MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 17 Mei 2017 01:15
Kehabisan Uang, WNA Asal Tiongkok Jual Laptop di Palaran, Lalu Ditangkap

PROKAL.CO, SAMARINDA. Mata Wondo dan Riski bak elang yang tengah mengintai mangsanya agar tak lepas. Sesekali kedua warga Palaran itu bergantian menelepon. Ya, yang mereka telepon adalah polisi. Keduanya rupanya sedang mengintai seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang diduga menjual laptop selundupan di kawasan Gotong Royong, Palaran, Senin (15/5) lalu.

Wondo dan Riski adalah korban warga asing dari negeri tirai bambu yang mengaku bernama Yangisi. Wondo dan Riski, sehari sebelumnya atau Minggu (14/5) lalu, masing-masing telah membeli dua unit laptop merek Toshiba 17 inci warna hitam seharga Rp 2 juta per unit.

Karena harga yang murah ditambah merek terkenal, tanpa berpikir panjang Wondo serta Riski membeli laptop tersebut. Entah komunikasi seperti apa yang dilakukan kedua pria itu dengan Yangisi hingga terjadi kesepakatan jual beli. Padahal Yangisi sama sekali tak bisa berbahasa Indonesia.

Setelah memberikan uang kepada Yangisi, laptop tanpa dilengkapi kotak serta buku petunjuk pemakaian itupun lantas dibawa pulang. Entah bagaimana muncul kecurigaan Wondo dan Riski yang akhirnya sadar telah tertipu.

"Nah keesokan harinya (Senin, Red) kedua korban (Wondo dan Riski) kembali melihat pelaku (Yangisi, Red) di sekitar kawasan Gotong Royong. Pelaku lantas diikuti sembari kedua korban menelepon kami," beber Kapolsekta Palaran, Kompol Andrias Nurcahyo Wibowo, melalui Kanit Reskrim, Ipda Nodi B Ratag.

Mendapat laporan adanya penjualan laptop selundupan, polisi bergerak mengamankan Yangisi. Namun proses penangkapan membuat polisi kebingungan. Karena ketika berdebat, bahasa yang digunakan tidak sama. "Namun tetap kami bawa dengan barang bukti dua unit laptop lagi yang disita dari tangannya," ujar Nodi.

Meski terhambat komunikasi karena berbeda bahasa, polisi bisa menyimpulkan keterangan Yangisi terkait alasannya menjual laptop tersebut dengan harga murah. "Pengakuannya kehabisan uang. Pelaku awalnya dari Balikpapan dan sempat berada di Samarinda kota lalu ke Palaran. Namun kami belum tahu pasti menggunakan apa pelaku menuju Palaran," terang Nodi.

Karena kesulitan menggali informasi, Yangisi lantas diserahkan ke Unit Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Satreskrim Polresta Samarinda untuk diperiksa.
"Laptop yang dijual pelaku bukanlah laptop selundupan atau palsu. Itu adalah laptop bekas," terang Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, melalui Kanit Tipideksus, AKP Nono Rusmana kepada Sapos.

Polisi lantas memeriksa dokumen keimigrasian Yangisi. Dalam dokumen tersebut diketahui tujuan Yangisi ke Indonesia sebagai turis, yakni kunjungan. Visanya berlaku hingga 17 Juni 2017. "Kami tidak bisa memproses hukum pelaku karena unsur pidana yang dikenakan kurang. Jadi pelaku kami serahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Samarinda untuk diproses mengenai keimigrasiannya.

Kasubsi Pengawasan Kantor Imigrasi Kelas I Samarinda, Bangun Ibnu Setiaji menjelaskan bahwa berdasarkan dokumen keimigrasian, tertera kunjungan Yangisi mengantongi visa travel. “Jadi untuk sementara yang bersangkutan telah melanggar izin tinggal keimigrasian yang semestinya untuk pariwisata tapi digunakan untuk berjualan," terang Ibnu.

Berdasarkan Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Yangisi melanggar pasal 112. Yangisi terancam dideportasi. "Yang bersangkutan masih dimintai keterangan oleh penyidik kami. Berdasarkan visa yang dimiliki, yang bersangkutan sudah berada di Indonesia sejak 2013 lalu dimulai dari daerah Jakarta. Untuk di Samarinda sendiri atas pengakuannya baru kemarin," tandasnya. (oke/nha)

loading...

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 23:35

Beli Sayur, Dijebloskan ke Penjara

SAMARINDA. Seorang pemuda bernama Wawan (27), warga Kecamatan Sambutan, dijebloskan polisi ke penjara.…

Sabtu, 21 April 2018 23:01

Polsek Loa Janan “Panen” Miras Ilegal

TENGGARONG. Seakan tidak mau tertinggal dengan Polsek lainnya di jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar),…

Kamis, 19 April 2018 23:51

Dua Warung Digeledah Polisi

SAMARINDA. Belasan anggota Polsekta Samarinda Ulu menyambangi sejumlah warung kelontongan yang dicurigai…

Rabu, 18 April 2018 23:48

Maling Apes, Kembali Demi Motor

SAMARINDA. Tak sadar aksinya terekam closed camera television (CCTV), seorang maling motor berinisial…

Rabu, 18 April 2018 00:07

Akibat Bawang Masuk Penjara

SAMARINDA. Sebenarnya niat seorang pria berinisial AD (30) ingin berdagang sudah benar. AD coba mencari…

Selasa, 17 April 2018 00:13

Disandari Pengamen, Kaca ATM Pecah

SAMARINDA. Aksi pengrusakan anjungan tunai mandiri (ATM) kembali terjadi. kali ini sebuah ATM milik…

Senin, 16 April 2018 00:43

Tubuh Meledak, Nyaris Terpanggang

SAMARINDA. Sembari menunggu azan Magrib berkumandang, Darmawi berbaring. Dia tengah asyik menonton siaran…

Minggu, 15 April 2018 00:01

Oknum Honorer Sodomi Tiga Bocah

SAMARINDA. Sungguh biadab apa yang dilakukan Raden Bintar Jaya. Pria 32 tahun ini tega melampiaskan…

Sabtu, 14 April 2018 00:41

“Penunggu” Kuburan Tewas

SAMARINDA. Warga dan peziarah di sekitar Kuburan Muslimin Jalan Abul Hasan, Gang Kubur RT 13, Kelurahan…

Kamis, 12 April 2018 23:39

Tewas, Jasad Dikerumuni Semut

TENGGARONG. Malam memang belum larut, baru sekitar pukul 20.00 Wita. Tapi kondisi Desa Prian, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .