MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 15 Mei 2017 01:41
Ponton Ngamuk, 6 Rumah Hanyut

Jurumudi Tidur, Tugboat Dijalankan Tanpa Kapten

PROKAL.CO, TENGGARONG. Pasangan tugboat dan pontoon “mengamuk.” Enam rumah pun dibuat hancur lebur. Peristiwa itu terjadi Minggu (14/5) subuh pukul 04.30 Wita. Terjadi di saat seluruh penghuni rumah tengah tertidur lelap. Beruntung tidak ada korban jiwa. Karena beberapa menit sebelum benturan terjadi, seorang warga membangungkan seluruh penghuni rumah.
Warga yang tidak diketahui identitasnya tersebut berteriak panik karena melihat kapal dan gandengannya tersebut semakin mendekat mengarah ke pemukiman.
Menurut informasi yang dihimpun Sapos, Tugboat bernama Kaltim Dolvin 170 sedang menarik ponton batu bara Kaltim FT 80 05. Kapal dan ponton berukuran raksasa itu dikemudikan Abdullah (34) warga Jalan Mangkupalas, RT 11, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang. Pelayaran dilakukan dari arah Samarinda menuju stockpile batu bara milik PT Gunung Bayan Pratama Coal di Dusun Murunan, Kecamatan Kota Bangun. Peristiwa ini terjadi di Desa Benua Puhun, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar).  "Tidak ada korban jiwa namun enam rumah warga hancur," ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subag Humas Iptu Sabar.
Rumah yang menjadi korban merupakan milik Samsi (46), Abdul Murad (57), Mismo (38), Rafiansyah (40), Ardinansyah (41) dan Udin Bahari (52). Keenam rumah warga tersebut mengalami rusak total alias rata dengan tanah. Bahkan sebagain material bangunan hanyut terbawa arus sungai Mahakam. "Seluruh bangunan yang ditabrak rusak total. Rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Menurut keterangan salah satu korban bernama Samsi, kejadian bermula saat dia mendengar suara benturan sangat keras. Bahkan menyerupai suara ledakan. Samsi langsung keluar rumah dan melihat tagboat telah menabrak rumah Ardiansyah. Saat itu Samsi langsung berteriak ke arah kapal agar segera mundur. Namun rupanya meski tugboat telah mundur, namun ponton yang ditariknya tetap mengarah ke lima rumah warga lainya. Samsi langsung membangunkan warga yang masih tertidur untuk segera keluar dari rumah sebelum akhirnya ponton menabrak lima rumah warga lainya.
"Saya terbangun dengar ada suara seperti ledakan, saya keluar kapan sudah nabrak, langsung saya teruak suruh mundur dan bangunkan warga lainya agar lari ke luar rumah," aku Samsi.
Begitu mendapat laporan, anggota Polsek Muara Kaman langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu petugas mendapati kejanggalan lantaran sang kapten tugboat bernama M Ikram tidak ada di kapal. Petugas menduga saat kejadian kapal melaju tanpa terkendali lantaran sang jurumudi (Abdullah, Red) tertidur dan tidak ada pengawasan dari kapten kapal.
"Dipastikan kapten kapal tidak ada. Diduga jurumudinya tertidur. Sehingga kapal melaju tanpa ada yang mengendalikan," pungkas Sabar.
Meski sempat tersulut emosi, tidak ada warga yang main hakim sendiri. Warga menuntut agar perusahaan pemilik tagboat bertanggung jawab dengan mengganti seluruh kerugian warga termasuk bangunan dan seluruh isianya yang rusak. "Intinya warga meminta perusahaan bertanggung jawab. Proses hukum atas kejadian ini tetap dilakukan. Petugas sudah berkoordinasi dengan Dishub," tegasnya. (man/beb/nha)


BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:38

“Duarrr…!” Ledakan Dekat SPBU

SAMARINDA. Pengendara di Jalan HAMM Rifadin mendadak dilanda kepanikan, Sabtu (21/10) kemarin. Sebuah…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:36

Arena Judi di Hutan Dibakar

SAMARINDA. Para pelaku judi sabung ayam sepertinya belum kapok berurusan dengan penegak hukum. Permainan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:26

MAMPUS KAM..!! Perampok Emas Ditembak

TENGGARONG. Jumat (20/10) kemarin, menjadi hari nahas bagi Aenah (57). Warga Dusun Tama Mulya RT 12…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:24

Polisi Buru Hasil Korupsi

SAMARINDA. Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda menerapkan Undang-undang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:22

BANGKE NI ORANG...!! Empat Murid SD Dicabuli Satpam

SAMARINDA. Kerja keras Kumbang –nama samaran- patut diacungi jempol. Semua kesempatan meraih nafkah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:19

Harus Kolaborasi Demi Piring Nasi

POLEMIK transportasi online dan konvensional kian rumit. Keduanya seakan tak ada titik temu. Padahal…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:10

YA TUHAN..!! Ada Bayi Membusuk dalam Kresek

SAMARINDA. Bau busuk menyengat memancing kerumunan lalat pada plastik merah di semak-semak eks Hotel…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:07

Pria Ini Jadi Mualaf Palsu Demi Uang

SAMARINDA. Perilaku Fransiskus Molan (36) sungguh tak  pantas ditiru. Demi meraup rupiah, ia nekat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:05

LKP, Modus “Mencuri” Dana Hibah

SAMARINDA. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Samarinda terus menggencarkan dugaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .