Iran v Uzbekistan 0

BANGGAKAN ASIA. Para pemain Iran dengan Piala Dunia mini yang diarak usai pertandingan. Iran memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. AFP

PROKAL.CO, TEHERAN. Trofi Piala Dunia mini sudah disiapkan para ofisial Iran di bangku pemain pinggir lapangan. Pesta sepak bola terakbar itu memang masih tahun depan di Rusia. Namun tak ada salahnya melakukan selebrasi kecil saat ini.
    Begitu wasit Ahmed Al-Kaf asal Oman meniupkan peliut panjang tanda laga Iran versus Uzbekistan berakhir kemarin (13/6), bersoraklah ribuan pendukung Masoud Shojaei dkk di Stadion Azadi. Iran menang 2-0 atas Uzbekistan dan lolos Piala Dunia buat kelima kalinya.
    Pelatih Iran Carlos Queiroz berlari masuk lapangan dan membawa trofi Piala Dunia mini tersebut dengan tangan teracung. Wajah Quieroz sangat girang. Ekspresi yang mirip kala bocah laki-laki mendapat kado mainan mobil-mobilan. Dua pemain Iran Saeid Ezatolahi dan Seyed Jalal Hosseini tak mau kalah. Kedunya terjepret mengibarkan bendera Iran dengan tongkat yang sudah disiapkan.
    Nah, poin absolut Tim Melli - julukan Iran - pada matchday kedelapan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018 grup A zona Asia kemarin, membuat mereka mengekor langkah Brasil lolos ke Piala Dunia tahun depan. Dengan sisa dua matchday lagi, Iran yang sudah mengemas poin 20, tak mungkin terkejar pesaing terdekatnya Korsel (13 poin).
    “Mulai besok kami harus mempersiapkan yang terbaik menuju Piala Dunia tahun depan. Semoga setelah lolos beruntung ke Piala Dunia, Iran tak akan melewatkan kesempatan bersejarah untuk mengamankan masa depan sepak bola mereka,” tutur Queiroz.
    Pria 64 tahun itu bukan asal ngoceh. Lolos Piala Dunia 2018 baru pintu masuk menuju tantangan yang lebih besar. Yakni tidak sekadar jadi penggembira di pesta bola empat tahunan itu.
    Diantara empat partisipasi di Piala Dunia sebelumnya (1978, 1998, 2006, dan 2014), Iran selalu saja nyangkut di babak pertama. Bahkan dalam 12 laga di Piala Dunia, Iran baru meraup satu kemenangan. Yakni mengalahkan AS dengan skor 2-1 di Piala Dunia 1998. Sisanya Iran tiga kali imbang dan delapan kali kalah.
    Menurut mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United tersebut, Iran dikaruniai talenta yang bagus. Meski tak ada nama besar seperti era 1990-an seperti Ali Daei, Ali Karimi, hingga Mehdi Mahdavikia akan tetapi secara soliditas tim lebih kokoh. Sosok kenyang pengalaman seperti Seyed Jalal Hosseini (Persepolis/35 tahun) di pertahanan, membimbing gelandang muda bertenaga Saied Ezatolahi (Anzhi Makhachkala) ataupun penyerang trengginas yang sedang naik daun Sardar Azmoun (FC Rostov/22 tahun).
    “Masa depan saya, gairah saya bersama tim ini. Pun demikian yang dirasakan para pemain.Kami berharap para pengambil kebijakan federasi bisa membantu maksimal,” kata pria yang juga pernah melatih timnas Afrika Selatan dan Portugal tersebut.
    Ya, asal Quieroz tak direcoki konsentrasinya oleh Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), maka jalan untuk tak sekadar partisipasi di Piala Dunia mungkin saja tercapai.
    Sejauh ini wakil-wakil Asia lebih banyak jadi figuran di dalam pesta sepak bola dunia. Prestasi terbaik ditorehkan Korsel dengan finis posisi empat pada Piala Dunia 2002 lalu. Sementara itu, Presiden Sepak Bola Asia (AFC) Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dalam situs resmi mengatakan, kelolosan Iran ini menunjukkan kerja keras seluruh tim.
    “Saya berdoa agar kelolosan Iran ini menginspirasi negara-negara lain di Asia untuk menyusul. Dan saya berharap tim-tim Asia bisa membanggakan di Piala Dunia mendatang di Rusia,” ucap Shaikh Salman. (dra/jpnn/upi)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:43

Buru Tiga Angka

SAINT PETERSBURG. Sama-sama menuai kekalahan di pertandingan pembuka Grup B, jelas bukan hasil yang…

Rabu, 21 Juni 2017 16:41

Alarm Sudah Meraung

MOSKOW. Tren buruk sudah membayangi Portugal sejak kali pertama menjejakkan kakinya di Rusia. Tren buruknya…

Selasa, 20 Juni 2017 01:26

DIRAMPOK WASIT!

SAMARINDA. Borneo FC gagal memenuhi ambisinya mencuri poin di kandang PSM Makassar. Gol dari titik penalti…

Selasa, 20 Juni 2017 01:26

Tetap Hadir Walau Kehabisan Tiket

KEHADIRAN suporter Borneo FC, Pusamania di Stadion Andi Mattalatta Makassar, jadi perhatian tersendiri…

Selasa, 20 Juni 2017 01:25

Dielu-elukan di Makassar

ASISTEN pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin adalah putra asli Sulawesi Selatan. Itulah sebabnya kedatangannya…

Senin, 19 Juni 2017 01:01

Waspada Kejutan Tuan Rumah

MAKASSAR. Borneo FC menjalani lawatan tak mudah dalam pekan ke-11 Liga-1. Tim Pesut Etam bertandang…

Minggu, 18 Juni 2017 23:12

TOLAK DITEKAN MANTAN

SAMARINDA. Pertemuan Borneo FC kontra PSM Makassar jadi ajang reuni bagi pemain kedua tim. Sebab baik…

Sabtu, 17 Juni 2017 12:35

WASPADAI NON TEKNIS

SAMARINDA. Borneo FC bertekad meraih poin saat bertandang ke markas PSM Makassar, 19 Juni mendatang.…

Jumat, 16 Juni 2017 17:28

Saatnya Jadi Milik Eropa

ST PETERSBURG. Valentin Ivanov orang Rusia yang beruntung bisa menjadi saksi di balik sukses Prancis…

Kamis, 15 Juni 2017 19:43

Debutan Jadi Favorit

    MOSCOW. Diantara delapan kontestan Piala Konfederasi yang gongnya bakal ditabuh Sabtu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .