MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 17 Mei 2017 01:17
Teriak-Teriak di Hadapan Pemuda Pesta Miras, La Curu Ditikam di Jantung, MATI...

Pengeroyokan di S Parman Dipicu Masalah Spele

KARENA MULUT: Rekontruksi pembunuhan La Curu.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Karena mulut badan binasa. La Curu dibunuh karena teriakannya yang membuat sekelompok pemuda tersinggung. Fakta tersebut terungkap saat Polsekta Samarinda Utara menggelar reka ulang kasus pembunuhan yang terjadi di depan Gang 4 Jalan S Parman.

Reka ulang digelar depan Mapolsekta Samarinda Utara di Jalan DI Pandjaitan, kemarin (16/5). Sementara kasus pembunuhan terserbut terjadi 30 April dini hari lalu.
Proses rekonstruksi dipimpin Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso dan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda. Pihak kuasa hukum tersangka juga turut menyaksikan reka ulang tersebut.

Terdapat 22 adegan yang diperagakan oleh saksi, tersangka dan peran pengganti sebagai korban. Dimulai saat awal mula kejadian, tewasnya La Curu hingga tersangka melarikan diri.
Penikaman berujung tewasnya La Curu dipicu masalah sepele. Saat ini, Minggu dini hari Said, Misran dan Rudi tengah berkumpul di depan Gang 4, Jalan S Parman itu. Ketika ketiganya tengah pesta miras oplosan, La Curu dan Juniansyah alias Juni melintas dengan mengendarai motor. Tak sekadar melilntas, La Curu dan rekannya justru berteriak ke arah tiga sekawan tersebut. Dari sinilah pertikaian bermula.

Said, Misran dan Rudi tersinggung dengan teriakan tersebut. Ketiganya lantas mendatangi La Curu dan Juni. Oleh ketiga pelaku, Juni dipukuli di atas motor. La Curu pun mencoba melerai. Emosi ketiga pelaku sempat mereda. Namun beberapa saat Said justru menyerang La Curu dengan sebilah badik. Tikaman di dada kiri La Curu tepat mengenai jantung. La Curu pun tewas.

Berselang beberapa menit, Said dkk melanjutkan perjalanan ke Jalan Dr Soetomo. Di tempat ini, Said mendapati Very Irawan. Tanpa alasan yang jelas, Said langsung menikam Very sebanyak dua kali. Beruntung, nyawa Very masih bisa diselamatkan.

Kompol Erick mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk melihat peran-peran masing ketiga tersangka. “Dan, setelah ini semua berkas siap untuk dilimpahkan sebelum pelaku menjalani proses peradilan," kata Erick. Erick mengaku bahwa kasus pengeroyokan yang menelan korban jiwa itu bermula dari kesalahpahamanan antara pelaku dan korban.

Bahkan diketahui, Said yang merupakan pelaku utama, ditemani istrinya saat melakukan penikaman. "Kesalahpahaman antara pelaku dan korban yang mengakibatkan terjadinya pengeroyokan menggunakan senjata tajam. Dua pelaku dikenakan pasal berlapis 338 KUHP sub 170 KUHP sub 351 KUHP ayat (3) dengan ancaman kurungan seumur hidup," tuturnya.
Meskipun sudah sepantasnya menerima hukuman, kuasa hukum ketiga tersangka, Roy, berupaya melakukan langkah pembelaan untuk meringankan vonis terhadap kliennya. “Kita tetap lakukan upaya pembelaan,” singkat Roy. (kis/nha)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 23:35

Beli Sayur, Dijebloskan ke Penjara

SAMARINDA. Seorang pemuda bernama Wawan (27), warga Kecamatan Sambutan, dijebloskan polisi ke penjara.…

Sabtu, 21 April 2018 23:01

Polsek Loa Janan “Panen” Miras Ilegal

TENGGARONG. Seakan tidak mau tertinggal dengan Polsek lainnya di jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar),…

Kamis, 19 April 2018 23:51

Dua Warung Digeledah Polisi

SAMARINDA. Belasan anggota Polsekta Samarinda Ulu menyambangi sejumlah warung kelontongan yang dicurigai…

Rabu, 18 April 2018 23:48

Maling Apes, Kembali Demi Motor

SAMARINDA. Tak sadar aksinya terekam closed camera television (CCTV), seorang maling motor berinisial…

Rabu, 18 April 2018 00:07

Akibat Bawang Masuk Penjara

SAMARINDA. Sebenarnya niat seorang pria berinisial AD (30) ingin berdagang sudah benar. AD coba mencari…

Selasa, 17 April 2018 00:13

Disandari Pengamen, Kaca ATM Pecah

SAMARINDA. Aksi pengrusakan anjungan tunai mandiri (ATM) kembali terjadi. kali ini sebuah ATM milik…

Senin, 16 April 2018 00:43

Tubuh Meledak, Nyaris Terpanggang

SAMARINDA. Sembari menunggu azan Magrib berkumandang, Darmawi berbaring. Dia tengah asyik menonton siaran…

Minggu, 15 April 2018 00:01

Oknum Honorer Sodomi Tiga Bocah

SAMARINDA. Sungguh biadab apa yang dilakukan Raden Bintar Jaya. Pria 32 tahun ini tega melampiaskan…

Sabtu, 14 April 2018 00:41

“Penunggu” Kuburan Tewas

SAMARINDA. Warga dan peziarah di sekitar Kuburan Muslimin Jalan Abul Hasan, Gang Kubur RT 13, Kelurahan…

Kamis, 12 April 2018 23:39

Tewas, Jasad Dikerumuni Semut

TENGGARONG. Malam memang belum larut, baru sekitar pukul 20.00 Wita. Tapi kondisi Desa Prian, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .