MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Kamis, 20 April 2017 15:32
Anak Buah “Bernyanyi”, Bandar Diringkus
SATU JARINGAN. Joko dan Herman saat diminta polisi menunjukkan sabu yang disita dari mereka, kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Joko Sugiarto (47) dan Herman (41) sudah lama menjadi target operasi (TO) penangkapan anggota Satreskoba Polresta Samarinda. Keduanya bekerja sama dalam berjualan sabu di Kota Tepian.
Herman sebagai kurir yang merupakan anak buah, sementara Joko adalah bandar sekaligus pengendali penjualan sabu yang dilakoni Herman. Namun kekompakan Joko dan Herman harus terhenti. Keduanya diciduk polisi, Rabu (19/4) kemarin.
Joko dan Herman ditangkap di lokasi berbeda, namun sama-sama masih di wilayah hukum Polsekta Samarinda Ilir.
Herman yang tercatat sebagai warga Jalan Lumba-lumba, ditangkap polisi duluan di Jalan Imam Bonjol. Polisi membuntuti Herman sejak keluar rumah, karena mendapat informasi bahwa Herman hendak bertransaksi narkoba.
 “Pelaku ini (Herman, Red) ini cukup licin. Sudah beberapa kali kami target,” jelas Kanit Lidik Satreskoba Polresta Samarinda Ipda Syahrial Harahap.
Penangkapan Herman tak semudah yang dibayangkan. Polisi berpakaian sipil bahkan harus terlibat kejar-kejaran di jalan menggunakan motor ketika Herman mengetahui dirinya dikuntit. Namun polisi akhirnya berhasil mengadang motor Herman. Polisi yang menggeledah Herman menemukan dua poket sabu di saku jaketnya.
“Sudah ada yang pesan. Saya diupah Rp 100 ribu,” ujar Herman.
Namun polisi mendapati uang Rp 3 juta diduga hasil menjual narkotika.
Rupanya Herman enggan ditangkap sendirian. Saat didesak polisi perihal asal usul sabu yang ada padanya, Herman menyebut nama Joko. Polisi
pun bergegas menuju kediaman Joko, di kawasan Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir. Joko yang hendak keluar dari rumah pun dicegat polisi. “Baru pertama kali, itu pun hanya barang titipan saja,” ujar Joko.
Ayah satu anak itu mengaku, bisa mendapat keuntungan Rp 50 ribu jika berhasil menjual narkoba per gramnya. Dari tangan Joko, polisi mendapati serbuk kristal mematikan itu disimpan di dalam topi sebanyak satu paket ukuran sedang.
Dijelaskan Joko, dia terpaksa berdagang barang haram lantaran menganggur setelah habis kontrak kerja dengan salah satu perusahaan kapal di Samarinda. Butuh makan dan biaya hidup, Joko pun tak bisa menolak iming-iming besarnya keuntungan menjual sabu. “Saya pun terpaksa begini,” ujarnya.
Dari penangkapan Joko dan Herman, total polisi berhasil mengamankan 3 poket sabu seberat 7,27 gram bruto senilai Rp 6,4 juta, 2 HP Samsung, 2 unit motor sebagai barang bukti. (kis/rin)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juli 2017 13:58

Hanya Pembinaan, Diharuskan Wajib Lapor

SAMARINDA. Meski sempat menerima bogem mentah seorang juru parkir (jukir) di Jalan Juanda, seorang pemuda…

Jumat, 21 Juli 2017 13:55

Belum Ada Tanda-tanda "Diampuni"

SAMARINDA. Pegawai toko bernama Mulyono (50) yang diringkus polisi karena laporan pencurian, masih mendekam…

Kamis, 20 Juli 2017 10:40

Jefriansyah Minta Bebas di Persidangan

SAMARINDA. Jefriansyah alias Jefri, suami LN, kasir tajir dealer Serba Mulia Auto (SMA) yang dilaporkan…

Kamis, 20 Juli 2017 10:39

Maling Duel Lawan Jukir

SAMARINDA. Dua pemuda terlibat duel di tengah jalan, persis di depan markas Polsekta Samarinda Ulu di…

Kamis, 20 Juli 2017 10:36

ABG Bertato Cabuli 2 Bocah Perempuan

TENGGARONG. Seorang remaja laki-laki berinisial YTN, berusia 17 tahun, asyik duduk di teras mess PT…

Rabu, 19 Juli 2017 11:31

Obat Hama Antarkan Pria Tua ke Penjara

SAMARINDA. Puluhan tahun bekerja di sebuah toko yang menjual peralatan pertanian, Mulyono (50) malah…

Rabu, 19 Juli 2017 11:27

Maling Bawang Apes

SAMARINDA. Menjelang subuh Selasa (18/7), pukul 03.00 Wita, pemuda berinisial SR dengan motor matiknya…

Rabu, 19 Juli 2017 11:22

Polisi Uber Anggota Komplotan yang Kabur

SAMARINDA. Jajaran Polsekta Samarinda Utara masih mengembangkan penyidikan untuk mengusut tuntas sepak…

Selasa, 18 Juli 2017 01:30

Disuruh Antar Sabu, Malah Ditunggu Polisi

SAMARINDA. Gara-gara jadi kaki tangan seorang bandar narkoba, Ali (37) malah dijadikan "tumbal". Ali…

Selasa, 18 Juli 2017 01:25

Main dengan Anak, Rumah Ludes Terbakar

BONTANG. Saat tercium bau kabel terbakar, Ismail masih asyik bermain bersama buah hatinya. Namun belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .