MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 17 Mei 2017 01:34
Bahan Gas Rentan Tercemar?

PROKAL.CO, BONTANG. Pabrik pengolahan gas PT Samator Gas Industri yang memanfaatkan udara bebas, berpotensi tercemar karena letaknya yang berdampingan dengan pabrik NPK Cluster yang mengolah bahan kimia untuk dijadikan pupuk.
Dari pantauan Sapos, letak kedua pabrik tersebut hanya berjarak sekitar 100 meter bersebelahan dengan 4 pabrik NPK Cluster, yang akan segera dibangun dalam waktu dekat. Kedua pabrik terletak di kawasan industri PT Kaltim Industrial Estate (KIE).
Hal tersebut juga menjadi perhatian Komisi III DPRD Bontang saat melakukan sidak, Senin (15/5). “Limbah dari pembuangan pabrik NPK Cluster jelas mencemari udara sekitar dan pasti ada kandungan kimia. Kalau udara ini sampai diisap dan dikelola pabrik Samator, pasti produk yang dihasilkan akan ada bahan kimianya,” ujar salah seorang anggota Komisi III yang ikut sidak.
Seperti diketahui, produk nitrogen dan oksigen yang dihasilkan Samator disuplai untuk kebutuhan medis ke seluruh rumah sakit di Bontang.  
“Bisa keracunan, apa lagi ini khusus diperuntukan bagi orang sakit. Maka sterilisasinya harus terjaga, jadi ini sangat krusial sekali untuk kita perhatikan bersama,” jelasnya lagi.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Penanggung Jawab Produksi PT Samator Gas Industri Novantri menjamin nitrogen dan oksigen yang dihasilkan tidak akan terkontaminasi oleh limbah karena menggunakan metode sterilisasi kualitas tinggi.
“Pabrik ini telah dilengkapi dengan komponen-komponen yang menunjang untuk menjaga sterilisasi produksi,” urainya.
Tidak hanya itu, lanjut Novantri, tahapan penyaringan dilakukan sedetail mungkin karena ada tiga tahap bahkan bisa lebih, tergantung kualitas udara yang diisap. Selain itu di langkah akhir produksi nitrogen dan oksigen akan diuji kembali sterilisasinya, sebelum akhirnya di distribusikan.
PT Samator Gas Industri Bontang sudah beroperasi sejak 2016 lalu. Pabrik tersebut mengolah udara bebas yang dinetralisasi dari kandungan H2O dan dikompresi menjadi senyawa nitrogen, oksigen dan argon dalam bentuk cair.  
Ketiga produksi tersebut nantinya akan disuplai untuk kebutuhan seluruh rumah sakit dan perusahaan di Bontang. Dalam sehari, pabrik ini mampu memproduksi sebanyak 50 ribu meter kubik nitrogen, oksigen dan argon siap pakai.

Tercatat, nitrogen yang dihasilkan digunakan rumah sakit untuk kebutuhan bahan infus cair, dan oksigen untuk konsumsi pernapasan bantuan bagi pasien. Sedangkan argon sebagai bahan dasar pekerjaan las. (ivr/rin)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 00:38

Jangan Lupa Program Lama yang Mandek

SANGATTA. Banyak program yang tidak terealisasi akibat defisit dalam beberapa tahun. Bagi masyarakat,…

Senin, 18 Juni 2018 00:02

Desak Peremajaan Armada Pemadam Kebakaran

BONTANG. DPRD Kota Bontang meminta pemerintah segera melakukan peremajaan seluruh kendaraan truk pengangkut…

Senin, 18 Juni 2018 00:01

Pengawasan Tenaga Kerja Tidak Efektif

BONTANG. Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris, menyebut persoalan ketenagakerjaan di Bontang akan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:16

Gelar Bukber, Ketua DPRD Pilih Sambangi Ponpes

BONTANG. Ketua DPRD Bontang Nursalam memanfaatkan momen bulan suci Ramadan 1439 H untuk berbagi kebahagiaan…

Rabu, 13 Juni 2018 00:14

Dewan Perjuangkan lewat Raperda

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) atas hak dan bangunan…

Selasa, 12 Juni 2018 00:47

DPRD Dukung Wujudkan Smart City

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang meminta Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) belajar…

Selasa, 12 Juni 2018 00:46

DPRD Minta Penjualan Lem Diperketat

BONTANG. Tren kasus penyalahgunaan lem di kalangan remaja Bontang mendapat sorotan dari Komisi I DPRD…

Selasa, 12 Juni 2018 00:40

Baleg Bakal Inventarisasi Perda Mandul

BONTANG. Badan Legislatif Daerah (Balegda) DPRD Bontang sedang menginventarisir peraturan daerah (perda)…

Selasa, 12 Juni 2018 00:38

Satlantas Awasi Peserta Takbir Keliling

TANJUNG REDEB. Perubahan kebijakan menggelar takbiran keliling di Berau jadi konsekuensi bagi Polres…

Selasa, 12 Juni 2018 00:37

Pelanggan di Bengalon Besar, PDAM Harus Berbenah

SANGATTA. Pelanggan PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Cabang Bengalon cukup besar, karena sudah mencapai ribuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .