MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 20 April 2017 15:42
Minim Kontribusi Ditutup Saja

Pemkot Persilakan IUP Dicabut

PROKAL.CO, SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda angkat bicara. Pemkot mengapresiasi hal itu namun tetap harus memilah IUP yang dicabut tersebut.
“Pemkot menyambut baik, bahkan kami sarankan yang tidak jalan atau tidak ada aktivitas lebih baik dicabut,” kata Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail kemarin. Ditemui di ruang kerjanya, Nusyirwan mengimbau lebih cepat lebih baik. “Jangan sampai ketika harga batu bara membaik, mereka lakukan aktivitas yang merugikan lagi seperti reklamasi yang tidak sempurna,” sambungnya.
Nusyirwan menambahkan daerah yang dianggap parah adalah Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Keberadaan tambang di daerah ini selalu bersinggungan dengan keberadaan Sungai Karang Mumus (SKM) yang dianggap mempercepat pengendapan. Kemudian ancaman banjir terhadap Bandara Samarinda Baru (BSB) dan jalan poros Samarinda-Bontang. “Sehingga penertiban yang paling utama adalah Samarinda Utara dibandingkan Palaran yang daerahnya cenderung tinggi dan reklamasi relatif baik,” tambahnya.
Karena itu ia juga menyarankan adanya pemilahan IUP yang akan dicabut tersebut. Artinya tidak semua harus dicabut. Selain itu dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kontribusi pertambangan hampir tidak ada. “Pendapatan kota ini dari jasa, perdagangan dan pariwisata. Kalau tidak ada kontribusi, penutupan pun tidak ada dampak,” tegas Nusyirwan.
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak kembali menegaskan akhir bulan ini SK pencabutan IUP segera terbit. Adapun Kota Tepian merupakan sasaran pertama gubernur. “Samarinda akan menjadi daerah pertama yang ditertibkan IUPnya. Ini juga menjadi peringatan bagi daerah lain,” katanya belum lama ini.  
Berdasarkan data yang dihimpun Sapos total IUP di Kaltim berjumlah 1.404 izin.  826 izin dengan luasan 2,48 juta hektar berpotensi dicabut. Dua daerah siap-siap dicabut IUP yakni Samarinda dengan 63 IUP dan Kukar 625 IUP. Sebagai rincian 63 IUP ternyata pernah dicabut 20 IUP pada 2010 sehingga tersisa 43 izin. Sementara dari sisa pemegang IUP untuk operasi produksi ternyata ada 26 yang berpotensi dicabut karena sudah tidak aktif. Awang mengaku tidak main-main. Bisa dibilang ini momentum baginya unjuk gigi untuk bersih-bersih dari karut marut persoalan yang ditimbulkan akibat pertambangan. Termasuk perusahaan yang tidak berstatus clean and clear (CnC).
“Sepakat saja ya. Izin-izin yang masih ada baik clean dan clear (CnC) terlebih non CnC sebaiknya tidak diperpanjang bahkan kami cabut atau akhiri saja operasinya,” tegas Awang. Asumsinya 18 IUP dicabut berarti menyisakan lahan 3.628,94 hektar yang bisa digunakan menambah ruang terbuka hijau (RTH) Samarinda sekitar 28,57 persen.
Setelah Samarinda korban selanjutnya adalah Kukar. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, terdapat 625 IUP yang diterbitkan pemkab. (cyn/beb)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:22

Ditambang, Lahan Pertanian Menyusut

SAMARINDA. Luasan lahan irigasi sawah di Kaltim terus menyusut setiap tahunnya. Diduga penyusutan lahan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:19

Omzet Terjun Bebas, Lelah Tak Terbayar

Krisis ekonomi berdampak pada menurunya daya beli masyarakat. Bahkan kini imbasnya sangat dirasakan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:45

Tunjangan Tembus Rp 14 Miliar..!! Dewan Belum Puas

SAMARINDA. Kenaikan tunjangan dewan sebesar Rp 28 miliar berat terealisasi. Meski pun hal itu diakui…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:37

Akhir Bulan Ini Mahkota II Dibuka 24 Jam

Para pengendara, khususnya yang sering melintasi Jembatan Mahkota II akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:06

Diratakan Demi Adipura

SAMARINDA. Seperti tak kenal ampun, puluhan lapak pedagang buah di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo,…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:04

Gubernur Yakin, Ketua Dewan Ragu

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan jembatan kembar bisa selesai sesuai target…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:02

Pastikan Terima Sertifikat Lulus

SAMARINDA. Sempat ditutup dadakan pada Senin (16/9) lalu karena pemasangan kabel sensor, kemarin Jembatan…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:58

Kinerja Perusda Melempem

SAMARINDA. 2018 masih menjadi tahun kelam bagi daerah. Pasalnya, selain prediksi APBD yang menurun,…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:57

Hanya Delapan Titik yang Terpantau

SAMARINDA. Meski sejak 2008 ada 25 simpangan utama di Samarinda telah dilengkapi kamera pengawas, hingga…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:56

Harga Beras Kian Melambung

SAMARINDA. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mendapati jika harga beras selama tiga bulan ini melewati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .