MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Jumat, 21 April 2017 17:21
4 Rumah Terpaksa Dirubuhkan

Langgar di Selili Juga Terancam Longsor

PROKAL.CO, SAMARINDA. Derita warga Jalan Lumba-lumba RT 15, 16, 17 Kelurahan selili, Kecamatan Samarinda Ilir kian waktu makin memprihatinkan. Bagaimana tidak, longsor yang pernah terjadi 3 bulan lalu dan menghancurkan setidaknya 11 rumah, kini bertambah.
Dari pantauan Sapos, sedikitnya 4 rumah lagi terancam timbunan tanah, yang terus bergerak menuju bibir Sungai Mahakam, bahkan sebuah langgar ikut terancam saat ini.
Untuk menghindari jatuhnya korban, mau tak mau Suriansyah, Nur Kholis, Upik dan Sugiyo membongkar sendiri kediamannya.
Ini diperparah tidak jelasnya santunan sewa rumah sebesar Rp750 ribu dari pemerintah kota untuk biaya sewa rumah selama 3 bulan, yang kini telah habis masa sewanya.
“Kami seperti bukan warga Samarinda saja, kondisi permukiman, sepertinya dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan,” tutur Sugiyo kepada Sapos, Kamis (20/4) kemarin.
Sugiyo dan keluarganya kini bingung dengan habisnya masa sewa rumah yang diberikan pemerintah. Apakah ada perpanjangan atau dihentikan secara sepihak.
“Yang kami dengar katanya dana sewa tidak akan diberikan lagi. Warga yang terdampak langsung ini akan di tempatkan di Rusunawa,” katanya lagi.
Solusi pemindahan warga di Rusunawa sebenarnya sudah pernah ditolak warga, hal ini berkaitan dengan kondisi jarak Rusunawa yang jauh.
”Sekolah anak kami bagaimana? Pekerjaan kami tentunya akan terkendala dengan jauhnya jarak tempuh, belum lagi fasilitas di Rusunawa saat ini memadai atau tidak? Nah, intinya warga meminta ada solusi lain, selain Rusunawa,” terangnya.
Tak berbeda dengan Sugiyo. Suriansyah juga memninta pemerintah melalui instansinya turut memikirkan nasib warga Selili.
”Ini saya inisiatif membongkar sendiri rumah kami, sebab tanah longsor sudah mengenai dinding rumah. Mohon-lah kami diperhatikan,” tuturnya.
Di lain pihak ketua RT 17 Kholis yang juga salah satu korban longsor menuturkan, dirinya tetap menolak, jika usulan pindah ke Rusunawa menjadi satu-satunya solusi, mengingat warga sudah trauma dengan kondisi ketinggian.
”Kami dari sejak awal sudah mengatakan, tidak ingin pindah ke Rusunawa. Jika pun pindah, hendaknya di lingkungan perumahan yang dekat dengan fasilitas pendidikan dan kesehatan untuk anak-anak kami,” tegasnya. (kis/ama)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 16:46

Kelurahan Bandara Antisipasi Obat PCC

SAMARINDA. Tanggung jawab keamanan dan ketertiban lingkungan memang tak bisa sepenuhnya dipasrahkan…

Rabu, 20 September 2017 16:45

Sering Tergenang Rumah Warga Cepat Lapuk

SAMARINDA. Genangan air yang merendam sejumlah rumah warga di Jalan Kemangi setiap kali hujan deras…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Warga Bantuas Dukung Jalan Tol, Pemilik 38 Bidang Tanah Setuju Hasil Pengukuran

SAMARINDA. Penuntasan persoalan kelanjutan pengerjaan jalan tol segmen Palaran terus dilakukan. Bahkan…

Selasa, 19 September 2017 02:05

Samarinda Seberang Antisipasi Bonus Demografi

SAMARINDA. Sebagai daerah berkembang, masalah kependudukan wajib mendapat perhatian di Samarinda Seberang.…

Selasa, 19 September 2017 02:04

KABAR BAIK..!! Anggrek Hitam Bisa Dibudidayakan, Bisa Dikomersilkan?

TENGGARONG. Meski termasuk tanaman yang dilindungi dan diawasi secara ketat, tak menutup kemungkinan…

Senin, 18 September 2017 00:17

Harga Elpiji Berangsur Normal

SAMARINDA. Berbagai langkah dilakukan untuk menanggulangi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Samarinda.…

Senin, 18 September 2017 00:15

Anggaran Minim, Kerja Jalan Terus

SAMARINDA. Kondisi keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) kurang sehat, tak jadi penghalang Tim Dinas Perumahan…

Jumat, 15 September 2017 17:30

Di Samarinda, Tak Boleh Beli Dua 2 Tabung Gas

SAMARINDA. Tak hanya mengawal distribusi gas elpiji 3 Kg agar tepat sasaran, jumlah pembelian juga dibatasi.…

Jumat, 15 September 2017 17:28

Jalan Ini Rawan Kecelakaan dan Biang Macet

SAMARINDA. Sebagian lubang di Jalan Pramuka, perbatasan Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda…

Kamis, 14 September 2017 17:17

Peredaran “Melon” Dipantau Intens

SAMARINDA. Untuk memastikan distribusi gas elpiji 3 kilogram tepat sasaran, pengawasan terus ditingkatkan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .