MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

OLAHRAGA

Rabu, 14 Juni 2017 13:25
Angka Lima Tim Melli

2 Iran v Uzbekistan 0

BANGGAKAN ASIA. Para pemain Iran dengan Piala Dunia mini yang diarak usai pertandingan. Iran memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia. AFP

PROKAL.CO, TEHERAN. Trofi Piala Dunia mini sudah disiapkan para ofisial Iran di bangku pemain pinggir lapangan. Pesta sepak bola terakbar itu memang masih tahun depan di Rusia. Namun tak ada salahnya melakukan selebrasi kecil saat ini.
    Begitu wasit Ahmed Al-Kaf asal Oman meniupkan peliut panjang tanda laga Iran versus Uzbekistan berakhir kemarin (13/6), bersoraklah ribuan pendukung Masoud Shojaei dkk di Stadion Azadi. Iran menang 2-0 atas Uzbekistan dan lolos Piala Dunia buat kelima kalinya.
    Pelatih Iran Carlos Queiroz berlari masuk lapangan dan membawa trofi Piala Dunia mini tersebut dengan tangan teracung. Wajah Quieroz sangat girang. Ekspresi yang mirip kala bocah laki-laki mendapat kado mainan mobil-mobilan. Dua pemain Iran Saeid Ezatolahi dan Seyed Jalal Hosseini tak mau kalah. Kedunya terjepret mengibarkan bendera Iran dengan tongkat yang sudah disiapkan.
    Nah, poin absolut Tim Melli - julukan Iran - pada matchday kedelapan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018 grup A zona Asia kemarin, membuat mereka mengekor langkah Brasil lolos ke Piala Dunia tahun depan. Dengan sisa dua matchday lagi, Iran yang sudah mengemas poin 20, tak mungkin terkejar pesaing terdekatnya Korsel (13 poin).
    “Mulai besok kami harus mempersiapkan yang terbaik menuju Piala Dunia tahun depan. Semoga setelah lolos beruntung ke Piala Dunia, Iran tak akan melewatkan kesempatan bersejarah untuk mengamankan masa depan sepak bola mereka,” tutur Queiroz.
    Pria 64 tahun itu bukan asal ngoceh. Lolos Piala Dunia 2018 baru pintu masuk menuju tantangan yang lebih besar. Yakni tidak sekadar jadi penggembira di pesta bola empat tahunan itu.
    Diantara empat partisipasi di Piala Dunia sebelumnya (1978, 1998, 2006, dan 2014), Iran selalu saja nyangkut di babak pertama. Bahkan dalam 12 laga di Piala Dunia, Iran baru meraup satu kemenangan. Yakni mengalahkan AS dengan skor 2-1 di Piala Dunia 1998. Sisanya Iran tiga kali imbang dan delapan kali kalah.
    Menurut mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United tersebut, Iran dikaruniai talenta yang bagus. Meski tak ada nama besar seperti era 1990-an seperti Ali Daei, Ali Karimi, hingga Mehdi Mahdavikia akan tetapi secara soliditas tim lebih kokoh. Sosok kenyang pengalaman seperti Seyed Jalal Hosseini (Persepolis/35 tahun) di pertahanan, membimbing gelandang muda bertenaga Saied Ezatolahi (Anzhi Makhachkala) ataupun penyerang trengginas yang sedang naik daun Sardar Azmoun (FC Rostov/22 tahun).
    “Masa depan saya, gairah saya bersama tim ini. Pun demikian yang dirasakan para pemain.Kami berharap para pengambil kebijakan federasi bisa membantu maksimal,” kata pria yang juga pernah melatih timnas Afrika Selatan dan Portugal tersebut.
    Ya, asal Quieroz tak direcoki konsentrasinya oleh Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), maka jalan untuk tak sekadar partisipasi di Piala Dunia mungkin saja tercapai.
    Sejauh ini wakil-wakil Asia lebih banyak jadi figuran di dalam pesta sepak bola dunia. Prestasi terbaik ditorehkan Korsel dengan finis posisi empat pada Piala Dunia 2002 lalu. Sementara itu, Presiden Sepak Bola Asia (AFC) Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dalam situs resmi mengatakan, kelolosan Iran ini menunjukkan kerja keras seluruh tim.
    “Saya berdoa agar kelolosan Iran ini menginspirasi negara-negara lain di Asia untuk menyusul. Dan saya berharap tim-tim Asia bisa membanggakan di Piala Dunia mendatang di Rusia,” ucap Shaikh Salman. (dra/jpnn/upi)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:54

TUAH GOL PERTAMA

SAMARINDA. Skor 4-2 jadi milik Borneo FC saat menjamu Persela Lamongan di Stadion Segiri, tadi malam.…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:47

Berani Tolak Kontrak Tinggi

ARSITEK Bornwo FC, Iwan Setiawan ternyata punya kenangan tersendiri pada sosok Choirul Huda, kiper Persela…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:58

LAGA BEBALUT DUKA

SAMARINDA. Suasana pertandingan Borneo FC kontra Persela Lamongan akan terasa sangat berbeda. Wafatnya…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:56

Tetap Bermain Normal

PERTARUNGAN Borneo FC melawan Persela Lamongan malam ini, memang masih diselimuti suasana duka, usai…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:21

TANPA LEO DAN ASRI

SAMARINDA. Kekuatan Borneo FC bakal kembali tergerus saat bertemu Persela Lamongan, dalam lanjutan Liga…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:19

Pusamania Beri Penghormatan

MENINGGALNYA kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, Choirul Huda, memang membawa duka sangat mendalam.…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:45

BENAHI KEKUATAN OTOT

SAMARINDA. Usai menjalani pertandingan berat di kandang Madura United, kemarin siang skuad Pesut Etam…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:44

Lega Matheus Kembali

BORNEO FC akan menjalani lanjutan Liga 1 pekan ke 30 melawan Persela Lamongan di Stadion Segiri. Pada…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:44

Menatap 8 Besar

SEBANYAK 25 pemain Borneo FC Samarinda U-19 berangkat ke Bali, kemarin (16/10) untuk bersiap melakoni…

Senin, 16 Oktober 2017 19:50

TERUS ASAH LINI SERANG

 SAMARINDA. Usai mampu menahan imbang Madura United di kandang lawan, Borneo FC langsung menatap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .