MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 17 Mei 2017 01:34
Bahan Gas Rentan Tercemar?

PROKAL.CO, BONTANG. Pabrik pengolahan gas PT Samator Gas Industri yang memanfaatkan udara bebas, berpotensi tercemar karena letaknya yang berdampingan dengan pabrik NPK Cluster yang mengolah bahan kimia untuk dijadikan pupuk.
Dari pantauan Sapos, letak kedua pabrik tersebut hanya berjarak sekitar 100 meter bersebelahan dengan 4 pabrik NPK Cluster, yang akan segera dibangun dalam waktu dekat. Kedua pabrik terletak di kawasan industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE).
Hal tersebut juga menjadi perhatian Komisi III DPRD Bontang saat melakukan sidak, Senin (15/5). “Limbah dari pembuangan pabrik NPK Cluster jelas mencemari udara sekitar dan pasti ada kandungan kimia. Kalau udara ini sampai diisap dan dikelola pabrik Samator, pasti produk yang dihasilkan akan ada bahan kimianya,” ujar salah seorang anggota Komisi III yang ikut sidak.
Seperti diketahui, produk nitrogen dan oksigen yang dihasilkan Samator disuplai untuk kebutuhan medis ke seluruh rumah sakit di Bontang.  
“Bisa keracunan, apa lagi ini khusus diperuntukan bagi orang sakit. Maka sterilisasinya harus terjaga, jadi ini sangat krusial sekali untuk kita perhatikan bersama,” jelasnya lagi.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Penanggung Jawab Produksi PT Samator Gas Industri Novantri menjamin nitrogen dan oksigen yang dihasilkan tidak akan terkontaminasi oleh limbah karena menggunakan metode sterilisasi kualitas tinggi.
“Pabrik ini telah dilengkapi dengan komponen-komponen yang menunjang untuk menjaga sterilisasi produksi,” urainya.
Tidak hanya itu, lanjut Novantri, tahapan penyaringan dilakukan sedetail mungkin karena ada tiga tahap bahkan bisa lebih, tergantung kualitas udara yang diisap. Selain itu di langkah akhir produksi nitrogen dan oksigen akan diuji kembali sterilisasinya, sebelum akhirnya di distribusikan.
PT Samator Gas Industri Bontang sudah beroperasi sejak 2016 lalu. Pabrik tersebut mengolah udara bebas yang dinetralisasi dari kandungan H2O dan dikompresi menjadi senyawa nitrogen, oksigen dan argon dalam bentuk cair.  
Ketiga produksi tersebut nantinya akan disuplai untuk kebutuhan seluruh rumah sakit dan perusahaan di Bontang. Dalam sehari, pabrik ini mampu memproduksi sebanyak 50 ribu meter kubik nitrogen, oksigen dan argon siap pakai.

Tercatat, nitrogen yang dihasilkan digunakan rumah sakit untuk kebutuhan bahan infus cair, dan oksigen untuk konsumsi pernapasan bantuan bagi pasien. Sedangkan argon sebagai bahan dasar pekerjaan las. (ivr/rin)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:56

Tak Kuorum, Rapat Paripurna Tetap Jalan

TANJUNG REDEB. Eksekutif Pemkab Berau Jumat kemarin menyerahkan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

Sabtu, 18 November 2017 14:53

Pemkab Fokus Bangun Kecamatan Tertinggal

SANGATTA. Dua kecamatan yang masuk wilayah Taman Nasional Kutai (TNK), namun telah dienclave (alih fungsi…

Jumat, 17 November 2017 14:30

Jalan seperti Sawah, Warga Mengeluh

TENGGARONG. Nasib Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bisa dikatakan cukup tragis. Kendati dikenal memiliki…

Jumat, 17 November 2017 14:26

PDAM Janji Tak Perlu Subsidi

SANGATTA. Sorotan tajam DPRD Kutai Timur terhadap kenaikan tarif air yang mencapai 50 persen, dijawab…

Kamis, 16 November 2017 17:43

Best Airport Kado UPBU Untuk Pemkab Berau

TANJUNG REDEB. Untuk kesekian kalinya, Bandara Kalimarau, Berau mampu menorehkan nama dalam daftar peraih…

Kamis, 16 November 2017 17:39

Penggorok Leher Teman Dituntut 20 Tahun

SANGATTA. Dua orang terdakwa dalam kasus pembunuhan Rahmadi (17) di Bengalon, 15 Mei lalu, kembali disidangkan.…

Rabu, 15 November 2017 16:13

All Out Tata Sektor Pariwisata Berau

TANJUNG REDEB. Program pengembangan sektor pariwisata masuk dalam salah satu kebijakan Pemkab Berau…

Rabu, 15 November 2017 16:11

Ikan Kutim Banyak Dinikmati Bontang

SANGATTA. Kutim dengan garis pantai yang memanjang hingga 150 kilometer, seharusnya jadi modal untuk…

Senin, 13 November 2017 00:21

Lindungi Tenaga Kerja Lokal Melalui Perda

TANJUNG REDEB. Jumlah putra-putri daerah Kabupaten Berau yang belum terserap lapangan pekerjaan masih…

Senin, 13 November 2017 00:18

Sampai Jabatan Bupati Berakhir

SANGATTA.  Utang Pemkab Kutim hingga 2021, khususnya untuk proyek multiyears akan menelan biaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .