MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 01:16
Janda Menangis di Pengadilan

Divonis 8 Tahun, Tak Ajukan Banding

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tangis Ririk (27) makin menjadi. Apalagi setelah Ketua Majelis Hakim Abdul Rahman Karim mengetok palu vonis. Ya, Ririk dihukum 8 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 4 bulan penjara. Suasana itu terlihat dalam proses persidangan kasus narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, sore kemarin.
"Silakan terdakwa (Ririk, Red) pikir-pikir terhadap putusan hukuman ini. Silakan bicarakan dengan kuasa hukumnya. Apakah menerima atau menolaknya," ujar Abdul, didampingi Hakim Anggota Maskur dan Rasyid Purba.
Ririk duduk di kursi terdakwa, yang saat itu mengenakan baju terusan hitam dan memakai rompi tahanan berwarna orange lalu berdiri menghampiri kuasa hukumnya, Endah yang duduk di sebelah kanan. Sempat berbincang-bincang sekitar dua menit, Ririk lalu kembali duduk. Jawaban disampaikan Endah.
"Kami terima yang mulia," tutur Endah.
Usai sidang ditutup, sambil terus terisak Ririk meninggalkan ruang sidang.
Ririk didudukkan di kursi persidangan akibat tertangkap membawa sabu seberat 50 gram atau setengah ons di sekitaran Perumahan Pinang Bahari, Samarinda Seberang, Oktober 2016 lalu. Saat hendak ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Ririk yang diketahui sebagai janda beranak satu sempat coba membuang barang bukti.
Namun sayang usahanya terlambat, karena keburu dilihat anggota BNNP yang hendak melakukan penangkapan setelah mendapat laporan bahwa ada transaksi sabu dalam jumlah besar di sekitar lokasi dia diamankan.
Sebelum diamankan, sehari sebelumnya Ririk dihubungi seseorang yang mengaku kenalannya dan sok akrab di telepon. Saat itu kenalannya mengaku bernama Anggi menawari pekerjaan.
Karena memang butuh uang, Ririk mengiyakan. Apalagi saat itu Anggi juga mengirimkan pulsa Rp 25 ribu.
Hari penangkapan, Anggi menghubungi Ririk dan memintanya mengambil barang miliknya yang ditinggalkan di belakang pos sekuriti Perumahan Pinang Bahari. Melalui komunikasi HP, Ririk diarahkan. Dia diminta mengambil benda yang dibungku dalam bekas kemasan popok bayi.
Ketika mengambil bingkisan yang dimaksud, Ririk menyewa jasa seorang tukang ojek. Begitu bingkisan sudah diambil, datang beberapa anggota BNNP Kaltim. Curiga hendak diamankan, Ririk membuang bingkisan sabu. Namun usahanya sia-sia dan dia diminta mengambilnya. Setelah dibuka ternyata isinya sabu.(rin/nha)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 14:19

" Online", Tewas Tersengat

SAMARINDA. Sahida (40) menjerit sejadi-jadinya. Sosok orang yang dikenalnya tertelungkup di atap beton…

Kamis, 23 November 2017 14:15

Membaik, Triniti Kembali ke Indonesia

Tragedi Oikumene mungkin salah satu kejahatan kemanusiaan yang pernah terjadi di Bumi Etam. Satu bocah…

Kamis, 23 November 2017 14:12

Pulang Mengaji, Murid SD Meringis

SAMARINDA. Seperti biasa ketika pulang sekolah, murid salah satu SD swasta di Samarinda Ulu -sebut saja…

Rabu, 22 November 2017 16:07

Pesta Kedua untuk Kakek 75 Tahun

Menikah adalah hak setiap manusia. Termasuk bagi kakek 75 tahun yang sudah memiliki cicit. Zakarias…

Selasa, 21 November 2017 01:41

Bus 20 Penumpang Terjun ke Jurang

SAMARINDA. Puluhan penumpang bus jurusan Samarinda-Sanggata tiba-tiba berteriak histeris. Bus melaju…

Selasa, 21 November 2017 01:40

4 Jam sebelumnya Masih Sehat Bugar

Serangan jantung yang dialami Abul Sani berakibat fatal. Sopir bus PO Suma Karya yang melayani rute…

Selasa, 21 November 2017 01:40

Aksi Sodomi Juga Dilakukan di Luar Negeri?

BALIKPAPAN. Pandu Dharma Wicaksono hanya menunduk saat dipamerkan di hadapan wartawan oleh Direktorat…

Selasa, 21 November 2017 01:39

Sukses Petugas Damkar Menyalakan Api Cinta

Nikah massal yang digelar di hotel berbintang memang sudah digelar Minggu (19/11) lalu. Satu peserta…

Senin, 20 November 2017 01:16

Rusuk Patah, Buruh Batu Bara Tewas di Kapal

SAMARINDA. Kapal klotok Amin Jaya 1 baru saja bersandar di dermaga jety penumpukan batu bara limbah…

Senin, 20 November 2017 01:12

SEPERTI DI FILM..!! Pemancing Bergulat dengan Buaya

SANGATTA. Serangan buaya terhadap manusia di Kutim tampaknya tak pernah berakhir. Jumat (17/11) lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .