MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 19:18
Jual alat Bantu Seks, Lihat Nih Wajah Jalal "Merista"

Janda dan Duda Jadi “Rekan Bisnis”

Jalal

PROKAL.CO, SAMARINDA. Jalal Suyuti boleh bilang pengusaha. Dia menjual barang yang cukup tabuh bagi warga kebanyakan. Barang dagangannya, sungguh luar biasa. Pria 46 tahun itu menjual sex toys atau alat bantu seks yang dipasarkannya melalui media sosial (medsos).

Jalal memang memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis alat bantu seks. Dia pun paham cara memasarkannya di dunia maya. Jadilah Jalal menggeluti bisnis ini sejak 4 tahun terakhir.  

Namun usaha yang dirintis dari modal pinjaman itupun berakhir di kantor polisi. Ya, Jalal itu akhirnya diringkus Tim Cyber Crime, Unit Tindak Pidana Ekomoni Khusus (Tipideksus) Satreskrim Polresta Samarinda, Selasa (16/5) lalu. Dalam memasarkan barangnya, Jalal menggunakan tiga akun di Facebook. Masing-masing diberi nama Dani Pratama, Kusuma Wijaya dan Mas Aditya.

Puluhan alat bantu seks pria dan wanita berbagai merek serta ukuran disita polisi dari kediaman Jalal di Jalan Juanda, Samarinda Ulu. Jalal berhasil ditangkap setelah dijebak untuk menjual seks toys kepada polisi yang menyamar sebagai calon pembeli. Bapak tiga anak ini ditangkap karena menjual seks toys tanpa dilengkapi izin.

"Pelaku (Jalal Suyuti, Red) kami jerat pasal berlapis. Yakni Undang-undang Informasi Transaksi Eletronik (ITE), Undang-undang Perdagangan dan KUHP," terang Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kasat Reskrim, Kompol Sudarsono.

Alat bantu seks yang ditawarkan Jalal memiliki harga yang berbeda-beda. Mulai Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. "Tapi ada juga yang harganya Rp 1,5 juta. Sesuai harga alat bantu seks yang diiklankan serta dipasarkan pelaku di medsos," ujar Sudarsono.

Jalal sendiri mengaku tak tahu jika menjual sex toys wajib mengantongi izin khusus dan tidak boleh diposting di dunia maya. "Saya betul-betul tidak tahu. Saya posting ke medsos karena akhir-akhir ini sepi pembeli," ujar Jalal Suyuti.

Tak banyak untung yang dapat diambilnya dari hasil menjual setiap satu buah alat bantu seks. "Saya cuma dapat untung Rp 50 ribu. Harga dari jakarta sudah mahal jadi saya khawatir tidak laku," ucapnya.

Lantas siapa saja yang membeli sex toys tersebut? Jalal mengatakan pembelinya kebanyakan buruh pelabuhan atau pekerja bangunan. "Banyak juga janda dan duda yang beli. Kalau mahasiswa atau pegawai saya tidak tahu. Saya tidak pernah tanya pekerjaannya," pungkas Jalal sambil sedikit tersenyum. (oke/nha)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 21:15
Tujuh Bersaudara yang Mengubah Takdir Lewat Gulat

Dulu Dihina Tetangga, Kini Dipuji

Proses tak pernah membohongi hasil. Hal inilah yang dialami tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup…

Minggu, 10 Desember 2017 20:42

Beasiswa Macam-macam Ringankan Beban Orangtua

Kalau anak pejabat lulus di universitas luar negeri dengan hasil memuaskan mungkin hal biasa. Karena…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:26

Terabaikan karena Perebutan Kawasan

Kaya dengan batu bara belum tentu membawa kesejahteraan. Di Kampung Berambai dengan potensi emas hitam…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:23

Mengerikan, 6 Kasus Difteri di Kaltim

SAMARINDA. Penyakit difteri mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini. Infeksi yang disebabkan bakteri…

Jumat, 08 Desember 2017 15:03

Satu Bangunan, Tiga Guru, Enam Kelas

Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh…

Jumat, 08 Desember 2017 15:01

Peluru Misterius Nyaris Dikilokan

SAMARINDA. Menjelang Magrib, La Ibu bergegas menuju tempat kerjanya. Bukan kantor mewah melainkan hanya…

Jumat, 08 Desember 2017 14:59

Di Sekolah Santun, di Lapangan Jadi Jenderal

Kepergian Muhammad Toha Yasin bukan cuma kehilangan bagi keluarga dan kerabatnya. Bakatnya di lapangan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:59

“Allahu Akbar… Allahu Akbar…”

“Allah Akbar… Allah Akbar…” Kalimat takbir saling bersahutan dikumandangkan…

Kamis, 07 Desember 2017 15:57

Kematian Kecelakaan Penuh Kejanggalan

SANGATTA. Pihak keluarga curiga dan penasaran terhadap kematian Ibrahim Sembe (38), warga Kampung Tator,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:54

Tak Bisa Andalkan Mata, Cukup Meraba-raba

Kerja para relawan dan Tim SAR dalam setiap proses pencarian dan evakuasi korban tenggelam, memiliki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .