MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Kamis, 20 April 2017 15:30
Upik Kebingungan di Ruang Sidang

Kasus Pembunuhan Majikan Mulai Diadili

SIDANG PERDANA. Upik sesaat sebelum mengikuti sidang pembunuhan yang dilakukannya di PN Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kasus pembunuhan seorang majikan bernama Chamim Imron (48), yang dilakukan seorang pria yang biasa membantunya membersihkan rumah bernama Taufik alias Upik (40) di sebuah rumah di Jalan Jakarta, Blok AH, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, akhirnya mulai disidangkan.
Siang kemarin, merupakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Upik. Saat berada di ruang sidang, Upik terlihat seperti orang kebingungan. Keberadaan Upik diantara pengunjung dan terdakwa kasus pidana umum lain yang hendak mengikuti persidangan, sempat menarik perhatian.
Upik terlihat berjalan mondar mandir. “Pak saya jalan saja ya,” ujar Upik meminta izin kepada anggota Brimob Polda Kaltim dan pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda yang mengawalnya memasuki ruang sidang.
Akhirnya Upik pun dipersilakan berjalan di sela kursi ruang sidang. Tiba giliran sidang, Upik didudukkan di kursi. Selama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supriyanto membacakan dakwaan, Upik hanya diam. Majelis hakim yang mencoba mengajak berkomunikasi, seakan tak dihiraukan. Upik terlihat seperti orang bingung dan hanya sesekali menjawab pertanyaan, dengan suara pelan dan tak jelas.
Dalam dakwaannya JPU menyebut ulah Upik menghabisi nyawa Imron didakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa seseorang.
Aksi sadis Upik terjadi Rabu (11/1) lalu. Saat itu warga Loa Bakung geger mengetahui Imron sudah berlumur darah diangkut menggunakan mobil patroli polisi menuju rumah sakit. Sempat dibawa ke RS Dirgahayu, nyawa Imron tak tertolong akibat banyaknya luka di tubuhnya.
Imron diserang secara membabi buta oleh Upik. Hasil pemeriksaan tim dokter total Imron menderita 27 tusukan, yang tersebar di kepala, wajah, leher dan kedua tangannya. Sebenarnya saat kejadian, ada dua orang saksi yang sempat menolong dan menghentikan aksi Upik.
Seorang saksi bahkan sempat beberapa kali melempar Upik menggunakan kursi, agar dia menyudahi aksinya saat mengunjami tubuh Imron. Usai kejadian Upik diamankan polisi, dengan tangan masih berlumur darah dan sebuah pisau untuk menganiaya Imron.
“Hasil pemeriksaan kejiwaan saat proses penyidikan di kepolisian, terdakwa masih bisa diajukan di persidangan untuk proses hukum,” pungkas JPU. (rin)


BACA JUGA

Jumat, 20 Oktober 2017 16:15

Wajah Lama Tak Kapok Disidang

SAMARINDA. Persidangan kasus tindak pidana ringan (tipiring) kembali menghadirkan oknum pemuda yang…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:12

Cari Saksi, Korban Ikut Membantu

SAMARINDA. Aksi kawanan garong dengan modus pecah kaca mobil yang menimpa Muhammad Kusaeri (45), warga…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:34

Kontraktor dan PPTK Dituntut 18 Bulan

SAMARINDA. Dua terdakwa kasus dugaan korupsi proyek Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sungai Kapih…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:33

Dua Remaja Dititip ke KPAI

SAMARINDA. Dua dari empat remaja masing-masing berinisial AS, RY, FH dan RR, langsung dititipkan ke…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:00

Oknum PNS dan Honorer Dipenjara 34 Bulan

SAMARINDA. Oknum PNS dan honorer di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:58

Modal Gunting, Gasak Empat Motor

SAMARINDA.  Usia keempat remaja yang dua diantaranya masih berstatus pelajar salah satu SMP tergolong…

Selasa, 17 Oktober 2017 02:03

Sedot Air di Kolam, Sopir Ketemu Malaikat Maut

TENGGARONG. Penemuan mayat di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong membuat geger warga. Senin…

Selasa, 17 Oktober 2017 02:02

Edarkan sabu, Duo Pengangguran Diringkus

SAMARINDA.  Resah dengan aktivitas peredaran narkoba di kawasan tempat tinggalnya, akhirnya warga…

Selasa, 17 Oktober 2017 02:01

Bandar Togel Gigit Jari

SAMARINDA. Dua pria Agus Setiawan, dan Seppi Krisno Wiwi terlalu asyik menulis. Keduanya bukan menulis…

Selasa, 17 Oktober 2017 02:00

Mau Pulang ke Rumah Ortu, Amelia Ditonjok Suami Hingga Giginya Rontok

SAMARINDA. Bait lagu “pulangkan saja aku pada ibuku atau ayahku” mewakili perasaan hati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .