MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 20 April 2017 15:42
Minim Kontribusi Ditutup Saja

Pemkot Persilakan IUP Dicabut

PROKAL.CO, SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda angkat bicara. Pemkot mengapresiasi hal itu namun tetap harus memilah IUP yang dicabut tersebut.
“Pemkot menyambut baik, bahkan kami sarankan yang tidak jalan atau tidak ada aktivitas lebih baik dicabut,” kata Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail kemarin. Ditemui di ruang kerjanya, Nusyirwan mengimbau lebih cepat lebih baik. “Jangan sampai ketika harga batu bara membaik, mereka lakukan aktivitas yang merugikan lagi seperti reklamasi yang tidak sempurna,” sambungnya.
Nusyirwan menambahkan daerah yang dianggap parah adalah Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Keberadaan tambang di daerah ini selalu bersinggungan dengan keberadaan Sungai Karang Mumus (SKM) yang dianggap mempercepat pengendapan. Kemudian ancaman banjir terhadap Bandara Samarinda Baru (BSB) dan jalan poros Samarinda-Bontang. “Sehingga penertiban yang paling utama adalah Samarinda Utara dibandingkan Palaran yang daerahnya cenderung tinggi dan reklamasi relatif baik,” tambahnya.
Karena itu ia juga menyarankan adanya pemilahan IUP yang akan dicabut tersebut. Artinya tidak semua harus dicabut. Selain itu dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kontribusi pertambangan hampir tidak ada. “Pendapatan kota ini dari jasa, perdagangan dan pariwisata. Kalau tidak ada kontribusi, penutupan pun tidak ada dampak,” tegas Nusyirwan.
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak kembali menegaskan akhir bulan ini SK pencabutan IUP segera terbit. Adapun Kota Tepian merupakan sasaran pertama gubernur. “Samarinda akan menjadi daerah pertama yang ditertibkan IUPnya. Ini juga menjadi peringatan bagi daerah lain,” katanya belum lama ini.  
Berdasarkan data yang dihimpun Sapos total IUP di Kaltim berjumlah 1.404 izin.  826 izin dengan luasan 2,48 juta hektar berpotensi dicabut. Dua daerah siap-siap dicabut IUP yakni Samarinda dengan 63 IUP dan Kukar 625 IUP. Sebagai rincian 63 IUP ternyata pernah dicabut 20 IUP pada 2010 sehingga tersisa 43 izin. Sementara dari sisa pemegang IUP untuk operasi produksi ternyata ada 26 yang berpotensi dicabut karena sudah tidak aktif. Awang mengaku tidak main-main. Bisa dibilang ini momentum baginya unjuk gigi untuk bersih-bersih dari karut marut persoalan yang ditimbulkan akibat pertambangan. Termasuk perusahaan yang tidak berstatus clean and clear (CnC).
“Sepakat saja ya. Izin-izin yang masih ada baik clean dan clear (CnC) terlebih non CnC sebaiknya tidak diperpanjang bahkan kami cabut atau akhiri saja operasinya,” tegas Awang. Asumsinya 18 IUP dicabut berarti menyisakan lahan 3.628,94 hektar yang bisa digunakan menambah ruang terbuka hijau (RTH) Samarinda sekitar 28,57 persen.
Setelah Samarinda korban selanjutnya adalah Kukar. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, terdapat 625 IUP yang diterbitkan pemkab. (cyn/beb)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 16:49

Rusman: Pemprov Banyak “Kesah”

SAMARINDA. Forum solidaritas atlet dan pelatih mengancam menduduki gedung DPRD Kaltim jika belum ada…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:47

Defisit, Sisa Bonus Menggantung

Pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat sudah lama berakhir. Tapi perjuangan kontingen Kaltim tidak benar-benar…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:46

ADUHAI..!! Korban Banjir Diintai Ular Kobra

“Enggak ada yang mau banjir. Wali kota sudah datang waktu banjir bulan April kemarin. Tapi tidak…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

ALHAMDULILLAH...!! Bandara Samarinda Baru Kembali “Diguyur” Rp 40 M

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 40 miliar. Anggaran…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

Berjibaku dengan Lumpur Demi Sang Merah Putih

Rasa sakit dan gatal akibat penyakit kutu air di kaki harus ditahan para siswa yang tergabung dalam…

Senin, 14 Agustus 2017 12:02

Satu Bangunan Halangi Proyek

SAMARINDA. Bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim untuk pengendalian banjir…

Senin, 14 Agustus 2017 12:00

Nama RSI Tak Diganti

SAMARINDA. Hingga kini salinan putusan Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Jakarta yang memenangkan…

Senin, 14 Agustus 2017 11:57

Kubangan Tunggu Korban

SAMARINDA. Sudah cukup lama Jalan Perjuangan di Sempaja Selatan, rusak parah. Di depan sebuah proyek…

Minggu, 13 Agustus 2017 22:05

Semua Terlibat, Semua Senang

SAMARINDA. Kemeriahan HUT ke-72 RI sudah terasa di Samarinda Seberang. Ya, sejak pukul 07.00 Wita ribuan…

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:09

Tak Gajian 5 Bulan

SAMARINDA. Sudah lima bulan tak diberi upah, ribuan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Samudera…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .