MANAGED BY:
KAMIS
25 MEI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 18 Mei 2017 19:10
Gara-Gara Ini, Pilgub Kaltim Terancam Digelar 2021

Anggaran Belum Jelas, KPU Dapat Janji Manis

Rudiansyah dan Sekretaris KPU Kaltim Syarifuddin Rusli.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Ancaman ditundanya pilgub 2018 sudah didepan mata. Alasannya sederhana, pemprov belum memberi kepastian anggaran kepada komisi pemilihan umum (KPU). Padahal sebelumnya pemprov selalu berkata menyanggupi kebutuhan KPU untuk kepentingan pesta demorkasi tersebut.  

Kondisi demikian dikeluhkan jajaran KPU Kaltim. Wajar jika KPU mengeluh. Pasalnya, 27 Mei mendatang, Ketua KPU Kaltim, M Taufik beserta rombongan akan menghadap ke KPU pusat untuk menyampaikan laporan, termasuk masalah keuangan.

“Sebelum 27 Mei kami harus menandatangani NPHD (naskah perjanjian hibah daerah) dengan pemprov. Tapi sampai saat ini kami belum dapat kepastian berapa anggaran untuk penyelenggaraan pilkada,” katanya di kantor KPU Kaltim, (17/5).

Ia menjelaskan, hasil pertemuan terakhir dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD), anggaran penyelenggaraan pilkada masih mentok di Rp 350 miliar. Angka itu pun bagi TAPD masih dianggap besar. Bahkan harus dibagi lagi dengan Bawaslu Kaltim sekitar Rp 100 miliar. Hal itulah yang menuai protes dari KPU Kaltim. Yang memprihatinkan lagi, lanjut Taufik, KPU sudah lima kali bersurat kepada pemprov namun tidak digubris.

Taufik melanjutkan, pemprov menyarankan agar KPU menerima dulu duit Rp 20 miliar yang dianggarkan tahun lalu. Sembari berjalan, anggaran lainnya bisa menyusul. Tapi usulan itu ditolak. “Jalan amannya lebih baik tidak menerima sama sekali. Karena kami khawatir kalau menggunakan uang itu akan ada dampak hukum. Sebab biaya pilkada ini lebih besar,” tambahnya.

Itu sebabnya KPU tetap meminta kejelasan. Konsekuensi politisnya, jika anggaran tidak jelas, pilkada tahun depan terancam diundur. “Lebih baik diundur saja kalau tidak bisa,” imbuh Taufik.Jika dimundurkan, Pilkada Kaltim bisa dilaksanakan tahun 2021.

Komisioner KPU Kaltim, Rudiansyah bahkan menceritakan anggaran lain yang hendak dipangkas TAPD. Diantaranya verifikasi calon perseorangan. Bahkan, anggaran untuk ini hendak dicoret. “Tidak serta-merta bisa dicoret di depan. Kita tetap tidak boleh remehkan sebab tidak ada yang tahu apakah akan ada calon perseorangan nantinya,” urainya. “Karakter anggaran pilkada seperti itu, tidak boleh dicoret di depan,” sambungnya.

Rudi juga membeber pos-pos anggaran yang dipangkas, seperti cek kesehatan. Semula KPU mengestimasikan untuk tujuh kandidat. Atas permintaan TAPD diturunkan menjadi lima kandidat. “Sekarang tes narkoba di Jakarta. Itu pun bukan hanya urine tapi juga rambut. Jangan disamakan kondisi Kaltim dengan di Jakarta,” tegas mantan aktivis HMI ini.

Sekretaris KPU Kaltim, Syarifuddin Rusli pun geram dengan kondisi ini. Bahkan, ketika berdiskusi dengan mahasiswa Unmul kemarin, ia sempat kaget. Pasalnya, Pemprov Kaltim pernah membeber besaran anggaran pilkada yang disanggupi kepada mahasiswa. “Hanya janji-janji saja yang diberikan pemprov Kaltim. Ya, keputusan terburuknya pilkada bisa diundur karena tidak ada biaya,” ucapnya singkat. (cyn/aya)


BACA JUGA

Rabu, 24 Mei 2017 01:07

Sudah Memenuhi Unsur Pelanggaran

SAMARINDA. Kabar soal keberangkatan pegawai Pukesmas Sempaja rupanya sudah langsung diperiksa oleh Inspektorat…

Rabu, 24 Mei 2017 01:06

Peredaran Uang Naik saat Ramadan

SAMARINDA. Memasuki bulan Ramadan, Bank Indonesia perwakilan Kaltim menyiapkan Rp 3,1 triliun uang baru.…

Rabu, 24 Mei 2017 01:05

Panti Pijat Wajib Tutup selama Ramadan

SAMARINDA. Jam operasi tempat hiburan malam (THM) dan tempat pijat di Kota Samarinda dibatasi selama…

Selasa, 23 Mei 2017 02:42

Kepala Dinkes Diminta Mundur

SAMARINDA. Sorotan terhadap pelesiran pegawai Puskesmas Sempaja kembali berlanjut. Kali ini datang dari…

Selasa, 23 Mei 2017 02:41

Gaji dan TPP Tertunggak, Guru-Guru Mohon Bersabar

SAMARINDA. Tambahan penghasilan pegawai (TPP) tak kunjung cair, puluhan guru kembali memadati pintu…

Selasa, 23 Mei 2017 02:40

NGELES...!! Ada Miras di Karaoke Keluarga, Ini Kata Pengelola

SAMARINDA. Ditemukannya minuman keras (Miras) di tiga rumah karaoke keluarga dalam razia, Sabtu (20/5),…

Selasa, 23 Mei 2017 02:40

Pengelola Sebut Milik Pengunjung

SAMARINDA. Ditemukannya minuman keras (Miras) di tiga rumah karaoke keluarga dalam razia, Sabtu (20/5),…

Selasa, 23 Mei 2017 02:39

Mainkan Harga, Izin Dicabut

SAMARINDA. Inflasi jelang Ramadan harus menjadi momok yang harus diwaspadai. Penyebabnya adalah meningkatnya…

Senin, 22 Mei 2017 16:20

WAH PARAH NIH..!! Miras Kok Beredar di Karaoke Keluarga

SAMARINDA. Jelang Ramadan, Satpol PP Kota Samarinda kembali menggelar razia. Kegiatan yang menyasar…

Senin, 22 Mei 2017 16:15

Game Online Disarankan Tutup

SAMARINDA. Memasuki bulan Ramadan, pemkot belum berani menertibkan jam operasional warnet dan game online.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .