MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Jumat, 19 Mei 2017 19:18
Jual alat Bantu Seks, Lihat Nih Wajah Jalal "Merista"

Janda dan Duda Jadi “Rekan Bisnis”

Jalal

PROKAL.CO, SAMARINDA. Jalal Suyuti boleh bilang pengusaha. Dia menjual barang yang cukup tabuh bagi warga kebanyakan. Barang dagangannya, sungguh luar biasa. Pria 46 tahun itu menjual sex toys atau alat bantu seks yang dipasarkannya melalui media sosial (medsos).

Jalal memang memiliki pengetahuan tentang berbagai jenis alat bantu seks. Dia pun paham cara memasarkannya di dunia maya. Jadilah Jalal menggeluti bisnis ini sejak 4 tahun terakhir.  

Namun usaha yang dirintis dari modal pinjaman itupun berakhir di kantor polisi. Ya, Jalal itu akhirnya diringkus Tim Cyber Crime, Unit Tindak Pidana Ekomoni Khusus (Tipideksus) Satreskrim Polresta Samarinda, Selasa (16/5) lalu. Dalam memasarkan barangnya, Jalal menggunakan tiga akun di Facebook. Masing-masing diberi nama Dani Pratama, Kusuma Wijaya dan Mas Aditya.

Puluhan alat bantu seks pria dan wanita berbagai merek serta ukuran disita polisi dari kediaman Jalal di Jalan Juanda, Samarinda Ulu. Jalal berhasil ditangkap setelah dijebak untuk menjual seks toys kepada polisi yang menyamar sebagai calon pembeli. Bapak tiga anak ini ditangkap karena menjual seks toys tanpa dilengkapi izin.

"Pelaku (Jalal Suyuti, Red) kami jerat pasal berlapis. Yakni Undang-undang Informasi Transaksi Eletronik (ITE), Undang-undang Perdagangan dan KUHP," terang Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Reza Arief Dewanto, melalui Kasat Reskrim, Kompol Sudarsono.

Alat bantu seks yang ditawarkan Jalal memiliki harga yang berbeda-beda. Mulai Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. "Tapi ada juga yang harganya Rp 1,5 juta. Sesuai harga alat bantu seks yang diiklankan serta dipasarkan pelaku di medsos," ujar Sudarsono.

Jalal sendiri mengaku tak tahu jika menjual sex toys wajib mengantongi izin khusus dan tidak boleh diposting di dunia maya. "Saya betul-betul tidak tahu. Saya posting ke medsos karena akhir-akhir ini sepi pembeli," ujar Jalal Suyuti.

Tak banyak untung yang dapat diambilnya dari hasil menjual setiap satu buah alat bantu seks. "Saya cuma dapat untung Rp 50 ribu. Harga dari jakarta sudah mahal jadi saya khawatir tidak laku," ucapnya.

Lantas siapa saja yang membeli sex toys tersebut? Jalal mengatakan pembelinya kebanyakan buruh pelabuhan atau pekerja bangunan. "Banyak juga janda dan duda yang beli. Kalau mahasiswa atau pegawai saya tidak tahu. Saya tidak pernah tanya pekerjaannya," pungkas Jalal sambil sedikit tersenyum. (oke/nha)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:10

Bayi Membusuk dalam Kresek

SAMARINDA. Bau busuk menyengat memancing kerumunan lalat pada plastik merah di semak-semak eks Hotel…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:05

LKP, Modus “Mencuri” Dana Hibah

SAMARINDA. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda terus menggencarkan dugaan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:03

Angkot dan Angkutan Berbasis Aplikasi Harusnya Harmonis

Polemik industri transportasi umum antara angkutan konvensional dan angkutan berbasis aplikasi online…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:29

Padamkan Api dengan Air Galon

SAMARINDA. Warga di Jalan Gerilya, Sungai Pinang mendadak gempar. Sebuah pikap terbakar di bengkel las…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:26

Kurang 10 Menit, Rp 200 Juta Raib

SAMARINDA. Raut wajah Muhammad Kusaeri (45) yang semula ceria mendadak muram. Bagaimana tidak, dirinya…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:57

Korupsi Dana Hibah, 2 Pemuda Ditangkap

SAMARINDA. Di usia yang masih muda,  dua pria berinisial DNN (24), dan AY (26) sudah meraih sukses.…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:55

Maut di Jembatan Mahulu, ABG Tewas “Tanduk” Trotoar Jembatan

SAMARINDA. Sepinya lalu lintas kendaraan di Jembatan Mahakam Hulu (Mahulu) membuat siapa saja yang melintas…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:52

Retribusi Sampah Jadi Temuan

SAMARINDA. Sektor retribusi sampah rupanya dapat memberikan pemasukan bagi kas daerah yang cukup besar.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .