MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Selasa, 09 Mei 2017 20:08
Dibalik Gemerlapnya Kota Tepian, Desa Barumbai Masih Tertinggal
Belum Ada Listrik, Minum Harus Keluar Kampung
TERBATAS: Pelajar di Berambai.

PROKAL.CO, Listrik dan air merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus terpenuhi. Tetapi hingga saat ini masih ada warga Kota Tepian yang belum merasakan listrik.

WILAYAH itu bernama Desa Berambai di Samarinda Utara. Desa ini sendiri merupakan berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar). Dan Untuk mencapai desa itu, warga harus melalui Kecamatan Tenggarong Seberang tepatnya melewati Kampung L3.

Jalan yang memutar belum akhir dari perjuangan menuju lokasi ini. Dari L3, warga harus melalui jalan yang terjal dan rusak parah hingga melalui jalur hauling tambang batu bara untuk sampai ke desa ini.

Total perjalanan dari Samarinda menuju ke Berambai kurang lebih 2 jam menggunakan kendaraan R2. Populasi penduduk di Desa Berambai cukup minim. Dari tiga RT yang ada di kawasan ini, jumlah warga hanya mencapai 300 jiwa dari 100 keluarga. Sebagian besar dari mereka rata-rata hidup dengan cara berkebun, bekerja di perusahaan kelapa sawit hingga menjadi karyawan di tambang batu bara.

Hamka, salah seorang tokoh desa setempat menuturtkan, sudah puluhan tahun desa tersebut belum tersentuh aliran listrik dan air bersih dari PDAM Tirta Kencana Samarinda.

“Kami menggunakan genset di malam hari. Itupun hanya 1 hingga 2 jam saja.  Karena biaya yang dikeluarkan untuk bahan bakar sangat besar. Sedangkan untuk minum, warga harus keluar kampung dan membeli air isi ulang setiap harinya. Padahal mayoritas warga tergolong sederhana, sebagian besar buruh dan berkebun,” kata pria yang juga menjadi guru di SDN 004.

Menurutnya, listrik dan air bersih sudah lama menjadi idaman warga. Namun sayangnya impian mereka hingga hari ini belum terwujud karena desa yang mereka tinggali tergolong cukup terpencil.

“Pernah ada pihak dari kelurahan dan kecamatan datang untuk berkunjung untuk melihat kondisi desa dan sekolah kami. Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya,” tambahnya.

Selain kebutuhan dasar, sarana pendidikan pun menjadi hal yang sangat dinantikan para anak bangsa yang hidup dan besar di desa ini. Hamka menyebut, para murid SD di sekolah itu memerlukan bantuan berupa buku dan peralatan belajar dan mengajar lainnya. Sebab meskipun gedung sekolah sudah lama berdiri, namun peralatan yang dibutuhkan sangat minim.

“Murid di sini jumlahnya 26 orang saja, dari kelas 1 hingga kelas 6. Untuk sekolah mereka sangat aktif. Hanya kadang ada saja murid yang tidak masuk dengan alasan membantu orangtuanya bekerja,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Camat Samarinda Utara, Joswa tak membantah kondisi Desa Berambai yang masih tertinggal hingga saat ini. Namun dia menyebut, tahun ini PLN sudah membeli beberapa lahan warga untuk membangun tower di kawasan itu. “Bersamaan dengan warga Desa Pampang. Dan itu merupakan usulan dalam Musrembang kemarin,” kata Joswa, Senin (8/5).

Listrik dan air bersih merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan daerah yang maju dan berkembang, serta meminimalkan disparitas antara perkotaan dengan pedesaan dalam rangka menciptakan pemerataan pembangunan. Seyogyanya seluruh warga bisa menikmati fasilitas tersebut. (kis/aya)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22

Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:19

Omzet Terjun Bebas, Lelah Tak Terbayar

Krisis ekonomi berdampak pada menurunya daya beli masyarakat. Bahkan kini imbasnya sangat dirasakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:45

Tunjangan Tembus Rp 14 Miliar..!! Dewan Belum Puas

SAMARINDA. Kenaikan tunjangan dewan sebesar Rp 28 miliar berat terealisasi. Meski pun hal itu diakui…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:37

Akhir Bulan Ini Mahkota II Dibuka 24 Jam

Para pengendara, khususnya yang sering melintasi Jembatan Mahkota II akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:06

Diratakan Demi Adipura

SAMARINDA. Seperti tak kenal ampun, puluhan lapak pedagang buah di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:04

Gubernur Yakin, Ketua Dewan Ragu

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan jembatan kembar bisa selesai sesuai target…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:02

Pastikan Terima Sertifikat Lulus

SAMARINDA. Sempat ditutup dadakan pada Senin (16/9) lalu karena pemasangan kabel sensor, kemarin Jembatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:58

Kinerja Perusda Melempem

SAMARINDA. 2018 masih menjadi tahun kelam bagi daerah. Pasalnya, selain prediksi APBD yang menurun,…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:57

Hanya Delapan Titik yang Terpantau

SAMARINDA. Meski sejak 2008 ada 25 simpangan utama di Samarinda telah dilengkapi kamera pengawas, hingga…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:56

Harga Beras Kian Melambung

SAMARINDA. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendapati jika harga beras selama tiga bulan ini melewati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .