MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Jumat, 19 Mei 2017 19:26
Tak Diberi Uang, Oknum Wartawan Menganiaya

Sangka Bawa Kayu Ilegal, Palak Pengemudi Mobil

MENGAKU WARTAWAN. Kakak beradik, Dedi (kiri) dan Junaidi didudukkan di persidangan karena melakukan pengeroyokan akibat tak diberi uang. (rin/Sapos)

PROKAL.CO, SAMARINDA. ?Dengan lantang Deni (36) yang tengah duduk di persidangan sebagai terdakwa menjawab pertanyaan majelis hakim yang menyidangkan perkaranya, di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, siang kemarin.
"Saudara bekerja di mana?," tanya majelis hakim.
Tanpa pikir lama Deni yang duduk bersebelahan dengan Junaidi (23), yang merupakan adik kandungnya menjawab. "Saya wartawan. Wartawan tabloid," beber Deni.
Majelis hakim kembali bertanya "Tabloid ?apa? Namanya apa?," tanya majelis hakim lagi.
Langsung saja Deni menjawab. "Pokoknya tabloid lah pak," ujarnya.
Deni dan Junaidi didudukkan sebagai terdakwa kasus pengeroyokan. Keduanya didakwa melanggar pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
Deni dan Junaidi serta seorang saudaranya yang lain, FR (16) dilaporkan Aidil serta Taufik telah melakukan penganiayaan. Namun karena FR dibawah umur, maka dia menjalani diversi.
Peristiwanya terjadi Sabtu (4/3) lalu. Saat itu? itu Deni, Junaidi dan FR nongkrong di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang di Jalan Pangeran Suryanata.
Ketiganya menunggu truk dan pikap pengangkut kayu ilegal yang biasa melintas di sana. Maksudnya Deni dan dua saudaranya akan melakukan pemalakan. Modusnya minta uang dan jika menolak akan menangkap. Deni berlagak layaknya aparat penegak hukum.
Saat itulah melintas pikap yang ditumpangi Taufik dan Aidil. Disangka membawa kayu, Deni mengadang pikap. Namun karena merasa tak bersalah, Taufik dan Aidil tak menggubris. Pikap terus melaju.
Melihat hal tersebut, Deni dan adik-adiknya langsung mengejar. Aksi saling kejar terjadi hingga kawasan Samarinda Seberang.
Setelah mobil dihentikan, Deni marah dan akhirnya bersama Junaidi dan FR melakukan pengeroyokan. Akibat kejadian tersebut Taufik dan Aidil mengalami luka.
Keberatan, akhirnya kasusnya dilaporkan ke Polsekta Palaran. Deni, Junaidi dan FR pun ditangkap. Ketiganya diproses hukum hingga didudukkan di kursi pesakitan di PN Samarinda.
"Sidang akan dilanjutkan minggu depan, agenda ?pemeriksaan saksi," tandas majelis hakim. (rin)





BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:23

Oknum Ketua RT Dituntut 8 Bulan Penjara

SAMARINDA. Oknum Ketua RT di lingkungan Jalan Lambung Mangkurat bernama Agus Salim (65) dan koleganya…

Kamis, 23 November 2017 14:22

Putuskan Vonis, Hakim dan JPU Sependapat

SAMARINDA. Setelah melalui musyawarah majelis hakim, disertai sejumlah pertimbangan, akhirnya M Rasyid…

Rabu, 22 November 2017 16:18

Tunggu Pemeriksaan Sopir Bus dan Anak Korban

SAMARINDA. Perlahan namun pasti. Penyelidikan atas kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang merenggut…

Rabu, 22 November 2017 16:14

DPO Sembunyi di Sarang Burung

SAMARINDA. Berharap lolos dari kejaran polisi. Salah seorang pelaku kejahatan yang masuk dalam daftar…

Rabu, 22 November 2017 16:11

Saksi-saksi Tak Kunjung Datang

SAMARINDA. Penyelidikan tewasnya Fahruddin yang jatuh ke Sungai Mahakam dari KM Berkat Indah tujuan…

Selasa, 21 November 2017 01:44

Pemilihan Presiden BEM Unmul Ricuh

SAMARINDA. Suasana saat akan dilaksanakan pengumuman hasil gugatan dari pasangan calon (Paslon) satu…

Selasa, 21 November 2017 01:43

Polisi Mulai Mintai Keterangan Saksi

SAMARINDA. Penyelidikan mendalam terkait tewasnya Arafik, buruh "emas hitam" di kapal klotok Amin Jaya…

Senin, 20 November 2017 01:10

Tunggu Juragan Kapal Tiba

SAMARINDA. Penyelidikan tewasnya Fahruddin yang jatuh ke Sungai Mahakam dari KM Berkat Indah tujuan…

Senin, 20 November 2017 01:08

Dakwaan JPU Berbeda

SAMARINDA. Terdakwa kasus dugaan pemerasan di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran Koperasi Serba Usaha…

Sabtu, 18 November 2017 14:49

Polisi Temukan Dua Saksi Baru

SAMARINDA. Penyelidikan atas kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang merenggut nyawa Yabun (67)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .