MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 08 Mei 2017 19:15
“Kantor” Pengemis di Samarinda Diserbu

Lokasi di Tengah Hutan, Koordinator Ikut Diangkut

DIKORDINIR: Gelandangan dan pengemsi yang berhasil diamankan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Ruskan dan sejumlah anggota menerobos gelap dan dinginnya cuaca saat itu. Tepat pukul 02.00 Wita, Minggu dini hari kemarin (7/5), rombongan penegak perda tersebut melalui jalan setapak yang dipenuhi rumput liar.

Mereka menuju ke satu rumah yang kebetulan berada di tengah hutan. Lokasinya cukup jauh. Sekitar 1,5 kilometer dari jalan utama yakni Jalan Gerilya Ujung, Kelurahan Mugirejo, Samarinda Utara.

Sesampainya di rumah bangsal 10 pintu yang diketahui milik Sunarto alias Anto, personel Satpol PP langsung melakukan pengepungan. Petugas menggedor satu persatu pintu bangsal. Rumah petak tersebut ternyata dihuni sejumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Karuan gedoran pintu itu membuat sejumlah gepeng yang tengah tertidur pulas terbangun. Begitu pula dengan Turyono, salah seorang koordinator lapangan yang bertugas menempatkan gepeng di sejumlah persimpangan jalan.

Seluruh gepeng yang berjumlah 7 orang beserta Turyono dan rekannya Sunarto kemudian digiring ke mobil patrol. Mereka untuk selanjutnya dibawa ke markas Satpol PP Kota Samarinda di Jalan Cempaka, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota.

Mereka langsung didata dan dimintai keterangan terkait aktivitas mengemis yang dilakukan di Samarinda. "Jadi dari hasil pemeriksaan mereka menyewa bangsalan tersebut Rp 150 ribu per bulan. Sunarto memiliki 10 bangsalan. Dengan begitu sebulan Sunarto mengantongi Rp 1,5 juta," beber Ruskan.

Sementara ini Ruskan belum mengetahui persis berapa uang yang didapat Turyono sebagai koordinator lapangan yang mengantar gepeng ke tempatnya mengemis sejak pukul 09.00 Wita.

"Berdasarkan pengamatan kami persatu jammya satu gepeng bisa mengumpulkan uang Rp 89.000. Bisa dibayangkan dalam satu hari berapa yang didapat, tergantung sampai dengan pukul berapa gepeng itu beroperasi," tutur Ruskan.

Markas gepeng yang berada di tengah hutan tersebut, berdasarkan pengakuan Sunarto dan sejumlah gepeng sudah ada sejak 2008 lalu. "Dan pada 2011 lalu rumah tersebut menampung 50 gepeng. Nah, kebanyakan dari mereka sudah pernah dipulangkan dan kembali lagi. Mereka pun banyak yang berulang kali diamankan akan tetapi tidak juga jera," terang Ruskan.

Ruskan menambahkan, untuk memproses Turyono selaku koordinator lapangan. Satpol PP tidak hanya mengenakan sanksi Perda. "Kami juga akan berkoordinasi dengan Polresta Samarinda untuk memastikan apakah tindakan yang dilakukan koordinator gepeng (Turyono, Red) itu merupakan bagian dari trafficking (perdagangan manusia) atau tidak," pungkasnya. (oke/nha)   
 


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 21:18

Cerianya Bunda Rita di Sidang Perdana

JAKARTA. Dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

Terus Mengancam, Difteri Masih KLB

SAMARINDA. Status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kota Tepian belum dicabut. Pasalnya, pekan lalu…

Senin, 19 Februari 2018 20:49
Rebutan Cewek, Kelompok Geng Serang Remaja

Bos Geng Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .