MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 09 Mei 2017 20:08
Dibalik Gemerlapnya Kota Tepian, Desa Barumbai Masih Tertinggal
Belum Ada Listrik, Minum Harus Keluar Kampung
TERBATAS: Pelajar di Berambai.

PROKAL.CO, Listrik dan air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus terpenuhi. Tetapi hingga saat ini masih ada warga Kota Tepian yang belum merasakan listrik.

WILAYAH itu bernama Desa Berambai di Samarinda Utara. Desa ini sendiri merupakan berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar). Dan Untuk mencapai desa itu, warga harus melalui Kecamatan Tenggarong Seberang tepatnya melewati Kampung L3.

Jalan yang memutar belum akhir dari perjuangan menuju lokasi ini. Dari L3, warga harus melalui jalan yang terjal dan rusak parah hingga melalui jalur hauling tambang batu bara untuk sampai ke desa ini.

Total perjalanan dari Samarinda menuju ke Berambai kurang lebih 2 jam menggunakan kendaraan R2. Populasi penduduk di Desa Berambai cukup minim. Dari tiga RT yang ada di kawasan ini, jumlah warga hanya mencapai 300 jiwa dari 100 keluarga. Sebagian besar dari mereka rata-rata hidup dengan cara berkebun, bekerja di perusahaan kelapa sawit hingga menjadi karyawan di tambang batu bara.

Hamka, salah seorang tokoh desa setempat menuturtkan, sudah puluhan tahun desa tersebut belum tersentuh aliran listrik dan air bersih dari PDAM Tirta Kencana Samarinda.

“Kami menggunakan genset di malam hari. Itupun hanya 1 hingga 2 jam saja.  Karena biaya yang dikeluarkan untuk bahan bakar sangat besar. Sedangkan untuk minum, warga harus keluar kampung dan membeli air isi ulang setiap harinya. Padahal mayoritas warga tergolong sederhana, sebagian besar buruh dan berkebun,” kata pria yang juga menjadi guru di SDN 004.

Menurutnya, listrik dan air bersih sudah lama menjadi idaman warga. Namun sayangnya impian mereka hingga hari ini belum terwujud karena desa yang mereka tinggali tergolong cukup terpencil.

“Pernah ada pihak dari kelurahan dan kecamatan datang untuk berkunjung untuk melihat kondisi desa dan sekolah kami. Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,” tambahnya.

Selain kebutuhan dasar, sarana pendidikan pun menjadi hal yang sangat dinantikan para anak bangsa yang hidup dan besar di desa ini. Hamka menyebut, para murid SD di sekolah itu memerlukan bantuan berupa buku dan peralatan belajar dan mengajar lainnya. Sebab meskipun gedung sekolah sudah lama berdiri, namun peralatan yang dibutuhkan sangat minim.

“Murid di sini jumlahnya 26 orang saja, dari kelas 1 hingga kelas 6. Untuk sekolah mereka sangat aktif. Hanya kadang ada saja murid yang tidak masuk dengan alasan membantu orangtuanya bekerja,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Camat Samarinda Utara, Joswa tak membantah kondisi Desa Berambai yang masih tertinggal hingga saat ini. Namun dia menyebut, tahun ini PLN sudah membeli beberapa lahan warga untuk membangun tower di kawasan itu. “Bersamaan dengan warga Desa Pampang. Dan itu merupakan usulan dalam Musrembang kemarin,” kata Joswa, Senin (8/5).

Listrik dan air bersih merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan daerah yang maju dan berkembang, serta meminimalkan disparitas antara perkotaan dengan pedesaan dalam rangka menciptakan pemerataan pembangunan. Seyogyanya seluruh warga bisa menikmati fasilitas tersebut. (kis/aya)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 15:37

WASPADALAH..!! Jalur Sungai Paling “Angker”

SAMARINDA. Jelang arus mudik, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda intensifkan persiapan. Diantaranya…

Kamis, 22 Juni 2017 15:36

Jalur Darat Masih Rawan

SAMARINDA. Sebaiknya tetap waspada mudik menggunakan jalur darat. Sebab, menurut Dinas Pekerjaan Umum…

Rabu, 21 Juni 2017 16:33

Isu Banjir di Samarinda Jadi Senjata Lawan Politik, Ini Kata Syaharie Jaang

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang akhirnya angkat bicara soal banjir yang melanda Ibu Kota…

Rabu, 21 Juni 2017 16:31

Semua Belum Sepakat, Anggaran Pilgub Kaltim Carut Marut

SAMARINDA. Rapat koordinasi penyelenggaraan pemilihan gubernur (Pilgub) yang berlangsung alot di kantor…

Rabu, 21 Juni 2017 16:30

Pembagian Saham PI Sudah Dikunci

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memastikan pembagian saham PI antara Pemprov Kaltim dan…

Rabu, 21 Juni 2017 16:27

JPU Pinggir Jalan Diharamkan

SAMARINDA. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda meminta agar aktivitas jasa penukaran uang (JPU)…

Selasa, 20 Juni 2017 01:17

Proyek Jembatan Kembar Terancam Dihentikan

SAMARINDA. Progres pembangunan Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar rupanya berkalang utang. Dari…

Selasa, 20 Juni 2017 01:16

Seribu Personel Gabungan Dikerahkan

SAMARINDA. Untuk mengantisipasi berbagai gangguan jelang maupun sesudah Idulfitri, Polresta Samarinda…

Selasa, 20 Juni 2017 01:15

Hari Ini Mahkota II Boleh Dilintasi

SAMARINDA. Jembatan Mahkota II resmi beroperasi mulai hari ini. Namun, tidak semua jenis kendaraan bisa…

Selasa, 20 Juni 2017 01:14

Pemprov Diminta Realistis

KALTIM akan menyelenggarakan hajatan besar berupa PON Remaja II yang dilaksanakan 2018 mendatang. Namun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .