MANAGED BY:
JUMAT
18 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Kamis, 20 April 2017 15:30
Upik Kebingungan di Ruang Sidang

Kasus Pembunuhan Majikan Mulai Diadili

SIDANG PERDANA. Upik sesaat sebelum mengikuti sidang pembunuhan yang dilakukannya di PN Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kasus pembunuhan seorang majikan bernama Chamim Imron (48), yang dilakukan seorang pria yang biasa membantunya membersihkan rumah bernama Taufik alias Upik (40) di sebuah rumah di Jalan Jakarta, Blok AH, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, akhirnya mulai disidangkan.
Siang kemarin, merupakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Upik. Saat berada di ruang sidang, Upik terlihat seperti orang kebingungan. Keberadaan Upik diantara pengunjung dan terdakwa kasus pidana umum lain yang hendak mengikuti persidangan, sempat menarik perhatian.
Upik terlihat berjalan mondar mandir. “Pak saya jalan saja ya,” ujar Upik meminta izin kepada anggota Brimob Polda Kaltim dan pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda yang mengawalnya memasuki ruang sidang.
Akhirnya Upik pun dipersilakan berjalan di sela kursi ruang sidang. Tiba giliran sidang, Upik didudukkan di kursi. Selama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supriyanto membacakan dakwaan, Upik hanya diam. Majelis hakim yang mencoba mengajak berkomunikasi, seakan tak dihiraukan. Upik terlihat seperti orang bingung dan hanya sesekali menjawab pertanyaan, dengan suara pelan dan tak jelas.
Dalam dakwaannya JPU menyebut ulah Upik menghabisi nyawa Imron didakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa seseorang.
Aksi sadis Upik terjadi Rabu (11/1) lalu. Saat itu warga Loa Bakung geger mengetahui Imron sudah berlumur darah diangkut menggunakan mobil patroli polisi menuju rumah sakit. Sempat dibawa ke RS Dirgahayu, nyawa Imron tak tertolong akibat banyaknya luka di tubuhnya.
Imron diserang secara membabi buta oleh Upik. Hasil pemeriksaan tim dokter total Imron menderita 27 tusukan, yang tersebar di kepala, wajah, leher dan kedua tangannya. Sebenarnya saat kejadian, ada dua orang saksi yang sempat menolong dan menghentikan aksi Upik.
Seorang saksi bahkan sempat beberapa kali melempar Upik menggunakan kursi, agar dia menyudahi aksinya saat mengunjami tubuh Imron. Usai kejadian Upik diamankan polisi, dengan tangan masih berlumur darah dan sebuah pisau untuk menganiaya Imron.
“Hasil pemeriksaan kejiwaan saat proses penyidikan di kepolisian, terdakwa masih bisa diajukan di persidangan untuk proses hukum,” pungkas JPU. (rin)


BACA JUGA

Selasa, 15 Agustus 2017 01:45

Tagih Utang, Malah Diringkus Polisi

SAMARINDA. Tak pernah terpikirkan oleh Amat Soleh alias Kacong, niatnya menagih utang malah membuatnya…

Senin, 14 Agustus 2017 11:54

Tidur Pulas, Kaget Rumah Terbakar

SAMARINDA. Sebuah rumah di sekitaran Jalan Poros Samarinda-Bontang, Gang Langgar, RT 4, Kelurahan Tanah…

Senin, 14 Agustus 2017 11:52

Gara-gara Gelisah, Diciduk Polisi

SAMARINDA. Patroli anggota Satuan Sabhara Polresta Samarinda dengan membawa senjata lengkap ternyata…

Senin, 14 Agustus 2017 11:50

Dua Sekawan Divonis 1,5 Tahun Penjara

SAMARINDA. Dua sekawan, ke mana-mana selalu bersama. Sampai akhirnya masuk penjara pun sama-sama. Haidir…

Senin, 14 Agustus 2017 11:48

Belum Ada Tersangka, Sopir Pikap Diperiksa

SAMARINDA. Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menewaskan Marzuki (62), warga Gunung Lingai…

Minggu, 13 Agustus 2017 22:03

Usus Sepupu Terburai, Pria Ini Masuk Penjara

SAMARINDA. Arwan (22), anak buah kapal (ABK) yang menikam sepupunya sendiri bernama Harmadan (25) terpaksa…

Minggu, 13 Agustus 2017 22:01

Diseruduk Mobil, Motor Terbakar, Begini Kondisi Pengendaranya...

SAMARINDA. Dicky Tristiar Yulianto terbaring lemah di ruang IGD RSUD AW Sjahranie. Dicky merupakan korban…

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:02

Mengaku Pernah Beraksi di Kukar

SAMARINDA. Fandi Ahmad alias Fandi Nochang, gembong jambret yang ditangkap karena dugaan mencuri lima…

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:01

Oknum ASN Catut Nama Polres

TANJUNG REDEB. Polres Berau mengamankan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Berau.…

Jumat, 11 Agustus 2017 11:15

Item Pekerjaan Kurang, Tetap Tanda Tangan

SAMARINDA. Sidang lanjutan dugaan korupsi pengerjaan tahap I Proyek Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .