MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Selasa, 13 Juni 2017 01:18
Kakak Beradik Diputus Penjara 18 Bulan

Oknum Wartawan yang Melakukan Pemalakan dan Penganiayaan

PROKAL.CO, SAMARINDA. Permintaan keringanan hukuman yang disampaikan Deni (36), oknum wartawan yang melakukan pemalakan berujung penganiayaan bersama dua saudaranya, Junaidi (23) dan FR (16) dalam pembacaan tuntutan yang disampai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar seminggu sebelumnya rupanya direspons majelis hakim.
Itu bisa dilihat dari pembacaan putusan hukuman yang dijalani Junaidi dan Deni, siang kemarin. Kakak beradik yang melakukan pemalakan dan penganiayaan tersebut divonis kurungan penjara 18 bulan penjara atau 1,5 tahun.
Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan yang disampaikan JPU Reza Pahlepi, yaitu kurungan penjara 2 tahun. Atas putusan tersebut, Deni dan Junaidi mengaku terima. Keduanya siap mempertanggungjawabkan perbuatan mereka karena telah menganiaya dua warga Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar), bernama Aidil dan Taufik, keduanya sama-sama berusia 19 tahun.
“Kedua terdakwa (Deni dan Junaidi, Red) secara meyakinkan telah melakukan tindak pidana sesuai dakwaan yang disampaikan JPU,” ujar majelis hakim.
Majelis hakim mengingatkan Deni maupun Junaidi agar tak akan mengulangi perbuatan mereka. Selain Deni dan Junaidi, saudara merek FR sudah menjalani hukuman lebih dulu. Proses sidang dipercepat karena sesuai aturan, terhadap anak dibawah umur.
Taufik yang ditemui Sapos mengungkapkan, seharusnya hukuman Deni dan Junaidi bisa lebih berat. “Selain melakukan penganiayaan terhadap saya dan teman saya (Aidil, Red), mobil saya juga dirusak,” tutur Taufik.
Peristiwanya pemalakan dan penganiayaan itu terjadi Sabtu (4/3) lalu. Saat itu itu Deni, Junaidi dan FR nongkrong di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang di Jalan Pangeran Suryanata.
Ketiganya menunggu truk dan pikap pengangkut kayu ilegal yang biasa melintas di sana. Maksudnya Deni dan dua saudaranya akan melakukan pemalakan. Modusnya minta uang dan jika menolak akan menangkap. Deni berlagak layaknya aparat penegak hukum.
Saat itulah melintas pikap yang ditumpangi Taufik dan Aidil. Disangka membawa kayu, Deni mengadang pikap. Namun karena merasa tak bersalah, Taufik dan Aidil tak menggubris. Pikap terus melaju.
Melihat hal tersebut, Deni dan adik-adiknya langsung mengejar. Aksi saling kejar terjadi hingga kawasan Samarinda Seberang.
Setelah mobil dihentikan, Deni marah dan akhirnya bersama Junaidi dan FR melakukan pengeroyokan. Akibat kejadian tersebut Taufik dan Aidil mengalami luka. Keberatan, akhirnya kasusnya dilaporkan ke Polsekta Palaran. Deni, Junaidi dan FR pun ditangkap. Ketiganya diproses hukum hingga didudukkan di kursi pesakitan di PN Samarinda. (rin)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 01:29

Sidang Diskors, Dikawal Ratusan Polisi

SAMARINDA. Mestinya sidang agenda pembacaan tuntutan terhadap Jafar Abdul Gaffar dan Dwi Hadi Winarno,…

Selasa, 12 Desember 2017 01:28

Sindikat Gendam Merajalela

SAMARINDA. Sindikat penjahat jalanan bermodus gendam yang selama ini meresahkan warga Samarinda, berhasil…

Selasa, 12 Desember 2017 01:27

Korupsi, Ketua RT Dipenjara 4 Tahun

SAMARINDA. Gara-gara menjadi perantara jual beli tanah di lingkungannya, seorang ketua RT di lingkungan…

Senin, 11 Desember 2017 01:26

Garong Lintas Provinsi Diciduk Polisi

TENGGARONG. Hati-hati dan waspada!!! Demikian pesan penting selalu digaungkan Almarhum Bang Napi pada…

Senin, 11 Desember 2017 01:23

Teman Tewas, Divonis 1 Tahun Penjara

SAMARINDA. Deni Pranata (21), benar-benar apes. Dia pernah dihajar warga beramai-ramai karena kedapatan…

Minggu, 10 Desember 2017 21:31

Bisnis Haram, Sekeluarga Diringkus

SAMARINDA. Satu keluarga asal Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser ini benar-benar kompak.…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:31

Tersinggung Dengar Ucapan Kasar

SAMARINDA. Gara-gara tersinggung dengan ucapan kasar dalam bahasa daerah asal Pulau Sulawesi, …

Rabu, 06 Desember 2017 17:48

Dianggap Sadis, Divonis 12 Tahun Penjara

SAMARINDA. Ardiansyah (40) mendapat kepastian hukum atas ulahnya menghabisi nyawa Sahabudin alias Tabo,…

Senin, 04 Desember 2017 00:44

Warga Diminta Cek Motor di Markas Polisi

TANJUNG REDEB. Jajaran Reskrim Polres Berau masih memburu anggota komplotan maling mtor yang berisikan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:56

Stres Bekerja, Divonis 58 Bulan

SAMARINDA. Nasib Hendra (27) benar-benar apes. Hanya gara-gara stres memikirkan pekerjaannya di salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .