MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 20 April 2017 15:42
Minim Kontribusi Ditutup Saja

Pemkot Persilakan IUP Dicabut

PROKAL.CO, SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda angkat bicara. Pemkot mengapresiasi hal itu namun tetap harus memilah IUP yang dicabut tersebut.
“Pemkot menyambut baik, bahkan kami sarankan yang tidak jalan atau tidak ada aktivitas lebih baik dicabut,” kata Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail kemarin. Ditemui di ruang kerjanya, Nusyirwan mengimbau lebih cepat lebih baik. “Jangan sampai ketika harga batu bara membaik, mereka lakukan aktivitas yang merugikan lagi seperti reklamasi yang tidak sempurna,” sambungnya.
Nusyirwan menambahkan daerah yang dianggap parah adalah Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Keberadaan tambang di daerah ini selalu bersinggungan dengan keberadaan Sungai Karang Mumus (SKM) yang dianggap mempercepat pengendapan. Kemudian ancaman banjir terhadap Bandara Samarinda Baru (BSB) dan jalan poros Samarinda-Bontang. “Sehingga penertiban yang paling utama adalah Samarinda Utara dibandingkan Palaran yang daerahnya cenderung tinggi dan reklamasi relatif baik,” tambahnya.
Karena itu ia juga menyarankan adanya pemilahan IUP yang akan dicabut tersebut. Artinya tidak semua harus dicabut. Selain itu dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kontribusi pertambangan hampir tidak ada. “Pendapatan kota ini dari jasa, perdagangan dan pariwisata. Kalau tidak ada kontribusi, penutupan pun tidak ada dampak,” tegas Nusyirwan.
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak kembali menegaskan akhir bulan ini SK pencabutan IUP segera terbit. Adapun Kota Tepian merupakan sasaran pertama gubernur. “Samarinda akan menjadi daerah pertama yang ditertibkan IUPnya. Ini juga menjadi peringatan bagi daerah lain,” katanya belum lama ini.  
Berdasarkan data yang dihimpun Sapos total IUP di Kaltim berjumlah 1.404 izin.  826 izin dengan luasan 2,48 juta hektar berpotensi dicabut. Dua daerah siap-siap dicabut IUP yakni Samarinda dengan 63 IUP dan Kukar 625 IUP. Sebagai rincian 63 IUP ternyata pernah dicabut 20 IUP pada 2010 sehingga tersisa 43 izin. Sementara dari sisa pemegang IUP untuk operasi produksi ternyata ada 26 yang berpotensi dicabut karena sudah tidak aktif. Awang mengaku tidak main-main. Bisa dibilang ini momentum baginya unjuk gigi untuk bersih-bersih dari karut marut persoalan yang ditimbulkan akibat pertambangan. Termasuk perusahaan yang tidak berstatus clean and clear (CnC).
“Sepakat saja ya. Izin-izin yang masih ada baik clean dan clear (CnC) terlebih non CnC sebaiknya tidak diperpanjang bahkan kami cabut atau akhiri saja operasinya,” tegas Awang. Asumsinya 18 IUP dicabut berarti menyisakan lahan 3.628,94 hektar yang bisa digunakan menambah ruang terbuka hijau (RTH) Samarinda sekitar 28,57 persen.
Setelah Samarinda korban selanjutnya adalah Kukar. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, terdapat 625 IUP yang diterbitkan pemkab. (cyn/beb)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 17:00

"Tutup Dulu Lubang Tambangnya"

Lahan bekas lubang tambang kembali jadi sorotan seiring Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 20:47

Bangun Dulu, Izin Menyusul, LOH KOK ???

SAMARINDA. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Transmart di Jalan Bhayangkara tak kunjung terbit. Gubernur…

Minggu, 18 Februari 2018 15:44

IMB Transmart Terkatung-katung

SAMARINDA. Sudah berbulan-bulan izin pembangunan Transmart tak kunjung terbit. Prosesnya masih terkatung-katung.…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:27

Sukamto: Ah, Tidak Ada Itu

SAMARINDA. Kegaduhan para anggota dewan perihal kegiatan fisik di masing-masing daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 12 Februari 2018 10:29

Jatah Proyek Bikin Gaduh

SAMARINDA. Ribut-ribut pembagian jatah proyek di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD…

Minggu, 11 Februari 2018 21:17

Awang Klaim Jalur Trans Kaltim Mulus, AH MASAK SIH..??

SAMARINDA. Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar semua proyek strategis yang dikerjakan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .