MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 15 Mei 2017 01:41
Ponton Ngamuk, 6 Rumah Hanyut

Jurumudi Tidur, Tugboat Dijalankan Tanpa Kapten

PROKAL.CO, TENGGARONG. Pasangan tugboat dan pontoon “mengamuk.” Enam rumah pun dibuat hancur lebur. Peristiwa itu terjadi Minggu (14/5) subuh pukul 04.30 Wita. Terjadi di saat seluruh penghuni rumah tengah tertidur lelap. Beruntung tidak ada korban jiwa. Karena beberapa menit sebelum benturan terjadi, seorang warga membangungkan seluruh penghuni rumah.
Warga yang tidak diketahui identitasnya tersebut berteriak panik karena melihat kapal dan gandengannya tersebut semakin mendekat mengarah ke pemukiman.
Menurut informasi yang dihimpun Sapos, Tugboat bernama Kaltim Dolvin 170 sedang menarik ponton batu bara Kaltim FT 80 05. Kapal dan ponton berukuran raksasa itu dikemudikan Abdullah (34) warga Jalan Mangkupalas, RT 11, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang. Pelayaran dilakukan dari arah Samarinda menuju stockpile batu bara milik PT Gunung Bayan Pratama Coal di Dusun Murunan, Kecamatan Kota Bangun. Peristiwa ini terjadi di Desa Benua Puhun, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar).  "Tidak ada korban jiwa namun enam rumah warga hancur," ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subag Humas Iptu Sabar.
Rumah yang menjadi korban merupakan milik Samsi (46), Abdul Murad (57), Mismo (38), Rafiansyah (40), Ardinansyah (41) dan Udin Bahari (52). Keenam rumah warga tersebut mengalami rusak total alias rata dengan tanah. Bahkan sebagain material bangunan hanyut terbawa arus sungai Mahakam. "Seluruh bangunan yang ditabrak rusak total. Rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Menurut keterangan salah satu korban bernama Samsi, kejadian bermula saat dia mendengar suara benturan sangat keras. Bahkan menyerupai suara ledakan. Samsi langsung keluar rumah dan melihat tagboat telah menabrak rumah Ardiansyah. Saat itu Samsi langsung berteriak ke arah kapal agar segera mundur. Namun rupanya meski tugboat telah mundur, namun ponton yang ditariknya tetap mengarah ke lima rumah warga lainya. Samsi langsung membangunkan warga yang masih tertidur untuk segera keluar dari rumah sebelum akhirnya ponton menabrak lima rumah warga lainya.
"Saya terbangun dengar ada suara seperti ledakan, saya keluar kapan sudah nabrak, langsung saya teruak suruh mundur dan bangunkan warga lainya agar lari ke luar rumah," aku Samsi.
Begitu mendapat laporan, anggota Polsek Muara Kaman langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu petugas mendapati kejanggalan lantaran sang kapten tugboat bernama M Ikram tidak ada di kapal. Petugas menduga saat kejadian kapal melaju tanpa terkendali lantaran sang jurumudi (Abdullah, Red) tertidur dan tidak ada pengawasan dari kapten kapal.
"Dipastikan kapten kapal tidak ada. Diduga jurumudinya tertidur. Sehingga kapal melaju tanpa ada yang mengendalikan," pungkas Sabar.
Meski sempat tersulut emosi, tidak ada warga yang main hakim sendiri. Warga menuntut agar perusahaan pemilik tagboat bertanggung jawab dengan mengganti seluruh kerugian warga termasuk bangunan dan seluruh isianya yang rusak. "Intinya warga meminta perusahaan bertanggung jawab. Proses hukum atas kejadian ini tetap dilakukan. Petugas sudah berkoordinasi dengan Dishub," tegasnya. (man/beb/nha)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:11

Kepung Bank Tagih Warisan Soekarno

SAMARINDA. “Dengan membayar administrasi Rp 20 ribu, maka warisan presiden pertama Republik Indonesia,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:04

DAR DER DOR..!! Sarang Curanmor Digerebek, 13 Motor Disita

SAMARINDA. Suasana pagi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang mendadak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:02

Klaim Dakwaan Jaksa Tak Penuhi Unsur Pidana

Tim kuasa hukum Ketua Komura Jafar Abdul Gaffar menilai surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:25

“Hujan Beton” Nyaris Kubur Sekeluarga

SAMARINDA. Lelah setelah berjuang menerobos banjir, Keluarga Hj Jarwadi lanjut dibuat terkejut oleh…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:22

Petaka Bisnis Gas

SAMARINDA. Bermodalkan seragam Pertamina, Aji Adi alias Rendi, mendatangi satu persatu pangkalan LPG…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:18

Basah-Basahan Peringati 17 Agustus

SAMARINDA. Nasionalisme terkadang lahir dari ruang-ruang kecil. Keterbatasan tidak menyurutkan semangat…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:48

Banjir, Pasien RSUD Diungsikan

SAMARINDA. Hujan deras sepanjang sore, Rabu (16/8), membuat sejumlah ruas jalan utama dan permukiman…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:47

Air Tercemar, Gagal Panen, Menderita Hepatitis B

Puluhan tahun tak menikmati listrik dan air bersih. Hidup jauh dari hiruk pikuk kota. Mereka adalah…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:18

WOW..!! Pungli TPK Palaran Tembus Rp 184 M..!!!

SAMARINDA. Sidang perdana kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran Samarinda…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:15

Kabin Ringsek Sopir Tak Luka

SAMARINDA. Suara benturan keras tiba-tiba terdengar dari bilangan Jalan APT Pranomo, Kelurahan Gunung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .