MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 20 April 2017 15:42
Minim Kontribusi Ditutup Saja

Pemkot Persilakan IUP Dicabut

PROKAL.CO, SAMARINDA. Berulang kali disindir pemprov sebagai sasaran pertama penutupan IUP,  Pemkot Samarinda angkat bicara. Pemkot mengapresiasi hal itu namun tetap harus memilah IUP yang dicabut tersebut.
“Pemkot menyambut baik, bahkan kami sarankan yang tidak jalan atau tidak ada aktivitas lebih baik dicabut,” kata Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail kemarin. Ditemui di ruang kerjanya, Nusyirwan mengimbau lebih cepat lebih baik. “Jangan sampai ketika harga batu bara membaik, mereka lakukan aktivitas yang merugikan lagi seperti reklamasi yang tidak sempurna,” sambungnya.
Nusyirwan menambahkan daerah yang dianggap parah adalah Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Keberadaan tambang di daerah ini selalu bersinggungan dengan keberadaan Sungai Karang Mumus (SKM) yang dianggap mempercepat pengendapan. Kemudian ancaman banjir terhadap Bandara Samarinda Baru (BSB) dan jalan poros Samarinda-Bontang. “Sehingga penertiban yang paling utama adalah Samarinda Utara dibandingkan Palaran yang daerahnya cenderung tinggi dan reklamasi relatif baik,” tambahnya.
Karena itu ia juga menyarankan adanya pemilahan IUP yang akan dicabut tersebut. Artinya tidak semua harus dicabut. Selain itu dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kontribusi pertambangan hampir tidak ada. “Pendapatan kota ini dari jasa, perdagangan dan pariwisata. Kalau tidak ada kontribusi, penutupan pun tidak ada dampak,” tegas Nusyirwan.
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak kembali menegaskan akhir bulan ini SK pencabutan IUP segera terbit. Adapun Kota Tepian merupakan sasaran pertama gubernur. “Samarinda akan menjadi daerah pertama yang ditertibkan IUPnya. Ini juga menjadi peringatan bagi daerah lain,” katanya belum lama ini.  
Berdasarkan data yang dihimpun Sapos total IUP di Kaltim berjumlah 1.404 izin.  826 izin dengan luasan 2,48 juta hektar berpotensi dicabut. Dua daerah siap-siap dicabut IUP yakni Samarinda dengan 63 IUP dan Kukar 625 IUP. Sebagai rincian 63 IUP ternyata pernah dicabut 20 IUP pada 2010 sehingga tersisa 43 izin. Sementara dari sisa pemegang IUP untuk operasi produksi ternyata ada 26 yang berpotensi dicabut karena sudah tidak aktif. Awang mengaku tidak main-main. Bisa dibilang ini momentum baginya unjuk gigi untuk bersih-bersih dari karut marut persoalan yang ditimbulkan akibat pertambangan. Termasuk perusahaan yang tidak berstatus clean and clear (CnC).
“Sepakat saja ya. Izin-izin yang masih ada baik clean dan clear (CnC) terlebih non CnC sebaiknya tidak diperpanjang bahkan kami cabut atau akhiri saja operasinya,” tegas Awang. Asumsinya 18 IUP dicabut berarti menyisakan lahan 3.628,94 hektar yang bisa digunakan menambah ruang terbuka hijau (RTH) Samarinda sekitar 28,57 persen.
Setelah Samarinda korban selanjutnya adalah Kukar. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, terdapat 625 IUP yang diterbitkan pemkab. (cyn/beb)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 01:36

Lagu Lama, Minta Anggaran

SAMARINDA. Teronggoknya watermaster di Polder Air Hitam ternyata mengundang pertanyaan dari berbagai…

Selasa, 12 Desember 2017 01:35

Gubernur Dapat Angin, Al Faruq Direstui Ketua MUI dan FKUB

SAMARINDA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak tetap pada pendiriannya melanjutkan pembangunan Masjid…

Selasa, 12 Desember 2017 01:34

Kematian Ancam Para PPK

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berpotensi “meninggal” di lokasi pencoblosan saat pesta…

Selasa, 12 Desember 2017 01:33

Agar Terus Cantik, Mahkota II Perlu Rp 2 M Per Tahun

SAMARINDA. Untuk “memoles” Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II pemerintah harus mengeluarkan…

Selasa, 12 Desember 2017 01:33

Getol Kampanyekan Pentingnya Kebersihan

Di saat banyak anak muda yang cuek dengan lingkungan, Iffa Nur Fahmi mengambil sikap berbeda. Dia dan…

Senin, 11 Desember 2017 00:40

Tampil Cantik di Malam Hari

SAMARINDA. Mahkota II tak lagi hanya sebatas sarana lalu lintas yang menghubungkan Kecamatan Palaran…

Minggu, 10 Desember 2017 21:28
Darurat Digital, Pelajar Samarinda Dimotivasi

Berburu Laba dari Dunia Maya

SAMARINDA. Perkembangan zaman menuntut setiap manusia beradaptasi dengan kondisi. Termasuk dalam dunia…

Jumat, 08 Desember 2017 15:12

Al Faruq Aspirasi Siapa?

SAMARINDA. Aksi ngotot Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak membangun masjid di Lapangan Kinibalu menuai…

Jumat, 08 Desember 2017 15:09

IMB Transmart Belum Jelas

SAMARINDA. Membangun Transmart di Jalan Bhayangkara tidak semudah membalikkan telapak tangan. Keberadaan…

Kamis, 07 Desember 2017 16:11

KERAS KEPALA..!! 14 Kitab Kuning Tak Goyangkan Awang

SAMARINDA. Apapun dalilnya, Gubernur Kaltim Awang Farok Ishak tetap betahan dengan niatannya membangun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .