MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 08 Mei 2017 19:15
“Kantor” Pengemis di Samarinda Diserbu

Lokasi di Tengah Hutan, Koordinator Ikut Diangkut

DIKORDINIR: Gelandangan dan pengemsi yang berhasil diamankan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Ruskan dan sejumlah anggota menerobos gelap dan dinginnya cuaca saat itu. Tepat pukul 02.00 Wita, Minggu dini hari kemarin (7/5), rombongan penegak perda tersebut melalui jalan setapak yang dipenuhi rumput liar.

Mereka menuju ke satu rumah yang kebetulan berada di tengah hutan. Lokasinya cukup jauh. Sekitar 1,5 kilometer dari jalan utama yakni Jalan Gerilya Ujung, Kelurahan Mugirejo, Samarinda Utara.

Sesampainya di rumah bangsal 10 pintu yang diketahui milik Sunarto alias Anto, personel Satpol PP langsung melakukan pengepungan. Petugas menggedor satu persatu pintu bangsal. Rumah petak tersebut ternyata dihuni sejumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Karuan gedoran pintu itu membuat sejumlah gepeng yang tengah tertidur pulas terbangun. Begitu pula dengan Turyono, salah seorang koordinator lapangan yang bertugas menempatkan gepeng di sejumlah persimpangan jalan.

Seluruh gepeng yang berjumlah 7 orang beserta Turyono dan rekannya Sunarto kemudian digiring ke mobil patrol. Mereka untuk selanjutnya dibawa ke markas Satpol PP Kota Samarinda di Jalan Cempaka, Kelurahan Bugis, Samarinda Kota.

Mereka langsung didata dan dimintai keterangan terkait aktivitas mengemis yang dilakukan di Samarinda. "Jadi dari hasil pemeriksaan mereka menyewa bangsalan tersebut Rp 150 ribu per bulan. Sunarto memiliki 10 bangsalan. Dengan begitu sebulan Sunarto mengantongi Rp 1,5 juta," beber Ruskan.

Sementara ini Ruskan belum mengetahui persis berapa uang yang didapat Turyono sebagai koordinator lapangan yang mengantar gepeng ke tempatnya mengemis sejak pukul 09.00 Wita.

"Berdasarkan pengamatan kami persatu jammya satu gepeng bisa mengumpulkan uang Rp 89.000. Bisa dibayangkan dalam satu hari berapa yang didapat, tergantung sampai dengan pukul berapa gepeng itu beroperasi," tutur Ruskan.

Markas gepeng yang berada di tengah hutan tersebut, berdasarkan pengakuan Sunarto dan sejumlah gepeng sudah ada sejak 2008 lalu. "Dan pada 2011 lalu rumah tersebut menampung 50 gepeng. Nah, kebanyakan dari mereka sudah pernah dipulangkan dan kembali lagi. Mereka pun banyak yang berulang kali diamankan akan tetapi tidak juga jera," terang Ruskan.

Ruskan menambahkan, untuk memproses Turyono selaku koordinator lapangan. Satpol PP tidak hanya mengenakan sanksi Perda. "Kami juga akan berkoordinasi dengan Polresta Samarinda untuk memastikan apakah tindakan yang dilakukan koordinator gepeng (Turyono, Red) itu merupakan bagian dari trafficking (perdagangan manusia) atau tidak," pungkasnya. (oke/nha)   
 


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 01:23

Bocah Terseret di Sisi Jamban

SAMARINDA. Tatapan mata Aisyah tampak kosong. Bocah 8 tahun itu hanya termenung di pangkuan ayahnya.…

Selasa, 12 Desember 2017 01:22

Karyawan Larikan Rp 320 Juta

SAMARINDA. Postingan warganet dengan nama akun Hendrik Dwi Susilo “meledak” di dunia maya,…

Selasa, 12 Desember 2017 01:20

Cobaan Terberat saat Air Pasang

Watermaster, alat yang digadang-gadang mampu mengurangi banjir di Kota Samarinda. Harganya selangit.…

Senin, 11 Desember 2017 20:59

Lulusan Luar Jadi Bos, Sarjana Unmul Tak Laku

SAMARINDA. Setiap tahun Unmul menambah ribuan sarjana. Tiap tahun pula persoalan rutin terjadi. Jumlah…

Senin, 11 Desember 2017 20:55

Ditelanjangi, Beraksi dari Kamar Mayat

SAMARINDA. Matahari pagi terus meninggi menandakan hari sudah siang. Suasana RSUD AW Sjahranie, jalan…

Minggu, 10 Desember 2017 21:15
Tujuh Bersaudara yang Mengubah Takdir Lewat Gulat

Dulu Dihina Tetangga, Kini Dipuji

Proses tak pernah membohongi hasil. Hal inilah yang dialami tujuh bersaudara yang menempuh jalan hidup…

Minggu, 10 Desember 2017 20:42

Beasiswa Macam-macam Ringankan Beban Orangtua

Kalau anak pejabat lulus di universitas luar negeri dengan hasil memuaskan mungkin hal biasa. Karena…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:26

Terabaikan karena Perebutan Kawasan

Kaya dengan batu bara belum tentu membawa kesejahteraan. Di Kampung Berambai dengan potensi emas hitam…

Sabtu, 09 Desember 2017 13:23

Mengerikan, 6 Kasus Difteri di Kaltim

SAMARINDA. Penyakit difteri mendadak ramai diperbincangkan belakangan ini. Infeksi yang disebabkan bakteri…

Jumat, 08 Desember 2017 15:03

Satu Bangunan, Tiga Guru, Enam Kelas

Perjuangan meraih pendidikan seperti di dalam novel Laskar Pelangi terjadi di mana-mana. Tak perlu jauh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .