MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Sabtu, 10 Juni 2017 19:56
Luther Kombong Meninggal Dunia di Singapura

Hari Ini Jenazah Tiba di Samarinda

Luther Kombong

PROKAL.CO, Satu per satu legislator DPR RI dapil Kaltim-Kaltara mulai berkalang tanah. Setelah Achmad Amins dari partai NasDem, kini Luther Kombong, legislator fraksi Gerindra harus ikut menyusul. Ya, Luther meninggal kemarin di usia 67 tahun.  
Baharunsyah, Samarinda
Sekretaris DPD Gerindra Kaltim, Sutrisno Toha mengaku kaget dengan kabar duka tersebut. Toha sendiri tidak mengetahui alasan meninggalnya Luther. “Informasinya besok (hari ini,red) sekitar jam dua siang jenazah tiba di Balikpapan, lalu menuju Samarinda. Mungkin sampai Samarinda sore,” katanya kemarin.
Toha yang juga legislator Karang Paci ini mengaku kehilangan dengan meninggalnya Luther. Katanya Luther merupakan tokoh yang dianggap berhasil di partai. “Jabatan pak Luther di DPP sebagai divisi perdagangan dalam dan luar negeri. Tentu sangat kehilangan dengan meninggalnya beliau,” pungkas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim ini.
Esar Kombong, salah satu keluarga almarhum mengaku belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya anggota Komisi IV DPR RI ini. Ia baru tahu kabar duka tersebut sekitar pukul 06.00 kemarin. “Informasi dari tenaga ahli beliau, meninggalnya pukul 3 dini hari di rumah sakit di Singapura,” ujarnya. Rencananya jenazah almarhum akan diberangkatkan dari Singapura hari ini menggunakan pesawat carteran menuju bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Setelah itu jenazah menuju Samarinda melalui jalur darat untuk diantar ke rumah duka di Jalan Sungai Kelian, Samarinda Kota. “Jeda dulu sehari. Lusanya (besok,red) mungkin dimakamkan. Nah, soal di mana tempat pemakamannya belum tahu. Masih nunggu rembuk dari keluarga,” beber pria yang juga ponakan almarhum ini.
Meski tidak mengetahui pasti penyebab kematian, namun Esar menyebut, sebelum wafat, Luther memiliki riwayat penyakit ginjal. “Yang saya tahu ada juga gejala ginjal. Tapi saya belum dapat informasi jelas dari keluarga yang lain,” imbuh Esar.
Di mata keluarga, Luther yang juga mantan anggota DPD RI ini dikenal mudah bergaul. “Semasa hidup, almarhum tidak suka membeda-bedakan dalam pergaulan. Mulai dari bawah orang biasa sampai pejabat, beliau bisa berbaur,” kenang Esar. Selain itu, Luther bahkan dikenal dekat dengan beberapa preman. “Preman juga didekatinya. Kemudian beliau juga suka membantu, tidak kenal agama dan suku mana pun,” tambahnya.
Mulai dari bawah sampai ke atas beliau bergaul. Mulai dari pejabat sampai preman didekatinya. Kemudian dia juga ringan tangan suka membantu tanpa membedakan agama, suku apapun sehingga jadi panutan.
Luther Kombong sendiri lahir di Rantepao, Sulawesi Selatan pada 1950 silam. Ia pernah menjadi pegawai negeri sipil di Dinas Kehutanan hingga 1985. Karir politik Luther dimulai pada 2004, dimana kala itu itu ia terpilih sebagai anggota DPD RI untuk masa bakti 2004-2009. Kemudian terpilih lagi pada periode 2009-2014. Pada 2014 ia mencoba peruntungan menjadi anggota DPR RI dan terpilih dengan kantong suara 84.001. Adapun suara terbanyak kedua diperoleh Budisatrio Djiwandono dengan 31.846. Dengan demikian Budisatrio berhak menggantikan posisi Luther melalui proser Pergantian Antar Waktu (PAW). (*/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 16:53

PPK Tantang Ketua Panwaslu

<p>SAMARINDA. Status Ketua Rukun Tetangga (RT) menjelang perhelatan politik akhir tahun nanti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*