MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 15 Mei 2017 01:41
Ponton Ngamuk, 6 Rumah Hanyut

Jurumudi Tidur, Tugboat Dijalankan Tanpa Kapten

PROKAL.CO, TENGGARONG. Pasangan tugboat dan pontoon “mengamuk.” Enam rumah pun dibuat hancur lebur. Peristiwa itu terjadi Minggu (14/5) subuh pukul 04.30 Wita. Terjadi di saat seluruh penghuni rumah tengah tertidur lelap. Beruntung tidak ada korban jiwa. Karena beberapa menit sebelum benturan terjadi, seorang warga membangungkan seluruh penghuni rumah.
Warga yang tidak diketahui identitasnya tersebut berteriak panik karena melihat kapal dan gandengannya tersebut semakin mendekat mengarah ke pemukiman.
Menurut informasi yang dihimpun Sapos, Tugboat bernama Kaltim Dolvin 170 sedang menarik ponton batu bara Kaltim FT 80 05. Kapal dan ponton berukuran raksasa itu dikemudikan Abdullah (34) warga Jalan Mangkupalas, RT 11, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang. Pelayaran dilakukan dari arah Samarinda menuju stockpile batu bara milik PT Gunung Bayan Pratama Coal di Dusun Murunan, Kecamatan Kota Bangun. Peristiwa ini terjadi di Desa Benua Puhun, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar).  "Tidak ada korban jiwa namun enam rumah warga hancur," ujar Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui Paur Subag Humas Iptu Sabar.
Rumah yang menjadi korban merupakan milik Samsi (46), Abdul Murad (57), Mismo (38), Rafiansyah (40), Ardinansyah (41) dan Udin Bahari (52). Keenam rumah warga tersebut mengalami rusak total alias rata dengan tanah. Bahkan sebagain material bangunan hanyut terbawa arus sungai Mahakam. "Seluruh bangunan yang ditabrak rusak total. Rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Menurut keterangan salah satu korban bernama Samsi, kejadian bermula saat dia mendengar suara benturan sangat keras. Bahkan menyerupai suara ledakan. Samsi langsung keluar rumah dan melihat tagboat telah menabrak rumah Ardiansyah. Saat itu Samsi langsung berteriak ke arah kapal agar segera mundur. Namun rupanya meski tugboat telah mundur, namun ponton yang ditariknya tetap mengarah ke lima rumah warga lainya. Samsi langsung membangunkan warga yang masih tertidur untuk segera keluar dari rumah sebelum akhirnya ponton menabrak lima rumah warga lainya.
"Saya terbangun dengar ada suara seperti ledakan, saya keluar kapan sudah nabrak, langsung saya teruak suruh mundur dan bangunkan warga lainya agar lari ke luar rumah," aku Samsi.
Begitu mendapat laporan, anggota Polsek Muara Kaman langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu petugas mendapati kejanggalan lantaran sang kapten tugboat bernama M Ikram tidak ada di kapal. Petugas menduga saat kejadian kapal melaju tanpa terkendali lantaran sang jurumudi (Abdullah, Red) tertidur dan tidak ada pengawasan dari kapten kapal.
"Dipastikan kapten kapal tidak ada. Diduga jurumudinya tertidur. Sehingga kapal melaju tanpa ada yang mengendalikan," pungkas Sabar.
Meski sempat tersulut emosi, tidak ada warga yang main hakim sendiri. Warga menuntut agar perusahaan pemilik tagboat bertanggung jawab dengan mengganti seluruh kerugian warga termasuk bangunan dan seluruh isianya yang rusak. "Intinya warga meminta perusahaan bertanggung jawab. Proses hukum atas kejadian ini tetap dilakukan. Petugas sudah berkoordinasi dengan Dishub," tegasnya. (man/beb/nha)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:30

Banjir Bandang Serang Gerilya

SAMARINDA. Banjir bandang kembali menerjang pemukiman warga. Kali ini terjadi di Jalan Gerilya Dalam,…

Kamis, 22 Juni 2017 15:29

Saling Hantam di Poros Balikpapan-Samarinda, Sopir Terjepit

TENGGARONG. Jalur Samarinda-Balikpapan merupakan ruas terdapat selama arus mudik. Tingginya mobilitas…

Rabu, 21 Juni 2017 16:22

Buka Puasa, Sekeluarga Nyaris Tertimbun

SAMARINDA. Musibah demi musibah menghantui warga Samarinda jelang Lebaran. Setelah banjir yang mengepung…

Rabu, 21 Juni 2017 16:20

Perampokan Rp 1,1 M Perlahan Terungkap

SAMARINDA. Aksi perampokan dengan jumlah besar seperti siklus. Terjadi hampr setiap tahun. Momennya…

Rabu, 21 Juni 2017 16:19
Ormas Islam Tolak Pelarangan Takbiran Keliling

Bagian dari Budaya, Tuntut Perusak Momen Ditertibkan

Takbir keliling tahun ini terancam dilarang pemerintah. Pro dan kontra menyelimuti. Ada yang sepakat…

Selasa, 20 Juni 2017 01:54

Giliran Mobil Polisi Ditembak

SAMARINDA. Pelaku penembakan di Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda Kota, Minggu (18/6)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:53

Wanita Berjilbab Pink Membusuk di Bukit

TANJUNG REDEB. Sambil menunggu waktu berbuka, sekelompok anak-anak tengah bermain di salah satu bukit.…

Selasa, 20 Juni 2017 01:52

Lima Longsor dalam Sehari

SAMARINDA. Dalam sehari, lima musibah tanah longsor terjadi di lima tempat berbeda di Kota Tepian, Senin…

Selasa, 20 Juni 2017 01:51

Nagih Utang, Tetangga Disiram Air Panas

SAMARINDA. Rusmi Widyasari (45) dan NR (42), dua ibu rumah tangga (IRT) yang berdekatan rumah. Meski…

Senin, 19 Juni 2017 01:28

Balap Liar Diberondong Tembakan

SAMARINDA. Suasana dini hari pukul 02.00 Wita di kawasan Jalan KH Khalid, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .