MANAGED BY:
SABTU
29 APRIL
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 20 April 2017 15:42
Minim Kontribusi Ditutup Saja

Pemkot Persilakan IUP Dicabut

PROKAL.CO, SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda angkat bicara. Pemkot mengapresiasi hal itu namun tetap harus memilah IUP yang dicabut tersebut.
“Pemkot menyambut baik, bahkan kami sarankan yang tidak jalan atau tidak ada aktivitas lebih baik dicabut,” kata Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail kemarin. Ditemui di ruang kerjanya, Nusyirwan mengimbau lebih cepat lebih baik. “Jangan sampai ketika harga batu bara membaik, mereka lakukan aktivitas yang merugikan lagi seperti reklamasi yang tidak sempurna,” sambungnya.
Nusyirwan menambahkan daerah yang dianggap parah adalah Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Keberadaan tambang di daerah ini selalu bersinggungan dengan keberadaan Sungai Karang Mumus (SKM) yang dianggap mempercepat pengendapan. Kemudian ancaman banjir terhadap Bandara Samarinda Baru (BSB) dan jalan poros Samarinda-Bontang. “Sehingga penertiban yang paling utama adalah Samarinda Utara dibandingkan Palaran yang daerahnya cenderung tinggi dan reklamasi relatif baik,” tambahnya.
Karena itu ia juga menyarankan adanya pemilahan IUP yang akan dicabut tersebut. Artinya tidak semua harus dicabut. Selain itu dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kontribusi pertambangan hampir tidak ada. “Pendapatan kota ini dari jasa, perdagangan dan pariwisata. Kalau tidak ada kontribusi, penutupan pun tidak ada dampak,” tegas Nusyirwan.
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak kembali menegaskan akhir bulan ini SK pencabutan IUP segera terbit. Adapun Kota Tepian merupakan sasaran pertama gubernur. “Samarinda akan menjadi daerah pertama yang ditertibkan IUPnya. Ini juga menjadi peringatan bagi daerah lain,” katanya belum lama ini.  
Berdasarkan data yang dihimpun Sapos total IUP di Kaltim berjumlah 1.404 izin.  826 izin dengan luasan 2,48 juta hektar berpotensi dicabut. Dua daerah siap-siap dicabut IUP yakni Samarinda dengan 63 IUP dan Kukar 625 IUP. Sebagai rincian 63 IUP ternyata pernah dicabut 20 IUP pada 2010 sehingga tersisa 43 izin. Sementara dari sisa pemegang IUP untuk operasi produksi ternyata ada 26 yang berpotensi dicabut karena sudah tidak aktif. Awang mengaku tidak main-main. Bisa dibilang ini momentum baginya unjuk gigi untuk bersih-bersih dari karut marut persoalan yang ditimbulkan akibat pertambangan. Termasuk perusahaan yang tidak berstatus clean and clear (CnC).
“Sepakat saja ya. Izin-izin yang masih ada baik clean dan clear (CnC) terlebih non CnC sebaiknya tidak diperpanjang bahkan kami cabut atau akhiri saja operasinya,” tegas Awang. Asumsinya 18 IUP dicabut berarti menyisakan lahan 3.628,94 hektar yang bisa digunakan menambah ruang terbuka hijau (RTH) Samarinda sekitar 28,57 persen.
Setelah Samarinda korban selanjutnya adalah Kukar. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, terdapat 625 IUP yang diterbitkan pemkab. (cyn/beb)


BACA JUGA

Jumat, 28 April 2017 16:22

Razia Sasar Sebelas THM

SAMARINDA. Narkoba selalu dikait-kaitkan dengan gemerlap hiburan malam. Bahkan tak sedikit pengunjung…

Jumat, 28 April 2017 16:19

Pemkot Siapkan Lahan Gratis

SAMARINDA. Urusan memindahkan warga korban longsor di Kelurahan Selili, Samarinda Ilir tetap direspons.…

Jumat, 28 April 2017 16:18

LPSK RI Turun ke Kaltim

SAMARINDA. Masih ingat dengan kasus ledakan bom di Sengkotek, Loa Janan Ilir akhir tahun lalu? Rupanya…

Kamis, 27 April 2017 22:32

Warga Matikan Mesin Intake

SAMARINDA. Warga Selili yang menduduki Intake PDAM Tirta Kencana Samarinda selama tiga hari terakhir…

Kamis, 27 April 2017 22:31

Pendemo Bakal Dipolisikan

WARGA Kelurahan Selili, Samarinda Ilir yang melakukan aksi menduduki Instalasi Pengolahan Air (IPA)…

Kamis, 27 April 2017 22:31

Distribusi Air Bersih Terganggu

PASOKAN air bersih yang diolah PDAM Tirta Kencana Samarinda ke sejumlah rumah warga di dua Samarinda…

Kamis, 27 April 2017 22:30

Sembako Naik Jelang Ramadan

SAMARINDA. Hingga pekan ini harga kebutuhan bahan pokok di pasaran masih stabil. Pemkot Samarinda memprediksi,…

Kamis, 27 April 2017 22:30

Ingin Wujudkan Sistem Kerja yang Efektif

Memakai kemeja putih tanpa dasi, lengan bajunya pun sudah disingsingkan. Jam di dinding telah menunjukkan…

Rabu, 26 April 2017 16:50

Ilir-Sambutan Terancam Krisis Air

SAMARINDA. Memasuki hari kedua, aksi demo warga Selili menduduki Intake PDAM belum mendapat respons…

Rabu, 26 April 2017 16:47

Stok Pangan Masih Aman

SAMARINDA. Masih sebulan lagi jelang Ramadan, Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai berbenah. Di antaranya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .