MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Kamis, 20 April 2017 15:32
Anak Buah “Bernyanyi”, Bandar Diringkus
SATU JARINGAN. Joko dan Herman saat diminta polisi menunjukkan sabu yang disita dari mereka, kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Joko Sugiarto (47) dan Herman (41) sudah lama menjadi target operasi (TO) penangkapan anggota Satreskoba Polresta Samarinda. Keduanya bekerja sama dalam berjualan sabu di Kota Tepian.
Herman sebagai kurir yang merupakan anak buah, sementara Joko adalah bandar sekaligus pengendali penjualan sabu yang dilakoni Herman. Namun kekompakan Joko dan Herman harus terhenti. Keduanya diciduk polisi, Rabu (19/4) kemarin.
Joko dan Herman ditangkap di lokasi berbeda, namun sama-sama masih di wilayah hukum Polsekta Samarinda Ilir.
Herman yang tercatat sebagai warga Jalan Lumba-lumba, ditangkap polisi duluan di Jalan Imam Bonjol. Polisi membuntuti Herman sejak keluar rumah, karena mendapat informasi bahwa Herman hendak bertransaksi narkoba.
 “Pelaku ini (Herman, Red) ini cukup licin. Sudah beberapa kali kami target,” jelas Kanit Lidik Satreskoba Polresta Samarinda Ipda Syahrial Harahap.
Penangkapan Herman tak semudah yang dibayangkan. Polisi berpakaian sipil bahkan harus terlibat kejar-kejaran di jalan menggunakan motor ketika Herman mengetahui dirinya dikuntit. Namun polisi akhirnya berhasil mengadang motor Herman. Polisi yang menggeledah Herman menemukan dua poket sabu di saku jaketnya.
“Sudah ada yang pesan. Saya diupah Rp 100 ribu,” ujar Herman.
Namun polisi mendapati uang Rp 3 juta diduga hasil menjual narkotika.
Rupanya Herman enggan ditangkap sendirian. Saat didesak polisi perihal asal usul sabu yang ada padanya, Herman menyebut nama Joko. Polisi
pun bergegas menuju kediaman Joko, di kawasan Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir. Joko yang hendak keluar dari rumah pun dicegat polisi. “Baru pertama kali, itu pun hanya barang titipan saja,” ujar Joko.
Ayah satu anak itu mengaku, bisa mendapat keuntungan Rp 50 ribu jika berhasil menjual narkoba per gramnya. Dari tangan Joko, polisi mendapati serbuk kristal mematikan itu disimpan di dalam topi sebanyak satu paket ukuran sedang.
Dijelaskan Joko, dia terpaksa berdagang barang haram lantaran menganggur setelah habis kontrak kerja dengan salah satu perusahaan kapal di Samarinda. Butuh makan dan biaya hidup, Joko pun tak bisa menolak iming-iming besarnya keuntungan menjual sabu. “Saya pun terpaksa begini,” ujarnya.
Dari penangkapan Joko dan Herman, total polisi berhasil mengamankan 3 poket sabu seberat 7,27 gram bruto senilai Rp 6,4 juta, 2 HP Samsung, 2 unit motor sebagai barang bukti. (kis/rin)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 14:49

Polisi Temukan Dua Saksi Baru

SAMARINDA. Penyelidikan atas kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang merenggut nyawa Yabun (67)…

Sabtu, 18 November 2017 14:45

Gadaikan Mobil, Supir Dibui

SAMARINDA. Paulus Daniel pantas mendapat julukan sebagai orang yang tidak tahu berterima kasih. Bagaimana…

Jumat, 17 November 2017 14:02

Lagi Nongkrong Diciduk Polisi

SAMARINDA. Tengah malam sejumlah anggota Unit Reskrim Polsekta Samarinda Seberang melakukan patroli…

Jumat, 17 November 2017 13:59

Korban Maling Helm Ogah Melapor

SAMARINDA. Wajah bonyok karena dimassa keluarga pasien sepertinya menjadi hukuman yang setimpal bagi…

Kamis, 16 November 2017 16:56

Diduga Korupsi, Didakwa Pasal Berlapis

SAMARINDA. Mantan Bupati Bulungan yang sempat menjabat selama dua periode, yakni 2005-2010 dan 2010-2015,…

Kamis, 16 November 2017 16:54

Menyesal, Pembunuh Dihukum 10 Tahun

SAMARINDA. Wajahnya tegang, dua terdakwa pembunuhan mendengarkan pembacaan tuntutan yang disampaikan…

Rabu, 15 November 2017 15:39

Bayi Hasil Hubungan Terlarang Tewas Usai Dilahirkan

SAMARINDA. Leli (33) menuai buah perbuatannya memperkosa anak tirinya hingga hamil, sebut saja bernama…

Rabu, 15 November 2017 15:37

Digerebek Polisi, Simpan BB di Mulut

SAMARINDA. Peredaran narkoba sangat mengkhawatirkan. Pelaku pun tak segan memanfaatkan anak-anak dan…

Senin, 13 November 2017 00:44

Hajar Istri, Dibui 12 Bulan

SAMARINDA. Tak bisa mengendalikan emosi saat berhadapan dengan istrinya, Candra (31) akhirnya melayangkan…

Senin, 13 November 2017 00:42

Lakalantas yang Renggut Nyawa, Belum Ada Penetapan Tersangka

TANJUNG REDEB. Satlantas Polres Berau sampai Minggu (12/11) kemarin, belum menetapkan status terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .