MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 15 Mei 2017 01:42
ASTAGA...!! PSK Layani Tamu di Depan Anak

Sang Putri Pura-pura Tidur

KORBAN: Sang anak kadang pura-pura tidur jika ibunya melakukan aktivitas jual diri.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Bunga -nama samaran- contoh ibu yang tak punya hati. Wanita berusia 30 tahun ini berprofesi sebagai pekerja seks komersil (PSK) di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegera (Kukar).

Dalam menjalankan profesinya, Bunga selalu ditemani Mawar –juga nama samaran- putrinya nan cantik yang masih berusia 2,5 tahun. Bahkan, saat melayani tamu pun Mawar berada di kamar yang sama dengan ibunya. Meskipun Mawar tetap berusaha pura-pura tidur ketika harus menyaksikan adegan tak pantas yang dilakukan ibunya.
Namun lambat laun, gadis kecil berparas cantik itu paham dengan apa yang dilakukan ibunya. Sehingga setiap ibunya menerima tamu, Mawar akan keluar mencari kamar kosong lainnya untuk tidur.

Saat selesai menerima tamu, Mawar selalu bertanya kepada ibunya. Tanpa beban Bunga menjelaskan hal yang tidak seharusnya diketahui oleh Mawar yang masih belia.
Menjelang Ramadan, lokalisasi tempat Bunga bekerja ditutup. Sehingga PSK yang berasal dari Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini memilih datang ke Samarinda.
Nah, saat tiba di Kota Tepian Jumat (12/5) lalu, Bunga ternyata sudah kehabisan uang. Timbul niat buruknya untuk menjual Mawar yang berkulit putih bersih tersebut.

Bunga harus segera mendapatkan uang dengan jumlah besar. Alasannya, untuk membiayai berobat bapaknya yang sedang sakit di kampung. Selama dua hari, Bunga berusaha mencari pembeli yang bersedia membayar Rp 3 juta untuk anaknya tersebut. Namun usaha tersebut tak kunjung membuahkan hasil. Masyarakat yang mengetahui penjualan tersebut, berkoordinasi dengan kepolisian. Aksi Bunga justru keburu terungkap. Polisi berpura-pura menjadi calon pembel. Bunga akhirnya diringkus di pangkalan angkot trayek G di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Sabtu (13/5) lalu.

Parahnya, selama dua hari di Samarinda, Bunga tak pernah memberikan Mawar makanan sedikit pun. Alasannya, Bunga tak memiliki uang.  
Kapolsekta Samarinda Seberang, Kompol Fatich Nurhadi melalui Kanit Reskrim Iptu Heru Santoso menjelaskan, Bunga terpaksa menjual menjual anaknya sendiri lantaran tidak memiliki uang sama sekali untuk hidup di Samarinda.

“Kita amankan wanita itu berdasarkan laporan masyarakat. Beruntung belum ada yang membeli. Jadi segera kami amankan,” terang Heru Santoso kepada Sapos, kemarin (14/5).
Perwira berpangkat balok dua tersebut menjelaskan saat ini kasus tersebut telah diserahkan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Samarinda. Karena belum ada transaksi, sehingga Bunga tidak ditahan. Dia hanya menjadi saksi.

“Kami sangat mengapresiasi. Masyarakat sudah memiliki kepedulian yang tinggi sehingga cepat melapor. Saat ini kasusnya diambil alih KPAI,” ucap Heru.
Anggota tim reaksi cepat perlindungan anak Kaltim yang juga ketua harian  KPID Samarinda, Adji Suwignyo justru meragukan bahwa Mawar anak kandung Bunga. Karena secara fisik, ibu dan anak ini sangat jauh berbeda. “Apalagi ibunya sudah tiga kali menikah,” jelas pria berusia 42 tahun tersebut.

Adji mengakui bahwa Bunga tidak ditahan. Alasannya, Bunga memang belum sempat melakukan transaksi. “Ibunya hanya menjadi saksi. Kemarin (Sabtu, Red) dilepaskan. Saat ibunya dilepaskan, putrinya kami bawa ke tempat yang lebih aman,” kata Adji.

Aktivis pemerhati anak ini menambahkan bahwa Bunga sempat mengikuti dirinya untuk meminta sejumlah uang. Usai menyerahkan anaknya, Bunga sempat berjanji tidak akan mengganggu Mawar. Bunga mengaku akan melanjutkan hidupnya dengan mencari pekerjaan lain. “Besok (hari ini, Red) kami akan menyerahkan anak malang tersebut ke UPTD
Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma di Loa Janan Ilir,” pungkas Adji. (rm-1/nha)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:30

Banjir Bandang Serang Gerilya

SAMARINDA. Banjir bandang kembali menerjang pemukiman warga. Kali ini terjadi di Jalan Gerilya Dalam,…

Kamis, 22 Juni 2017 15:29

Saling Hantam di Poros Balikpapan-Samarinda, Sopir Terjepit

TENGGARONG. Jalur Samarinda-Balikpapan merupakan ruas terdapat selama arus mudik. Tingginya mobilitas…

Rabu, 21 Juni 2017 16:22

Buka Puasa, Sekeluarga Nyaris Tertimbun

SAMARINDA. Musibah demi musibah menghantui warga Samarinda jelang Lebaran. Setelah banjir yang mengepung…

Rabu, 21 Juni 2017 16:20

Perampokan Rp 1,1 M Perlahan Terungkap

SAMARINDA. Aksi perampokan dengan jumlah besar seperti siklus. Terjadi hampr setiap tahun. Momennya…

Rabu, 21 Juni 2017 16:19
Ormas Islam Tolak Pelarangan Takbiran Keliling

Bagian dari Budaya, Tuntut Perusak Momen Ditertibkan

Takbir keliling tahun ini terancam dilarang pemerintah. Pro dan kontra menyelimuti. Ada yang sepakat…

Selasa, 20 Juni 2017 01:54

Giliran Mobil Polisi Ditembak

SAMARINDA. Pelaku penembakan di Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda Kota, Minggu (18/6)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:53

Wanita Berjilbab Pink Membusuk di Bukit

TANJUNG REDEB. Sambil menunggu waktu berbuka, sekelompok anak-anak tengah bermain di salah satu bukit.…

Selasa, 20 Juni 2017 01:52

Lima Longsor dalam Sehari

SAMARINDA. Dalam sehari, lima musibah tanah longsor terjadi di lima tempat berbeda di Kota Tepian, Senin…

Selasa, 20 Juni 2017 01:51

Nagih Utang, Tetangga Disiram Air Panas

SAMARINDA. Rusmi Widyasari (45) dan NR (42), dua ibu rumah tangga (IRT) yang berdekatan rumah. Meski…

Senin, 19 Juni 2017 01:28

Balap Liar Diberondong Tembakan

SAMARINDA. Suasana dini hari pukul 02.00 Wita di kawasan Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .