MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Minggu, 14 Mei 2017 21:24
Ternyata yang Ancam Menutup Pasar Bengkuring Anggota DPRD Samarinda

Padahal Milik Perumnas, Ngotot Punya Dasar Hukum Kuat

DITUTUP SEPIHAK. Sengketa lahan di Pasar Bengkuring kian memanas.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tudingan Hairul Usman yang menutup Pasar Bengkuring karena merasa lahan itu miliknya dinilai salah sasaran. Pemkot beranggapan lahan adalah milik Perumahan Nasional (Perumnas).

“Itu masuk HPL (hak pengelolaan lahan) perumnas. Masih dalam arena sertifikatnya perumnas,” ucap Prayitno Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda, kemarin (12/5). Terkait rencana penutupan pasar oleh anggota komisi I DPRD Samarinda tersebut, Prayitno enggan berkomentar banyak.

“Saya tidak bisa komentar banyak. Saya hanya bicarakan status lahan saja. Soal itu ada di dinas pasar,” tambahnya.  Prayitno menambahkan, sampai saat ini belum pernah menerima serah terima antara perumnas dengan pemkot. Sehingga jika dikatakan yang menyerobot lahan adalah pemkot, menurutnya salah sasaran. “Kalau dikasih (ke pemkot,red) pasti ada surat berita acara. Dan sampai saat ini kami belum pernah melihat serah terima perumnas ke pemkot terkait lahan,” ungkapnya. Dengan tegas pria berkacamata ini mengatakan pemkot tidak ada kaitannya dengan persoalan lahan. “Tapi kalau soal pasar itu di dinas pasar. Saya hanya jawab persoalan lahannya saja,” tutupnya.

Penutupan sepihak ini sebelumnya disayangkan Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Nusyirwan Ismail. Nusyirwan menambahkan bahwa polemik lahan ini bisa diselesaikan secara hukum tanpa harus menutup pasar sepihak. Kalau pun ada oknum dewan yang merasa memiliki lahan tersebut, pembuktiannya harus lewat pengadilan.
Orang nomor dua di Samarinda pun menyinggung upaya penutupan itu sebagai cara untuk mencari perhatian pemkot semata. “Kalau ingin mencari perhatian pemkot, ini kami sudah memperhatikan. Lagi pula kenapa juga baru klaim sekarang,” ketus Nusyirwan.

Hairul Usman, anggota DPRD Samarinda mengaku menutup Pasar Bengkuring lantaran merasa lahan tersebut adalah miliknya. “Kami punya dasar hukum kuat dalam hak kepemilikan lahan ini. Bahkan keputusan dari MA sudah inkracht sejak 2017,” jelas Usman. Anggota komisi I DPRD Samarinda ini juga mengklaim memiliki surat tanah yang sah. “Kami punya surat sejak tahun 1988, sedangkan pasar ini dibangun tahun 1994,” katanya lagi. Ia minta agar pemkot memberikan respons selambat-lambatnya sebulan. Kalau tidak direspon, Usman mengancam menutup dengan pagar seng. (cyn/beb/nha)





BACA JUGA

Minggu, 22 Oktober 2017 21:53

BWS Komitmen Bantu Pemkot

SAMARINDA. Pengendalian banjir jadi program utama Pemkot Samarinda, rencana tersebut diyakini bisa tuntas…

Minggu, 22 Oktober 2017 21:52

Meluber ke Tengah Jalan, Warga Ngeluh

SAMARINDA. Meski dirasa mengganggu kenyamanan warga setempat, hingga kini masih banyak oknum masyarakat…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22

Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:19

Omzet Terjun Bebas, Lelah Tak Terbayar

Krisis ekonomi berdampak pada menurunya daya beli masyarakat. Bahkan kini imbasnya sangat dirasakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:45

Tunjangan Tembus Rp 14 Miliar..!! Dewan Belum Puas

SAMARINDA. Kenaikan tunjangan dewan sebesar Rp 28 miliar berat terealisasi. Meski pun hal itu diakui…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:37

Akhir Bulan Ini Mahkota II Dibuka 24 Jam

Para pengendara, khususnya yang sering melintasi Jembatan Mahkota II akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:06

Diratakan Demi Adipura

SAMARINDA. Seperti tak kenal ampun, puluhan lapak pedagang buah di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:04

Gubernur Yakin, Ketua Dewan Ragu

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan jembatan kembar bisa selesai sesuai target…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:02

Pastikan Terima Sertifikat Lulus

SAMARINDA. Sempat ditutup dadakan pada Senin (16/9) lalu karena pemasangan kabel sensor, kemarin Jembatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:58

Kinerja Perusda Melempem

SAMARINDA. 2018 masih menjadi tahun kelam bagi daerah. Pasalnya, selain prediksi APBD yang menurun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .