MANAGED BY:
MINGGU
20 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 08 Mei 2017 19:15
“Kantor” Pengemis di Samarinda Diserbu

Lokasi di Tengah Hutan, Koordinator Ikut Diangkut

DIKORDINIR: Gelandangan dan pengemsi yang berhasil diamankan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Ruskan dan sejumlah anggota menerobos gelap dan dinginnya cuaca saat itu. Tepat pukul 02.00 Wita, Minggu dini hari kemarin (7/5), rombongan penegak perda tersebut melalui jalan setapak yang dipenuhi rumput liar.

Mereka menuju ke satu rumah yang kebetulan berada di tengah hutan. Lokasinya cukup jauh. Sekitar 1,5 kilometer dari jalan utama yakni Jalan Gerilya Ujung, Kelurahan Mugirejo, Samarinda Utara.

Sesampainya di rumah bangsal 10 pintu yang diketahui milik Sunarto alias Anto, personel Satpol PP langsung melakukan pengepungan. Petugas menggedor satu persatu pintu bangsal. Rumah petak tersebut ternyata dihuni sejumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Karuan gedoran pintu itu membuat sejumlah gepeng yang tengah tertidur pulas terbangun. Begitu pula dengan Turyono, salah seorang koordinator lapangan yang bertugas menempatkan gepeng di sejumlah persimpangan jalan.

Seluruh gepeng yang berjumlah 7 orang beserta Turyono dan rekannya Sunarto kemudian digiring ke mobil patrol. Mereka untuk selanjutnya dibawa ke markas Satpol PP Kota Samarinda di Jalan Cempaka, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota.

Mereka langsung didata dan dimintai keterangan terkait aktivitas mengemis yang dilakukan di Samarinda. "Jadi dari hasil pemeriksaan mereka menyewa bangsalan tersebut Rp 150 ribu per bulan. Sunarto memiliki 10 bangsalan. Dengan begitu sebulan Sunarto mengantongi Rp 1,5 juta," beber Ruskan.

Sementara ini Ruskan belum mengetahui persis berapa uang yang didapat Turyono sebagai koordinator lapangan yang mengantar gepeng ke tempatnya mengemis sejak pukul 09.00 Wita.

"Berdasarkan pengamatan kami persatu jammya satu gepeng bisa mengumpulkan uang Rp 89.000. Bisa dibayangkan dalam satu hari berapa yang didapat, tergantung sampai dengan pukul berapa gepeng itu beroperasi," tutur Ruskan.

Markas gepeng yang berada di tengah hutan tersebut, berdasarkan pengakuan Sunarto dan sejumlah gepeng sudah ada sejak 2008 lalu. "Dan pada 2011 lalu rumah tersebut menampung 50 gepeng. Nah, kebanyakan dari mereka sudah pernah dipulangkan dan kembali lagi. Mereka pun banyak yang berulang kali diamankan akan tetapi tidak juga jera," terang Ruskan.

Ruskan menambahkan, untuk memproses Turyono selaku koordinator lapangan. Satpol PP tidak hanya mengenakan sanksi Perda. "Kami juga akan berkoordinasi dengan Polresta Samarinda untuk memastikan apakah tindakan yang dilakukan koordinator gepeng (Turyono, Red) itu merupakan bagian dari trafficking (perdagangan manusia) atau tidak," pungkasnya. (oke/nha)   
 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:04

DAR DER DOR..!! Sarang Curanmor Digerebek, 13 Motor Disita

SAMARINDA. Suasana pagi di Jalan Padat Karya, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang mendadak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:02

Klaim Dakwaan Jaksa Tak Penuhi Unsur Pidana

Tim kuasa hukum Ketua Komura Jafar Abdul Gaffar menilai surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:25

“Hujan Beton” Nyaris Kubur Sekeluarga

SAMARINDA. Lelah setelah berjuang menerobos banjir, Keluarga Hj Jarwadi lanjut dibuat terkejut oleh…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:22

Petaka Bisnis Gas

SAMARINDA. Bermodalkan seragam Pertamina, Aji Adi alias Rendi, mendatangi satu persatu pangkalan LPG…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:18

Basah-Basahan Peringati 17 Agustus

SAMARINDA. Nasionalisme terkadang lahir dari ruang-ruang kecil. Keterbatasan tidak menyurutkan semangat…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:48

Banjir, Pasien RSUD Diungsikan

SAMARINDA. Hujan deras sepanjang sore, Rabu (16/8), membuat sejumlah ruas jalan utama dan permukiman…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:47

Air Tercemar, Gagal Panen, Menderita Hepatitis B

Puluhan tahun tak menikmati listrik dan air bersih. Hidup jauh dari hiruk pikuk kota. Mereka adalah…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:18

WOW..!! Pungli TPK Palaran Tembus Rp 184 M..!!!

SAMARINDA. Sidang perdana kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran Samarinda…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:15

Kabin Ringsek Sopir Tak Luka

SAMARINDA. Suara benturan keras tiba-tiba terdengar dari bilangan Jalan APT Pranomo, Kelurahan Gunung…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:43

WADUH..!! Anjing Jadi-jadian Tebar Teror Lagi

SAMARINDA. Warga Lempake, Samarinda Utara, sepertinya kembali harus bersiaga penuh. Teror anjing siluman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .