MANAGED BY:
SENIN
26 JUNI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR
Kamis, 20 April 2017 15:30
Upik Kebingungan di Ruang Sidang

Kasus Pembunuhan Majikan Mulai Diadili

SIDANG PERDANA. Upik sesaat sebelum mengikuti sidang pembunuhan yang dilakukannya di PN Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Kasus pembunuhan seorang majikan bernama Chamim Imron (48), yang dilakukan seorang pria yang biasa membantunya membersihkan rumah bernama Taufik alias Upik (40) di sebuah rumah di Jalan Jakarta, Blok AH, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, akhirnya mulai disidangkan.
Siang kemarin, merupakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap Upik. Saat berada di ruang sidang, Upik terlihat seperti orang kebingungan. Keberadaan Upik diantara pengunjung dan terdakwa kasus pidana umum lain yang hendak mengikuti persidangan, sempat menarik perhatian.
Upik terlihat berjalan mondar mandir. “Pak saya jalan saja ya,” ujar Upik meminta izin kepada anggota Brimob Polda Kaltim dan pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda yang mengawalnya memasuki ruang sidang.
Akhirnya Upik pun dipersilakan berjalan di sela kursi ruang sidang. Tiba giliran sidang, Upik didudukkan di kursi. Selama Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supriyanto membacakan dakwaan, Upik hanya diam. Majelis hakim yang mencoba mengajak berkomunikasi, seakan tak dihiraukan. Upik terlihat seperti orang bingung dan hanya sesekali menjawab pertanyaan, dengan suara pelan dan tak jelas.
Dalam dakwaannya JPU menyebut ulah Upik menghabisi nyawa Imron didakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa seseorang.
Aksi sadis Upik terjadi Rabu (11/1) lalu. Saat itu warga Loa Bakung geger mengetahui Imron sudah berlumur darah diangkut menggunakan mobil patroli polisi menuju rumah sakit. Sempat dibawa ke RS Dirgahayu, nyawa Imron tak tertolong akibat banyaknya luka di tubuhnya.
Imron diserang secara membabi buta oleh Upik. Hasil pemeriksaan tim dokter total Imron menderita 27 tusukan, yang tersebar di kepala, wajah, leher dan kedua tangannya. Sebenarnya saat kejadian, ada dua orang saksi yang sempat menolong dan menghentikan aksi Upik.
Seorang saksi bahkan sempat beberapa kali melempar Upik menggunakan kursi, agar dia menyudahi aksinya saat mengunjami tubuh Imron. Usai kejadian Upik diamankan polisi, dengan tangan masih berlumur darah dan sebuah pisau untuk menganiaya Imron.
“Hasil pemeriksaan kejiwaan saat proses penyidikan di kepolisian, terdakwa masih bisa diajukan di persidangan untuk proses hukum,” pungkas JPU. (rin)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 12:00

Sisa Sabu “Dibayar” Penjara 3,5 Tahun

SAMARINDA. Jangan coba-coba main narkoba. Jangankan masih utuh, sisa butiran kristalnya yang tertinggal…

Jumat, 23 Juni 2017 11:42

Tak Berkutik, Kepergok Bawa 18 Gram Sabu

SAMARINDA. Mustari alias Mus dibuat kaget. Diduga menyadari kedatangan sejumlah polisi berpakaian preman…

Kamis, 22 Juni 2017 15:33

Ada Kekurangan Item, Tetap Diserahterimakan

SAMARINDA. Setelah menyidangkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Cipta Karya saat itu,…

Rabu, 21 Juni 2017 16:25

WUIHH..!! Kasus Dugaan Korupsi SPAM Sungai Kapih, Dakwaan Sebut Pejabat Lain

SAMARINDA. Sidang perdana dugaan korupsi Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Sungai Kapih 2013 lalu,…

Selasa, 20 Juni 2017 01:30

Mahasiswa Ini Santai Saja Ketika Dituntut 8 Bulan Penjara

SAMARINDA. Seorang mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Samarinda berstatus terdakwa,…

Selasa, 20 Juni 2017 01:29

Berawal dari Youtube, Berakhir di Pengadilan

SAMARINDA. Masih ingat kasus perampokan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KPC) Pangeran…

Selasa, 20 Juni 2017 01:28

Dihunjam 20 Tusukan di Dada

SANGATTA.  Kasus pembunuhan terhadap Vicky Sayudi (19), warga Desa Senyiur, Muara Ancalong, Kutim,…

Senin, 19 Juni 2017 01:26

Jelang Lebaran, Waspadai Penjahat Jalanan

SAMARINDA. Jelang Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, anggota Polsekta Samarinda Ulu meningkatkan…

Minggu, 18 Juni 2017 23:06

Keluarga Korban Tolak Autopsi

SAMARINDA. Muhammad Febri, bocah 9 tahun yang tersengat aliran listrik di taman Masjid Baitul Muttaqin…

Sabtu, 17 Juni 2017 12:30

Pencuri Sapi Bersenjata Api Diringkus

TENGGARONG.  Dua anggota kawanan pencuri hewan ternak bersenjata api berhasil diringkus dua angggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .